E-JOURNAL PORTAL SYSTEM KH. A. WAHAB HASBULLAH UNIVERSITY
Not a member yet
2615 research outputs found
Sort by
Analisis Kesalahan Nahwu dalam Penulisan Abstrak Skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab
Analisis kesalahan menjadi salah satu upaya memperbaiki kualitas pembelajaran bahasa Arab di berbagai jenjang pendidikan, tidak terkecuali di jenjang perguruan tinggi. Untuk itu, penelitian tentang tentang analisis kesalahan sintaksis dalam abstrak mahasiswa PBA ini perlu dilakukan, guna dapat mendeskripsikan dan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang memiliki kuantitas terbanyak, sehingga dapat meningkatkan kualitas pemahaman mahasiswa terhadap ilmu nahwu. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti yang merupakan instrument utama, menggunakan penyimakan atau observasi mendalam terhadap 25 skripsi para mahasiswa Prodi PBA UNWAHA yang diambil secara random mulai dari 2017 hingga tahun 2022. Pada tahap analisis data dari penelitian yang berjenis deskriptif kualitatif ini, peneliti menggunakan metode padan intralingual. Metode tersebut dilakukan dengan cara menghubungbandingkan unsur-unsur lingual dalam abstrak skripsi dengan kaidah-kaidah ilmu nahwu. Dari hasil penelitian, didapatkan fakta bawah kesalahan mahasiswa dalam penulisan abstrak skripsi terkategorikan dalam beberapa aspek, yaitu aspek kesalahan i'rab, ketidaksesuaian antara mudzakkar dan muannats, kesalahan susunan idhafah, ketidaksesuaian na'at terhadap man'ut, ketidaktepatan susunan idiomatis antara kata kerja dan huruf jar, dan terakhir adalah kesalahan dalam konsep adad-ma'dud. Faktor utama yang menyebabkan munculnya kesalahan tersebut adalah minimnya penguasaan mahasiswa terhadap nahwu, baik secara teoritis ataupun juga praktis
Komparasi Pendapatan Usahatani Padi Pengguna Dan Non Pengguna Pola Rotasi Tanaman Di Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang
Tanaman padi merupakan makanan pokok masyarakat di Indonesia dan menjadi komoditas pertanian yang banyak dibudidayakan di Indonesia hampir di setiap musim tanam. Ini menjadikan budidaya tanaman padi menjadi salah satu mata pencaharian para petani. Pendapatan petani diperoleh dari hasil penerimaani usahatani akan dikurangi dengan jumlah biaya total usahatani. Pendapatan usahatani dipengaruhi oleh banyak faktor beberapa diantaranya biaya usahatani, luas lahan, jumlah produksi, pola rotasi tanam dan banyak lagi. Tujuan penelitian ini untuk melihat Komparasi Pendapatan Usahatani Padi Pengguna Dan Non Pengguna Sistem Rotasi Tanaman Di Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dan banyak sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 32 responden dengan metode penyebaran kuesioner menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: faktor-faktor yang berpenganguh secara signifikan terhadap pendapatan petani di Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang yaitu variabel biaya usahatani dan system tanam. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani di Desa Tampingmojo yaitu variabel luas lahan dan produksi
Persilangan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dari Berbagai Varietas Serta Ikan Mujahir (Oreochromis mossambicus) Untuk Mendapatkan Benih Bersifat Unggul
This research aims to produce seeds from the crossbreeding of nile tilapia (Oreochromis niloticus) of the jabir, nirwana, and sultana strains, as well as Mozambique tilapia (Oreochromis mossambicus). The crosses involved using male jabir nile tilapia with female nirwana nile tilapia and male mozambique tilapia with female sultana nile tilapia. The breeding was conducted in a 1:3 ratio of male to female. The spawning process occurred over a 16-day cycle, followed by a 28-day period of larval rearing. Crossbreeding between jabir and nirwana resulted in a higher spawning rate (17%) compared to the crossbreeding of mozambique and sultana (7%). The specific growth rate of seeds from the jabir and nirwana cross (14%) was not significantly different from the mozambique and sultana cross (13%). The survival rate of seeds from the jabir and nirwana cross (80%) was higher than from the mozambique and sultana cross (70%). Crossbreeding between male jabir nile tilapia and female nirwana nile tilapia exhibited better performance compared to the crossbreeding of male mozambique tilapia and female sultana nile tilapia
