Majalah Ilmiah Sultan Agung

Majalah Ilmiah Sultan Agung
Not a member yet
    54 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)

    Full text link
    Kemampuan bersaing sebuah perusahaan dapat dilakukan apabila manajemen mampu melakukan pengambilan keputusan yang didasarkan pada informasi yang berkualitas. Informasi yang berkualitas akan terbentuk dari adanya sistem informasi (SI) yang dirancang dengan baik. Pemanfaatan SI yang tepat dan didukung oleh keahlian personil yang mengoperasikannya dapat meningkatkan  kinerja perusahaan maupun individu yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi.Penelitian deskriptif menggunakan populasi penelitian 543 perusahaan manufaktur besar atau menengah yang ada di Semarang. Sampel ditetapkan dengan rumus Slovin dan diperoleh 85 perusahaan sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dikirim secara mail survey diperoleh 42 data yang dapat diolah sehingga sampel penelitian ini menjadi 42 responden. Alat analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan pemakai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem informasi dan penggunaan sistem informasi. Kapabilitas personal tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem informasi dan penggunaan sistem informasi. Ukuran organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, tetapi tidak berpengaruh terhadap penggunaan sistem. Dukungan top management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, tetapi tidak berpengaruh terhadap penggunaan sistem informasi. Formalisasi pengembangan SI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, Teapi tidak terhadap penggunaan sistem informasi. Kinerja sistem informasi akuntansi cenderung sama, baik yang berada di dalam perusahaan yang memiliki program pelatihan dan pendidikan maupun di dalam perusahaan yang tidak memiliki program pelatihan dan pendidikan. Kinerja sistem informasi cenderung sama, baik yang berada di dalam perusahaan yang memiliki komite pengendali SI maupun di dalam perusahaan yang tidak memiliki komite pengendali SI. Kinerja sistem informasi cenderung sama, baik yang lokasi departemen sistem informasinya berada terpisah maupun yang bergabung dengan bagian lain.Kata kunci:      keterlibatan pemakai, kapabilitas pemakai, ukuran organisasi, dukungan top management, formalisasi pengembangan sistem, pendidikan dan pelatihan, komite pengendali, lokasi departemen, kepuasan pengguna, penggunaan sistem informasi

    MEDIA RELATIONS SEBAGAI UPAYA PEMBENTUK REPUTASI ORGANISASI

    Full text link
    Reputation is one thing important for the organization because it’s just not only about what organization do for reach positive image, but it is meaning by which an object is known and through which people describe, remember and relate to it. In practice, reputation is not static, but it’s can change every time so it’s need long time to build reputation and need a lot of things to shape the reputation.One thing that important to build reputation is media relations. The issues that made by media can give implication for reputation of the organization, so the organization  should have a good media relations.Key words: reputation, image, media relation

    Potensi Clean Development Mechanism pada Pembangkit Mikrohidro 120 KW

    Full text link
    Sebagai sumber energi,  potensi Tenaga Mikro Hidro pada daerah terpencil merupakan hal yg paling realistis sebagai energy primer bagi pembangkitan tenaga listrik. Dalam perkembangannya potensi ini menjadi energy alternatif bagi daerah yg berkembang untuk diversifikasi suplai listriknya. Isu pemanasan global yang mendorong penggunaan energy terbarukan sebagai upaya mencegah lajunya kerusakan alam ditindaklanjuti pada kesepakatan global dalam Protokol Kyoto. Salah satu program dalam pengurangan emisi gas buang adalah Clean Development Mecanism (CDM). Melalui konsep ini semua aktifitas penggunaan energy dapat diukur dan dihitung potensinya kaitannya dengan emisi gas buang, dimana umumnya penggunaan energy dalam pembangkitan energy listrik di Indonesia umumnya masih tergantung tinggi dengan energy fossil.Pengukuran potensi CDM dimulai dengan pendefinisian instrument yang akan digunakan. Dalam PLTMH ini output daya adalah nilai tetap yg dipakai sebagai referensi yang akan diukur dampaknya bila dibangkitkan dengan pemanfaatan energy fossil. Ukuran ini adalah pendekatan yang menunjukkan berapa potensi emisi gas rumah kaca yang bisa dicegah bila kebutuhan daya listrik disuplai oleh pembangkit berbasis renewable energy.Menggunakan panduan penyusunan proyek CDM di Indonesia, kajian ini mengambil sampel di PLTMH Cinta Mekar kabupaten Subang ditunjukan bahwa lokasi ini layak diajukan sebagai proyek CDM skala keci. Dengan klasifikasi bidang energi dengan menggunakan potensi energi terbarukan,  PLTMH ini mampu menghasilkan energi listrik sebesar 120 KW. Potensi CDM yang terhitung adalah terjadinya  pengurangan tingkat konsumsi energi fosil sebesar 1,5 ton per hari. Disamping itu ekuivalensi penggunaan bakar fosil sebesar potensi energy listrik juga berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan sebesar 1474,2 ton/tahun CO2 .Kata kunci : CDM, PLTMH ,Energi, Pencemara

    ANALISIS SOAL PEMECAHAN MASALAH PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK PELAJARAN MATEMATIKA SD/MI

    Full text link
    Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan soal pemecahan masalah ditinjau dari: latar belakang soal, penyajian soal, banyak jawaban, variasi soal, serta banyak langkah penyelesaian yang dimuat dalam buku sekolah elektronik   pelajaran  matematika SD/MI.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan memilih 25 buku dari 51 buku yang telah dinyatakan layak pakai oleh Permendiknas Nomor 41 Tahun 2008. Buku sekolah elektronik pelajaran matematika SD/MI  tersebut  terdiri dari buku kelas 1 sampai kelas 6. Data penelitian berupa komponen soal pemecahan masalah diperoleh dan dihimpun melalui dokumentasi. Keabsahan data dilaksanakan dengan perpanjangan keikutsertaan, keajegan pengamatan, serta triangulasi dengan peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis komponen soal pemecahan masalah  yang dimuat dalam buku sekolah elektronik   pelajaran  matematika SD/MI.Dari hasil penelitian dan pembahasan terhadap 25 buku sekolah elektronik pelajaran matematika SD/MI kelas 1-6 diperoleh informasi: banyaknya soal pemecahan masalah kurang dari 15% dari keseluruhan soal yang ada, 20 buku menunjukkan soal pemecahan masalah dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di atas 40%, 18 buku memiliki soal pemecahan masalah yang disajikan dalam bentuk gambar di atas 25%, soal dengan jawaban lebih dari satu sebanyak lebih dari 20%  terdapat pada 3 buku, 22 buku memiliki variasi soal lebih dari 50%, soal pemecahan masalah dengan 2 langkah penyelesaian ditemukan pada 17 buku sebanyak lebih dari 30%, sementara soal pemecahan masalah dengan 3 langkah penyelesaian ditemukan sebanyak lebih dari 15%.Kata kunci : Komponen soal, Soal pemecahan masalah, Buku sekolah elektronik

    53

    full texts

    54

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majalah Ilmiah Sultan Agung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