Jurnal ELTIKOM
Not a member yet
154 research outputs found
Sort by
Pembentukan Kurva Kapabilitas Generator Menggunakan Pendekatan Sistem Modified Single Machine to Infinite Bus (M-SMIB) untuk Batasan Optimisasi Sistem Pembangkitan
Kurva kapabilitas generator memberikan batasan jumlah pembangkitan daya aktif dan daya reaktif dari generator dan juga digunakan untuk memberikan batasan pada operasi Optimal Power Flow (OPF). Kurva kapabilitas generator biasanya diberikan oleh pabrikan generator. Dalam prakteknya dapat terjadi generator sudah mencapai batas pembangkitan maksimumnya sebelum mencapai nilai yang tertera pada kurva kapabilitas yang diberikan pabrikan generator. Hal ini dapat terjadi karena letak beban yang terlalu jauh dari pembangkit atau variasi nilai beban yang selalu berubah-ubah, sehingga mempengaruhi nilai batas pembangkitan maksimum generator. Dalam penelitian ini, kurva kapabilitas generator dibentuk menggunakan pendekatan sistem Modified Single Machine to Infinite Bus (M-SMIB), yaitu suatu metode untuk menentukan batas kestabilan steady state generator setiap saat terjadi perubahan pada letak dan nilai beban. Selanjutnya dilakukan optimisasi pada sistem pembangkitan dengan batasan kurva kapabilitas generator yang diperoleh sehingga pembagian beban pada setiap unit pembangkit selalu berada dalam batas kestabilan steady state generator dan batas keamanan pengoperasiannya . Penelitian diaplikasikan pada sistem pembangkitan IEEE 4 bus 2 generator
Studi Skenario Load Shedding Pada Penyulang Dalam Operasi Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Under Frequency Relay
Pada operasi sistem tenaga listrik, pensuplaian tenaga listrik ke konsumen dikatakan baik apabila besarnya tegangan dan frekuensi yang diterima sesuai dengan yang ditentukan dan masih dalam batas toleransinya. Load shedding atau pelepasan beban pada penyulang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan under frequency relay (UFR). Pada penelitian ini dibuat simulasi program komputer untuk menganalisis tahapan load shedding yang digunakan oleh PT. PLN (Persero) Sektor Barito sehingga dapat diketahui respon frekuensi akhir setelah dilakukan pelepasan beban dan selanjutnya mencoba memberikan usulan tahapan peleasan beban yang lain untuk mendapatkan respon frekuensi yang baik. Pada output dari simulasi program diperlihatkan untuk pembebanan maksimum 77,9 MW, frekuensi akhirnya adalah 50,61 Hz dan untuk pembebanan minimum 53 MW, frekuensi akhirnya sebesar 50,02 Hz dengan kondisi sistem kehilangan satu unit pembangkit (skenario pertama). Kemudian untuk kondisi sistem kehilangan dua unit pembangkit terbesarnya (skenario kedua), pada pembebanan maksimum 77,9 MW dan minimum 53 MW, frekuensi akhinya masing-masing sebesar 49,7 Hz dan 50,3 Hz
Penerapan Metode Simple Additive Weighting Pada Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Petugas Di Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi
Pentingnya perencanaan sumber daya manusia khususnya dalam hal perencanaan kriteria perekrutan harus dilakukan secara tepat guna mendukung tercapainya tujuan perusahaan. Saat ini, proses seleksi penerimaan petugas pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi masih dilakukan berdasarkan perkiraan tertentu dan tanpa ada nilai variabel yang pasti, sehingga sering kali didapati petugas yang diterima kurang memiliki kriteria maupun kemampuan dengan pekerjaan yang dibutuhkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pada penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu Sistem Pendukung Keputusan yang dapat membantu dalam menentukan calon petugas yang sesuai di Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi. Sistem Pendukung Keputusan yang dibangun menggunakan metode Simple Additive Weighting. Untuk pengembangan sistem yang digunakan adalah model Prototyping, desain sistem menggunakan Unified Modelling Language, pengujiannya menggunakan BlackBox Testing dan untuk implementasi sistem menggunakan bahasa pemograman web, PHP, Javascript dan database MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pendukung keputusan penerimaan calon petugas menggunakan metode SAW. Kesimpulanya Sistem Pendukung Keputusan Peneriman Petugas dengan metode SAW telah berhasil diterapkan dan didapati hasil alternatif terbaik untuk penerimaan calon petugas yaitu alternatif A4 yang memiliki nilai tertinggi 0.98 dan alternatif A3, A10 dengan nilai 0.92