TRANSFORMASI PERILAKU MENABUNG ANAK MELALUI PROGRAM TABUNGAN JUNIOR BSI MOJOKERTO GAJAH MADA
Literasi keuangan merupakan aspek kritis dalam pembentukan karakter ekonomi anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi transformasi perilaku menabung melalui Program Tabungan Junior di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Mojokerto Gajah Mada. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian menyelidiki mekanisme, faktor pendukung, dan dampak program terhadap kesadaran ekonomi anak. Subjek penelitian meliputi anak peserta program, orangtua, dan pengelola program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mampu secara signifikan mengubah perilaku menabung anak, dengan indikator peningkatan frekuensi menabung, kemampuan mengendalikan konsumsi, dan pemahaman konseptual manajemen keuangan. Transformasi tersebut didukung oleh pendekatan holistik yang mengintegrasikan edukasi, psikologi, dan peran orang tua
Pemberdayaan Calon Pelopor Desa melalui Budidaya Ikan Gabus sebagai Pengetahuan Wirausaha
ABSTRAK
Budidaya ikan gabus adalah suatu teknik memelihara ikan gabus hingga menjadi ikan peliharaan dengan pemberian pakan maggot kering. Calon pelopor desa merupakan kumpulan beberapa mahasiswa tingkat akhir dari berbagai Jurusan/Program Studi Perguruan Tinggi di Kota Palangka Raya binaan Yayasan Batang Kayu Garing (YBKG). Tujuan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan wirausaha calon pelopor desa melalui budidaya ikan gabus. Manfaatnya sebagai pengembangan teknologi tepat guna teknologi budidaya ikan gabus bagi calon pelopor desa untuk kegiatan wirausaha. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan peningkatan Iptek masyarakat melalui demplot dan pendampingan. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan calon pelopor desa dari 30 peserta ternyata 80% sudah menguasai budidaya ikan gabus, hasil kegiatan demplot budidaya ikan gabus dengan pemberian pakan maggot kering sebanyak 3% per bobot tubuh dapat meningkatkan pertumbuhan panjang mutlak calon induk sebesar 4.1 cm dan benih ikan gabus sebesar 2.7 cm, pertumbuhan berat mutlak calon induk ikan gabus sebesar 61.3 gram dan benih ikan gabus sebesar 3.9 gram, tingkat koefisien pertumbuhan calon induk ikan gabus sebesar 0.33 dan benih ikan gabus sebesar 0.34 dan tingkat kelangsungan hidup calon induk ikan gabus sebesar 94.2% dan benih ikan gabus sebesar 92.5%. Hasil analisa financial demplot budidaya calon induk dan benih ikan gabus nilai R/C >1 layak dilanjutkan
Penerapan Sistem Budidaya Tanaman Sayuran pada Lahan Pekarangan dengan Teknik Hidroponik dan Vertikultur di Desa Sumberagung Megaluh Jombang
Teknik tanam Hidroponik dan Vertikultur adalah konsep bertanam di lahan sempit. Konsep vertikultur sangat cocok dikembangkan di kompleks yang umumnya memiliki pekarangan terbatas. Dalam rangka meningkatkan kemandirian dan ketahanan pangan keluarga. maka dari itu  kegiiatan ini mengharapkan dengan inovasi sistem tanam hidroponik dan vertikultur yang saya sosialisasikan kepada masyarakat setempat dapat memotivasi untuk menanamnya dan mempraktekkannya dirumah. Hidroponik adalah budidaya pertanian tanpa menggunakan media tanah, sehingga hanya dijalankan dengan menggunakan air sebagai media pengganti tanah. Sehingga sistem bercocok tanam secara hidroponik dapat memanfaatakan lahan yang sempit. Pertanian dengan menggunakan sistem hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa lahan pekarangan rumah yang terbatas khususnya pada rumah masyarakat desa Sumberagung Megaluh Jombang dapat memanfaatkan teknik tanam hidroponik dan vertikultur sebagai solusi memiliki kebun sayur sendiri yang lebih sehat dan segar, menghemat biaya pengeluaran, mengurangi pencemaran lingkungan, serta meningkatkan perekonomian. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknik tanam hidroponik dan vertikultur sebagai tolak ukur pendekatan kepada masyarakat dari program yang telah dilakukan, hasil dari angket responden dari data yang telah dihitung menggunakan rumus perhitungan prosentase, maka hasilnya bisa disimpulkan bahwa 95% para peserta sangat antusias dengan pelatihan serta rasa ingin mencoba mengimplementasikan secara langsung
Pengelolaan Sisa Pertanian dan Peternakan sebagai Upaya Optimalisasi Produksi Padi-Jeruk di Desa Karang Indah, Kab. Barito Kuala
