KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    480 research outputs found

    Improving Learning Berbasis Pengalaman Diri Sebagai Model Pembelajaran Dalam Membentuk Jiwa Kewirausahaan Anak Putus SekolahDi Kabupaten Blitar

    Get PDF
                 Kewirausahaan merupakan kegjatan yang terns ditumbuh kembangkan di Indonesia. Saat ini mulai bennunculan para wirausahawan dari berbagai kalangan, seperti dari kalangan ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan, dan lain sebagainya. Pertumbuhan wirausaha di Indonesia lebih berpusat di daerah perkotaan. Daerah perkotaan yang radat menjadikan peluang bisnis yang besar bagj peluang usaha. Hal ini menyebabkan terjadinya ketimpangan ekonomi antara daerah perkotaan dan pedesaan. Pada awalnya kewirausahaan sering dijmnpai dalarn dunia bisnis, namun akhir-akhir ini berkembang dari berbagai aspek kehidupan. Pelaku kewirausahaan tidak hanya dimiliki olch para wiraswasta atau usahawan kaya, namun kepada setiap orang yang mempunyai kemauan keras dan memiliki optimis serta kreatititas misalnya, petani, karyawan, guru, mahasiswa, anak jalanan, dan lain sebagainya. Pendidikan kewirausahaan dapat menjadi media proses pembentukan agen perubahan yang luar biasa di segala sektor. Tidak semua orang harus menjadi wirausahawan untuk merasakan keuntu gan pendidikan kewirausahaan, tetapi semua orang perlu menjadi lebih berjiwa wirausaha. Pendidikan kewirausahaan adalah pendidikan yang menerapkan prinsip-prinsip dan metodologi ke arah internalisasi kewirausahaan nilai-nilai kewirausahaan pada peserta didiknya melalui kurikulum yang terintegrasi. Hansemark (I998) menegaskan bahvva tujuan utama pendidikan kewirausahaan adalah untuk membangun kemampuan, pengetahuan, dan pembetukan karakter yang penting bagi aktivitas kewirausahaan. Dengan demikian pendidikan kewirausahaaan seharusnya mampu membentuk wirausaha dengan meningkatkan pengetahuan tentang bisnis dan membentuk atribut psikologi seperti kepercayaan diri, penghargaan terhadap diri sendiri dan efikasi diri.             Anak putus sekolah cenderung pasif dalam berpikir, karena mereka berpikir bahwa dengan usaha maupun tidak hidup mereka akan sama saja. Hal inilah yang menyebabkan anak putus sekolah sulit berkembang. Pola pikir inilah yang harus dirubah untuk memberikan kesempatan kepada anak putus sekolah menjalankan kehidupan yang sama dengan kita. Dalam hal ini penulis ingin melakukan penelitian tentang pengembangan model pembelajaran Improving Learning berbasis pengembangan diri untuk membentukjiwa kewirausahaan bagi anak putus sekolah

    DETERMINAN KUALITAS AUDIT

    No full text
    This study aims to examine the effect of independence, proffesional skepticism, dysfunctional behavior, and auditor professional ethics to audit quality. The sample used in this study were 76 auditors from six public Accounting Firm in Malang. The data Collection technique was using questionnairres and was analyzed based on multiple linier regresion analysis. The result shows that partially, the independence, Professional skepticism, and auditors professional ethics has significant and positive effect on audit quality. Meanwhile, the auditor dysfunctional behavior has no significant effect on audit quality. Keyword: Independency, Professional Skepticism, Dysfunctional Behavior, Professional Ethics, and Audit Qualit

    DAMPAK PLURALISME PEKERJA TERHADAP PEREKONOMIAN

    No full text
    Managing plurarism is an important aspect to achieve one nation’s prosperity. Well managed pluralisme, especially in employee’s background (proxied with Global  Index of Employee Diversity/GIED) will contributes in making destination country’s attractiveness to foreign firm. This there will be an increase in Foreign Direct Invesment (FDI) and at last, an increase in income per capita. I found that GIED has a positive and waek  relation to FDI. The relationship of both of them is not significant. GIED also has a positive, strong enough, and significant relationship to income per capita. It implies that pluralism in workforce is a sufficient but not  a necessarry condition. Foreign firm will consider other factor than workforce’s pluralism in their investiment  decision. Keywords:  pluralism, Global Indeks of Employee Diversity, Foreign Direct Invesment, income per capit

