BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI
Not a member yet
321 research outputs found
Sort by
DOKUMENTASI, INFORMASI, DAN DEMOKRATISASI
Demokratisasi sedang menjadi bahan pembicaraan dan harapan masyarakat saat sekarang. Hak alas kemerdekaan akses informasi juga mengetengah bahkan sudah disusun rancangan undang-undangnya. Apabila undang-undang akses informasi nantinya disetujui, akan menjadi kewajiban pemerintah dan lembaga negara /ainya untuk menyediakan informasi khususnya dengan pelaksanaan tugas mereka. Menyediakan informasi pertanggungjawaban pelaksanaan tugas berarti melakukan dokumentasi dengan benar. Uraian ini membahas kaitan antara dokumentasi, informasi dan demokratisasi. Bagi bangsa yang budaya dokumentasinya belumn dalam, rasanya kita perlu lebih awal mengenalkan kebiasaan mendokumentasikan apa-apa yang berguna sejak usia dini. Selain itu juga memulai penyadaran akan pentingnya memelihara dokumentasi keluarga
ANALISIS KETERPAKAIAN REFERENSI: STUDI KASUS LAPORAN AKHIR RISET KOMPETITIF LIPI 2003 – 2007 BIDANG KALIMANTAN TIMUR & BANGKA BELITUNG, PRODUK KOMODITAS & TEKNOLOGI, DAN WILAYAH PERBATASAN NTT
Study of reference usage analysis on final report of LIPI‘s Competitive Research (2003 -2007) has some goals, i.e to find out: kinds and sources of document which were cited, also median half life of document used by researchers as references. This research focused on 3 fields of research areas, i.e: East Kalimantan and Bangka Belitung (EKBB), Product, Comodities, and Technology (PCT), and Border Region of East Nusa Tenggara (BRENT). Data was obtained by recording the research titles and all of the references used by researchers on the final research reports. All recorded data including information resources, such as books, journals, proceedings, thesis, etc, then tabulated, grouped, and presented on tables. The results show that total citation in the area of: EKBB, PCT, and BRENT are 580, 260, and 147 respectively. The most citation is coming from foreign literatures. The author also found that many researchers still did not write down their references carefully, for examples no publication date and no access date (for internet sources). Median half life for all the research fields is ≥ 10 years
PENYELAMATAN DOKUMEN LIPI PASCABENCANA BANJIR TAHUN 2007
This article describe an experience of Centre for Scientific Documentation and Information (PDII LIPI) on handling their archives, documents, or books, toward flood disaster. Some methodes for example air drying, fan, vacuum drying and vacuum freeze dry chamber, has been used. A total of document consists of archives, books, has been restored through these avtivities. Fumigation is one of the process which should be done carefully, because there are many dangerous microorganism could attack those restrored documents
STUDI KELAYAKAN OTOMASI PENCATATAN MAJALAH (SUATU MODIFIKASI KARDEKS DI PDII-LIPI)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kelayakan otomasi pencatatan penerimaan, penagihan dan penjilidan majalah di PDII-LIPI. Pengumpulan datanya dilakukan pada tahun 2002 melalui observasi terhadap sistem pencatatan majalah pada kardeks dan basis data yang ada. Data yang diperoleh diimalisis secara deskriptif melalui interpretasi berdasarkan pengetahuan dan informasi yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otomasi pencatatan dan pengawasan majalah sudah layak dilakukan di PDII-LIPI dengan memanfaatkan basis data majalah yang sudah ada. Data penerimaan majalah dapat dicatat di dalam ruas "catatan isi" yang sudah tercantum di dalam struktur basis data, sedangkan untuk pencatatan data penagihan dan penjilidan majalah harus dibuat dan ditambahkan ruas yang baru di dalam basis data yang sama. Sistem pencatatan dan pengawasan majalah tersebut mudah dioperasionalkan tanpa perlu mendefinisikan panjang ruas ke dalam jumlah karakter tertentu. Hal ini dikarenakan basis data majalah di PDII-LIPI menggunakan program WIN/SIS yang menganut sistem panjang ruas bebas tanpa batas. Setiap cantuman data majalah perlu dipelihara yang konsisten sesuai dengan dinamika penerimaan, penagihan dan penjilidan majalah. Data penerimaan, penagihan dan penjilidan majalah perlu diubah, ditambah, dimodifikasi atau dihapus dari hari ke hari dan dari tahun ke tahun. Untuk modifikasi data tersebut perlu diciptakan format tampilan khusus yang dapat menampilkan suatu jajaran otoritas (authority file) berupa bibliografi majalah yang dilengkapi dengan data penerimaan, penagihan dan penjilidan majalah serta mengacu dan berurut menurut MFN
