IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems)
Not a member yet
480 research outputs found
Sort by
Pengenalan Karakter Plat Nomor Mobil Secara Real Time
AbstrakPengenalan plat nomor di Indonesia biasanya digunakan pada sistem parkir yang masih dilakukan secara manual, yaitu dengan mencatat karakter plat nomor oleh petugas jaga parkir. Padahal pengenalan plat nomor tidak hanya dilakukan untuk system perparkiran tetapi dapat digunakan untuk menemukan kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas dijalan raya secara real time, misalnya pelaku tabrak lari pada kecelakaan maupun kendaraan yang melanggar rambu-rambu lalu lintas.Penelitian ini memberikan alternatif pengenalan karakter plat nomor mobil menggunakan metode connected component analysis dan matching sehingga dapat menyelesaikan permasalahan dengan background yang kompleks dan mobil yang bergerak dijalan raya.Metode connected component analysis berhasil melakukan proses segmentasi plat dan segmentasi karakter dengan kondisi background yang kompleks secara tepat terhadap 67 sampel citra dengan tingkat keberhasilan 95,52% untuk segmentasi plat dan 94,98% untuk segmentasi karakter dan metode template matching berhasil melakukan proses pengenalan karakter secara akurat dengan tingkat keberhasilan 87,45%. Kata kunci— real time, connected component analysis, template matching Abstract Indonesia’s number plat recognition system are typically used in parking lots that are still done manually, by recording the license plate characters by parking guard. Though number plate recognition system is not only for parking but can be used to find vehicles that violate traffic rules highway street in real time, such as actors on the hit and run accident and the vehicles that violate traffic signs.This study provides an alternative car number plate character recognition using connected component analysis and matching so as to solve problems with complex background and a moving car on the road.Connected component analysis method successfully to the plates segmentation and character segmentation in complex background condition are appropriate to the 67 sample images with the success rate of 95.52% for the plate segmentation and 94.98% for plate character segmentation and template matching method successfully perform the character recognition process accurately with a success rate of 87.45%. Keywords— real time, connected component analysis, template matchin
Aplikasi Pencarian Rute Terbaik dengan Metode Ant Colony Optimazation (ACO)
AbstrakPengawalan Lalu Lintas adalah suatu kegiatan penyelenggaran pengamanan bergerak di jalan dalam rangka melindungi keselamatan jiwa manusia, harta benda, kegiatan VVIP/VIP/ Protokol kenegaraan secara terus menerus selama perjalanan dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan bermotor sehingga kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Pengambilan keputusan rute jalan yang akan dilalui berdasarkan pertimbangan situasi jalan (jarak tempuh, banyak lubang, banyak tikungan dan kepadatan arus lalu lintas).Ant Colony Optimization (ACO) merupakan teknik probabilistik untuk memecahkan masalah perhitungan dengan menemukan jalur terbaik melalui graf, algoritma ini terinspirasi dari perilaku semut bersama dengan koloninya dalam mencari makanan. Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan masalah Multi-Attribute Decision Making (MADM) dengan mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja setiap alternatif pada semua atribut.Penelitian ini mengkombinasikan metode Ant Colony Optimization dengan Simple Additive Weighting. Kata kunci— ACO, Ant Colony Optimization, SAW, Simple Additive Weighting, Rute Terbaik AbstactTraffic Guarding is an activity to carry out the safety on road in order to protect the safety of human, the treasure and the activity to guard of honor. It is conducted continually from one to another place by using the vehicles. It is also conducted to get more safe, ordered and fluent along the road. To take the decision of route which will be passed on the road situations (distance, road with holes, bends and crowd of the traffic).Ant Colony Optimization (ACO) is a probabilistic technique to solve the problem by using the way to find the best track through graf. This algorithm gets inspiration from the ants behavior with their colony to get their food. Simple Additive Weighting (SAW) is a method to solve the problem Multi-Attribute Decision Making (MADM) by finding the accumulation from the rate processing from every alternatives at the attribute of all.This research combines Ant Colony Optimization (ACO) method with Simple Additive Weighting (SAW). Keyword— ACO, Ant Colony Optimization, SAW, Simple Additive Weighting, Best Rout