    Analysis of Tax

    No full text
    aaaaaaaaaaaaa

    Fenomena Flypaper Effect Pada Dana Perimbangan, Pendapatan Asli Daerah Dan Selisih Pembiayaan Alnggaran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Belanja Langsung Pada Kab/Kota Di Jawa Timur

    Get PDF
    lmplementasi otonomi daerah merupakan titik fokus upaya pemerintah untuk mensejahterakun masyarakat sesuai dengan ciri khas masing-masing daerahnya. Otonomi daerah di Indonesia diberlakukan melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah yang kemudian diamandemendengan UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Menurut UU Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah adalah hak wewenang dan kewajiban daerah otonomi untuk mengatur dan mengatur sendiri urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.Secara garis besar ada 7 yang perlu di perhatikan dari otonomi daerah itu sendiri yang menjadi Main Goal (Tujuan Utama) yakni: Pelayanan Publik, Pemberdayaan Masyarakat, Peran serta Masyarakat, Daya Saing daerah. Kesejahteraan Masyarakat, Demokrasi dan Pemerataan dan keadilan. Dari ketujuh isu strategis otonomi daerah tersebut, bisa dirangkum dnlam satu perwujudan rill yakni terwujudnya Good Govemance (Tata kelola pemerintahan yang baik) sebagai indikaior keberhasilan implementasi otonomi daerah itu sendiri. lndikator keberhasilan pelaksanaan Good Governance dapat dilihat dari kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan kebijakan pemerintah yang populis ditunjang dengan kualitas dan kapabilitas pejabat publiknya

    Strategi Model Penguatan Lembaga Forum CSR di Wilayah Jawa Timur

    No full text
    Program CSR merupakan investasi bagi perusahaan demi pertumbuhan dan keberlanjutan(sustainability) perusahaan dan bukan lagi dilihat sebagai sarana biaya(cost centre)melainkan sebagai sarana meraih keuntungan(profit centre). Program CSR merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan(sustainable development). Disisi lain masyarakat mempertanyakan apakah perusahaan yang berorientasi pada usaha memaksimalisasi keuntungan-keuntungan ekonomis memiliki komitmen moral untuk mendistribusi keuntungan-keuntungan membangun masyarakat lokal, karena seiring waktu masyarakat tak sekedar menuntut perusahaan untuk menyediakan barang dan jasa yang diperlukan, melainkan juga menuntut untuk bertanggungjawab sosial

    THE MINIATURE OF SIPARTI 3-S: KSM Sibermas in the Urban Poverty Project In Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Malang, Indonesia

    No full text
    The miniature presented here is sytesis of how the siparti 3-S as an approach and prctice in dealing with the community empowerment under the UPP (Urban Poverty Project) in Indonesia. The notion of Siparti 3-S as an approach was applied specifically to build and operate a KSM in a kelurahan area in the year of 2000-2001 of UPP1 second phase. The pratice of how Siparti 3-S applied through the KSM Sibermas project was inspired and motivated by the previous successful of the author’s project was inspired and motivated by the previous successful of the author’s project in executing a training program for the retrenched tertiary graduates who had lost their jobs due to the financial crisis during 1998, under the project was known as P3T- Proyek Penanggulangan Pengangguran Pekerja Terampil (Skilled Workers Unemployment Project).  Utllization of waste material to produce sound economic and enviromental- friendly products was the theme of project run by KSM Sibermas. Based on the field experience of the author and members of KSM Sibermas in accomplishing the project, found that the Siparti 3-S was effective in building synergistically the three main resources, namely: human (the training participants), nature & enviroment (waste materials & garbage dump), and social-culture (the mindset and the behavior toward handling waste materials). Keyword: Siparti 3-S, KSM Sibermas, Urban Poverty Project, Indonesia

    Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014

    No full text
     Nazila, Fina Izmi. 2016. The Effects of Managerial Ownership, Institutional Ownership, and Firm Size on Company Value on Manufacturing Companies Listed in Indonesia Stock Exchange in Period 2012-2014. Sarjana’s Thesis, Departement of Accounting, Faculty of Economics, State University of Malang. Advisors: (I) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak., CA (II) Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.ScThe purpose of this study is to determine whether there is effect of managerial ownership, institutional ownership, and firm size on company value on manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) in period 2012-2014. The type of this research is an explanatory research. The data used are secondary data in the form of financial report from Indonesia Stock Exchange (IDX) websites and Indonesian Capital Market Directory (ICMD).The population in this study is manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) in period 2012-2014 with a total of 462 companies. The sampel is defined by purposive sampling technique to get a representative sample appropriate with criteria defined.  There are 75 manufacturing companies selected as sample for this research. Analysis of data was done by using multiple linear regression with 5% level of significant.The result showed that partially managerial ownership and institutional ownership have no effect on company value, meanwhile firm size has effect on company value. Managerial ownership, institutional ownership, and firm size simultaneously have positive effect on company value on manufacturing company listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) in period 2012-2014. Coefficient determination (R2) is 0.193, therefore it can be concluded that 19.3% of company value have effected by managerial ownership, institutional ownership, and firm size, while remaining 80.7% is affected by variables beyond this study. Based on the results of the study, future researches are recommended to adding other variables that suspected have more effect on company value and also adding data resources such as primary data to get the results of research more accurate, extend the study period and adding sample which includes all companies listed in Indonesia Stock Exchange so the results can be reflect the companies condition in general.Keywords : Managerial Ownership, Institutional Ownership, Firm size, Company  valu

    MENDORONG SEKTOR PENDIDIKAN DI PERDESAAN

    No full text
    Rural plays role as a supporting area for urban. Rural ‘s main activity is agriculture and natural resources explotation. In recent  years, agricultural sector in rural area has been kicked out by other sector. The implication is there is a shift in employment. This condition will influence income distribution in rural areas and then affect education sector. The research’s method is descriptive quantitative using secondary data provided by Indonesian Statistic Bureau (BPS). The change in rural’s economy pattern is proxied by population aged 15 years or over who work by main industry. Education’s quality is proxied by enrollment rate. The result of this research are: (1). There is positive relationship between the decreasing number of employment rate in agricultural sector and better income distribution in rural areas. (2). Better income distribution drives to higher enrollment rate. The recommendation is education sould be developed better in order to prevent employee to work in sector other than agriculture. Keyword : rural, agriculture, education, enrollment rat

    Pengaruh Ekspor, Nilai Tukar dan Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel ekonomimakro: ekspor, nilai tukar dan inflasi terhadap indeks harga saham gabungan pada Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel ekonomi makro secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap IHSG periode 2010-2014. Secara parsial, ekspor dan nilai tukar berpengaruh positif signifikan sedangkan inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap IHSG. Besarnya pengaruh yang disebabkan oleh ketiga variabel independen tersebut adalah sebesar 63,6%, sedangkan sisanya sebesar 36,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua varibael makro tersebut berpengaruh terhadap IHSG dimana ekspor mempunyai pengaruh signifikan karena naik turunnya eskpor mempengaruhi pendapatan perusahaan yang aktif melakukan ekspor yang selanjutnya akan direspon investor sebagai informasi keputusan membeli atau menjual saham. Selanjutnya nilai tukar rupiah yang berpengaruh signifikan terhadap IHSG karena jika nilai tukar terdepresiasi maka harga bahan baku yang diimpor akan mahal yang akan mempengaruhi kenaikan bahan baku produksi dan akan mengurangi keuntungan perusahaan. Hal ini yang mengakibatkan terjadinya penurunan harga saham yang selanjutnya akan menurunkan Indeks Harga Saham Gabungan. Untuk Inflasi diperoleh hasil yang tidak signifikan karena semakin tinggi angka inflasi hal itu memiliki arti bahwa tingkat harga saham pada sebuah perusahaan mengalami penurunan dan sebalikny

    18

    full texts

    480

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