KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
480 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM BENTUK ONLINE BERBASIS E-LEARNING MENGGUNAKAN SOFTWARE WONDSHARE QUIZ CREATOR DALAM MATA PELAJARAN AKUNTANSI SMA BRAWIJAYA SMART SCHOOL ( BSS )
Tujuan penelitian dan pengembangan media ini adalah untuk menghasilkan media evaluasi berbasis e-learning bagi siswa SMA Brawijaya Smart School dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahunan, yakni (1) analysis, (2) design,(3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Subjek uji coba pada penelitian pengembangan ini antara lain ahli media, ahli materi, dan siswa selaku pengguna media. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket (kuesioner) yang bersifat semi tertutup. Pengelolaan data dilakukan setelah data hasil uji coba berhasil didapatkan. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Melalui analisis data tersebut, diperoleh presentase hasil uji coba ahli media sebesar 91,6%, ahli materi sebesar 88,3%, calon pengguna sebesar 78,8% dan Siswa selaku pengguna kelompok kecil sebesar 87,6%. Sehingga, rata – rata hasil yang diperoleh sebesar 86,5% dari keseluruhan nilai rata – rata maksimal yang seharusnya diperoleh. Berdasar pedoman kriteria kelayakan, maka secara keseluruhan media evaluasi ini dinyatakan layak. Kata Kunci : Media, Evaluasi, E-learning
EKPLORASI PEMBIAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DI SENTRA-SENTRA KECIL DI JAWA TIMUR
This research tried to explore and desribe the opinion and preference of small and medium enterprises around the financing supervisory in centers of SMEs in East Java. The good description in financing and financial supervisory models would be the basic for detemining the best formulation in financing and financial supervisory programs. Small and medium enterprises ( SMEs ) in Indonesia are developed in centers of small and medium enterprises ( sentra UKM ) to supervisory efectively. The centers of SMEs in this research involved Sentra Industri Mebel Kayu Pasuruan, Sentra Industri Tempe Malang, Sentra Kerajian Perak Lumajang, and Sentra Industri Sendal Sepatu Mojokerto. The result of this research indicating the need for financing and financial supervisory which accommodate non financial development such as marketing, technology,and management,Furthermore,exploratory for this research indicated that there are financing and financial supervisory established in the centers known as MAP model.Keyword: Eksplorasi pembiayaan, usaha kecil dan menengah, sentra industri keci
PENINGKATAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD KRANJINGAN 05 JEMBER MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS
ABSTRAK Aqil Muhammad. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Untuk Meningkatka Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD. Kranjingan 05 Jember. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar. Konsentrasi Guru Kelas. Program Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd. (II) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd. Kata Kunci: model kooporatif tipe TPS, pembelajaran, dan membaca pemahaman Pembelajaran membaca pemahaman di SD Kranjingan 05 Jember menekankan pada pembelajaran secara individual. Pembelajaran individual dan kompetitif lebih banyak berpusat pada guru dan tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan pendapat dan berdiskusi. Untuk menghindari kelemahan pembelajaran individual, dapat dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif. Kelebihan dalam pembelajaran kooperatif yaitu siswa tidak hanya dituntut secara individual untuk mencapai sukses, melainkan dapat bekerja sama untuk mencapai hasil bersama, aspek sosial sangat menonjol, dan siswa dituntut bekerja sama untuk terhadap keberhasilan kelompoknya. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil keterampilan membaca siswa. Proses pembelajaran meliputi aspek perencanaan dan pelaksanaan, sedangkan evaluasi merupakan hasil pembelajaran yang dicapai siswa. Pembelajaran difokuskan pada pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas V SD. Kranjingan 05 Jember, yang dibagi dalam enam kelompok. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus, masing-masing siklus memuat tiga aspek yakni aspek perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi. Pelaksanaan setiap siklus diobservasi dan direfleksi oleh peneliti dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa daftar cek dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik anaisis deskriptif kualitatif model alir, meliputi tahap reduksi data, paparan data, verifikasi, dan penyimpulan. Setelah dilakukan tindakan, hasil menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat. Peningkatan yang dimaksud meliputi peningkatan kemampuan dalam proses dan hasil membaca pemahaman. Peningkatan kemampuan dalam proses membaca meliputi kemampuan mengajukan pertanyaan sebelum membaca, peningkatan kemampuan dengan mengajukan dan menanggapi bacaan selama proses membaca, kemampuan memahami isi bacaan, serta pertisipasi dalam diskusi kelas setelah membaca. Peningkatan hasil membaca tampak pada hasil tes yang dicapai pada semua kelompok dari siklus I, II, dan III. Hasil tes menunjukan bahwa skor rata-rata yang dicapai siswa dalam kelompok pada siklus I adalah 60,1, siklus II adalah 67,8, dan siklus III adalah 77,3
ANALISIS PENGARUH INFLASI,SUKU BUNGA,NILAI TUKAR DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERRADAP HARGA SAHAM DI INDONESIA DAN SINGAPURA
The purpose of this research is to understand the impact of monetary variables (inflation, interest rate, exchange rate and money supply) to stock prices in two ASEAN countries namelyIndonesia and Singapore. These countries has different characteristic than stock market in other countries because their stock market has experienced two big crises. Monetary policy of their government has serious impact on how these countries managed their financial markets. It was found that there were different variables affecting stock price in these countries. In Indonesia, stock prices are affected by stock prices in the past . In Singapore, stock prices are affected by the inflation rate .Keywords: stock price, inflation, interest rate, exchange rate, money supply Indonesia, and Singapor
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 2 MALANG
Abstract The value of character education was implemented in the syllabus and lesson plan until the application of each value through learning activities in the classroom. In this case, it is obvious that the task of the teacher is not only transferring knowledge, but also implementing the characters education. This study used descriptive qualitative research approach, and included in phenomenology research. The location of the research is at SMAN 2 Malang and taking economics teacher as the subjects. Data was collected by interview, observation, and documentation. However, its implementation was optimum yet and Senior State High School 2 Malang also facilitates extracurricular as supporting implementation of the value of characters education in accordance to talents, interest, and physical psychological development of student in order to form student’s better characters. Keywords: Implementation, the Values of Character Education, Economics Lesson Karakter merupakan kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berfikir, bersikap dan bertindak. Pada tahun 2011, Kemendiknas menyebutkan bahwa pendidikan karakter harus mampu menjelaskan hakikat karakter, implementasi, menggali pengetahuan serta niai-nilai yang harus dikembangkan dalam lingkup pribadi, kelompok dan bangsa. Pendidikan karakter merupakan usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak berdasarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya, sehingga pendidikan karakter menjadi tanggung jawab bersama bagi semua pendidik. Pendidikan karakter di lingkungan sekolah sangat diharapkan berbagai pihak, karena fenomena berbagai kasus rendahnya moral yang dilakukan oleh anak usia sekolah. Oleh karena itu, lembaga pendidikan formal sebagai wadah resmi pembinaan generasi muda diharapkan dapat meningkatkan peranannya dalam membentuk kepribadian peserta didik melalui pendidikan karakter. Penulis mengambil subyek penelitian pada jenjang SMA karena SMA merupakan masa transisi remaja menuju dewasa awal, sehingga logika orang dewasa bagi anak usia SMA sudah masuk dalam kerangka berfikirnya. Pemilihan SMA Negeri 2 Malang karena SMA tersebut sudah menerapkan pendidikan karakter pada setiap mata pelajaran, akan tetapi masih banyak peserta didik yang membangkang dan mengalami krisis karakter. Pendidikan karakter sendiri juga telah diimplementasikan dengan baik dalam proses pembelajaran di dalam kelas dan lingkungan sekolah sesuai dengan karakter dan budaya SMA Negeri 2 Malang. Adapun fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengimplementasian nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 2 Malang. Dengan adanya penelitian ini dapat memberikan informasi dari hasil penerapan pendidikan karakter, sehingg dapat memperbaiki penerapan pendidikan karakter dan lebih lebih mudah dalam pengitegrasian pada setiap mata pelajaran. Dalam UUSPN yang dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter (2010) pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah untuk memberikan keputusan baik-buruk, keteladanan, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati. Dalam pedoman pelaksanaan pendidikan karakter (2011) fungsi pendidikan karakter yaitu (1) membangun kehidupan kebangsaan yang multikultural (2) membangun peradaban bangsa yang cerdas, berbudaya luhur, dan mampu berkontribusi terhadap pengembangan kehidupan umat manusia, mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik, serta keteladanan yang baik, (3) membangun sikap warga Negara yang cinta damai, kreatif, mandiri, dan mampu hidup berdampingan dengan bangsa lain dalam suatu harmoni. Pada dasarnya tujuan pendidikan karakter adalah untuk mengembangkan karakter bangsa agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur pancasila. Dalam rangka lebih memperkuat pelaksanaan pendidikan karakter pada satuan pendidikan telah teridentifikasi 18 nilai yang bersumber dari agama, Pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional, yaitu: (1) Religius, (2) Jujur, (3) Toleransi, (4) Disiplin, (5) Kerja keras, (6) Kreatif, (7) Mandiri, (8) Demokratis, (9) Rasa Ingin Tahu, (10) Semangat Kebangsaan, (11) Cinta Tanah Air, (12) Menghargai Prestasi, (13) Bersahabat/Komunikatif, (14) Cinta Damai, (15) Gemar Membaca, (16) Peduli Lingkungan, (17) Peduli Sosial, (18) Tanggung Jawab. Implementasi nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan dapat dimulai dari nilai-nilai yang esensial, sederhana, dan mudah dilaksanakan, seperti: bersih, rapi, nyaman, disiplin, sopan dan santun. Proses pendidikan karakter didasarkan pada totalitas psikologis yang mencakup seluruh potensi individu manusia (kognitif, afektif, psikomotorik) dan fungsi totalitas sosiokultural pada konteks interaksi dalam keluarga, satuan pendidikan serta masyarakat. Menurut Kemendiknas dan Fitri, nilai-nilai dan deskripsi karakter adalah sebagai berikut. Table 1.1 Nilai, Deskripsi dan Indikator Karakter NO NILAI DESKRIPSI INDIKATOR 1 Religius Sikap dan prilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. · Mengucap salam · Berdoa sebelum dan sesudah belajar · Melaksanakan ibadah keagamaan · Merayakan hari besa keagamaan 2 Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercayadalam perkataan, tindakan, pekerjaan. · Membuat dan mengerjakan tugas secara benar · Tidak menyontek atau