Reduksi Parameter Quality-Of-Service Menggunakan Rough-Set-Theory Dalam Simulasi Routing Algoritma Dijkstra
AbstrakProses pemilihan jalur/rute terbaik dalam proses routing melibatkan bobot-bobot yang terbentuk dalam topologi jaringan. Terdapat banyak parameter yang menunjang munculnya bobot tersebut. Kesalahan dalam pemilihan parameter dapat mengganggu proses kumunikasi data yang terlihat pada communication-overhead (CO) yang muncul dalam jaringan. Proses reduksi parameter dalam teori Rough Set dapat memilih parameter mana yang dianggap penting sesuai dengan nilai quality of service. Sehingga dari sekian banyak parameter, akan terpilih parameter yang akan dijadikan bobot dalam topologi. Hal ini akan mengurangi beban CO yang akan mengoptimalkan proses routing dalam jaringan. Kata kunci—Quality of Service, reduksi parameter, teori rough set, routing, algoritma Dijkstra AbstractPath selection process/best route in the routing process involves weights that are formed in the network topology. There are many parameters that support the emergence of these weights. Errors in the selection process parameters can interfere with communication data seen in communication-overhead (CO) which appears in the network. Reduction process on Rough Set theory can select the parameters which are considered important parameters in accordance with the quality of service (QoS). So of the many parameters, will be selected parameters to be used as weights in the topology. This will reduce the burden of CO that will optimize the process of routing in the network. Keywords—Quality of Service, parameter’s reduction, rough set theory, routing, Dijkstra algorith
Analisis Forensik Jaringan Studi Kasus Serangan SQL Injection pada Server Universitas Gadjah Mada
AbstrakForensik jaringan merupakan ilmu keamanan komputer berkaitan dengan investigasi untuk menemukan sumber serangan pada jaringan berdasarkan bukti log, mengidentifikasi, menganalisis serta merekonstruksi ulang kejadian tersebut. Penelitian forensik jaringan dilakukan di Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPTIK) Universitas Gadjah Mada.Metode yang digunakan adalah model proses forensik (The Forensic Process Model) sebuah model proses investigasi forensik digital, yang terdiri dari tahap pengkoleksian, pemeriksaan, analisis dan pelaporan. Penelitian dilakukan selama lima bulan dengan mengambil data dari Intrusion Detection System (IDS) Snort. Beberapa file log digabungkan menjadi satu file log, lalu data dibersihkan agar sesuai untuk penelitian.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat 68 IP address yang melakukan tindakan illegal SQL Injection pada server www.ugm.ac.id. Kebanyakan penyerang menggunakan tools SQL Injection yaitu Havij dan SQLMap sebagai tool otomatis untuk memanfaatkan celah keamanan pada suatu website. Selain itu, ada yang menggunakan skrip Python yaitu berasal dari benua Eropa yaitu di Romania. Kata kunci—forensik jaringan, model proses forensik, SQL injection AbstractNetwork forensic is a computer security investigation to find the sources of the attacks on the network by examining log evidences, identifying, analyzing and reconstructing the incidents. This research has been conducted at The Center of Information System and Communication Service, Gadjah Mada University.The method that used was The Forensic Process Model, a model of the digital investigation process, consisted of collection, examination, analysis, and reporting. This research has been conducted over five months by retrieving data that was collected from Snort Intrusion Detection System (IDS). Some log files were retrieved and merged into a single log file, and then the data cleaned to fit for research.Based on the research, there are 68 IP address was that did illegal action, SQL injection, on server www.ugm.ac.id. Most of attackers using Havij and SQLmap (automated tools to exploit vulnerabilities on a website). Beside that, there was also Python script that was derived from the continent of Europe in Romania. Keywords— Network Forensics, The Forensic Process Models, SQL Injectio
