31735 research outputs found
Sort by
PERILAKU HAMA JAGUNG Spodoptera frugiperda (J. E Smith) PADA TIGA KETINGGIAN TEMPAT DI PROVINSI BENGKULU
Jagung (Zea mays Saccharata, Sturt) merupakan salah satu komoditas pangan yang
penting kedua setelah padi. Komoditi ini sebagai prioritas utama dalam meningkatkan
ketahanan pangan di Indonesia. Penurunan produktivitas jagung dapat dipengaruhi oleh
serangan hama. Salah satu spesies hama yang menyerang tanaman jagung adalah ulat grayak
Spodoptera frugiperda (J.E Smith). Serangan S. frugiperda memiliki potensi merusak yang
sangat tinggi karena dapat menyerang pada seluruh bagian tanaman. Tingginya tingkat
serangan S. frugiperda tentu didukung oleh jumlah populasi. Salah satu faktor yang
memengaruhi populasi S. frugiperda adalah ketinggian tempat. Siklus hidup hama ini sangat
dipengaruhi oleh suhu, curah hujan, dan kelembaban udara lingkungan di sekitar tanaman
jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku S. frugiperda pada
tanaman jagung pada tiga ketinggian tempat di Provinsi Bengkulu.
Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai Desember 2024. Pada tiga
lokasi di Bengkulu yakni di Kabupaten Rejang Lebong, Kecamatan Curup Tengah, Desa
Talang Rimbo Lama dengan ketinggian 733,5 mdpl titik kordinat 3°30'01.9"S
102°32'35.4"E; Kabupaten Kepahiang, Kecamatan Ujan Mas, Desa Suro Bali dengan
ketinggian 596,1 mdpl titik kordinat 3°32'59.1"S 102°30'45.1"E; dan Kota Bengkulu,
Kecamatan Kampung Melayu, Kelurahan Muara Dua dengan ketinggian 2,5 mdpl titik
kordinat 3°51'10.3"S 102°18'15.6"E.
Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa insidensi serangan S.
frugiperda tertinggi terdapat pada lokasi pengamatan di Desa Talang Rimbo Lama,
Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, dengan rerata intensitas serangan
tertinggi sebesar 7,96%. Hal ini dapat dipengaruhi oleh faktor suhu, kelembaban, dan curah
hujan. Kepadatan larva tertinggi terdapat pada fase vegetatif kemudian menurun pada masa
generatif.
Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkul
EDUKASI BERBASIS VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKSUAL PRANIKAH DI MAN 2 KOTA BENGKULU
Masa remaja merupakan fase yang rentan terhadap pengaruh negatif,
termasuk perilaku seksual pranikah. Di MAN 2 Kota Bengkulu, masih ditemukan
kasus putus sekolah, pernikahan dini, serta rendahnya pengetahuan seksual yang
menunjukkan kurangnya edukasi di bidang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan dan mengetahui pengaruh media edukasi video animasi terhadap
peningkatan pengetahuan remaja terkait seksual pranikah.
Penelitian ini menggunakan metode Research&Development (R&D)
dengan desain pre-eksperimental (pretest-posttest with control group) dan
dilaksanakan pada Mei–Juni 2025. Produk berupa video animasi divalidasi oleh
ahli materi dan media, lalu diuji kepada 97 siswa kelas X dan XI. Pengumpulan
data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil
menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 56 responden (57,7%) memiliki
pengetahuan rendah. Setelah intervensi, sebanyak 89 responden (91,1%) berada
pada kategori pengetahuan baik, dengan nilai signifikan p = 0,000 (p < 0,05),
yang menandakan adanya pengaruh signifikan. Media video animasi juga
dinyatakan layak oleh ahli dan responden.
