Academica
Not a member yet
101 research outputs found
Sort by
INTERNET FILTERING: SOLUTION FOR COUNTERING NEGATIVE CONTENT ON THE INTERNET?
Pesatnya perkembangan teknologi utamanya teknologi informasi telahmenempatkan internet sebagai salah satu teknologi vital yang dibutuhkandalam berbagai bidang aktivitas.Sebagai teknologi penyedia informasitercepat, Internet telah menjadi alternatif penting dalam hal aksesmengakses informasi. Namun demikian, bebasnya arus informasi viainternet menimbulkan berbagai dampak negatif utamanya penyebarankonten-konten berbahaya, seperti virus yang membahayakan sistemkomputerisasi pengguna, maupun akses terhadap gambar-gambarpornografi yang dapat merusak moral pengguna di bawah umur.Oleh karena itu, tergantung pada budaya dan kebijakan di beberapanegara, saat ini Internet Filtering atau penyaringan internet telah diterapkanuntuk melindungi pengguna internet terhadap konten-konten berbahayayang disajikan oleh internet. Namun di balik itu sistem penyaringaninternet bukan tanpa kendala, dalam beberapa kasus, sistem penyaringantersebut membatasi kebebasan pengguna dalam mengakses informasi yangmereka butuhkan. Untuk itu, diperlukan teknik penyaringan internet yangtepat sehingga tetap mampu memberikan kebebasan kepadapengguna sekaligus memungkinkan keluarga dan lembaga pendidikanuntuk melindungi anak-anak tanpa harus memblok akses penting yangdibutuhkan oleh masyarakat.Peran regulator dalam hal ini pemerintah bekerja sama dengan internetservice provider sangat penting dalam melindungi pengguna internet darikonten-konten berbahaya namun tetap melindungi hak pengguna dalammengakses informasi dengan pengaturan dan penyesuaian sistempenyaringan yang tepat bagi pengguna
MEMAHAMI PERKEMBANGAN DESA DI INDONESIA
Pada umumnya pemerintahan desa di seluruh Indonesiazaman dahulu bentuknya menurut hukum adat adalah "collegial"Desa adalah daerah otonom yang paling tua, dimana desa lahirsebelum lahirnya daerah koordinasi yang lebih besar dan sebelumlahirnya kerajaan (negara), sehingga ia mempunyai otonomi yangpenuh dan asli. Sebelum era kolonialisme, struktur politik dan fungsipemerintahan asli (desa) sudah dikenal luas dalam berbagaimasyarakat, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di daerah lain diluar Indonesia. Contohnya, barangay di Filipina, panchayat di IndoPakistan, sultanates di Malaysia, small kingdoms di Nepal, gamsabbawas di Sri Lanka, desa di Jawa, dan sakdina di Thailand.Nama-nama di atas merupakan struktur politik dengan fungsi-fungsitertentu yang sudah dikenal dan dipraktekkan sangat lama dalammasing-masing masyarakat.Masuknya sistem pemerintahan modern di desa, telahmerobak sejarah panjang hasil buah karsa dan karya perjalananpanjang karakteristik budaya yang mengedepankan komunalismekearah individualistik. Di Indonesia, diperkirakan lebih dari tigaperempat penduduk Indonesia tinggal di daerah pedesaan. Sehinggaselalu menjadi masalah pelik dalam pemajuannya. Salah satunyaadalah bagaimana upaya menghapuskan kesenjangan antara desa dankota dimana hal tersebut selalu dijadikan indikator keberhasilanpembangunan secara nasional. Sementara, dampak umumpembangunan terhadap desa yang membawa efek yang jauh lebihmembahayakan masyarakat desa dalam friksi-friksi yang tajam tidakmenjadi telaah penting. Sementara hal tersebut akan berimplikasiterhadap perubahan nilai fundamental (local identity), sehinggasemakin merapuhkan sendi-sendi tradisi dan kekeluargaan yangmembangun komunitas desa.Kata Kunci : Desa, Pembangunan, Otonom
HUBUNGAN SOSIAL DALAM KESUKUBANGSAAN DI ROUTA
Dinamika sebagai sebuah kondisi perubahan yang terjadi didalam suatu masyarakat seperti pada pemahaman di atas, jugadialami oleh masyarakat yang tinggal di Kecamatan Routa padaumumnya. Secara historis menurut informasi diceritakan bahwamasyarakat yang tinggal di Routa (baca: wilayah kecamatan Routa)telah mengalami perubahan dari berbagai dimensi, seperti dimensisistem pemerintahan, sistem ekonomi, sistem sosial, dan budaya.Terjadinya perubahan yang terjadi pada masyarakat Routa tidakhanya disebabkan karena faktor internal dalam hal ini sumberdaya(resource) yang dimiliki, tetapi juga didukung oleh adanya faktoreksternal dalam hal ini terjadinya kontak-kontak budaya antara orangRouta dengan masyaraka di luar Routa. Sejauh mana kontak-kontakbudaya tersebut dalam memengaruhi terjadinya perubahan,perkembangan dalam masyarakat Routa menjadi fokus utama dalamkajian ini.Kata Kunci : Hubungan Sosial dan Kesukubangsaa
