Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
Not a member yet
    245 research outputs found

    PENGARUH PENAMBAHAN TEMBAGA (Cu) TERHADAP SIFAT LISTRIK POLIANILIN (PANi)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serbuk tembaga (Cu) terhadap nilai konduktivitas dan energi gap PANi-Cu. Pengukuran konduktivitas ini dilakukan dengan variasi suhu yaitu 298 K dan 373 K. Kenaikan suhu pada saat pengukuran menyebabkan peningkatan konduktivitas bahan tersebut. Konduktivitas pada suhu tertinggi yaitu 373 K dengan konduktivitas antara 4,46 x 10-4 S/cm - 8,92 x 10-4 S/cm untuk semua variasi konsentrasi serbuk tembaga yaitu 0,1; 0,3, dan 0,5 gr. Berbanding terbalik dengan energi gap, yaitu semakin banyak komposisi serbuk tembaga yang ditambahkan mengakibatkan penurunan energi gap pada komposit PANi-Cu. Nilai energi gap yang dihasilkan adalah 0,32-0,8 eV untuk semua variasi doping tembaga terhadap PANi

    DETEKSI FORMALIN PADA TOMAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE LSI (LASER SPECKEL IMAGING)

    Get PDF
    Pendeteksian untuk mengetahui kandungan formalin pada buah tomat dapat dilakukan secara noninvasive dan non-destructive dengan metode LSI (Laser Speckle Imaging). Perubahan nilai kontras pola spekel dari buah tomat dapat digunakan untuk membedakan buah tomat yang berformalin dengan yang tidak berformalin. Pecintraan pola spekel dengan metode LSI mendeteksi perubahan intensitas laser spekel yang dihamburkan oleh sampel, dan dianalisis sebagai kontras spekel. Pola spekel dianalisis menggunakan software imageJ dan diperoleh karakterisasi histogram distribusi intensitas gray level. Penyinaran dilakukan terhadap buah tomat sebelum dan sesudah direndam larutan formalin dengan variasi konsentrasi 0,001%, 0,005%, 0,01%, 0,05%, 0,1%, 0,5%, 1%, 3%, 4%, 5%, 6%, 8%, 10%, dan variasi waktu perendaman yaitu selama 15 menit dan 30 menit. Secara umum korelasi kontras spekel dengan formalin pada tomat, menunjukkan bahwa formalin terdeteksi dengan perubahan kontras spekel pada buah tomat. Semakin tinggi konsentrasi formalin dan waktu perendaman nilai kontras spekel semakin kecil

    KARAKTERISASI ZnO DIDOPING TIO2 UNTUK DETEKTOR LPG

    Get PDF
    Detektor LPG dibuat berbentuk pelet dari bahan ZnO yang didoping dengan TiO2. Pembuatan pelet dimulai dengan kalsinasi, penggerusan, kompaksi dan sintering. Pemberian doping mempengaruhi nilai I-V, sensitivitas, dan terbentuknya bahan baru. Perubahan nilai I-V yang besar pada pelet ZnO yang didoping 3% TiO2 membuat nilai sensitivitasnya meningkat. Nilai sensitivitas tertinggi dari lingkungan udara ke lingkungan LPG yang di dapat sebesar 3,0769. Pada data XRD dengan penambahan doping 9% sudah terbentuk senyawa baru Zn2TiO4

