Universitas Dian Nuswantoro

Udinus Repo
Not a member yet
    17604 research outputs found

    EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF KASUS KANKER PAYUDARA PADA PASIEN BPJS BERDASARKAN DATA REKAM MEDIS DI RSUD TUGUREJO SEMARANG TAHUN 2016

    No full text
    Kanker payudara adalah kasus kanker terbesar tahun 2016 di RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui epidemiologi deskriptif kanker payudara pasien BPJS berdasarkan data rekam medis di RSUD Tugurejo Semarang tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasi. Sampel diambil menggunakan teknik sampling acak, 64 dokumen rekam medis pasien BPJS dengan kasus kanker payudara telah diobservasi. Jumlah pasien BPJS kanker payudara adalah 177 pasien dengan umur minimal 34 tahun, umur maksimal 69 tahun dan rerata umur 49 tahun. 100% pasien adalah perempuan. Sebagian besar kasus adalah lulusan SD (39,1%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (51,6%). Sebagian besar kasus mengalami kanker pada payudara kanan (51,6%), diagnosa sekunder Anemia (31,2%), dengan jenis tindakan Modified Radical Mastectomy (46,9%) dan seluruh diagnosa utama adalah Ca Mammae (100%). Sebagian besar kasus memiliki tingkat keparahan tingkat sedang (43,8%), Lama rawat 10 hari (14,1%), Riwayat Tumor Mammae (35,9%), grade II (37,5%), perawatan ke-2 (46,9%), Lama pasien didiagnosa 2 tahun (29,7%), Histopatologis Invasive ductal carcinoma mammae (40,6%), Keadaan pulang hidup (92,2%) dan Tarif INA-CBG’s 3.023.500 (28,1%). Saran, sosialisasi program SADARI untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan deteksi dini kanker payudara

    TINJAUAN PENYEBAB KETIDAKTEPATAN KODE DIAGNOSA UTAMA PADA PROSES KLAIM BPJS RAWAT INAP DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNGARAN PADA TAHUN 2017

    No full text
    BPJS Kesehatan merupakan badan penyelenggara jaminan kesehatan yang akan membayar biaya pelayanan kesehatan pasien kepada fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut dengan menggunakan sistem paket INA CBG’s. Tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikan proses pengkodean diagnosis utama pasien pada berkas rekam medis pasien BPJS Rawat Inap Mendeskripsikan prosedur klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Ungaran,Mendeskripsikan diagnosis utama dan kode diagnosis utama pada DRM yang klaimnya dikembalikan,Mendeskripsikan penyebab ketidaktepatan kode diagnosis utama pada proses klaim BPJS Rawat Inap. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara kepada petugas koing dan petugas verifikator BPJS terkait dengan ketidaktepatan penulisan kode diagnosa utama dalam proses klaim BPJS Rawat Inap. Hasil dari penelitian ini yaitu diagnosa gabungan dengan kode I10 & N18,0 yaitu ESRD&Hypertensi merupakan diagnosa utama terbanyak, yaitu 22,5%. kode diagnosa utama yang dikode oleh pihak verifikator dan grouper INA CBGs, kode I12.0 merupakan kode diagnosa utama terbanyak, yaitu 22,5%.dan penyebab ketidaktepatan karena penetapan kode yang tidak sesuai dengan diagnosa utama Perlu meningkatkan ketelitian dalam proses pengkodean diagnosa utama pada data rekam medis sehingga mampu menghasilkan data yang akurat. Petugas koder perlu menambah wawasan dalam mengkode diagnosa dengan mengikuti beberapa pelatihan tentang pengkodean diagnosa

    Rancangan Sistem Informasi Pencatatan Tuberkulosis berbasis Web untuk Mendukung Kegiatan Pelaporan di Puskesmas Ngaliyan Tahun 2017

