RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Not a member yet
    175 research outputs found

    ANALISIS PENGGUNAAN ALGORITMA KLASIFIKASI DALAM PREDIKSI KELULUSAN MENGGUNAKAN ORANGE DATA MINING

    Full text link
    Timely graduation in Higher Education is the expectation of students. One of the requirements to graduate in their studies, students must take the final stage, namely completing the final project or thesis. But the time of graduation is not always able to predict when college students will graduate. Many factors cause student graduation such as GPA, credits, employment status and so on. Seeing this, it is important to have a method that can predict student graduation, but some universities do not have their own method to be able to estimate student graduation whether the student can graduate on time or not. To overcome this, a model is needed to be able to predict student graduation. In this study, an analysis of 3 methods was carried out, namely Naive Bayes, K-NN and Neural Network. The purpose of this study is to find out which method is more appropriate to use in predicting graduation. In this study, a comparison was also made between the three methods, and the best method was obtained, namely the K-NN method with an accuracy value of 89%.Kelulusan secara tepat waktu dalam Perguruan Tinggi merupakan harapan dari mahasiswa. Salah satu syarat untuk lulus dalam studi nya, mahasiswa harus menempuh tahapan akhir yaitu menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Tetapi waktu kelulusan tidak selalu dapat memprediksi kapan mahasiswa akan lulus. Banyak faktor yang menyebabkan kelulusan mahasiswa seperti IPK, SKS, status pekerjaan dan lain sebagainya. Melihat hal tersebut penting adanya sebuah metode yang dapat memprediksi kelulusan mahasiswa, akan tetapi pada beberapa Perguruan Tinggi belum memiliki metode tersendiri untuk dapat memperkirakan kelulusan mahasiswanya apakah mahasiswa tersebut dapat lulus tepat waktu atau tidak. Untuk mengatasi hal tersebut, maka diperlukan sebuah model untuk dapat memprediksi kelulusan mahasiswa. Pada penelitian kali ini dilakukan analisis terhadap 3 metode yaitu Naive Bayes, K-NN dan Neural Network. Tujuan daripada penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode mana yang lebih tepat digunakan dalam memprediksi kelulusan. Pada penelitian ini juga dilakukan perbandingan antara ketiga metode tersebut, dan didapatkan metode terbaik yaitu metode K-NN dengan nilai akurasi 89%

    PEREKAMAN KEHADIRAN KARYAWAN DENGAN AKSES GEOLOKASI: INOVASI SISTEM ABSENSI BERBASIS WEB

    Full text link
    Absensi pegawai merupakan salah satu faktor terpenting bagi suatu instansi. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan pada sistem absensi pegawai, salah satunya adalah dengan menafaatkan teknologi geolokasi. Beberapa penelitian menyelidiki kontroversi seputar kecurangan serta privasi karyawan yang mungkin terancam dalam pemanfaatan akses geolokasi dalam perekaman kehadiran. Maka dari itu, sistem yang dibangun dalam penelitian ini akan lebih memanfaatkan akses geolokasi yang mana data lokasi saat melakukan absen tidak akan tersimpan di sistem sehingga privasi karyawan tetap terjaga. Selain itu, sistem ini akan dibangun untuk menghindari kecurangan pegawai dalam manipulasi lokasi. Dalam perancangannya, sistem dibangun menggunakan framework NEXT.JS serta MySql sebagai database-nya. Selain itu, sampel penelitian diambil dari 2 perusahaan yang dapat digunakan sebagai sumber data menggunakan metode sampling accidental. Hasil dari penelitian ini berupa sebuah sistem informasi absensi dengan akses geolokasi berbasis web yang dapat mendukung proses monitoring kehadiran di sebuah isntansi. Adapun model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model RAD, dilanjutkan dengan menggunakan UML untuk mendokumentasikan sistem. Berdasarkan hasil akhir yang didapatkan, ditariklah sebuah kesimpulan bahwa sistem absensi ini dapat berjalan dengan baik sebagaimana pengujian yang telah dilakukan.Employee attendance is one of the most crucial factors for an institution. There are various ways to address issues within an employee attendance system, and one of them is leveraging geolocation technology. Several studies investigate the controversies surrounding potential fraud and employee privacy threats when using geolocation access for attendance recording. Therefore, the system built in this research will prioritize utilizing geolocation access where location data during check-ins won’t be stored in the system, ensuring employee privacy remains intact. Moreover, this system will be designed to prevent employee fraud in manipulating locations. In its design, the system is constructed using the NEXT.JS framework and MySql as its database. Additionally, the research sample is drawn from two companies using an accidental sampling method as a data source. The result of this research is an attendance information system with web-based geolocation access that supports the attendance monitoring process within an institution. The development model used in this research is the RAD model, followed by using UML to document the system. Based on the final results obtained, a conclusion is drawn that this attendance system operates effectively, as evidenced by the conducted tests. &nbsp

    PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PASIEN BERBASIS MOBILE PADA RSUD SUNAN KALIJAGA DEMAK DENGAN METODE WATERFALL

    Full text link
    Manajemen data dan pencatatan rekam medis masih diinformasikan kepada pasien dengan hard file atau manual sehingga pasien masih harus menyiapkan lagi data yang digunakan untuk berobat kembali pada RSUD Sunan Kalijaga Demak. Tanpa adanya sistem informasi pasien berbasis mobile, masyarakat masih kesulitan untuk mengakses informasi, dikarenakan sistem yang kurang responsif. Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasi pasien berbasis mobile untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan kesehatan yang dapat menginformasikan riwayat pasien dan kunjungan berobat berikutnya untuk pasien rawat jalan. Penelitian ini bertujuan guna menciptakan sebuah aplikasi online untuk proses pendaftaran pasien rawat jalan dan inap di RSUD ini, yang dapat diakses melalui perangkat mobile, serta untuk memahami sistem kunjungan pasien yang ada pada rumah sakit tersebut. Metode Waterfall digunakan untuk pengembangan aplikasi pada sistem informasi pasien RSUD Sunan Kalijaga Demak. Observasi dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan data. Pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan black box dan Acceptance Testing dengan melibatkan responden calon user, guna memastikan bahwa aplikasi yang dapat berfungsi dengan baik. Hasil akhir yang diperoleh dari penelitian ini yaitu sistem informasi pasien berbasis mobile dapat memanajemen data pasien dan rekam medisnya sehingga dapat menginformasikan pasien mengenai riwayat berobat dan jadwal berobat selanjutnya untuk pasien rawat jalan di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Selain itu tingkat penerimaan pengguna mencapai rata-rata 84% dari hasil pengembangan sistem informasi pasien ini.through hard copies or manual records, requiring patients to prepare their data again for future medical visits. The absence of a mobile-based patient information system hinders public access to information due to its limited responsiveness. Therefore, a mobile-based patient information system is essential to optimize the quality of healthcare services by providing patients with their medical history and upcoming appointments for outpatient care. This research aims to create an online application for the registration process of outpatient and inpatient patients at RSUD, accessible through mobile devices, and to comprehend the existing patient visitation system at the hospital. The Waterfall methodology is employed for the development of the application in the patient information system of RSUD Sunan Kalijaga Demak. Observations and interviews serve as data collection methods. System testing is conducted using black box and Acceptance Testing involving potential user respondents to ensure the application functions effectively. The final outcome of this study is a mobile-based patient information system capable of managing patient data and medical records, thereby informing patients about their treatment history and upcoming appointments for outpatient care at RSUD Sunan Kalijaga Demak. Moreover, the user acceptance rate reaches an average of 84% based on the development of this patient information system

