Journal of Educational Science and Technology (EST)
Not a member yet
175 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENERAPAN LKPD BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DI MAN 1 KOTA BIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar pengetahuan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. (2) Perbedaan sikap ilmiah antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. (3) Tingkat keterlaksanaan sintaks inkuiri terbimbing kelas eksperimen. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu atau quasi experimental design. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan peserta didik kelas XI IPA 2 MAN 1 Kota Bima sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: pedoman wawancara, lembar validasi, angket, tes, dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil belajar pengetahuan peserta didik diukur menggunakan normalized gain (N-Gain). Nilai Gain Score ternormalisasi tersebut kemudian dianalisis menggunakan SPSS 18. Penilaian sikap ilmiah peserta didik dianalisis menggunakan penilaian Permendikbud No.81A Tahun 2013. Sedangkan penilaian keterlaksanaan sintaks dianalisis menggunakan analisis secara deskriptif kualitatif dengan menentukan persentase sub variabel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulakan: (1) Rata-rata perolehan N-Gain hasil belajar pengetahuan peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. (2) Penilaian sikap ilmiah peserta didik kelas eksperimen menunjukkan kategori “SANGAT BAIK”, sedangkan kelas kontrol menunjukkan kategori “BAIK”. Dan (3) Keterlaksanaan sintaks inkuiri terbimbing pada kelas eksperimen menunjukkan kategori “SANGAT BAIK”
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SMP NEGERI
Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen yang bertujuan : (1) Untuk mengetahui hasil implementasi metode hypnoteaching dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 41 Bulukumba, (2) Untuk mengetahui motivasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 41 Bulukumba sebelum dan setelah diajar dengan menggunakan metode hypnoteaching, (3) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 41 Bulukumba yang diajar dengan menggunakan metode hypnoteaching. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 41 Bulukumba dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas VIIb SMP Negeri 41 Bulukumba. Data yang dikumpulkan terdiri dari data motivasi dan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode hypnoteaching.Berdasarkan kriteria tingkat keefektifan, pembelajaran metode hypnoteaching cukup efektif untuk diterapkan pada pokok bahasan bangun datar segiempat. Hal ini ditunjukkan dengan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 41 Bulukumba sebelum diterapkan metode hypnoteaching mencapai skor rata-rata 40,24 dan berada pada kategori tidak tuntas. Sedangkan setelah diajar dengan pembelajaran metode hypnoteaching mencapai skor rata-rata 76,59 dengan sekitar 75 % siswa memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) sehingga mencapai ketuntasan klasikal dengan kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran dengan metode hypnoteaching selama 6 kali pertemuan termasuk dalam kategori terlaksana keseluruhan dengan rata-rata 3,6. Terjadi peningkatan motivasi belajar siswa setelah diajar dengan menggunakan metode hypnoteaching, dari skor rata-rata 95,96 menjadi 112. Terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 41 Bulukumba setelah diajar dengang menggunakan metode Hypnoteaching dengan peningkatan hasil belajar siswa yang dihitung dengan rumus gain ternormalisasi sebesar 0,61.
PENGARUH PENERAPAN METODE OUTDOOR LEARNING BERBASIS KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI SDN
Purpose of this study were (i) How does outdoor learning methods overview of the application of the group based on the results of the fourth grade social studies at the Teachers' Training College Maccini SDN Makassar (ii) Is there any influence of outdoor learning method based on learning outcomes IPS group of fourth grade in SDN KIP Maccini Makassar. This research is a quantitative type of true experimental research. Techniques of collecting data through tests of student learning outcomes. The population in this study is the fourth grade students of the school year 2014/2015 The samples in this study were taken from two schools dikecamatan Makassar SDN KIP Maccini and SD Instruction Maccini ie the whole fourth grade students numbered seventy people from the large number of the population. The result showed that (i) description of the application of methods of outdoor learning group based on the results of social studies class IV in SDN Teachers' Training College Maccini Makassar (ii) There is the effect of the application of methods of outdoor learning group based on learning outcomes IPS fourth grade students at SDN KIP Maccini Makassar.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU
Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik pengawas dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama berpengaruh terhadap disiplin kerja guru SMK Negeri 1 Bantaeng, (2) untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik pengawas terhadap disiplin kerja guru SMK Negeri 1 Bantaeng, (3) untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru SMK Negeri 1 Bantaeng. Populasi penelitian ini adalah guru SMK Negeri 1 Bantaeng yang berjumlah 80 orang, melalui rumus Slovin diperoleh sampel sebanyak 67 orang. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan memakai skala Likert modifikasi Hadi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa supervisi akademik pengawas dan kepemimpinan kepala sekolah berada pada katregori tinggi. Sedangkan dari hasil uji prasyarat tidak ditemukan gejala multikolinieritas, sehingga memenuhi syarat untuk melakukan analisis regresi ganda. Dari hasil uji hipotesis ditemukan bahwa supervisi akademik pengawas dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama berpengaruh terhadap disiplin kerja guru SMK Negeri 1 Bantaeng. Secara parsial supervisi akademik pengawas tidak berpengaruh terhadap disiplin kerja guru SMK Negeri 1 Bantaeng, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap disiplin kerja guru SMK Negeri 1 Bantaeng.
MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS TIK YANG VALID DAN EFEKTIF PADA SMAN 4 KENDARI
Tujuan peneitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran PAI berbasis TIK yang valid dan efektif pada SMAN 4 Kendari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian Borg dan menggunakan pendekatan teknik analisis berbasis ICT untuk menghasilkan model pembelajaran yang valid dan efektif di SMAN 4 Kendari. Hasil uji coba I adalah Model PAI TIK sudah terlaksana dengan baik, tetapi belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai dan aktivitas siswa belum sesuai yang diharapkan. Kemudian merevisi model sebelum dilakukan uji coba II. Hasil uji coba II adalah Model PAI TIK sudah efektif, karena ketuntasan klasikal telah tercapai, aktivitas siswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi, respon siswa terhadap pembelajaran dalam kategori positif. Berdasarkan hal tersebut, maka diperoleh model pembelajaran PAI berbasis TIK yang valid dan efektif
PERSEPSI GURU SAINS TERHADAP KUALITAS LAYANAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SMA NEGERI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: (i) persepsi guru sains perihal kualitas layanan supervisi akademik pengawas SMA Negeri di Kota Baubau pada dimensi perencanaan pembelajaran; (ii) persepsi guru sains perihal kualitas layanan supervisi akademik pengawas SMA Negeri di Kota Baubau pada dimensi pelaksanaan pembelajaran; dan (iii) persepsi guru sains perihal kualitas layanan supervisi akademik pengawas SMA Negeri di Kota Baubau pada dimensi evaluasi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei jenis ex post facto. Populasi penelitian adalah guru sains (guru yang mengampu mata pelajaran fisika, kimia, dan biologi) pada SMA Negeri di Kota Baubau. Sampel penelitian terdiri atas 59 orang guru sains yang diperoleh dengan teknik purposive random sampling. Data penelitian diperoleh melalui instrumen dengan tingkat reliabilitas di atas 75% berdasarkan hasil validitas isi Gregory. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i) persepsi guru sains perihal kualitas layanan supervisi akademik pengawas SMA Negeri di Kota Baubau pada dimensi perencanaan pembelajaran berada pada kategori sangat baik; (ii) persepsi guru sains perihal kualitas layanan supervisi akademik pengawas SMA Negeri di Kota Baubau pada dimensi pelaksanaan pembelajaran berada pada kategori baik; dan (iii) persepsi guru sains perihal kualitas layanan supervisi akademik pengawas SMA Negeri di Kota Baubau pada dimensi evaluasi pembelajaran berada pada kategori baik
PENGARUH SERTIFIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA, KEPUASAN KERJA & KINERJA GURU BK SMAN
Penelitian ini mengkaji masalah utama sertifikasi terhadap kinerja guru Bimbingan dan Konseling Sarjana Bimbingan dan Konseling yang bertugas di SMA Negeri di Sulawesi Selatan. Kajian selanjutnya adalah pengaruh sertifikasi terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja guru Bimbingan dan Konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah survey yang bersifat kuantitatif dan instrumen yang digunakan adalah skala penilaian dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan Analisis Jalur model Amos untuk uji pengaruh (sertifikasi, motivasi, kepuasan dan kinerja) dan Anava uji perbedaan (portofolio, pelatihan dan belum sertifikasi) dengan didahului Analisis Deskriptif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (i) potret atau gambaran deskripsi sertifikasi bentuk portofolio dan pelatihan terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja dan kinerja guru bimbingan dan konseling, (ii) pengaruh sertifikasi terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja dan kinerja konselor, (iii) pengaruh motivai kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja konselor dan (iv) pengaruh kepuaan kerja terhadap motivasi kerja konselor. Populasi dan sampel penelitian ini adalah konselor SMAN di Sulawesi Selatan populasi berjumlah 304 orang dan sampel yang diambil dengan teknik stratified random sampling (area sampling) yang berjumlah 163 orang pada subjek untuk delapan Kota/Kabupaten pada area timur, selatan, tengah dan utara. Subjek uji coba lapangan berjumlah 41 orang untuk SMK Negeri dan Swasta, MA Negeri dan Swasta serta SMA Swasta di Makasar. Hasil penelitian adalah (i) gambaran deskripsi mean atau rata-rata, median dan standard deviation pada kinerja, motivasi dan kepuasan kerja guru bimbingan dan konseling cenderung bervariasi, tetapi tidak memiliki perbedaan signifikan, dan menunjukkan kurve-normal, tidak mencong ke kiri atau mencong ke kanan secara ekstrim. (ii) ada pengaruh sertifikasi terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja, (iii) ada pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja konselor pada penilaian kinerja tertentu, dan (iv) ada pengaruh kepuasan kerja terhadap motivasi kerja konselor di sekola