PERKEMBANGAN DIACRONIS ADMINISTRASI PUBLIK (Dari New Public Management ke Good Governance)
Perkembangan administrasi publik telah membawa implikasiterhadap penyelenggaraan peran administrasi publik khususnya terkaitdengan pendekatan yang di gunaan dalam pembuatan dan pelaksanaanstrategi, pengelolaan organisasi secara internal serta interaksi antarapublik dengan politisi, masyaraat dan aktor lainnya, dalam artiansejauhmana administrasi publik dapat menyesuaian diri denganperkembangan paradigma yang ada serta sejauhmana penyesuaian tersebutdilakukan dengan memperhatian konteks lokal dan permasalahan yang adadi negara tersebut. Administrasi publik tidak pernah dapat melepaskan diridari dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan-perkembanganlingkungan yang ada, khususnya yang diakibatkan oleh kemajuan teknologidan informasi. Administrasi publik dituntut untuk senantiasa menyesuaikandiri dengan paradigma yang dianutnya sehingga tetap berkesesuaian dansejalan dengan perubahan lingkungan yang ada di sekelilingnya dimanaadministrasi publik harus mampu mereformasi dirinya sehingga sejalandengan paradigma good governance yang manjadi tuntutan masyarakatbanyak.Kata Kunci : Perubahan, Governance dan Good Governanc
ANALISIS KINERJA PUSTAKAWAN DALAM MELAYANI PENGGUNA JASA PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS TADULAKO
Studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pustakawan (kualitas layanan) dalam melayanipengguna jasa perpustakaan pusat Universitas Tadulako dan mengetahui factor-faktor yangmenentukan kualitas layanan pustakawan Universitas Tadulako yang di ukur dari limavariable yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty. Data dikumpulkan dengan jalan Survey, Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil nya menunjukkan bahwakualitas layanan pustakawan dalam melayani pelanggan secara keseluruhan belum optimaldengan nilai gap anatar harapan dan kinerja pelayanan pustakawan adalah -0,995, tingkatkepentingan atau harapan pelanggan lebih tinggi dari kinerja pustakawan dalam melayanipelanggan. Hal ini menunjukkan ketidak puasanpuasan pelanggan. Tingkat ketidak puasanpelanggan yang paling tinggi adalah pada variable Assurance dengan nilai final gap -0,231.Untuk itu, pihak manajemen perpustakaan perlu meningkatkan profesionalisme pustakawandan memperhatikan factor-faktor yang menentukan kualitas layanan.Kata Kunci: Jasa, Kinerja, Perpustakaan, Universitas TadulakoPENDAHULUA
SOSIOLOGI PEDESAAN SEBAGAI ILMU PENGETAHUAN
Sejarah perkembangan sosiologi sebagai ilmu yang mendiri dimulaidi Prancis, Eropa Barat, tapi kemudian berkembang pesat di BenuaAmerika. Di Indonesia sendiri sejarah perkembangan SosiologiPedesaan tidak terlepas dari sentuhan pemikiran kritis Prof.DR.Sajogyo. Beliau mulai memperkenalkan sosiologi (lebih tepatnyasosiologi pertanian) mulai paruh waktu 1957 mulai di UniversitasIndonesia kemudian berlanjut di IPB sampai sekrang. Mencermatiperkembangan sosiologi pedesaan di Indonesia memang mempunyaiciri khas tersendiri yang membedakannya dengan sosiologi pedesaandi benua Amerika. Salah satu yang menonjol bahwa sosiologipedesaan di benua Amerika berkembang pesat karena adanyakegelisahan dari para pendeta yang melihat kenyaan sosial.Sementara perkembangan sosiologi pedesaan di Indonesia hampirdipastikan karena usaha atau rintisan Prof.DR. Sajogyo denganbeberapa pakar dari luar melalui serangkaian kerjasama (penelitiandan praktek penyuluhan) pertanian di beberapa pulau di Indonesia.Kata Kunci : Sosiologi, Pedesaan dan Ilmu pengetahua
BERTAHAN HIDUP DI PENGUNGSIAN KAUM JANDA KORBAN KONFLIK POSO