Integrasi Database DISDUKCAPIL dan Database KPU Kabupaten Maros Memanfaatkan Web Services
AbstrakBanyaknya permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaan Pemilukada, baik yang disebabkan oleh penyelenggara maupun oleh peserta.Permasalahan yang sering terjadi adalah tidak tersedianya data daftar penduduk potensi pemilih pilkada (DP4) yang ter-update, penggelembungan jumlah pemilih karena adanya data ganda, dan terbatasnya waktu untuk memverifikasi dokumen.Permasalahan yang serupa yang dihadapi oleh KPU Maros ditambah dengan terbatasnya sarana/media publikasi yang disediakan oleh KPU Maros dalam menginformasikan DPS dan DPT kepada masyarakat.Web service adalah sebuah teknologi yang meliputi sekumpulan standar yang memungkinkan dua aplikasi komputer dapat saling berkomunikasi dan bertukar data di internet. Teknologi web services menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam mendapatkan informasi dari berbagai sumber tanpa mempermasalahkan perbedaan teknologi yang digunakan. Dalam penelitian ini, web service digunakan untuk mengkomunikasikan dua aplikasi yang berbeda yaitu SIAK DISDUKCAPIL Kabupaten Maros dan SIDP KPU Kabupaten Maros.Penelitian ini dilanjutkan dengan membuat suatu desain sistem dan implementasi berupa prototype sistem yang mengintegrasikan data dari database SIAK DISDUKCAPIL dengan database KPU di Kabupaten Maros dengan memanfaatkan teknologi web services. Hasilnya adalah didapatnya DPT yang valid serta adanya alternatif lain dalam mempublikasikan DPT kepada masyarakat, disamping tetap menggunakan media publikasi yang telah digunakan selama ini. Kata kunci— Web Services, Integrasi Data, DPT AbstractMany problems are encountered in the implementation of Local Election, which are caused by both the committee and participants. The problems that frequently occurred are the unavailability of data on the list of updated potential population to be voters in Local Election, the swallowing number of voters due to double data, and the limited time to verify documents. The similar problems that are encountered by General Election Committee of Maros Regency.Web service is a technology that includes a set of standards allowing two computer applications that can communicate with each other and exchange data in Internet. In the study, web services are used to communicate two different applications: SIAK of the Demography and Civil Registration Office of Maros Regency and SIDP of the General Election Committee of Maros Regency.The study is followed by making the design of system and implementation such as a prototype data integration system between the database of SIAK of the Demography and Civil Registration Office of Maros Regency and that of General KPU in Maros Regency by utilizing web service technology. The result is the valid Fixed Voter List. Keywords—Web Services, Data Integration, Fixed Voter Lis
Penerapan Algoritma Genetika Untuk Menyelesaikan Permasalahan Penjadwalan Perawat Dengan Fuzzy Fitness Function
AbstrakPenjadwalan perawat merupakan suatu permasalahan yang sangat kompleks dan memerlukan banyak waktu dalam proses pembuatannya. Terdapat dua bentuk batasan yang harus dipenuhi dalam penjadwalan perawat yaitu batasan keras (hard constraint) dan batasan lunak (soft constraint), oleh karena itu permasalahan penjadwalan perawat sangat sulit untuk dikerjakan dengan cara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan algoritma genetika dalam menyelesaikan permasalahan penjadwalan perawat yang dapat memkuenuhi seluruh batasan keras dan meminimalkan pelanggaran terhadap batasan lunak yang telah ditentukan sehingga penjadwalan yang dihasilkan tidak hanya dapat memenuhi aturan yang ditetapkan saja namun juga dapat memenuhi preferensi dari masing-masing perawat terhadap jadwal yang dihasilkan.Algoritma genetika digunakan dalam penelitian ini untuk menyelesaikan permasalahan penjadwalan perawat pada RS. BaliMed Denpasar. Dimana kromosom yang dihasilkan merupakan representasi solusi dari penjadwalan perawat yang berupa jadwal mingguan dari masing-masing perawat.Himpunan fuzzy dalam penjadwalan perawat ini digunakan untuk menentukan nilai fitness dari kromosom yang dihasilkan.Sebuah nilai fungsi keanggotaan yang tinggi menggambarkan