PENGARUH KERJA TIM TERHADAP KINERJA GURU SMP
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kerja tim terhadap kinerja guru pada SMP negeri Kabupaten Wajo, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang bersifat kausal. Populasi penelitian adalah Sekolah Menengah Pertama yang berjumlah 52 Sekolah, dan 744 guru yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil. Sampel untuk responden penelitian ini 294 guru yang ditentukan secara Claster Random Sampling, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, untuk menguji pola hubungan model yang dibentuk, digunakan analisis jalur ( Path Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa: kerja tim berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru. Sedangkan berdasarkan hasil observasi penilaian kinerja guru pada umumnya menunjukan hasil bahwa guru di SMP Negeri dalam lingkup Kabupaten Wajo berada pada kategori amat baik. Kesimpulan penelitian ini adalah variabel bebas mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Wajo. Artinya variabel dalam penelitian ini mempunyai peran penting dalam meningkatkan mutu kinerja guru.
GANDRANG BULO SEBAGAI BAHAN AJAR SENI BUDAYA
Bajar pembelajaran kreatif dan inovatif perlu disusun untuk memadukan cabang seni musik, tari dan teater. Penulis mengangkat Gandrang Bulo sebagai materi ajar. Seni pertunjukan tersebut dikembangkan sebagai bahan ajar untuk mengintegrasikan pembelajaran Seni Budaya.Permasalahan penelitian, “Bagaimana karakteristik, model pengembangan, aplikasi, dan kelayakan produk akhir Gandrang Bulo sebagai bahan Ajar Seni Budaya di SMP Negeri 4 Sungguminasa? Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan. Landasannya teori pembelajaran dan antropologi. Hasil temuan antara lain: (1) Karakteristik Gandrang Bulo yang mengintegrasikan unsur musik, tari, dan teater dapat kembangkan sebagai bahan ajar Seni Budaya di SMP; (2) Model Pengembangan Gandrang Bulo sebagai bahan ajar Seni Budaya dengan penyusunan draf buku, kemudian diuji coba setiap draf, direvisi menjadi buku, divalidasi sampai menghasilkan produk akhir bahan ajar; (3) Pengintegrasian cabang seni musik, tari dan teater efektif, karena semua siswa terlibat memainkan peran sesuai dengan bakat dan minatnya melalui pendekatan pembelajaran kolaborasi dalam mengembangkan siswa yang cerdas, bertanggung jawab, dan partisipatif; (4)Berdasarkan masukan dari validator, dihasilkan produk Gandrang Bulo sebagai bahan ajar Seni Budaya di SMP Negeri 4 Sungguminasa
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SETTING KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN DAYA MATEMATIS DAN KETERAMPILAN SOSIAL
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pembelajaran matematika di MTs dan memperoleh model PBMSK yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan daya matematis dan keterampilan sosial siswa kelas VIII MTs. N Model Makassar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development atau R & D) yang mengacuh pada pengembangan model yang dikemukakan oleh Plomp (1997). Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatip untuk menjawab apakah model yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efekti?. Produk yang dikembangkan terdiri atas: buku model, buku guru, buku siswa, RPP, LKS, dan THB dengan tingkat kevalidan sebesar 3,66 (sangat valid) telah memenuhi kriteria valid. Keterlaksanaan model sebesar 1,88 (terlaksana seluruhnya) telah memenuhi kriteria kepraktisan. Keefektifan model terdiri atas: ketuntasan belajar sebesar 92,15%, pengelolaan pembelajaran sebesar 3,84 (sangat baik), respons siswa terhadap penerapan model PBMSK, yaitu: (1) menyatakan senang 96,25%; (2) menyatakan berminat 95,0%; dan (3) LKS dan buku siswa mudah dibaca 92,5%; menarik 95%, bahasanya sederhana 92,5%; dan aktivitas siswa cukup tinggi dan masih berada pada interval toleransi waktu ideal yang ditetapkan,hal ini menunjukkan telah memenuhi kriteria keefektifan telah terpenuhi. Dengan demikian, tujuan memperoleh model PBMSK yang berkualitas yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif telah tercapai