Kesimpulan penelitian ini adalah video animasi efektif dalam
meningkatkan pengetahuan remaja tentang seksual pranikah dan layak digunakan
sebagai media pembelajaran. Diharapkan sekolah dapat mengintegrasikan media
edukatif seperti video animasi dalam proses pembelajaran untuk topik-topik
sensitif, termasuk pendidikan seksual pranikah. Peneliti selanjutnya diharapkan
dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan media ini terhadap
sikap atau perilaku remaja terhadap seksual pranikah.
Kata kunci: Pengetahuan, Seksual Pranikah, Video Animas
PENYEDIAAN LAYANAN KHUSUS LANSIA DI TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA (TPS) PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA BENGKULU TAHUN 2024
Penelitian ini mengkaji tentang penyediaan layanan khusus bagi pemilih lanjut usia di tempat pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di
Kota Bengkulu, dengan menggunakan Model Implementasi Terpadu Søren Winter sebagai kerangka analisis. Dengan menggunakan metode kualitatif—termasuk wawancara mendalam, observasi partisipan, dan nalisis dokumen—penelitian ini mengungkap adanya kesenjangan yang signifikan antara amanat
Keputusan KPU No. 66 Tahun 2024 dan implementasi praktisnya di lapangan. Pendekatan kebijakan pemerintah pusat yang bersifat top-down, yang dikembangkan tanpa masukan yang berarti dari KPU daerah, mengakibatkan adaptasi yang formalistis dan kurang kontekstual di tingkat lokal. Implementasi tersebut semakin dibatasi oleh pemahaman yang terbatas di antara petugas KPPS, alokasi sumber daya yang tidak memadai, dan tidak adanya unit layanan khusus
lansia di dalam KPU Kota Bengkulu. Akibatnya, kualitas layanan bervariasi secara signifikan di seluruh tempat pemungutan suara. Sebagai tanggapan, petugas KPPS menggunakan kebijaksanaan pribadi, mengadaptasi prosedur
berdasarkan nilai-nilai individu, sementara pemilih lanjut usia cenderung tetap pasif karena terbatasnya kesadaran akan hak pilih mereka. Meskipun tingkat partisipasi pemilih relatif tinggi, yakni 70–75%, kualitas partisipasi warga lansia terganggu oleh hambatan aksesibilitas yang terus-menerus. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi layanan pemungutan suara warga lansia yang efektif memerlukan perumusan kebijakan partisipatif, sumber daya yang
memadai, pelatihan yang lebih baik bagi petugas pemilu, kolaborasi lintas sektor, dan mekanisme evaluasi terstruktur untuk menegakkan hak politik warga lansia dan mendorong praktik demokrasi yang inklusif.
Kata Kunci: Pemilih Lansia, Aksesibilitas Pemilu, Implementasi Kebijakan,
Pemilihan Daerah, Demokrasi Inklusi
HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN STRES AKADEMIK SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-esteem dan dukungan
sosial teman sebaya dengan stres akademik. Teknik sampling yang digunakan pada
penelitian ini adalah simple random sampling. Populasi penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas XI SMKN 3 Kota Bengkulu dengan jumlah sampel sebanyak
222 siswa yang diambil secara acak. Data diperolah melalui penyebaran kuesioner
dan dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana dan regresi berganda dengan
bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan variabel self-
esteem memiliki pengaruh negatif terhadap stres akademik yaitu sebesar-0,427,
sedangkan variabel dukungan sosial teman sebaya berpengaruh negatif terhadap
stres akademik dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,583. Sementara variabel
self-esteem dan dukungan sosial teman sebaya secara bersama-sama berpengaruh
terhadap stres akademik dengan memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,343.
Sehingga dapat disimpulkan bawah self-esteem dan dukungan sosial teman sebaya
memiliki hubungan yang negatif terhadap stres akademik.