Pengujian Usabilitas Website Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Nasional (SSCN) Badan Kepegawaian Negara (BKN)
Pemerintah Indonesia melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Nasional (SSCN) sebagai sarana penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara terpusat melalui website yang beralamatkan di https://sscn.bkn.go.id. Tisngginya tingkat penggunaan di saat periode penerimaan CPNS setiap tahunnya diikuti dengan banyaknya masalah-masalah usabilitas yang muncul. Hal tersebut menunjukkan perlunya dilakukan uji untuk mengukur beberapa aspek dalam usabilitas yaitu: efektifitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan System Usability Scale (SUS) sebagai alat ukur aspek usabilitas menurut sudut pandang pengguna. Penilaian secara subyektif oleh pengguna menyatakan bahwa website ini memperoleh usability dengan skor SUS 63,75. Skor tersebut belum dapat dikatakan baik, sebab dalam skala Acceptability hanya masuk pada kategori Marginal High. Pada percentile rank juga menunjukkan bahwa website SSCN BKN hanya lebih baik dibandingkan 38% penilaian-penilaian lain yang pernah dilakukan sehingga menempatkannya pada grade C. Adapun untuk penilaian adjective website SSCN mendapatkan hasil OK dan pengguna pada umumnya bersikap pasif daripada menjadi promoter atau detractor
Pengembangan Mekanisme Change Detection Untuk Efisiensi Energi Pada Wifi-Based Indoor Positioning System
Pengembangan mekanisme change detection mempunyai peranan penting terhadap Indoor Positioning System (IPS). Namun permasalahan yang masih umum dijumpai adalah konsumsi energi yang tinggi, karena proses WiFi scanning berjalan secara terus menerus. Proses WiFi scanning mengirimkan data dari klien ke server secara terus menerus, terkadang memberikan informasi yang sama dan berulang kepada user. Informasi yang dikirim secara redundansi bisa berdampak pada konsumsi energi yang tinggi. Paper ini mengusulkan mekanisme perbaikan dengan change detection untuk penghematan energi dalam melakukan sampling secara adaptif pada kekuatan sinyal WiFi dengan accelerometer sebagai trigger. Mekanisme change detection yang dilakukan adalah mengukur kekuatan sinyal pada accelerometer dengan menentukan silent zone. Silent Zone merupakan rentang nilai yang didapatkan ketika accelerometer dalam kondisi diam. Apabila diketahui nilai kekuatan sinyal pada accelerometer melebihi nilai silent zone, maka diidentifikasi user dalam kondisi bergerak dan secara otomatis proses WiFi scanning akan berjalan. Change detection dengan Bluetooth mempunyai proses yang sama dengan menggunakan accelerometer. Algoritma yang diusulkan dapat menghasilkan penghematan daya baterai sebesar 4,384% untuk scanning dengan change detection menggunakan accelerometer dan 2,666% untuk change detection menggunakan Bluetooth
Rancang Bangun Game Birokrasi Penyelenggaraan Kegiatan Kemahasiswaan Menggunakan Metode Finite State Machine
Organisasi dan kegiatan kemahasiswaan adalah hal yang tidak dapat dipisahkan. Kurangnya pengetahuan anggota organisasi tentang birokrasi penyelenggaraan kemahasiswaan disebabkan oleh kurangnya edukasi sebelum pendaftaran organisasi. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, maka dibuat game tentang birokrasi penyelenggaraan kegiatan kemahasiswaan dengan tujuan menjadi media pembelajaran kepada calon anggota organisasi tentang prosedur penyelenggaraan kegiatan kemahasiswaan. Game ini dirancang menggunakan metode Finite State Machine dengan tujuan memberikan edukasi terhadap pengguna tentang proses penyelenggaraan kegiatan kemahasiwaan. Dari hasil pengujian game menggunakan skala likert didapat persentase rata – rata 96,76% pengguna menyatakan bahwa game telah sesuai dengan fungsinya, maka dapat dikatakan game ini memenuhi tujuan awal pembuatannya yaitu menjadi media pembelajaran kepada calon anggota organisasi tentang prosedur penyelenggaraan kegiatan kemahasiswaan
