HISTORIA Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Not a member yet
    283 research outputs found

    Pemanfaatan Situs Sejarah di Ternate Sebagai Sumber Pembelajaran

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan situs sejarah di Ternate sebagai sumber pembelajaran. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, pengamatan dan analisis isi. Validitas data dilakukan dengan cara triangulasi untuk memperoleh informasi yang akurat. Pembelajaran sejarah pada mata kuliah kajian peninggalan sejarah dilakukan dengan mengeksplorasi peninggalan sejarah di Ternate. Eksplorasi peninggalan sejarah dilakukan setelah mahasiswa memperoleh pengetahuan dari dosen. Pembelajaran lapangan dilakukan dengan metode project dan wisata ilmiah. Proses pembelajaran lapangan mengukuti skema pemanfaatan situs sejarah di Ternate sebagai sumber pembelajaran yang meliputi orientasi pembelajaran; eksplorasi situs sejarah; dan penulisan laporan dan presentasi hasil. Dalam kegiatan eksplorasi, mahasiswa mengamati, mencatat, dan menafsirkan situs-situs peninggalan sejarah. Pembelajaran lapangan dapat mendorong mahasiswa untuk berpikir kronologis pada setiap peristiwa sejarah. Kajian peninggalan sejarah juga dapat menumbuhkan kesadaran sejarah pada mahasiswa

    Historical Paradigm In The Face of Religious Radicalism in The21st Century

    Get PDF
    Writing this article aims to discuss the rise of religious radicalism, especially in the 21st century. Then this article is also intended to address the widespread radicalism, especially in Indonesia, according to the paradigm of history. The research method that the author uses is a qualitative method with content analysis through a literature review. The author takes sources from 2 books, 12 journal articles, and 2 news stories from BBC and CNN. In this article, we will discuss the history of radicalism, what the historical paradigm of religious radicalism, how the radicalism impact of religion on people's lives every day, and how prevention is based on the paradigm of history. In this article, the author uses a qualitative approach in the form of content analysis, literature review of 12 journals, 2 books, and 2 news sources from BBC Indonesia and CNN Indonesia. The results of this study are that the authors find that in the 21st century, society is amid unrest due to radicalism. The action is not only in Indonesia but also in several other countries, which is disturbing the peace between religious communities. From this research, the author recommends that this article can be used as a reference in discussing the handling of religious radicalism in social life. The limitation of this research is the lack of data that the author can get due to technical constraints such as limited internet access and social restrictions due to the COVID-19 pandemic

    Ruang Poligami dalam Budaya Minangkabau: Tinjauan Historis

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang ruang poligami dalam budaya Minangkabau dengan tinjauan historis. Penulisan ini akan menggunakan metode sejarah yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi, serta menggunakan ilmu-ilmu sosial lainnya sebagai alatnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat apakah dalam budaya Minangkabau dapat memberi peluang untuk poligami. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem sosial dan budaya Minangkabau telah memberi peluang untuk orang berpoligami serta pihak-pihak yang berpoligami. Hal ini disebabkan oleh dua faktor, pertama karena laki-laki dalam adat Minangkabau setelah menikah hanya berstatus sumando, di mana tidak boleh menetap lama-lama di rumah sang istri. Laki-laki yang berstatus sumando hanya untuk tujuan biologis/keturunan atau menghasilkan keturunan. Jadi tidak bisa menetap  lama-lama  di  rumah  sang istri. Faktor kedua yaitu karena kebutuhan ekonomi. Faktor kedua ini, biasanya untuk kedudukan laki-laki yang berstatus penghulu atau datuak. Hal ini untuk menaikkan prestise penghulu, di mana memiliki istri lebih dari satu menjadikan posisinya makin tinggi di dalam masyarakat. 