    PENERAPAN PRINSIP MODEL VIEW CONTROLLER PADA SISTEM INFORMASI DOSEN BERBASIS WEBSITE

    Full text link
    Kemajuan teknologi saat ini telah membawa dampak signifikan, terutama dalam konteks lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Dosen berbasis website di Politeknik Piksi Ganesha. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data dosen, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Saat ini, pengelolaan data masih mengandalkan aplikasi Microsoft Excel, yang rentan terhadap kehilangan dan kerusakan data.Dalam pengembangan sistem ini, menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dan Model-View-Controller (MVC) sebagai arsitektur utama. Model bertugas menyediakan dan memanipulasi data dari database, View menampilkan informasi kepada pengguna, dan Controller mengatur tugas yang dilakukan oleh Model dan View. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat memberikan solusi terpusat untuk pengelolaan data dosen, mengurangi risiko kehilangan data, dan memudahkan pengontrolan informasi. Hasil penelitian ini mencakup pengembangan aplikasi yang dapat meningkatkan efisiensi manajemen data dosen di Politeknik Piksi Ganesha. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti potensi positif sistem informasi yang dapat memberikan kontribusi berarti terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. Diharapkan penerapan Sistem Informasi Dosen ini dapat mendukung perbaikan proses pengelolaan informasi dosen di lembaga ini.institutions. This research aims to develop a web-based Faculty Information System at Politeknik Piksi Ganesha. This system is designed to enhance efficiency and effectiveness in managing faculty data, research, and community service. Currently, data management relies on Microsoft Excel, which is susceptible to data loss and damage. In developing this system, the Software Development Life Cycle (SDLC) method and the Model-View-Controller (MVC) as the primary architecture are employed. The Model is responsible for providing and manipulating data from the database, the View displays information to the user, and the Controller manages tasks performed by the Model and View. With the existence of this system, it is expected to provide a centralized solution for faculty data management, reduce the risk of data loss, and facilitate information control. The results of this research include the development of an application that can improve the efficiency of faculty data management at Politeknik Piksi Ganesha. The conclusion of this research highlights the positive potential of the information system that can significantly contribute to enhancing the quality of educational services. The implementation of this Faculty Information System is expected to support the improvement of the faculty information management process in this institution

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APLLICATION DEVELOPMENT (RAD)

    Full text link
    One of the Raudhatul Athfals chosen by parents to enroll their children in schools within the context of playgroups overseen by the Sikka District's ministry of religion is RA Plus Rabbani. However, this school hasn't made use of the information system as a tool for system management, particularly when it comes to new student registration. A yearly administrative procedure is the registration of new students, and if the implementation is still done the old-fashioned way, it will affect how inefficient the process is. As a result, coordinating the registration of new students requires the use of a computerized system. The plan will be to use the Rapid Application Development (RAD) method to create a web-based information system. Flowcharts and Data Flow Diagrams (DFD) are supporting tools used in system design, together with Entity Relationship Diagrams (RAD) for database design analysis and Figma for system interface design study. The results of the research show that RAD can support system development in a shorter time compared to other methods such as waterfall, SDLC, and prototype. Based on the discussion, it is concluded that the design of the system created can make it easier for users to use the system, because the design made is more attractive and easy to understand for various groups.RA Plus Rabbani merupakan salah satu Raudhatul Athfal yang menjadi sasaran pilihan orang tua dalam mendaftarkan anaknya ke Sekolah dalam lingkup kelompok bermain di bawah naungan kementrian agama Kabupaten Sikka. Sekolah ini belum memanfaatkan sistem informasi sebagai penunjang manajamen sistem terutama dalam hal pendaftaran. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan proses manajemen tahunan yang jika dilakukan secara konvensional akan mengarah pada proses yang tidak efektif, maka diperlukan sistem terkomputerisasi untuk mengelola PPDB. Strategi yang akan dilakukan adalah dengan menerapkan metode Rapid Application Development (RAD) dalam pengembangan sistem. Tools pendukung yang digunakan dalam perancangan sistem adalah Flowchart dan Data Flow Diagram (DFD) sebagai analisa alur sistem, Entity Relationship Diagram (ERD) sebagai analisa desain database, dan Figma sebagai analisa desain antarmuka sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RAD dapat mendukung pengembangan sistem secara lebih singkat dibandingkan dengan metode lainnya seperti waterfall, SDLC, dan prototype.  Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa desain sistem yang dibuat dapat mempermudah pengguna dalam menggunakan sistem tersebut, karena rancangan yang dibuat lebih menarik dan mudah dimengerti berbagai kalangan

    OPTIMALISASI KINERJA MIKROKOMPUTER RASPBERRY Pi PADA SMART GREENHOUSE BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) DENGAN ALGORITMA FORECASTING MOVING AVERAGE