tingkat keidealan yang lebih tinggi dari solusi yang dihasilkan. Kata Kunci— penjadwalan perawat, algoritma genetika, fuzzy fitness function. AbstractNurse scheduling is one of the problems that need more attentions to handle. This scheduling problem is complex with some constraints involved. There are two general constraints in the problem named, the hard constraints and the soft constraint. This research goal is to study the application of genetic algorithm for solving the nurse scheduling problem. However, this solving problem should satisfy all the hard constraints, and minimize the violation of the soft constraints. The good scheduling is not only satisfies the hard constraints defined, but also the preferences of each nurse.The genetic algorithm used in this research solved the nurse scheduling problem faced at BaliMed Hospital, Denpasar. The chromosome is the representation of the weekly scheduling of each nurse. This scheduling utilized fuzzy set to determine the fitness values of the chromosome. High member value represents high ideal level of solution. The result of this research is that the lower penalty value achieved from a solution, the more ideal scheduling got according to the membership degree in fuzzy set. Hopefully, this scheduling method can be an alternative solution for arranging a nurse scheduling. Keyword— nurse scheduling, genetic algorithms, fuzzy fitness function
Pengenalan Ucapan Suku Kata Bahasa Lisan Menggunakan Ciri LPC, MFCC, dan JST
AbstrakSuara adalah salah satu alat komunikasi antar manusia yang efektif dan digemari. Selain sebagai alat komunikasi antar manusia, suara manusia telah digunakan sebagai alat komunikasi antara manusia dan komputer (mesin). Penelitian menggunakan suara sebagai alat komunikasi manusia dan mesin telah banyak dilakukan dengan menggunakan berbagai bahasa. Bahkan ada beberapa penelitian yang telah menghasilkan kemampuan pengenalan yang baik dan dikomersilkan (menggunakan bahasa Inggris). Bagaimana dengan penelitian pengenalan suara menggunakan Bahasa Indonesia? Peneliti mengamati penelitian pengenalan ucapan kata dalam Bahasa Indonesia masih minim dan cakupan jumlah katanya pun masih kecil. Oleh karena itu, pada penelitian ini, peneliti melakukan pengenalan ucapan kata Bahasa Indonesia. Pengenalan ucapan kata Bahasa Indonesia dilakukan dengan memecah kata Bahasa Indonesia ke dalam bentuk suku kata bahasa lisan. Pemecahan ke dalam bentuk lafal kata diharapkan mampu mengurangi jumlah kata yang sangat besar, namun tetap mengakomodasi seluruh kata yang dalam Bahasa Indonesia. Total jumlah lafal kata yang ditemukan oleh peneliti adalah 1741 suku kata bahasa lisan. Peneliti membagi sistem dalam 4 bagian besar, yakni proses perekaman, pre-processing, ekstraksi ciri, dan pengenalan. Pada proses perekaman digunakan frekuensi 11025 Hz, Mono, 8 bit. Pada pre-processing digunakan proses bantuan seperti pre-emphasis, segmentasi, framing, dan windowing. Sedangkan untuk ekstraksi ciri dan pengenalan digunakan ciri LPC/MFCC dan identifier jaringan syaraf tiruan backpropagation. Hasil pengenalan dengan pendekatan yang dibangun menunjukkan hasil yang belum memuaskan, yakni dengan kemampuan pengenalan terbaik sebesar 0.65% dengan ciri MFCC. Kata kunci—pengenalan kata Bahasa Indonesia, LPC, MFCC, JST, backpropagation. Abstract Voice is one of effective and convinienced communication’s medium among human. However, the used of voice is not only for communication among human but also has another role nowadays. Voice becomes communication medium for human and computer (machine). One of its application is speech to text application. Some of speech to text research already claimed good accuracy for some languages. How about Indonesian language? The research for Indonesian word recognition was still at low amount. The word used for research was at small amount too. Because of some of the reasons, researcher focus on Indonesian word recognition in this research. This research will divide the word into the speech syllable. The aim for the dividing system is to reduce the large amount of the word, but still cover all of the word. We found and used 1741 speech syllables. For managing the recognition, we used several approaches. The approaches are 11025 Hz, Mono, 8 bit for recording, pre-emphasized, segmentation, framing, and windowing for pre-processing, LPC and MFCC for the features, and back-propagation neural network for the identifier. The result using this approach was not reached good performance. The best result performed 0.65% by using MFCC feature. Keywords—Indonesian’s syllable recognition, LPC, MFCC, neural network, backpropagatio