    Media Film Dokumenter dan Pengaruhnya Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

    Get PDF
    Penelitian dilakukan bertujuan mengetahui pengaruh media film dokumenter terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian eksperimen ini mengadopsi desain posstest-only control dengan dua sampel kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas X MIA dengan sampel kelas X MIA 1 dan kelas X MIA 3, ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui metode tes dengan bentuk soal esai. Uji prasyarat maupun analisis dilakukan guna membuktikan pengaruh media film dokumenter terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasilnya, siswa yang diajar menggunakan media film dokumenter memperolehrerata skor sebesar 70,74, sedang siswa yang diajar tanpa menggunakan media tersebutmemperolehrerata skor sebesar 52,29. Artinya terdapat perbedaan keterampilan berpikir antara siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontrol. Hasil analisis Mann-Whitney menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,00<0,05. Diperkuat melalui hasil penghitungan effect size sebesar d=1,395 (0,8<d<2,0) sehingga dinyatakan media film dokumenter berpengaruh sangat signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa

    Pergulatan Tradisi, Agama, Negara: Analisis Sosio-Kultural Keturunan Tionghoa dan Perkembangan Gereja Tionghoa Indonesia (1950-1999)

    Get PDF
    Pada masa Hindia Belanda sudah ada beberapa komunitas Tionghoa-Kristiani yang ditandai dengan adanya Gereja Tionghoa. Masa Demokrasi Liberal perkembangan Umat Tionghoa-Kristiani mengalami perkembangan pesat. Perkembangan tersebut didukung oleh kebijakan pemerintah terkait masalah identitas keagamaan bagi Masyarakat Keturunan. Pasca kejatuhan Demokrasi Terpimpin dengan lahirnya Orde Baru, perkembangan Umat Tionghoa-Kristiani meningkat tajam. Politik yang dilakukan Masa Orde Baru yakni ‘’politik asimilasi’’ dengan berusaha menghilangkan unsur kebudayaan pada masyarakat tertentu. Hal tersebut ditandai dengan kebijakan Pemerintah Orde Baru yang melarang adanya praktik Ajaran Konfusianisme bagi Masyarakat Keturunan Tionghoa karena dianggap sebagai bentuk propaganda Komunisme Tiongkok. Selama Mas Orde Baru Keturunan Tionghoa melakukan konversi keagamaan secara besar-besaran. Dampak lain yang ditimbulkan bagi Masyarakat Keturunan adalah perubahan nama dengan berunsurkan nama layaknya orang Indonesia pada umumnya. Penelitian ini melahirkan rumusan masalah yakni 1) bagaimana awal perkembangan  sosial Masyarakat Keturunan Tionghoa?, 2) bagaimana respon Masyarakat Tionghoa Indonesia terhadap kebijakan Pemerintah Masa Soekarno dan Soeharto?, 3) bagaimana upaya rekonsiliasi dalam upaya melestarikan kembali nilai-nilai budaya dan filosofis bagi masayarakat Keturunan Tionghoa?

    Sejarah Penambangan Batubara Bukit Asam di Tanjung Enim

    Get PDF
    Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana sejarah penambangan batubara Bukit Asam di Tanjung Enim. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan sejarah penambangan batubara Bukit Asam di Tanjung Enim. Metode penelitian ini menggunakan metode historis yaitu Heuristik, Kritik Sumber, Interprestasi dan Historiografi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan multidisiplin ilmu seperti pendekatan sosiologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksplorasi batubara pertama kali di Tanjung Enim dilakukan oleh Belanda pada tahun 1919 dengan metode penambangan terbuka dan penambangan batubara ini beberapa kali mengalami perubahan status perusahaan dan sekarang dikenal dengan PT Bukit Asam Tbk.