    Full text link
    Smart Greenhouse merupakan sebuah terminologi konsep pertanian di era revolusi 4.0 yang sedang marak saat ini untuk membangun rumah kaca system cerdas. Kecerdasan yang dapat diimplementasikan adalah pemantauan dan pengendalian secara mudah dengan Mikrokomputernya yaitu Raspberry Pi sebagai running program dan parameternya adalah Suhu Udara, Kelembaban Udara, Sinar UV dan Kelembaban Tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi parameter-parameter tersebut pada smart greenhouse dengan menggunakan metode forecasting moving average sehingga dalam penerapannya melalui pengamatan dan pengendalian ketiga sensor tersebut pada Smart Greenhouse agar dapat digunakan seefektif mungkin. Ketiga parameter tersebut yang dipelajari selama 3 bulan, diambil melalui alat dengan jangkauan waktu dari 08:00-16:00 WITA. Total dataset adalah 500 deret dengan 4 variabel. Peramalan ini menggunakan metode  moving average. Evaluasi yang digunakan adalah MSE dan RMSE dengan hasil sensor suhu dan kelembaban udara (DHT22) sebesar 0,466, sensor uv (GUVA-S112SD) sebesar 56,198, dan sensor kelembaban tanah (Capital Soil Moisture) sebesar 65025,0.Smart Greenhouse, a concept terminology in the 4.0 revolution era that is currently rife at this time to build smart greenhouses. Intelligence that can be implemented is easy monitoring and control with the Microcomputer, namely the Raspberry Pi as a running program and the parameters are Air Temperature, Air Humidity, UV Light and Soil Moisture. Where the application is the observation and control of the three sensors in the Smart Greenhouse so that they can be used as effectively as possible. These three parameters were studied for 1 week, taken through a tool at 08:00-16:00 WITA. The total dataset is 500 series with 4 variables. This forecast uses the moving average method. The evaluation used was MSE and RMSE with the results of the temperature and humidity sensor (DHT22) of 0.466, the uv sensor (GUVA-S112SD) of 56.198, and the soil moisture sensor (Capital Soil Moisture) of 65025.0

    APLIKASI E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN USER EXPERIENCE PADA PT. JAYA UTAMA BEARING

    Full text link
    One of the keys to success in building e-commerce that can provide convenience and comfort for its users is knowing the users' needs. This study aims to create a website-based online store application that can improve user experience, especially for Jaya Utama Bearing companies engaged in selling industrial goods and auto spare parts so that they have detailed with clear product information, consumers can easily make transactions online, have an attractive visual design, and makes it easier for companies to manage and store sales reports. Based on the results of interviews with 30 customers using the User Experience Questionnaire, it was found that on the previous website, for the factors of attractiveness, clarity, efficiency, accuracy, stimulation and novelty, the results were below average and even bad, causing a decrease in income due to lost consumer loyalty. The results of this study are a catalog feature that can be filtered by category to display detailed product information, product purchase features, chat features to accommodate customer questions before buying, review or feedback features after a purchase transaction, and a sales report recording feature. The researcher also compared websites before and after using UEQ with the same 30 respondents, where it was seen that the scores for the six factors had increased from below average to above average and bad to good.Salah satu kunci sukses dalam membangun e-commerce yang dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya adalah dengan mengetahui kebutuhan pengguna itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi toko online berbasis website yang dapat meningkatkan user experience, khususnya pada perusahaan Jaya Utama Bearing yang bergerak di bidang penjualan barang industri dan sparepart automative agar memiliki infomasi produk yang detail dan jelas, konsumen mudah melakukan transaksi secara online, memiliki desain visual yang menarik, dan mempermudah perusahaan dalam mengelola dan menyimpan laporan penjualan. Berdasarkan hasil wawancara kepada 30 customer dengan menggunakan User Experience Questionnaire ditemukan bahwa pada website sebelumnya untuk faktor daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi dan kebaruan memiliki hasil below average bahkan bad sehingga menyebabkan penurunan pendapatan akibat loyalitas konsumen menghilang. Dalam merancang bangun e-commerce ini menggunakan metode System Development Life Cycle dengan model Waterfall yang terdiri atas lima tahap yakni communication, planning, modelling, construction, dan deployment. Hasil dari penelitian ini adalah adanya fitur katalog yang dapat difilter berdasarkan kategori sehingga dapat menampilkan informasi produk secara detail, fitur pembelian produk, fitur chat untuk mengakomodasi pertanyaan pelanggan sebelum membeli, fitur review atau feedback setelah transaksi pembelian, dan fitur pencatatan laporan penjualan. Peneliti juga melakukan perbandingan website sebelum dan sesudah menggunakan UEQ dengan 30 responden yang sama, dimana terlihat bahwa nilai untuk ke enam faktor mengalami peningkatkan yang sebelumnya below average menjadi above average dan bad menjadi good