Kata kunci : self-esteem, dukungan sosial teman sebaya, stres akademi
PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN GARAM DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KERIPIK BATANG PISANG KEPOK
Keripik batang pisang kepok adalah produk olahan makanan yang dibuat dari
bagian batang semu pohon pisang. Bagian batang pisang yang digunakan adalah lapisan
dalam dari kulit luar. Proses pembuatan keripik ini melibatkan pemotongan batang pisang
menjadi irisan tipis, perendaman dalam larutan garam untuk menghilangkan getah dan
mencegah pencoklatan, serta penggorengan hingga mencapai tekstur renyah. Keripik ini
tidak hanya menawarkan cita rasa yang unik dan menarik, tetapi juga mengandung nutrisi
yang bermanfaat, seperti serat dan mineral. Dengan demikian, keripik batang pisang kepok
menjadi alternatif camilan sehat tinggi serat yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi.
Bahan utama dalam penelitian adalah batang pisang kepok, karena batang pisang
kepok mengandung serat kasar yang tinggi dan masih jarang dimanfaatkan. Pengolahan
batang pisang menghadapi kendala seperti keluarnya getah yang banyak dan munculnya
reaksi pencoklatan enzimatis. Larutan garam beryodium telah digunakan sebagai perlakuan
perendaman karena mampu mengurangi getah, menghambat pencoklatan, serta
meningkatkan rasa dan tekstur produk akhir.
Penelitian ini telah dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dua faktor, yaitu konsentrasi garam (1%, 1,5%, 2%) dan lama waktu perendaman
(10, 15, 20 menit). Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak
3 kali, sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap parameter
fisik (kadar air, warna, dan tekstur), kimia (kadar garam dan kadar serat kasar), serta
organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, dan overall). Hasil analisis ANOVA
menunjukkan bahwa kadar air keripik dipengaruhi secara nyata oleh konsentrasi garam,
tetapi tidak dengan lama perendaman maupun interaksi keduanya. Warna keripik yang
diukur dengan parameter L* (kecerahan), Chroma (kepekatan), dan Hue angle (jenis
warna) dipengaruhi secara nyata oleh konsentrasi garam dan lama waktu perendaman,
namun interaksinya tidak berpengaruh. Tekstur keripik yang diukur menggunakan alat
Texture Analyzer menunjukkan pengaruh nyata dari semua perlakuan, baik konsentrasi,
lama perendaman, maupun interaksinya. Kadar serat kasar tidak dipengaruhi oleh
perlakuan karena serat bersifat tidak larut dan tidak mudah berubah akibat perendaman.
Sebaliknya, kadar garam menunjukkan pengaruh nyata dari ketiga perlakuan, yang berarti
semakin tinggi konsentrasi dan durasi perendaman, semakin tinggi kadar garam dalam
keripik. Analisis organoleptik, hanya rasa dan tekstur yang dipengaruhi secara signifikan,
sedangkan warna, aroma, dan overall tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan.
Keripik batang pisang kepok dapat dijadikan sebagai makanan karena memiliki
berbagai keunggulan. Hasil akhir menunjukkan bahwa keripik memiliki tekstur yang
renyah, warna yang cerah, serta rasa yang enak dengan tingkat kesukaan yang baik dari
panelis. Selain itu, kandungan serat yang tinggi menjadikan keripik ini sebagai camilan
sehat yang dapat mendukung kebutuhan serat harian. Proses perendaman dengan larutan
garam juga berperan dalam menurunkan kadar air, sehingga produk menjadi lebih awet
dan renyah. Kandungan garam yang masuk ke dalam jaringan batang pisang juga
memberikan rasa asin yang seimbang, tanpa melebihi batas konsumsi natrium yang
dianjurkan WHO. Dengan demikian, keripik batang pisang kepok tidak hanya layak
dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk
komersial berbasis bahan lokal yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.
(Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian,
Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN KETIDAKNYAMANAN PADA NY. R G2P1A0 DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN YETTI PURNAMA KOTA BENGKULU
Ketidaknyamanan pada masa kehamilan merupakan hal yang fisiologis
dirasakan ibu. Ketidaknyamanan yang paling sering terjadi pada ibu hamil
trimester III yaitu nyeri punggung dan sering BAK. Ketidaknyamanan masa
persalinan yaitu nyeri pada saat proses persalinan. Ketidaknyamanan masa nifas
yang paling banyak terjadi yaitu nyeri kontraksi dan nyeri perineum. Studi kasus
ini bertujuan untuk melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R
G2P1A0 dengan edukasi dan pendampingan ketidaknyamanan di TPMB Yetti
Purnama Kota Bengkulu.
Penulisan studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik
yang meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan
kepustakaan. Asuhan secara komprehensif pada Ny. R G2P1A0 yang diberikan
saat hamil yaitu senam hamil dan massage eflluarge untuk mengurangi nyeri
punggung bawah, setelah diberikan intensitas nyeri dari NRS skala nyeri 5
menjadi 1 dan untuk mengatasi sering BAK diberikan edukasi dan konseling
mengenai mengurangi minum pada malam hari, menghindari minuman yang
berakohol, bersoda, tinggi gula dan minuman berkafien seperti kopi atau teh.
Asuhan persalinan yang diberikan untuk mengurangi nyeri saat proses persalinan
yaitu dengan teknik massage endorphine, pendamping persalinan dan mobilisasi.
Masa nifas untuk mengurangi nyeri kontraksi dengan teknik massage efflurage
dan senam nifas, evaluasi tingkat nyeri abdomen dari skala nyeri 4 turun ke 1, dan
mengurangi nyeri perineum dengan teknik kompres dingin, evaluasi tingkat nyeri
perineum dari skala 4 turun menjadi 1.
Simpulan dari asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang
diberikan sesuai dengan kebutuhan subjek yang didukung teori dan evidence
based dalam kebidanan. Asuhan berjalan selama 6 minggu berjalan lancar dan
normal.
Kata kunci: Edukasi, Ketidaknyamanan, Pendampin
PENGARUH INTERVAL TRAINING TERHADAP VO2MAX PADA ATLET PENCAK SILAT BINAAN AL-AZHAR SENI BELA DIRI CABANG BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Interval Traning terhadap
Kemampuan VO2Max Pada Atlet Pencak Silat Binaan Al-Azhar Seni Bela Diri
Cabang Bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan pre eksperimental dan desain
penelitian yang digunakan adalah one group pretest- posttest design, populasi
dalam penelitian ini adalah Atlet Pencak Silat Binaan Al-Azhar Seni Bela Diri
Cabang Bengkulu dengan sampel 26 atlet pra-remaja. Teknik pengumpulan data
menggunakan tes Mutisatge Fitnes Test, analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 1. Uji normalitas 2. Uji homogenitas 3. Uji t. Hasil
perhitungan menyatakan bahwa nilai �ℎ����� = 3,61 > ������ = 1,708 dengan taraf α
= 0,05 maka Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan sebesar 22,58
% setelah program diberikan terhadap atlet serta terjadi peningkatan terhadap
kemampuan VO2Max, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh
Interval Training terhadap kemampuan VO2Max pada atlet Pencak Silat binaan
Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) Cabang Bengkulu
Kata Kunci : Atlet, Interval, Latihan, VO2Max
PENGARUH LATIHAN DRILL PASSING MELALUI CIRCUIT TRAINING TERHADAP AKURASI PASSING PEMAIN FUTSAL U-13 KLUB SGF DI KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drill passing melalui
circuit training terhadap akurasi passing pemain futsal U-13 Klub Sgf Di Kota
Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan desain One group
pretest-postest design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 20 orang. Penelitian
ini menggunakan teknik total sampling yang sampelnya berjumlah 20 pemain.