    No full text
    Tuberkulosis merupakan salah satu permasalahan penyakit di dunia. Menurut WHO, Indonesia 539.000 penduduk kasus baru tiap tahunnya adalah tuberkulosis BTA positif dengan angka kematian mencapai 101.000 penduduk. Angka kejadian penyakit tuberkulosis Multi Drug Resistant (MDR) di Kota Semarang masuk dalam urutan pertama. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem informasi pencatatan tuberkulosis. Analisa data yang digunakan dalam pengembangan sistem ini yaitu dengan menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) dengan tahapan meliputi perencanaan, analisis masalah dan perancangan. Penggunaan jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif yaitu dengan melakukan observasional. Objek penelitian yaitu dokumen tuberkulosis. Subjek penelitian yaitu Kepala Puskesmas dan Petugas Poli DOTS. Alat yang digunakan berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa keluarga penderita TB mendaftarkan penderita TB di loket pendaftaran, dan penderita TB mengantri di ruang Poli DOTS untuk mendapat pelayanan oleh petugas. Penderita yang diduga tersangka penderita TB akan dilakukan pemeriksaan dahak di ruang labratorium. Setelah itu penderita kembali ke ruang Poli DOTS untuk mendapatkan pengobatan. Selanjutnya petugas poli DOTS akan membuat laporan berdasarkan data yang berasal dari penderita untuk kemudian dilaporkan kepada Kepala Puskesmas. Dari alur proses sistem tersebut maka dibuat Sistem Informasi Pencatatan Tuberkulosis Pencatatan Tuberkulosis Berbasis Web untuk Mendukung Pelaporan dengan database menggunakan MySQL. Hasil rancangan ini akan mempermudah petugas poli DOTS dalam input data agar dapat diakses dengan mudah. Saran untuk mempermudah petugas poli DOTS dan Kepala Puskesmas, yaitu dengan mengimplementasikan rancangan sistem informasi pencatatan tuberkulosis di Puskesmas Ngaliyan

    ANALISIS FAKTOR PENGGUNAAN PESTISIDA ANORGANIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GANGGUAN KULIT PADA PETANI HORTIKULTURA DESA BATUR KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Petani sangat bergantung dengan pestisida karena pestisida memiliki arti penting untuk perlindungan tanaman dari serangan hama yang terkadang membuat gagal panen. Namun terkadang petani menyalahi aturan penggunaan pestisida, dengan alasan untuk meningkatkan daya racun pada hama dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tanam. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan, salah satunya gangguan kulit. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis faktor penggunaan pestisida yang berhubungan dengan kejadian gangguan kulit pada petani hortikultura Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dan pengambilan data secara retrospektif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara menggunakan lembar pertanyaan terstruktur. Penelitian ini dilakukan di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang dengan mengambil populasi pada salah satu kelompok tani yaitu Ngudi Rahayu yang berjumlah 48 petani. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan kriteria tertentu. Analisis data menggunakan uji statistik Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan hanya 7 petani (14,6%) yang pernah menderita gangguan kulit. Uji statistik menunjukkan bahwa usia (p 0,480), tingkat pendidikan (p 1,000), masa kerja (p 0,696), jumlah pestisida (p 1,000), dosis pestisida (p 1,000), cara pengelolaan pestisida (p 0,416) dan kelengkapan penggunaan APD (p 0,562). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara usia, tingkat pendidikan, masa kerja, jumlah pestisida, dosis pestisida, cara pengelolaan pestisida dan kelengkapan penggunan APD dengan kejadian gangguan kulit. Bagi para responden sebaiknya segera memeriksakan keluhan kesehatan yang dialami ke layanan kesehatan agar tidak terjadi paparan pestisida yang lebih berat

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN MOTIVASI KADER DENGAN PRAKTIK PENEMUAN SUSPEK TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULU LOR TAHUN 2017

