BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI
Not a member yet
321 research outputs found
Sort by
PERLUNYA PANGKALAN DATA BIBLIOGRAFI IPTEK (PDBI) DI INDONESIA
PDBI akan merupakan salh satu kekayaan bangsa Indonesia dalam bidang teknologi informasi yang menyediakan kebutuhan informasi literatur bagi para peneliti sehingga meningkatkan produktifitas penelitian dibidang Iptek. PDBO akan mengumpulkan, mengolah dan menyimpan semua informasi Iptek yang ada, juga menyebarkan informasi tersebut ke semua ilmuan yang memerlukannya. Informasi yang akan disebarkan berupa data bibliografi, terdiri dari pengarang; judul artikel; judul majalah/proceeding lengkap dengan volume, nomor, tahun terbit, dan jumlah halamannya; abstrak; dan lokasi dokumen untuk memudahkan dalam mendapatkan artikel lengkapnya. Diharapkan kebutuhan informasi referensi dapat secepatnya dipenuhi. Dikemukakan beberapa hal yang berkaitan seperti kemungkinan pelaksanaan, macam data yang akan disimpan, rancangan proses pembuatan, penelusuran secara online, dan CD-ROM yang merupakan salah satu tempat penyimpanan data
THE COMPILATION OF THE THESAURUS ON WOMEN IN DEVELOPMENT
The coordinator of the Indonesian Clearinghouse on Women inDevelopment, Luwarsih Pringgoadisurjo, established a thesaurus working group in February 1985. This was in realization of the agreement of the ASEAN Women's Programme (AWP) made in Penang during its Second Expert Group Meeting on the Clearinghouse on Women in Development, November 1984. A group of five persons was assigned with the task of preparinga thesaurus to facilitate retrieval systems in clearinghouse of AWP's member countries
PEMANFAATAN SUMBER KEPUSTAKAAN DALAM PROSES PENELITIAN
Kegiatan penelitian secara singkat dikatagorikan sebagai kegiatan penghasil pengetahuan atau tingkat ke"tahu"an. Dalam prosesnya, suatupenelitian dirnulai dengan informasi dan berakhir dengan tarnbahan informasi pada khasanah ilmu pengetahuan. Faraday dalarn Amru Hydari N. (1980) mengemukakan bahwa "... There are the necessary stages of useful research: The first is to begin it, the second to end it, and the third to publish it ... ". Bertolak dari pengertian di atas menunjukkan bahwa jasa informasi dalam kegiatan penelitian berkait secara timbal balik dengan aktivitan penelitian itu sendiri. Artinya, penelitian dirancang bertolak dari koleksi ilmu pengetahuan (sumber kepustakaan) dan berakhir dengan umpan balik berupa tambahan informasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, setiap kemajuan dalarn bidang ilmu pengetahuan hampir selalu berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya. Untuk itu, seorang peneliti atau calon peneliti sebelum melakukan penelitian terlebih dahulu harus mengetahui perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya dan khususnya dibidang keahliannya
LAYANAN INFORMASI PDII-LIPI BIDANG LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan memorandum kerja sama antara Kantor Menteri Ne~ara Kependudukan dan Lingkungan H1dup dengan PDII-LIPI yang dimulai bulan Oktober 1980, PDII-LIPI memperoleh tugas kegiatan dokumentasi dan informasi Lingkun~an Hidup. Kerja sama ini telah d1awali oleh penunjukan PDII-LIPI sebagai Pusat Nasional dengan tugas melaksanakan kegiatan INFOTERRA di Indonesia
MEMASYARAKATKAN WAJIB SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM
Hasil karya baik bentuk cetak maupun rekam yang dipublikasikan untuk umum, menurut Undang-Undang (UU) No. 4 tahun 1990 serta Peraturan Pemerintah RI (PP) No. 70 tahun 1991 wajib dilakukan serah simpan kepada Perpustakaan Nasional RI. Pemasyarakatn UU ini perlu dilakukan oleh pihak Perpusnas sebagai penanggungjawab atas pelestarian bahan pustaka yang ada di Indonesia
MAJALAH ILMIAH TERBITAN LUAR NEGERI YANG DILANGGAN PDII-LIPI TAHUN 1996
PDII-LIPI mempunyai tanggung jawab untuk melakukan kegiatan pengembangan koleksi sebagai sumber informasi secara terpadu
PENGALAMAN MENGOLAH BAHAN BUKAN BUKU DOKUMENTASI BERITA "SEPUTAR INDONESIA" DI RCTI
Kehadiran bahan pustaka non-book materials (bahan bukan buku) di perpustakaan memperkaya koleksi bahan pustaka dan memungkinkan perpustakaan memberikan pelayanan yang lebih beragam kepada para pemakai jasanya
THE APPLICATION OF INFORMATION TECHNOLOGY IN ASIA AND PACIFIC COUNTRIES
This article presents information technology written on the country reports tharhave been submitted to FIDICAO I 3th Congress and Assembly on Strategic use of Information Systems in Asia and Pacific Countries, held in Jakarta on 6- 8 June 1995. The presentation of applied information technology is divided into Pacific countries that are represented by Australia, Georgia, and Papua New Guinea; while Asian countries are indicated by reports from India, Indonesia, Japan, Malaysia, and Thailand
PUSTAKAWAN SEBAGAI TENAGA PROFESIONAL DAN JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN
Dalam dunia perpustakaan selalu dibedakan minimal dua jenis tenaga yaitu tenaga profesional dan tenaga nonprofesional. Ada pula yang membedakannya menjadi tiga kelompok dengan menambahkan tenaga semi profesional ditengah dua kelompok disebut terdahulu.Saat ini, pustakawan juga telah diakui sebagai salah satu jabatanfungsional dalam sistem kepegawaian negeri di Indonesia. Namunmasih banyak pertanyaan menyangkut pelaksanaan jabatan fungsional tadi. Bahkan masih juga selalu muncul pertanyaan sekitar keprofesionalan pustakawan
SCIENTIFIC AND TECHNOLOGICAL INFORMATION AND DATA SOURCE IN INDONESIA A BRIEF OVERVIEW
There are a total of 581 special libraries and information sources unevenly distributed in 65 cities in Indonesia. The majority are located in Java, with the highest concentration in Jakarta. A large proportion of these libraries are affiliated to educational institutions/ universities, with an interest in sciences in general, with a holding of 1,000 - 10,000 book volumes; only a small number of them have computer facilities.To optimize the services of these libraries and information centers, a National Scientific Documentation and Information Network System had been set up with four centers as focal points respectively in the fields of humanities, science & technology, biology & agricultural sciences, and health & medical sciences.No less than 14 institutions can be considered as data centers on various fields of science and technology. Some of them which deal with biological resources have worked together in a network under the coordination of the National Commission for the Preservation of Plant and Animal Genetic Resources. Fourteen of these tutions had been identified also as microbial collections