memberikan contekan · Membangun koperasi atau kantin kejujuran · Melaporkan kegiatan sekolah transparan · Melakukan system perekrutan siswa secara benar dan adil · Melakukan system penilaian yang akuntabel dan tidak melakukan manipulasi 3 Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan sikap orang lain yg berbedadari dirinya. · Memperlakukan orang lain dengan cara yang sama dan tidak membeda-bedakan agama, suku, ras, dan golongan · Menghargai perbedaan yang ada tanpa melecehkan kelompok lain 4 Disiplin Tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. · Guru dan siswa hadir tepat waktu · Menegakkan prinsip degnan memberikan punishment bagi yang melanggar dan reward bagi yang berprestasi · Menjalankan tata tertib sekolah 5 Kerja keras Perilaku yang menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelasaikan tugas dengan sebaik-baiknya. · Pengelolaan pembelajaran yang menantang · Mendorong semua warga sekolah untuk berprestasi · Berkompetensi secara fair · Memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi 6 Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasikan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dihasilkan. · Menciptakan ide-ide baru disekolah · Menghargai setiap karya yang unik dan berbeda · Membangun suasana belajar yang mendorong munculnya kreativitas siswa 7 Mandiri Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. · Melatih siswa agar mampu bekerja secara mandiri · Membangun kemandirian siswa melalui tugas-tugas yang bersifat individu 8 Demokratis Cara berpikir, bersikap dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. · Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain · System pemilihan ketua kelas dan pengurus kelas secara demokratis · Mendasarkan setiap keputusan pada musyawarah mufakat. 9 Rasa ingin tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang telah dipelajarinya, dilihat dan didengar. · System pembelajaran diarahkan untuk mengeksplorasi keingintahuan siswa · Sekolah memberikan fasilitas, baik melalui media cetak maupun elektronik, agar siswa dapat mencari informasi yang baru 10 Semangat kebangsaa
Analisis Periulaku Pedagang Pasca Perpindahan Lokasi Pasar Dinoyo ke Merjosari
ABSTRAK Candra Dewi, Tia. 2014.AnalisisPerilakuPedagangPascaRelokasiPasarDinoyokeMerjosari. Skripsi, JurusanEkonomidanStudi Pembangunan, FakultasEkonomi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing ABSTRAK Padatahun 2012 pemerintah kota Malang mengadakan penataan ulang tata ruang kota. Dimana salah satunya merelokasi pasar Dinoyo. Relokasi tersebut berdampak pada seluruh stakeholder (pemangkukepentingan), dimana yang paling besar merasakan dampak dar irelokasi tersebut adalah pedagang. Dengan adanya perubahan lokasi pasar Dinoyo ke Merjosari banyak berpengaruh terhadap perilaku kinerja ekonomi pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perpindahan lokasi pasar Dinoyo ke Merjosari terhadap perilaku pedagang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan metode observasi serta wawancara langsung dengan pedagang di pasar Merjosari dan data sekunder yang di peroleh dari Dinas Pasar Kota Malang.Dari hasil penelitian diketahui bahwa perilaku pedagang yang dilihat dari kinerja ekonomi pedagang ditunjukkan oleh 5 (lima) indikatorya itu jam operasional, kualitas barang dagangan, kuantitas barang dagangan,posisi lapak, dan kemudahan mencapai lokasi. Dari kelima indicator tersebut, hanya ada 4 indikator yang mengalami perubahan akibat perpindahan pasar Dinoyo ke Pasar Merjosari yaitu jam operasional, kuantitas,posisi bedak dan kemudahan mencapai lokasi. Perubahan tersebut selanjutnya menjadi penyebabuta mater jadinya kemunduran kemampuan ekonomi pedagang karena memicu kenaikan biaya dan penurunan omset penjualan.Sedangkan 1 indikator lainnya tidak mengalami perubahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perpindahan lokasi pasar