Peningkatan Performa Prediksi Daerah Potensi Penangkapan Ikan Dengan Metode Threshold Adaptif
Metode yang digunakan untuk penentuan thermal fronts adalah algoritme Single Image Edge Detection dengan threshold statis 0,5 yang didapatkan dari penelitian terdahulu. Kekurangan dari metode threshold statis adalah tingginya bias akurasi hasil deteksi dikarenakan lebih banyaknya hasil deteksi negatif tervalidasi dibandingkan deteksi front murni yang tervalidasi. Penelitian yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan performa metode deteksi daerah potensi ikan. Peningkatan performa deteksi thermal front dapat dilakukan dengan mencari nilai threshold optimal yang sesuai untuk masing-masing citra. Threshold adaptif didapatkan dari hasil analisis histogram pada setiap citra greyscale yang diproses. Untuk mendapatkan nilai threshold optimal dipilih Algoritme Otsu dengan pertimbangan proses cepat dan ketepatan hasil menengah. Penyesuaian metode dibutuhkan karena sifat dasar data SST yang dikonversi menjadi raster. Modifikasi metode Otsu dilakukan pada perhitungan nilai threshold optimal dengan rentang intensitas greyscale 1-254. Pemurnian front menggunakan pendekatan Geodesic Buffering dengan jarak maksimal 10 kilometer untuk mengatasi pergeseran front akibat noise suppression. Penelitian telah dilakukan dan menghasilkan metode deteksi daerah potensi ikan dengan performa recall yang lebih tinggi 25,42% dibandingkan metode threshold statis. Nilai recall lebih tinggi membuktikan bahwa metode yang diusulkan mampu menghasilkan lebih banyak hasil deteksi front murni yang lokasinya tervalidasi dengan data aktual penangkapan ikan
Layanan Cloud Computing untuk Mendukung Kinerja Administrasi Database Tanpa Menggunakan Perintah SQL
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyediakan layanan dalam bentuk aplikasi untuk melakukan kegiatan Database Manipulation Language (DML) yang diterapkan dalam bentuk cloud computing . Sebanyak tiga buah computer dimanfaatkan untuk memberikan layanan pemrosesan dan penyimpanan database tanpa menggunakan perintah yang ada pada Structure Query Language (SQL) dan satu buah computer digunakan sebagai server yang melayani pengguna untuk melakukan kegiatan DML tanpa menggunakan perintah SQL . Dengan menggunakan teknologi cloud pengelolaan database berbasis SQL yang biasanya menggunakan perintah berbasis command line dapat dilakukan dengan cara yang lebih mudah. Layanan yang diberikan oleh cloud untuk mengelola database berbasis SQL khususnya fungsi DML. Hasil dari implementasi layanan pada jaringan internet, Wireless lan, dan LAN dapat berjalan dengan baik dengan kasus pengujian fungsi pada ketiga media jaringan tersebut. Dengan demikian para pengguna yang sama sekali tidak mengerti bahasa SQL dapat menggunakan layanan ini dengan mudah untuk mengolah database SQL secara mandiri
Uji Sensitivitas Metode Aras Dengan Pendekatan Metode Pembobotan Kriteria Sahnnon Entropy Dan Swara Pada Penyeleksian Calon Karyawan
Penelitian ini melakukan uji sensitivitas metode Additive Ratio Assessment (ARAS) pada penyeleksian calon karyawan dengan pendekatan pembobotan kriteria menggunakan metode Shannon Entropy dan metode Stepwise Weight Assessment Ratio Analysis (SWARA) yang bertujuan untuk mengukur seberapa sensitif metode ini jika diterapkan pada sebuah kasus pengambilan keputusan. Data yang digunakan ialah data penyeleksian calon karyawan. Uji Sentitivitas pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui metode yang lebih sensitif saat diterapkan pada suatu kasus. Metode perangkingan menggunakan ARAS karena metode perangkingan ini memiliki fungsi utilitas dan nilai optimalisasi. Metode Shannon Entropy bobot kriteria diperoleh berdasarkan perhitungan data alternatif penyeleksian karyawan, sedangkan metode SWARA bobot kriteria diperoleh dari pakar atau si pengambil keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang paling sensitif dengan kasus penyeleksian calon karyawan adalah metode SWARA-ARAS yang pemberian bobotnya berdasarkan pakar atau si pengambil keputusan dengan hasil sebesar 91,24203% lebih tinggi dibandingkan metode Shannon Entropy-ARAS yang hasil sebesar 74,75263%