    PENGARUH KONSENTRASI CTAB DALAM SINTESIS NANOPARTIKEL TIO2 UNTUK APLIKASI SEL SURYA MENGGUNAKAN METODE SOL GEL

    Get PDF
    Sintesis nanopartikel TiO2 dari prekursol TiCl4 dan methanol dengan variasi penambahan surfaktan CTAB telah dilakukan dengan metode sol gel. Variasi penambahan konsentrasi CTAB dilakukan pada konsentrasi 0; 0,5; 1; 1,5 dan 2 mM. Karakterisasi XRD menunjukkan ukuran kristal TiO2 yang dihasilkanberturut-turut adalah 36,60; 32,15; 29,15; 30,11; 31,65 nm untuk variasi penambahan konsentrasi CTAB. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan CTAB mempengaruhi ukuran kristal dan terdapat konsentrasi CTAB optimum untuk memperkecil ukuran kristal yaitu pada penambahan 1 mM. Pengamatan tentang fase kristal menunjukkan bahwa sampel memiliki fase dominan yaitu fase anatase yang sesuai untuk aplikasi DSSC. Karakterisasi morfologi dilakukan menggunakan SEM, memperlihatkan morfologi yang berbeda untuk masingmasing konsentrasi CTAB

    WAKTU RESPON SENSOR GAS LPG DARI KOMPOSIT CuO(TiO2)

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dari bahan komposit semikonduktor TiO2(CuO) berupa pelet untuk karakterisasi sensor LPG (Liquefied Petroleum Gas) dengan metode solid state reaction. Pelet sensor LPG dibuat dengan bahan semikonduktor CuO 90% +TiO2 10%. dengan proses pencampuran bahan, kalsinasi, penggerusan, kompaksi dan sintering. Proses kalsinasi pada temperatur 500ºC selama 4 jam dan sintering pada 700ºC selama 4 jam. Sensor LPG diuji pada temperatur ruang (27 ) dengan melihat karakteristik waktu respon. Waktu respon pada sampel CuO 90% +TiO2 10% yaitu 50 s

    SIFAT OPTIK LAPISAN TIPIS TIO2 YANG DISINTESIS MENGGUNAKAN METODE SOL GEL SPIN COATING

    Get PDF
    Telah dilakukan sintesis lapisan tipis TiO2 dengan menggunakan metode Sol Gel Spin Coating dari prekursor Titanium butoxide. Larutan TiO2 dideposisikan diatas substrat kaca dengan kecepatan 2500 rpm selama 30 detik. Lapisan TiO2 yang terbentuk dipanaskan pada suhu 500 °C dengan waktu tahan selama 1 jam. Karakterisasi optik lapisan TiO2 yang dihasilkan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada rentang panjang gelombang 300- 800 nm. Hasil karakterisasi menunjukkan energi gap TiO2 yang dipanaskan pada suhu 500 ° C dengan variasi waktu aging 0, 24, 48, dan 72 jam berturut- turut adalah 3,74 eV, 3,79 eV, 3,81 eV, dan 3,78 eV. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian waktu aging berdampak terhadap besarnya energi gap TiO2 yang dihasilkan

    PERANCANGAN SISTEM PEWAKTUAN DAN PENGONTROLAN TEMPERATUR PADA APLIKASI KAMAR TEMPERATUR DENGAN SENSOR LM35DZ BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52

    Get PDF
    Telah dirancang sistem kamar temperatur dengan pengaturan temperatur dan pewaktuan mengunakan mikrokontroler AT89S52 serta sensor temperatur LM35DZ sebagai pengindra temperaturnya. Perancangan ini terdiri dari perangkat keras (keypad 4x4, LCD, ADC0804, LM35DZ, penguat tak membalik, dan relay) dan perancangan perangkat lunak sistem kamar temperatur dengan bahasa pemograman C. Data hasil penelitian dianalisa mengunakan metode grafik dan teori error. Hasil analisa data menunjukan bahwa tegangan keluaran sensor LM35DZ sebanding dengan temperatur dengan sensitivitas 0,009 V/ºC dan nilai awal 0,041 V. Penguatan rangkaian penguat tak membalik adalah sebesar 4,963 kali dengan nilai awal keluaran penguat sebesar -0,005 V. Perubahan temperatur yang indra sensor sebanding dengan data keluaran ADC0804 dengan kemiringan garis 0,402 ºC dan nilai awal temperatur sebesar -2,755 ºC. Temperatur dan lama pengaturan temperatur dapat diubah dari luar sesuai keinginan penguna

    PENENTUAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) MELALUI UJI SPEKTROSKOPI ASETON DALAM AIR LIUR.