    PERANCANGAN ANIMASI 2D MENGENAI MENSTRUASI UNTUK REMAJA PUTRI DENGAN METODE MDLC

    Full text link
    Puberty in teenage girls is usually marked by menarche or first menstruation. Menstruation is a process of shedding of the lining of the uterine wall. There are several factors that cause abnormal menstrual cycles such as stress, nutritional problems, hormonal disorders and also chronic diseases. Personal hygiene during menstruation is also important for women. If a woman's personal hygiene is not maintained properly, it is likely that infections will occur in the reproductive organs. Most young women feel embarrassed to consult a doctor if they experience complaints regarding the health of their reproductive organs and reproductive organ problems. By designing a 2D animated video about menstruation, the aim is to provide information and insight to young women. The method that will be used for data collection is by interviewing experts in the field and the method used in designing 2D animated videos is the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method which includes several stages, namely concept, design, data collection, creation, testing, and distribution. Then the final results of the animated video will be tested with experts in the field of female reproductive organs. In designing 2D animation, you will use the applications Adobe Illustrator, Adobe Audition, Adobe Animate, and Adobe After Effects. The result of this research is a 2D animated video entitled "What is Menstruation?" as a medium of information and insight.Pubertas terhadap remaja putri pada usia remaja biasanya ditandai dengan menarche atau menstruasi pertama. Menstruasi adalah sebuah proses luruhnya lapisan pada dinding rahim. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya siklus menstruasi yang tidak normal seperti stress, masalah gizi, gangguan hormonal dan juga penyakit kronis. Personal hygiene pada saat menstruasi juga merupakan suatu hal yang penting untuk wanita, jika personal hygiene seorang wanita tidak terjaga dengan baik kemungkinan besar akan terjadi infeksi pada organ reproduksi. Sebagian besar remaja putri merasa malu untuk melakukan konsultasi kepada dokter jika mengalami keluhan mengenai kesehatan organ reproduksi dan masalah organ reproduksi. Dengan melakukan perancangan video animasi 2D mengenai menstruasi ini bertujuan untuk memberikan informasi dan wawasan kepada remaja putri. Metode yang akan digunakan untuk pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara kepada ahli bidangnya dan metode yang digunakan dalam perancangan video animasi 2D yaitu dengan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) yang mencakup beberapa tahapan yaitu konsep, perancangan, pengumpulan data, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Kemudian akan dilakukan pengujian hasil akhir video animasi dengan ahli dalam bidang organ reproduksi wanita. Pada perancangan animasi 2D akan menggunakan aplikasi Adobe Illustrator, Adobe Audition, Adobe Animate, dan Adobe After Effects. Hasil dari penelitian ini yaitu video animasi 2D yang berjudul “Apa Itu Menstruasi?” sebagai media informasi dan wawasan untuk remaja putri