GDSS Penentuan Lokasi Shelter Baru Transjogja Menggunakan Metode Brown-Gibson dan Borda
AbstrakTujuan didirikannya armada bus Transjogja adalah untuk mengurai permasalahan kemacetan, polusi dan transportasi umum yang memadai. Untuk memberikan layanan yang terbaik, salah satu hal yang diusahakan adalah menempatkan shelter pada posisi yang tepat. Dinas perhubungan bekerja sama dengan instansi lain dalam pengumpulan aspirasi eksekutif untuk penentuan lokasi shelter baru.Kombinasi Metode Brown-Gibson dan Borda memungkinkan digunakan untuk pemilihan lokasi secara kelompok. Metode ini digunakan untuk memilih alternatif lokasi berdasarkan ukuran preferensi tertentu (preference measurement) dengan mempertimbangkan faktor obyektif dan faktor subyektifnya. Faktor obyektif berupa efektifitas biaya yaitu jumlah total biaya yang dikeluarkan untuk satu alternatif lokasi. Faktor subyektif berupa pembobotan para pengambil keputusan terhadap kriteria-kriteria yang disyaratkan dalam penentuan lokasi shelter baru. Kriteria tersebut antara lain lahan, posisi, akses ruang, persaingan, transportasi dan keamanan. Dalam penilaian faktor subyektif menggunakan model AHP.Hasil dari penelitian ini adalah GDSS dengan menggunakan metode Brown-Gibson dan borda terbukti dapat mengakomodasi preferensi dari banyak pembuat keputusan. Dengan keluaran berupa nilai preferensi lokasi dan rangking memudahkan DM menentukan pemilihan lokasi. Lokasi yang paling banyak memiliki rangking tertinggi lebih berpotensi sebagai lokasi shelter baru.Kata kunci— Lokasi, Brown-Gibson, Borda AbstractThe purpose of establishment of the Transjogja bus fleet is to solve the problems of congestion, pollution and adequate public transport. To provide the best service, one thing is to place the shelter afforded in the right position. Department of Communication, cooperate with other agencies in the collection of executive aspirations, for the determination of the location of the new shelter.The combinations of Brown-Gibson and Borda methods, possible used for site selection as a group. This method is used to select an alternative location based on the size of a particular preference (preference measurement) taking into account the objective factors and subjective factors. Objective factor in the form of cost effectiveness is the total amount of expenses incurred for an alternative location. Subjective weighting factor of the decision makers of the criteria required in determining the location of the new shelter. These criteria include land, position, and access to space, competition, transportation and security. In the assessment of subjective factors is using the AHP model.The result of this study is to GDSS using the Brown-Gibson method and Borda shown to accommodate the preferences of many decision makers. With the output of the value location preference and rankings, it facilitated DM to determine new location. Location that has the highest ranking is more potent as a location for a new shelter.Keywords— Location, Brown-Gibson, Bord
Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Spare Part
AbstrakEra informasi yang semakin berkembang mempengaruhi lingkungan bisnis. Pengaruhnya dapat dilihat pada proses pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan terhadap sejumlah alternatif dan sejumlah tujuan diselesaikan dengan sebuah sistem. Sistem yang bermodelkan Multi Attribute Decision Making (MADM) dan Multi Objective Decision Making (MODM). Model MODM digunakan untuk menyelesaikan perancangan alternatif terbaik dan model MADM digunakan untuk menyelesaikan penyeleksian terhadap beberapa alternatif dalam jumlah yang terbatas. Salah satu pendekatan model MADM adalah TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution). Konsep utama TOPSIS adalah alternatif preferensi terbaik memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Hasil metode TOPSIS adalah perankingan terhadap sejumlah alternatif. Salah satu masukan dari metode TOPSIS adalah nilai pembobotan kriteria. Nilai pembobotan kriteria dapat diberikan secara langsung oleh pengambil