    Keterlibatan Militer dalam Politik Pemerintahan di Indonesia Tahun 1958-1998

    Get PDF
    Militer maju ke panggung politik salah satunya karena situasi saat perang revolusi kemerdekaan ketika Indonesia memberlakuan pemerintahan militer. Keterlibatan militer dalam bidang politik di Indonesia juga diakibatkan dari adanya campur tangan parlemen dalam tubuh militer Pada tahun 1952. Konflik ini menjadi isu politik di parlemen yang memancing munculnya serangkaian mosi tidak percaya yang menginginkan reorganisasi dalam tubuh militer. Akibatnya militer merasa urusannya dicampuri oleh parlemen. Sehingga pada tanggal 17 Oktober 1952 para anggota militer melakukan demonstrasi di gedung parlemen. Peran militer semakin terlihat dalam politik pemerintahan setelah Indonesia menerapkan Undang-Undang Darurat Perang (S.O.B) pada tahun 1957. Militer memiliki dasar pijakan untuk ikut terlibat dalam politik pemerintahan ketika gagasan mengenai konsep Jalan Tengah Nasution diterima oleh Soekarno. Hal ini membuat militer berhasil menduduki posisi dalam politik pemerintahan seperti kabinet, badan legislatif, dan jabatan-jabatan strategis. Dampak dari hadirnya golongan militer dalam politik pemerintahan ialah pada keadaan stabilitas politik Indonesia. Militer membentuk sekber Golkar untuk menyaingi partai PKI. Sedangkan dalam stabilitas Pertahanan dan keamanan. Militer melakukan pemutusan hubungan diplomatic denga Cina. Kata Kunci: Pemerintahan, Militer, Politik

    Penguatan Literasi Informasi dalam Pembelajaran Sejarah Melalui Buku Teks Sejarah

    Get PDF
    Pembelajaran sejarah menjadi salah satu wahana sebagai upaya pengembangan keterampilan literasi informasi. Siswa membutuhkan keterampilan literasi informasi agar bisa memperoleh informasi sesuai dengan fakta dan sumber sejarah salah satunya seperti melalui penggunaan buku teks sejarah. Penulisan ini bertujuan untuk memahami penguatan literasi informasi dalam pembelajaran sejarah melalui buku teks sejarah. Metode penyusunan artikel ini menggunakan metode kajian pusaka, yang menggunakan sumber referensi dari buku dan jurnal. Dengan penggunaan buku teks sejarah aktivitas belajar siswa akan menjadi lebih meningkat

    Historical Meme As a Solution to Improve Generation Z Nationalism in Indonesia

    Get PDF
    The development of the world of technology brings various influences on society. This progression includes communication between members. Generation Z as a generation that has grown up together with technological developments faces a formidable challenge. The threat of nationalism identity erosion becomes a problem that will lead to their sense of nationalism. The historical meme comes as entertaiment and history education for society. From that, a question arises. How can historical meme solve the fading sense of generation Z nationalism in the social media era? This reseach will answer it. History learning is needed to overcome the issue of the fading sense of nationalism. Historical knowledge can strengthen one’s devotion for the nation itself through the delivery of historical values. As a generation that is synonymous with technology, conventional solutions are not very effective in instilling historical values

    Menelusuri Jejak Sejarah Ende Sebagai Kota Pancasila

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keberadaan kota tua yang ada di bagian Timur Indonesia Ende Flores. Sebagai kota tua jarang disentuh oleh ilmuwan padahal memiliki arti yang  cukup penting bagi Indonesia. Kemerdekaan yang diperoleh Indonesia tidak terlepas dari keberadaan kota tua Ende Flores. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode sejarah (historical method). Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pertama adalah mengumpulkan sumber (heuristik), ke dua adalah kritik sumber atau verifikasi, langkah ketiga adalah interpretasi, langkah ke empat rekontruksi historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: nama Ende muncul dalam dokumen ditemukan tahun 1638 oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Hendrik Brouwer pada waktu pembentukan wilayah afdeling Flores dengan ibu kota Ende. Masa perjalanan pemerintahan Ende dalam sejarah dipegang oleh kesultanan Islam, Portugis dan Belanda.  Menjelang awal abad dua puluh Ende menjadi bagian penting dari perjuangan bangsa Indonesia. Ende menjadi tempat pengasingan tokoh besar bangsa Indonesia Soekarno. Selama pengasingannya di Endelah Soekarno menemukan butir-butir Pancasila selama perenungannya di bawah pohon Sukun

    235

    full texts

    283

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    HISTORIA Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