Panen dan pasca panen padi menghasilkan jerami dan sekam yang sangat banyak. Selain itu, penggemukan sapi maupun ayam potong yang diusahakan cenderung mencemari lingkungan. Disisi lain, aplikasi bahan kimia sintetik (pupuk dan pestisida) ke sawah masih tinggi, sehingga kapabilitas tanah terus menurun. Oleh karena itu diperlukan pendampingan untuk mengelola biomassa sisa pertanian dan peternakan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara terintegrasi sehingga diharapkan terjadi keberlanjutan usaha yang menguntungkan. Capaian kegiatan ini mampu mengelola sisa pertanian dan peternakan dengan membuatnya menjadi pembenah tanah sehingga dapat diterapkan pada budidaya padi-jeruk. Kegiatan ini dilakukan di Desa Karang Indah Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala pada Januari-September 2022. Metode yang digunakan yakni penyuluhan dengan memberikan materi, mendemostrasikan hasil telaah materi serta melakukan pelatihan untuk mengelola limbah pertanian dan peternakan yang ada di desa tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan kognitif, afektif, dan psikomotorik petani dalam mengelola biomassa sisa panen dan pascapanen padi dan ternak dalam optimalisasi potensi Desa Karang Indah untuk budidaya padi-jeruk
Pelatihan Pembuatan Hasil Olahan Jagung Menjadi Susu Jagung Untuk Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Warga
Corn (Zea Mays) is one of the world's most important food crops besides wheat and rice. Corn is a type of food that contains carbohydrates which can be used to replace rice. The partners for this activity are in Betek Village, Mojoagung District. Based on the analysis of the situation that emerged, the problems that need to be resolved regarding this activity plan are as follows: (1) There are still many people who do not understand innovations in processed corn products. (2) The need to increase the yield of various types of processed corn and the economy of the Betek Village Community. The objectives of community service activities in the community partnership program through socialization training on processed corn products into corn milk are as follows: (1) To increase innovation from processed corn products. (2) Teach the Betek Village farmer group (KETAN) how to make processed corn products into milk and improve the economy of the Betek Village Community. Based on the results of the questionnaire given: 75% of participants knew about corn milk, and 100% understood how to make corn milk
Pelatihan Pembuatan “Sego Gegog†untuk Melestarikan Kuliner Nusantara
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di MAN 3 Jombang yang terletak di Jalan Merpati Tambakberas, Tambak Rejo, Kec. Jombang. Masyarakat sasaran kegiatan pengabdian ini adalah Guru dan Siswa MAN 3 Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan, 1) pengetahuan terkait proses pembuatan kuliner nusantara Sego Gegog; 2) pelatihan penerapan teknik untukmenghasilkan produk Sego Gegog yang berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan; Observasi, digunakan untuk mengetahui permasalahan dan kondisi awal tempat pengabdian; Perencanaan, merencakanan kegiatan yang akan dilaksanakan di lokasi pengabdian Pelaksanaan,melaksanakan kegiatan pengabdian sesuai yang sudah di rencanakan antara lain; 1) penyajian informasi dengan metode ceramah berkaitan pengetahuan Kuliner Nusantara Sego Gegog; 2) Praktek pembuatan Sego Gegog, menyiapkan peralatan penunjang; 3) tanya jawab untuk menyelesaikan permasalahan terkait kegiatan pelatihan, 4 Refleksi, untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan kegiatan pelatihan. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini dapat; 1) meningkatkan pengetahuan Guru dan Siswa tentang kuliner nusantara Sego Gegog; 2) Dapat membuat Sego Gego
ANALISIS MANAJEMEN RESIKO BISNIS (STUDI PADA PRODUK USAHA UMKM DI DESA DUKUH KLOPO)
Abstract : Small, Medium establishments or typically referred to as SME are also needed to guard themselves in competition, besides SME are also required to stand a few global demanding situations, in going through international demanding situations this will be performed by way of innovating products and services, and growing human sources and generation, also are wanted in terms of growing advertising regions. for that reason, hazard control is needed to count on or lessen the likelihood of these risks via studying risk management.
Keywords: Business risk Management, SM