Instrumen yang digunakan adalah tes dan pengukuran menggunakan test
kemampuan passing. Berdasarkan hasil uji hipotesis nilai thitung sebesar 19,54 dan
ttabel 1,729 sehingga hal tersebut menunjukan Ha diterima yang berarti bahwa ada
pengaruh latihan drill passing melalui circuit training terhadap akurasi passing
pemain futsal U-13 Klub Sgf Di Kota Bengkulu. Dan dari hasil penelitian
menunjukkan bahwa peningkatan setelah diberikannya treatment dari latihan drill
passing melalui circuit training terhadap akurasi passing yaitu sebesar 47,19 %.
Kata kunci: Akurasi Passing, Futsal, Latihan Drill Passin
PERAN ORANG TUA DALAM MEMPERSIAPKAN LITERASI PRA- MEMBACA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN KEDURANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam
mempersiapkan lieterasi pra membaca anak usia dini di Kecamatan Kedurang
Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kualitatif dengan subjek penelitian orang tua anak usia dini sebanyak 3
orang. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan
dengan cara reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dan teknik
validasi data menggunakan teknik triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan
orang tua berperan sebagai movitator dalam meningkatkan literasi membaca anak
usia dini di Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan dapat dilakukan
dengan cara memberikan anak pujian dengan kata-kata yang menyenangkan,
memberikan anak hadiah seperti dibelikan jajanan, dibelikan mainan atau diajak
ketempat bermain. Selaku Fasilitator orang tua mempersiapkan fasilitas untuk anak
belajar seperti peralatan tulis crayon, pensil, penghapus, buku media pembelajaran,
foster bergambar. Dalam meningkatkan literasi membaca anak orang tua juga
berperan sebagai mediator, orang tua bertindak selaku penghubung bagi anak dalam
membaca dengan cara membacakan buku cerita, tanya jawab dengan anak, belajar
menghubungkan huruf dengan kegiatan sehari-hari. Untuk menilai keberhasilan
anak orang tua berperan sebagai evaluator dengan cara melakukan evaluasi
terhadap hasil belajar anak dan melakukan pengulangan pembelajaran di rumah, hal
lain juga dilakukan dengan melihat perkembangan membaca anak dan memberikan
pelajaran secara berualang. Pengawasan orang tua terhadap anak sangat berberan
penting dalam meningkatkan literasi membaca anak, maka orang tua akan berperan
sebagai supervisor dengan cara mengawasi prilaku anak dalam belajar seperti
memberikan batasan waktu untuk setiap kegiatan anak.
Kata Kunci: Literasi, Membaca, Anak Usia Din
PERAN SUMBER DAYA DAN STRATEGI MODEL BISNIS PADA KINERJA KEUANGAN USAHA MENENGAH DI INDONESIA: PENGUJIAN INOVASI MODEL BISNIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber daya model
bisnis dan strategi model bisnis terhadap kinerja keuangan Usaha Menengah.
Penelitian ini juga mengetahui peran mediasi iovasi model bisnis pada pengaruh
sumber daya model bisnis dan strategi model bisnis terhadap kinerja keuangan
Usaha Menengah. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif.
Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner
kepada responden secara online. Responden penelitian adalah Usaha Menengah
di Indonesia. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis
partial least square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi model
bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi model bisnis UM di
Indonesia; (2) Sumber daya model bisnis berpengaruh positif dan signifikan
terhadap inovasi model bisnis UM di Indonesia; (3) Inovasi model bisnis
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UM di Indonesia;
(4) Strategi model bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
keuangan UM di Indonesia; (5) Sumber daya model bisnis berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja keuangan UM di Indonesia; (6) Inovasi model
bisnis memediasi pengaruh strategi model bisnis terhadap kinerja keuangan UM
di Indonesia; dan (7) Inovasi model bisnis memediasi pengaruh sumber daya
model bisnis terhadap kinerja keuangan UM di Indonesia.
Kata Kunci: Strategi Model Bisnis; Sumber Daya Model Bisnis; Inovasi
Model Bisnis; Kinerja Keuangan Usaha Menengah