    No full text
    Angka penemuan kasus Tuberkulosis Paru di puskesmas Bulu Lor masih dibawah target yaitu sebesar 28,57% pada tahun 2015 dengan suspekTB Paru sebanyak 81 orang. Peran kader dalam praktik penemuan suspek TB Paru secara aktif memberikan kontribusi yang cukup besar. Namun pada pelaksanaannya belum semua kader berperan aktif dalam praktik penemuan suspek TB Paru.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan karakteristik dan motivasi kader dengan praktik penemuan suspek TB Paru di wilayah kerja puskesmas Bulu Lor Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian adalah kader posyandu berjumlah 92 orang dengan sampel berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan data melalui wawancara dengan pedoman kuesioner. Uji yang digunakan adalah uji chi square, fisher exact test, dan rank spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwada hubungan antara umur dengan praktik penemuan suspek TB Paru (p=0,003), ada hubungan antara pekerjaan dengan praktik penemuan suspek TB Paru (p=0,034), ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan praktik penemuan suspek TB Paru (p=0,001), ada hubungan antara masa kerja dengan praktik penemuan suspek TB Paru (p=0,001), ada hubungan antara motivasi dengan praktik penemuan suspek TB Paru (p=0,001). Bagi Puskesmas disarankan meningkatkan peran aktif kader dalam praktik penemuan suspek TB Paru sebagai upaya meningkatkan cakupan penemuan kasus TB Paru dengan memberikan dorongan, bimbingan, pelatihan atau reward kepada kader dan melakukan pendampingan dalam pelaksanaannya, bukan hanya kepada kader TB Paru saja

    Analisis Kebutuhan Integrasi SIMRSUD Ungaran dengan Sistem E-Klaim INA-CBG V5.1 di RSUD Ungaran Tahun 2017

    No full text
    Utilization of science and technology in hospitals was needed to support health services. Based on preliminary survey at January 2017, Regional Public Hospital Ungaran already used Hospital Management Information System application, especially on the medical records and this application was called SIMRSUD Ungaran. While the claim system used E-claim INA-CBG v5.1. Both systems were not integrated. This study was a descriptive study, data collection method with observation and interview. Object study was SIMRSUD Ungaran and E-Claim INA-CBG v5.1. Subjects study were Head of Medical Record, Inpatient coding officer, hospital IT officer, internal verifier, external verifier, and claim clerk. The result showed that the officer needed integration between SIMRSUD and E-claim to fulfill the complaint from patient due to service process of BPJS patient claim was too long. Grouping officers should re-entry because there were some problems such as different ICD codes on both system, no menu Output for E-claims on SIMRSUD, and no uncrypted txt menu on E-claims for hospital claims. Suggestion, IT officers should updated International Clasification Disease (ICD), added output menu on SIMRSUD, and evaluated E-claim INA-CBG with Health Ministry of Indonesia, so that bridging system could be applied to simplify the works

    RANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITORING IMUNISASI DASAR PADA BAYI BERBASIS WEB DI PUSKESMAS TLOGOSARI WETAN SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Laporan imunisasi cakupan imunisasi yang tidak valid dan sistem informasi imunisasi yang ditulis secara manual menjadi masalah pada Puskesmas Tlogosari Wetan Semarang. Tujuan pembuatan sistem informasi pelaporan imunisasi dasar berbasis web untuk mendukung pelaporan imunisasi dengan memanfaatkan sistem informasi kesehatan berupa website yang mempermudah pembuatan laporan. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian menggunakan design science research untuk membantu dalam mengidentifikasi masalah dalam kesehatan dan menyajikan desain database untuk mendukung pengembangan sistem kesehatan. Hasil dari penelitian ini ialah sebuah rancangan sistem informasi pelaporan imunisasi dasar pada bayi yang berbasis web, sehingga mempermudah petugas dalam mengelola laporan dan menghemat waktu dalam pembuatan laporan. Saran untuk mengimplementasikan sistem maka di perlukannyan sosialisai bagi petugas dalam menjalankan sistem informasi pelaporan imunisasi dasar berbasis web

    FAKTOR-FAKTOR PRIMER YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI PADI DI DUKUH SODONG KELURAHAN PURWOSARI KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG TAHUN 2017