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk menetukan hubungan antara kadar aseton dalam air liur dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus (DM). Sampel terdiri dari dua kelompok, lima orang tanpa keluhan DM dan lima orang pasien DM dari RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pengambilan air liur dan pengukuran gula darah dilakukan bersamaan pada dua waktu, dua jam setelah makan dan setelah berpuasa selama dua belas jam. Semua sampel air liur dispektroskopi dengan spektrofotometer UV-Vis menggunakan lampu xenon sebagai sumber cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi tinggi antara kadar aseton dalam air liur dengan kadar gula darah dengan koefisien korelasi sebesar 0.985

    OPTIMASI UKURAN TERAS DAN DAYA TERMAL TERHADAP TINGKAT SIRKULASI ALAMIAH BAHAN PENDINGIN Pb-Bi PADA REAKTOR CEPAT

    Get PDF
    Telah dilakukan analisis pengaruh ukuran teras geometri kubus terhadap tingkat sirkulasi alamiah bahan pendingin Pb-Bi pada reaktor cepat LMFBR dengan bahan bakar UN-PuN dan laju aliran massa pendingin total 4000 kg/s menggunakan program simulasi komputasi DTRIDI. Simulasi diawali oleh perhitungan neutronik yang memberikan hasil harga multiplikasi neutron dan fluks neutron yang dapat digunakan untuk perhitungan termal-hidrolik sehingga diketahui distribusi temperatur pada elemen bahan bakar dan pendingin. Tingkat sirkulasi alamiah dilakukan dengan pendekatan kuasistatik dari grafik yang ditunjukkan oleh perpotongan antara presure drop dan driving head sebagai fungsi dari laju alir total pendingin. Pada kondisi tersebut, adanya pengurangan daya pompa yang digunakan. Tingkat sirkulasi alamiah berdasarkan optimasi ukuran teras dan daya termal tercapai pada ukuran geometri teras yang lebih kecil dengan daya yang lebih besar. Tingkat sirkulasi alamiah pada daya 150 MWth tercapai pada ukuran geometri teras yang lebih kecil yaitu 50 cm bervolume 125 liter sebesar 12,5%. Sedangkan untuk reaktor dengan ukuran teras 80 cm tidak menunjukkan tingkat sirkulasi alamiah yang berarti reaktor dalam keadaan bahaya jika terjadi kecelakaan ULOF yaitu kecelakaan akibat hilangnya daya pompa

    PENGARUH BAHAN DIELEKTRIK DALAM UNJUK KERJA WAVEGUIDE

    Get PDF
    Makalah ini menyajikan hasil studi pengukuran nilai Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) dan power reflection factor (PRF) untuk berbagai jenis bahan dielektrik yang akan disisipkan pada saluran transmisi yang beroperasi di frekuensi 9 GH dan dibandingkan dengan saluran transmisi tanpa bahan dielektrik. Pengukuran dilakukan di laboratorium antena Politeknik Negeri Padang dengan menggunakan alat ukur penunjang komponen waveguide yang berfungsi menghasilkan nilai VSWR dan PRF sehingga didapatkan grafik gelombang berdiri dengan parameter tegangan dan jarak. Pengukuran dilakukan dengan menjadikan bahan dielektrik berbagai jenis dengan kondisi rangkaian terbuka. Pengukuran pertama dilakukan untuk bahan dielektrik jenis teflon berwarna putih diperoleh hasil VSWR sebesar 28,50 dengan PRF 86,90% sedangakan bahan dielektrik jenis plexiglass berwarna transparan nilai VSWR sebesar 12,39 PRF 72,35 % dan bahan dielektrik jenis PVC berwarna abu-abu VSWR 7,97 dengan PRF 60,39 %. Sedangkan untuk saluran transmisi tanpa bahan dielektrik ( tidak disisipi bahan dielektrik ) nilai VSWR 1,50 dengan PRF 4,01%

    207

    full texts

    245

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