Jaminan-jaminan sosial yang hadir membantu kaum janda korbankonflik Poso umumnya berasal dari pemerintah. Jaminan sosial yangselama ini diajarkan secara budaya di setiap suku bangsa tidak lagibekerja secara efektif karena hubungan sosial mereka terganggu.Kaum janda yang kembali dari tempat pengungsian dengan caranyasendiri membangun suatu strategi bertahan hidup di antaranya adalahmenjadi penjual pakan ternak babi.Sekuritas sosial lokal pada dasarnya masih ada di dalam benaksejumlah orang, bahkan masih dipraktekkan pasca konflik, tinggalmenunggu kondisi sosial menjadi lebih kondusif sekuritas sosial pundapat bergerak kembali sesuai dengan fungsinya.Kata Kunci: Konflik Poso dan Pengungsia
KONSEP DAN APLIKASI PUBLIC RELATIONS POLITIK PADA KONTESTASI POLITIK DI ERA DEMOKRASI (Pemilihan Langsung)
Sistem politik yang semakin demokratis di Indonesiayang ditandai dengan pelaksanaan pemilu legislative, pemilihanpresiden dan pemilukada secara langsung dengan melibatkan seluruhrakyat, telah menyebabkan popularitas seseorang atau partai politikmenjadi hal yang mutlak dalam setiap kontestasi. Membangun citrapositif seorang calon legislative, calon presiden, calon gubernur,bupati dan walikota memerlukan strategi komunikasi politik yangtepat. Salah satu konsep dan praktek komunikasi politik yang akhirakhirini berkembang dalam usaha membangun citra positifmenghadapi kontestasi politik adalah Public Relations Politik.Konsep ini didasarkan pada asumsi bahwa citra positif dapatdibangun dengan komunikasi timbal balik (two ways trafficcommunication). Karenanya dimensi hubungan atau konteks(context) komunikasi menjadi menonjol dibandingkan dengandimensi isi (content) pesan kolaporan munikasi sebagaimana dalampraktek kampanye dan iklan politik yang proses komunikasinyaberjalan satu arah.Kata Kunci: Public Relations, PR Politik, Opini Publik dan PolitikPrakti
PERSIAPAN SOSIAL DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN BAGI PENERIMA MANFAAT DALAM MENUNJANG PROGRAM REDD “ REDUCTION Of EMISSION FROM DEFORESTATION and DEGRADATION’
Saat ini Indonesia berada pada rangking ke 14 negara penghasil emisi karbon dunia(Berdasarkan data Human Development Report tahun 2008), yang sebenarnya masih jauhdari negara-negara industri maju lainnya. Namun peringkat ini dapat saja bergerak naik danmensejajarkan Indonesia dengan negara-negara industri maju penghasil emisi karbonlainnya, seiring dengan pertambahan penduduk Indonesia saat ini, yang salah satuimplikasinya adalah terjadinya rambahan hutan, baik hutan lindung, taman nasional, maupunhutan masyarakat. Masalah tersebut tidak terkecuali di Sulawesi Tengah khususnya diKawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Sadar akan hal tersebut, maka programReduction Of Emission From Deforestation And Degradation (REDD) menjadi salah satusolusinya. Namun dalam penerapannya sangat diperlukan persiapan sosial dan penguatankelembagaan masyarakat, khususnya penerima manfaat, agar mereka dapat menerima denganbaik program tersebutKata Kunci: REDD), Persiapan sosial, dan Penguatan kelembagaa
TERORISME SEBUAH ANATOMI KEKERASAN DENGAN EGO SUPERIOR SEKALIGUS KETAKUTAN
jika dialog mengalami dehumanisasi, kemungkinan akan terjadinya tindakan dan sikap anarkis semakn terbuka, dimana peluang gerakan teror (terorisme) terbuka lebar. gerakan teror memiliki peluang lahir dari kelompok manapun, baik dari kaum fundamental atau liberalis. Sehingga yang dibutuhkan adalah konstruksi peradaban yang berpihak pada ide universalisme dimana Athena dam Oikos,meminjam istilah aristoteles bukan dua ruang berbeda, tetapi ia menyatu dalam institusi yang saling mengisi sehingga Athena, bukan sekedar lembaga negara, ia lebih merujuk pada pemaknaan sebagai kelembagaan sosial yang melindungi hak-hak warga (oikos), Sehingga makna kekuasaan sebagaimana kata Weber sebagai “setiap peluang untuk memaksakan kehendak sendiri dalam sebuah hubungan sosial juga kalau kehendak itu ditentang”. Kita tolak sebab menyebabkan kita terjebak pada semangat otoritarian kekuasaan. Kita perlu membangun model integrasi yang memungkinkan orang berproses meruntuhkan ego kemanusiaannya, Integrasi yang dimaksud adalah : integrasi sosial dan integrasi sistem.Kata Kunci: Terorisme, Kekerasan dan Ego Superio