PENGGUNAAN STATISTIKA DESKRIPTIF UNTUK MELIHAT DISTRIBUSI POLA DATA YANG DITELITI: STUDI KASUS PROFIL PENGGUNA/PENGUNJUNG PERPUSTAKAAN TEKNOLOGI DI BIDANG JASA INFORMASI TEKNOLOGI PDII-LIPI
This paper discusses the use of descriptive statistics method in analyzing, interpreting and reporting of studied data pattern distributions. The paper also explains the advantages and isadvantages of using the method. User profile ofTechnology Library in Bajit PDII LIPI as a case study, show us a simple way of using descriptive statistics
PAMERAN, MEDIA KOMUNIKASI ANTARA PERPUSTAKAAN DENGAN PENGGUNA
Banyak cara yang dapat dilakukan dalam membina komunikasi antara perpustakaan dengan penggunanya. Pameran perpustakaan merupakan kegiatan di perpustakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mende-katkan hubungan dan mengenalkan perpustakaan kepada masyarakat. Peyelenggaraan pameran perpus-takaan diharapkan ada feedback positif dari pengunjung sehingga terjadi komunikasi yang efektif
TESAURUS BIOTEKNOLOGI: SEBAGAI ALAT BANTU PENGINDEKSAN DOKUMEN
Thesauri contain words or terms that are used as a tool to identify a concept or an idea precisely and correctly. The advantage of thesauri is because they are considered as better tools to find out information or document with a high degree of invention and precision. Thesauri are invaluable tools for analysts in deciding descriptors as keywords of a document. In accordance with its structure or composition, thesaurus of biotechnology consists of three parts: a hierarchy, an alphabetic, and an index. The relationships of terms from specific (narrow terms) to general (broad terms) are shown in the structure of the hierarchy. The next structure is an alphabetic, which is a form-changed from hierarchical thesaurus that is re-arranged alphabetically. The relationship between one term and other terms is shown, based on specificity level of a term meaning. The last structure is index. It is made by a team to help users browse terms in thesaurus quickly. Each of the terms will appear in alphabetical sequence with different frequencies
INDONESIAN SCIENTIFIC JOURNAL DATABASE: PENGENALAN
In line with the government's efforts to improve people's knowledge, Center of Scientific Documentation and Information - Indonesian Institute of Sciences (CSDI-IIS) has been developing database of information scientific works. One of the works is scientific journals. The development of digital technology increases the production of scientific information. In order to the information meets up the user quickly and accurately, it requires a database. Indonesian Scientific Journal Database (ISJD) as a database of scientific journals is the system for users to obtain the information. Users can easily obtain the information through ISJD
MEMAHAMI PELAYANAN PERPOSAN NASIONAL BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (TI)
Tulisan ini ingin memasyarakatkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) tentang pelayanan perposan nasional berbasis teknologi informasi (TI). Dengan dikembangkannya peranan TI setidaknya dapat meningkatkan mutu dan kapasitas pelayanan yang selama ini dilakukan secara manual. Penerapannya sudah dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Indonesia, tentunya berdasarkan kemampuan dan dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi infrastrukturnya. Penerapan TI tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kepentingan berinteraksi dengan atau melalui media pendukung komunikasi, terutama dalam menjalankan roda bisnis ataupun korespondensi antar individu. Selain itu, ketepatan-kecepatan waktu penyampaian sural maupun dokumen lain dalam bentuk elektronik melalui pemanfaatan TI, terutama bagi jangkauan layanan di daerah. Berbagai layanan berbasis TI telah ditampilkan, misalnya sural elektronik, transfer keuangan elektronik dan seterusnya. Oleh karenanya, dengan membaca dan memahami pelayanan perposan berbasis TI akan membuka cakrawala dalam duniaperposan di Indonesia
PENERAPAN ATURAN-ATURAN ISO DAN SNI DALAM PENERBITAN SUATU MAJALAH
Penerapan aturan ISO dan SNI ini dimaksudkan agar terbitan berkala (majalah) di Indonesia mempunyai keseragaman dan memenuhi standarintemasional. Tulisan ini menyampaikan aturan-aturan yang sebaiknya diikuti oleh majalah umum termasuk juga majalah ilmiah. Aturan-aturanyang termuat dalam tulisan ini berdasarkan standar intemasional dan beberapa sudah menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) digabung dengan aturan yang dipakai untuk penilaian berkala ilmiah di Indonesia serta keberadaan berkala di Indonesia secara umu