tradisional dari Dinoyo ke Merjosari berdampak terhadap pola perilaku terutama dalam perilaku kinerja ekonomi pedagang. Perpindahan lokasi pasar tradisional dari Dinoyo ke Merjosari berdampak terhadap kinerja ekonomi pedagang. Dampak terhadap kinerja ekonomi pedagang tersebut dilihat dari 5 (lima) indicator yang mewakili kinerja ekonomi pedagang yaitu dari segi jam operasional, kuantitas, kualitas,posisi bedak dan kemudahan mencapai lokasi. Dari kelima indicator tersebut ada 4 (empat) indikator yang mengalami perubahanya itu jam operasional, kuantitas,posisi bedak dan kemudahan mencapai lokasi mempengaruhi kinerja ekonomi. Perubahan dari indikator yang saling berhubungan tersebut mengakibatkan turunnya omzet dan bertambahnya biaya operasional pedagang. Sehingga, pendapatan pedagang menurun. The conclusion from this study is that Dinoyo traditional market displacement location to Merjosari has an impact on the behavior patterns, especially in the economic performance of the merchant. Dislocation of Dinoyo traditional markets to Merjosari impacts on the traders’ economic performance. The impact on economic performance is seen that there are 5 (five) indicators representing economic performance: operating hours, quantity, quality, and easiness of stall positioning to reach the site. Out of five indicators, there are 4 (four) indicators that change which are operating hours, quantity, stall position and easiness of reaching the location that affect economic performance. Change of this interconnected indicator result in the decrease turnover and increasing operational costs of the traders. Thus, traders’ revenues is decreased. : (I) Dr. MitWitjaksono, MS.Ed, (II) Dr. Ir. YohanesHadiSoesilo, S.Th., M.Div, M.Si. Kata Kunci :PerilakuPedagang, RelokasiPasar. Padatahun 2012 pemerintahkota Malang mengadakanpenataanulangtataruangkota. DimanasalahsatunyamerelokasipasarDinoyo. Relokasitersebutberdampakpadaseluruhstakeholder (pemangkukepentingan), dimanayang paling besarmerasakandampakdarirelokasitersebutadalahpedagang. DenganadanyaperubahanlokasipasarDinoyokeMerjosaribanyakberpengaruhterhadapperilakukinerjaekonomipedagang. PenelitianinibertujuanuntukmengetahuidampakperpindahanlokasipasarDinoyokeMerjosariterhadapperilakupedagang. Jenis data yang digunakandalampenelitianiniadalah data primer yang diperolehdenganmetodeobservasisertawawancaralangsungdenganpedagang di pasarMerjosaridan data sekunder yang di perolehdariDinasPasar Kota Malang. Dari hasilpenelitiandiketahuibahwaperilakupedagang yang dilihatdarikinerjaekonomipedagangditunjukkanoleh5(lima) indikatoryaitujam operasional, kualitasbarangdagangan, kuantitasbarangdagangan,posisilapak, dankemudahanmencapailokasi. Dari kelimaindikatortersebut, hanyaada 4indikator yang mengalamiperubahanakibatperpindahanpasarDinoyokePasarMerjosariyaitujam operasional, kuantitas,posisibedakdankemudahanmencapailokasi. Perubahantersebutselanjutnyamenjadipenyebabutamaterjadinyakemundurankemampuanekonomipedagangkarenamemicukenaikanbiayadanpenurunanomsetpenjualan. Sedangkan1indikatorlainnyatidakmengalamiperubahan. KesimpulandaripenelitianiniadalahbahwaperpindahanlokasipasartradisionaldariDinoyokeMerjosariberdampakterhadappolaperliakuterutamadalamperilakukinerjaekonomipedagang. PerpindahanlokasipasartradisionaldariDinoyokeMerjosariberdampakterhadapkinerjaekonomipedagang. Dampakterhadapkinerjaekonomipedagangtersebutdilihatdari 5 (lima) indikatoryang mewakilikinerjaekonomipedagangyaitudarisegi jam operasional, kuantitas, kualitas,posisibedakdankemudahanmencapailokasi. Dari kelimaindikatortersebutada 4 (empat) indikator yang mengalamiperubahanyaitujam operasional, kuantitas,posisibedakdankemudahanmencapailokasimempengaruhikinerjaekonomi. Perubahandariindikator yang salingberhubungantersebutmengakibatkanturunnyaomzetdanbertambahnyabiayaoperasionalpedagang. Sehingga, pendapatanpedagangmenurun