keputusan atau dihitung melalui sebuah metode. Penelitian akan menghitung nilai pembobotan kriteria dengan metode Entropy. Tujuannya adalah untuk memberikan objektifitas pembobotan kriteria. Penelitian mengangkat kasus tentang pengalokasian spare part ke sejumlah store. Alternatif terbaik dengan sumber daya yang terbatas, beberapa tujuan yang saling bertentangan didekati dengan metode Goal programming. Pengambilan keputusan akan lebih terarah karena sistem menghasilkan perankingan store spare part, dan menampilkan informasi alokasi spare part. Kata kunci— Sistem Pendukung Keputusan, Entropy, TOPSIS, Goal Programming AbstractThe capabilities of computrized systems facilitate decision support in a number of ways, such as speed computations, increased productivity ,improved data management and others. Decisions are often made by individuals. There may be conflicting objectives even for a decision maker. The conflicting objectives can be solved by goal programming. Research of spare part allocation focuses on an individual decision maker and presents the solving problem with Multiple Criteria Decision Making (MCDM). A lot of MCDM approaches have been developed and applied to diverse fields, like engineering, management, economic, etc. As one of the known classical MCDM approaches, TOPSIS method is known to be a common method to get the preliminary outcome. The main concept of TOPSIS is the best alternative has the shortest distance from the positive ideal solution and has the longest distance from the negative ideal solution. Before the stores are ranked with TOPIS method, the management assigned a weightage to each store using Entropy method. Keywords— Decision Support Model, Entropy, TOPSIS, Goal Programming
Sistem Pendukung Keputusan Model Fuzzy AHP Dalam Pemilihan Kualitas Perdagangan Batu Mulia
AbstrakPemilihan kualitas batu mulia membutuhkan kemampuan khusus untuk memilih dan menilai kualitas batu mulia yang akan diperdagangkan. Keberagaman jenis batu mulia dan konsumen menjadi kendala tersendiri ketika pengetahuan dan kemampuan individu dalam menganalisis kualitas batu mulia sangatlah minim.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan model Fuzzy AHP. Pengumpulan data dilakukan dengan cara konsultasi dengan Direktur Kantor Pusat Promosi Batu Mulia Indonesia GEM-AFIA GROUP di Bandung sehingga dihasilkan kriteria-kriteria terbaik dalam pemilihan kualitas perdagangan batu mulia. Kriteria-kriteria tersebut kemudian disusun berdasarkan literatur, observasi dan wawancara, selanjutnya diberi penilaian perbandingan berpasangan dengan AHP untuk mencari bobot informasional dan menggunakan TFN untuk mencari upper excepted value.Hasil yang didapat dengan menggunaan model Fuzzy AHP dalam pemilihan kualitas perdagangan batu mulia menunjukkan bahwa kriteria berat jenis, warna, kekerasan, pemotongan, dan kejernihan merupakan kriteria utama dalam pemilihan kualitas perdagangan batu mulia. Fuzzy AHP dalam penilaian tingkat kosistensi dilakukan pada level struktur hierarki dan mampu mengakomodir ketidak konsistenan dalam penilaian. Kata kunci—AHP (Analysis Hierarchy Process), Fuzzy AHP, TFN (Triangular Fuzzy Number), upper eecepted upper. AbstractThe selection process of Precious stone quality requires particular ability in selecting and assessing the quality of traded Precious stones . The diversity types of Precious stoneand consumers in choosing it become an obstacle since the limited knowledge and ability to analyze needs of individuals.This research applied quantitative method by employing Fuzzi AHP model. The data was collected by consulting the director of Kantor Promosi Batu Mulia Indonesia GEMAFIA GROUP located in Bandung that gives some criteria in the selection of Precious stonetrade quality. Further, these criteria are formulated based on AHP pair comparison to find out the informational quality and upper expected values using TFT (triangular Fuzzy Number).The result that is based on Fuzzy AHP method show that density, color, hardness, cutting and clarity criteria are the criteria in selecting Precious stonetrade quality. This method in the assessment of consistency level is done in the hierarchy structure level and is able to accommodate the assessment inconsistency. Keywords—AHP (Analysis Hierarchy Process), Fuzzy AHP, TFN (Triangular Fuzzy Number), upper eecepted upper