    No full text
    Warga Dukuh Sodong Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen Kota Semarang merupakan sebagian besar adalah petani. Petani mampu menghasilkan padi sebanyak 4-9 ton untuk perhektarnya. Kegiatan yang dilakukan oleh petani sangat mempengaruhi terjadinnya keluhan muskuloskeletal. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor primer yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal pada petani padi di Dukuh Sodong Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen Kota Semarang tahun 2017. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional kuantitatif. Populasi penelitian adalah petani padi di Dukuh Sodong Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen Kota Semarang sejumlah 60 orang yang aktif setelah dilakukan penyebaran undangan petani yang hadir sebanyak 35 orang dan di jadikan sampel. Variabel yang di teliti yaitu peregangan otot berlebihan ,aktivitas berulang dan sikap kerja tidak alamiah untuk pengambilan data menggunakan kuesioner serta variabel keluhan muskuloskeletal menggunakan metode Nordic Body Map (NBM). Analisis statistik yang di gunakan dalam penelitian ini adalah person product momen dan rank spearman’s Berdasarkan uji statistic diketahui tdak ada hubungan pereganngan otot berlebihan (p-value= 0,738), aktivitas berulang (p-value= 0,771), dan sikap kerja tidak alamiah (p-value= 0,613) dengan keluhan musculoskeletal. Perlu ada peran aktif penyuluhan oleh Dinas Kesehatan di wilayah Dukuk Sodong Kelurahan Purwosari Kecamatan Mijen Kota Semarang sehingga menerapkan pola kerja yang baik dan benar agar tidak mengganggu kesehatan dan produktivitas kerja

    SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SARANA DAN FASILITAS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM SEMARANG GROUP

    No full text
    Pengelolaan sarana dan fasilitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Semarang Group mengalami hambatan dalam update data dan keterlambatan monitoring, sehingga dapat berpengaruh pada kondisi sarana dan fasilitas K3, dan kesiapsiagaan kondisi darurat. Hal tersebut mendasari dilakukannya penelitian ini yang bertujuan membangun sistem informasi pengelolaan sarana dan fasilitas K3 untuk memudahkan dalam akses informasi, manajemen data, dan monitoring kelengkapan sarana dan fasilitas K3. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif guna memperoleh informasi mengenai keadaan yang ada. Dalam perancangan sistem informasi K3 didukung dari analisis data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Sedangkan untuk pembangunan sistem dilakukan pendekatan SDLC (System Development Life Cycle). Penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah sistem informasi K3 dengan desain yang user friendly dan membantu manajemen pengelolaan sarana dan fasilitas K3 di PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Semarang Group. Sistem ini mengandung menu pemetaan sarana dan fasilitas K3, menu jadwal monitoring yang didukung dengan alarm pengingat, dan menu informasi emergency response team yang menyediakan informasi pemegang wewenang tindakan dalam keadaan darurat. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan perencanaan dan persiapan baik itu inspeksi maupun monitoring. Pengembangan bagi sistem infromasi sarana dan fasilitas K3 ini masih sangat diperlukan, seperti penambahan beberapa fitur pendukung yang akan dapat menunjang sharing data maupun pengelolaan data

    TEKNIK PENULISAN NASKAH DALAM PROGRAM FEATURE SINAR INDONESIAKU EPISODE SINAR BAHAGIA PAK SLAMET

    No full text
    Di era yang serba canggih dan sikap kemandirian yang tinggi saat ini, masyarakat semakin berpendidikan dan maju dalam pemikiran. Salah satunya adalah pekerjaan tukang becak. Dengan mengangkat kehidupan seorang tukang becak yang mempunyai keahlian dapat berkomunikasi menggunakan berbahasa inggris kedalam sebuah tayangan feature televisi, Penulis ingin mengangkat hal ini kedalam program feature Sinar Indonesiaku episode Sinar Bahagia Pak Slamet yang tidak hanya memberikan sebuah hiburan namun juga terdapat unsur informasi di dalamnya. Tujuan dari program feature ini untuk memotivasi kepada masyarakat akan minat belajar. Untuk menghasilkan program feature yang menarik, peran penulis naskah sangat penting dalam membuat sebuah naskah atau skenario yang baik. Penulis melakukan wawancara, observasi, serta membaca buku atau artikel untuk mencari referensi yang berhubungan dengan topik. Laporan Tugas Akhir ini akan menguraikan tugas-tugas penulis naskah selama penciptaan program feature mengenai seorang tukang becak yang mampu berkomunikasi menggunakan berbahasa inggris. Pada tahap akhir, dilakukan evaluasi terhadap proses produksi dan karya yang dihasilkan serta rekomendasi untuk pembuatan program feature di kemudian hari

    14,363

    full texts

    17,604

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Udinus Repo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