Pengaruh Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Struktur Modal (Studi pada Perusahaan Go Public yang Listed Di Bursa Efek Indonesia 2012-2013)
ABSTRAK Fatmala, Ratna. 2014. Pengaruh Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Struktur Modal (Studi pada Perusahaan Go Public yang Listed Di Bursa Efek Indonesia 2012-2013). Skripsi, Program Studi S1 Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sulastri, S. Pd., M. SA., (II) Bety Nur Achadiyah, S. Pd., M. Sc. Kata Kunci: Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA), Kepemilikan Manajerial, dan Debt to Equity Ratio (DER). Struktur modal merupakan rasio yang menunjukkan perbandingan antara total hutang dengan total modal yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam mengambil kebijakan struktur modal, manajer harus mempertimbangkan komposisi struktur modal yang paling optimal yaitu yang dapat meminimumkan biaya modal yang ditanggung oleh perusahaan sehingga dapat memaksimalkan nilai perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh secara parsial antara variabel independen Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA), kepemilikan manajerial terhadap variabel dependen Debt to Equity Ratio (DER). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan go public yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 486 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh sampel yaitu sebesar 137 perusahaan. Dengan menggunakan metode pooled data, maka total seluruh sampel selama dua tahun menjadi 274 sampel. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F. Hasil analisis data atau hasil regresi menunjukkan bahwa secara simultan Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) dan kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap struktur modal. Kemudian, secara parsial masing-masing variabel Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA) dan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal (DER). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk penelitian selanjutnya menambah periode penelitian yang lebih panjang, menambah variabel yang dapat memperkuat pengaruh variabel independen terhadap struktur modal, dan menganalisis pemecahan masalah tentang bagaimana dampak struktur modal terhadap kinerja perusahaan
Pengembangan Model Lembaga Keuangan Mikro untuk Pengentasan Rumah Tangga Miskin di Wilayah Tertinggal Jawa Timur
Kemiskinan merupakan hal yang kompleks karena menyangkut berbagai macam aspek seperti hak untuk terpenuhinya pangan,kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan sebagainya. Untuk mengubah kemiskinan dibutuhkan mental yang bagus. Kemiskinan memang dapat mengganggu kesejahteraan masyarakat, dan itu sangat tampak dari adanya rumah kumuh yang ada di pinggiran sungai. Mungkin Kemiskinan terjadi karena tidak dapat membiayai kehidupan secara langsung. Dan itulah yang terjadi sekarang ini, bahwa kemiskinan sekarang ada dimana-mana. Jika pemerintah tidak mengatasi maslaah kemiskinan secepat mungkin, mungkin kemiskinan akan terus bertambah terus-menerus. Kemiskinan tidak hanya berdampak bagi para penduduk miskin tetapi juga berdampak bagi warga sekitarnya karena meningkatkan tindakan kriminalitas
ANALISIS PENGARUH KEBEBASAN EKONOMI TERHADAP HARGA SAHAM DI LIMA NEGARA ASEAN
The purpose of the research was to wether economic freedom (business freedom, trade freedom, financial freedom, goverment size, monetary freedom, goverment size, monetary freedom, investment freedom, financial freedom, property rights, freedom form corruption had impact to stock prices in five ASEAN countries namely Singapore, Malaysia, Philippine, and Indonesia. We used a quantitative approach by applying multiple regression with pooling data in the period of 1998 - 2013. The result showed that there were seven variables influenced stock prices in ASEAN, five variables with positive impact, they were