    PERANCANGAN SPK TENTANG KETERAMPILAN MAHASISWA DENGAN METODE SAW

    Full text link
    Di Perguruan tinggi, tersebar ratusan mahasiswa, termasuk di dalam kelas. Zaman Sekarang ini, mahasiswa dibekali dengan bantuan teknologi dan mengerjakan cara instan sehingga tidak mempertimbangkan aspek kemampuan dasar sehingga mereka melakukan tindakan yang tidak boleh dilakukan, seperti mencari Jawaban dengan teman lain. Sehingga mereka tidak membuat jawaban atas keyakinan diri dan kemampuan menyelesaikan permasalahan sendiri. Setiap mahasiswa masing-masing mempunyai kualitas diri berdasarkan kepercayaan diri akan kemampuan dan Keterampilan yang dimiliki. Maka untuk menilai dan menentukan beberapa mahasiswa yang memiliki keyakinan diri akan kemampuannya diperlukan Penelitian untuk menghasilkan alternatif pada mahasiswa yang memiliki nilai tertinggi dan memilih teratas dari penilaian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk Merancang sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan menggunakan data berupa Mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan metode perhitungan SAW.Hasil Penelitan membuat Dosen dapat terbantu menetapkan Mahasiswa yang dipilih adalah Mahasiswa yang terbaik dalam kemampuannya dan memiliki keterampilan terhadap keyakinannya.In college, there are hundreds of students, including in the classroom. Nowadays, students are equipped with technological assistance and work in instant ways so they don't consider aspects of basic abilities so they take actions that shouldn't be done, such as looking for answers with other friends. So they don't make answers based on their self-confidence and ability to solve their problems. Each student has their quality based on confidence in their abilities and skills. So to assess and determine some students who have confidence in the abilities needed research to produce alternatives to students who have the highest scores and choose the top of the assessment. This study aims to design a Decision Support System (DSS) using data in the form of students who are selected using the SAW calculation method. The results of the research help lecturers determine which students are the best in their abilities and have the skills for their beliefs

    KAJIAN KOTA LAYAK HUNI DI KOTA PEKANBARU

    Full text link
    A livable city is a development idea that focuses on the escalation of quality of life and conflict management by integrating the value of amenities and economic viability in urban design. A study conducted by the Indonesia Association of Planners said Pekanbaru City was one the unlivable city in Indonesia in 2017, or it only achieved 57,8% and was in sixth place. This research aims to analyze the components of a livable city and provide a strategy to develop a livable city in Pekanbaru. There are 29 criteria will be examined, and in-depth interviews with experts who completely know about the livable city concepts. The analytical hierarchy process is applied to analyze the livable city components and provide the optimum strategy to enhance the livable city level. The result showed that the livable city index had improved by 60% since 2017 or increased by 2,2% over the past three years. However, the important indicators that need to be raised were cleanliness (40%), economic (46%), pedestrians (44%), and accessibility (46%). Meanwhile, urban revitalization, maintenance of public facilities, open space, security and social, economic facilities, and sanitation management have become a major focus to make Pekanbaru a livable city.Kota layak huni merupakan sebuah gagasan pembangunan yang berfokus kepada peningkatan kualitas hidup manusia dan manajemen konflik dengan mengintegrasikan nilai kenyamanan dan ekonomi melalui rancang kota. Studi pencapaian kota layak huni oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia mengatakan bahwa Kota Pekanbaru termasuk kedalam kota tidak layak huni peringkat ke 6, dengan nilai 57,8% di tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen dasar dan menyusun strategi pengembangan kota layak huni di Kota Pekanbaru saat ini. Terdapat 29 kriteria yang akan diuji dan teknik wawancara mendalam terhadap para ahli yang paham terkait kota layak huni. Analisis Hirarki Proses (AHP) merupakan metoda yang digunakan untuk menganalisis komponen pembentuk kota layak huni dan strategi prioritas dalam meningkatkan predikat kota agar menjadi kota layak huni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kota layak huni di Kota Pekanbaru yaitu 60%, atau terjadi peningkatan sebesar 2,2% selama tiga tahun terakhir. Adapun kriteria yang perlu ditingkatkan yaitu kebersihan (40%), perekonomian (46%), fasilitas pejalan kaki (44%), dan aksesibilitas (46%). Sementara itu, peremajaan kota dan pembangunan fasilitas ruang publik, ruang interaksi sosial, keamanan, dan dukungan fungsi sosial dan ekonomi serta sanitasi lingkungan merupakan fokus strategi yang harus dilakukan untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota layak huni

    170

    full texts

    175

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