goverment size, fiscal freedom, financial freedom, monetary freedom, trade freedom and two variables with negative impact. They ware business freedom and property right. While freedom from corruption and investment freedom, had no impact on stock prices. The result of this research showed taht ther was a relationship between the institutional aspect of a country and the stock price in the country. This has been shown by the relationship between economic freedom and stock price in five ASEAN countries.Keyword : stock price, economic freedom, business freedom, trade freedom, fiscal freedom, goverment size, monetary freedom, investment freedom, financial freedom, property rights, freedom corruptio
HUBUNGANCARA BELAJAR DAN KONDISI EKSTERNAL BELAJARDENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI IPS MA AL-AZIZ KECAMATAN DAMPIT MALANG
ABSTRAK Azizah, Nur Hasanatul. 2015. Hubungan cara belajar dan kondisi eksternal belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI IPS MA AL-AZIZKecamatanDampit Malang. Skripsi.JurusanEkonomi Pembangunan. FakultasEkonomi.UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (1) Drs.MardonoM.Si, (2) Dr. AgungHaryono, S.E, M.P, Ak. Kata kunci: Cara Belajar, KondisiEksternalBelajar, HasilBelajar Cara belajarmerupakansuatukecakapan yang dimilikiolehsetiapsiswadenganjalanlatihandalamusahabelajarnyasehinggamenjadikebiasaan yang melekatpadadirisiswa.Cara belajarsiswaberbedaantarasiswa yang satudengan yang lainnya, halinidisebabkankarenaheterogenitassiswa, carabelajarmerupakanhal yang sangatpentingdiperhatikan demi tercapainyasuatutujuandari proses belajarkarenabelajarsiswaakansia-siaapabilasiswatidakmenggunakancaraatauteknik yang tepat. Hal lain yang tidakkalahpentinguntukdiperhatikanadalahkondisieksternalbelajarsiswa yang mencakupkebersihantempatbelajarsiswa, penerangantempatbelajarsiswasertasaranabelajar yang dapatmenunjangkegiatanbelajarsiswa. Penelitianinimerupakanpenelitiandeskriptifkorelasional, yaitupenelitian yang bertujuanuntukmenguraikanhubunganantaravariabel-variabeldalampenelitian.Variabeldalampenelitianiniadalahcarabelajar (X1), kondisieksternalbelajar (X2), danhasilbelajar (Y). Subjekpenelitianiniadalahsiswakelas XI IIS MA AL-AZIZ TahunAjaran 2014/2015.Alat yang digunakanuntukmengumpulkan data dalampenelitianiniadalahdokumentasidankuisioner.Analisis data yang digunakanadalahanalisisChi-Squareyang diujipadatarafsignifikansi 0,05. Dari hasilpenelitiandiketahuibahwaterdapathubungannegatifantaracarabelajardenganhasilbelajarpadamatapelajaranekonomisiswakelas XI IPS MA AL-AZIZ, darihasilpenelitianjugadiketahuibahwaterdapathubungannegatifantarakondisieksternalbelajardenganhasilbelajarpadamatapelajaranekonomisiswakelas XI IPS MA AL-AZIZ, siswakelas XI IPS MA AL-AZIZ sebagianbesarmasihmemilikicarabelajar yang tidakbaik, halserupajugadilihatpadakondisieksternalbelajarsiswa, yang manasebagianbesarsiswatidakmempunyaikondisieksternalbelajar yang dapatmendukungaktivitasbelajarsiswa. Hal iniberdampakpadahasilbelajarsiswa, yaitusiswatidakmendapatkanhasilbelajar yang maksimal. Olehkarenaitusiswaperlumendapatkanbimbingan agar dapatmengetahuisertamenerapkancarabelajar yang efektif, sepertibelajarsebelumberangkatkesekolah, sepulangsekolahmengulangimateripelajaran yang dipelajaridanmelengkapicatatan-catatan yang belumlengkap, memanfaatkanwaktuluanguntukbelajar, sertamemanfaatkanfasilitasperpustakaandengansebaikmungkin. Selainituperbaikankondisieksternalbelajarbaikberupakebersihantempatbelajarmaupunsaranabelajarjugaperluditingkatkanuntukmenunjangkegiatanbelajarsiswa.Cara belajar yang efektifdankondisieksternalbelajar yang mendukungperludikeloladenganbaik agar dapatterciptasuasanabelajar yang kondusifsehinggasiswadapatbelajardenganbaik, belajardenganbaikartinyasiswadapatmemahamimateri yang dipelajari demi memperolehhasilbelajar yang tinggisertamembawaperubahankearah yang baikpadadirisiswa.