WIDYAKALA JOURNAL
Not a member yet
160 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Emotion-Focused Coping Dan Dukungan Keluarga Dengan Anticipatory Grief Pada Ibu Dari Pasien Kanker Anak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotion- focused coping dan dukungan keluarga dengan anticipatory grief pada ibu dari pasien kanker anak. Penelitian ini menggunakan kuota sampling, dimana menggunakan sebAnyak 30 subjek, yang merupakan ibu dari pasien kanker anak. Penelitian ini menggunakan skala Marwit-Meuser Caregiver Grief Inventory (short-form) untuk mengukur kondisi anticipatory grief. Peneliti mengukur emotion-focused coping dan dukungan keluarga menggunakan skala yang peneliti susun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima, dengan hasil: 1) Ada hubungan antara emotion-focused coping dan dukungan keluarga dengan anticipatory grief pada ibu dari pasien kanker anak (R12y= -0,909,Β F = 64,281 and p = 0,000), 2) Ada hubungan negatif antara emotion-focused coping dengan anticipatory grief pada ibu dari pasien kanker anak (r1y= -0,883 and p = 0,000), dan 3) Ada hubungan negatif antara dukungan keluarga dengan anticipatory grief pada ibu dari pasien kanker anak (r2y= -0,892 and p=0,000)
Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Dan Intrinsik Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Konstruksi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan yang bersifat satu arah dari komunikator (penyampai pesan) kepada komunikan (penerima pesan) dengan menggunakan media tertentu sehingga memunculkan efek. hal yang penting dalam suatu organisasi adalah SDM atau sumber daya manusia, aspek motivasi kerja, dan aspek pendidikan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja pekerja konstruksi ketika diberikan motivasi oleh atasannya, mengetahui perlu atau tidaknya motivasi diterapkan di lingkungan konstruksi, mengetahui motivasi apa saja yang diperlukan oleh pekerja konstruksi untuk meningkatkan kinerjanya, mengetahui metode yang dipakai dalam menganalisis parameter motivasi, serta hasil yang didapatkan pekerja ketika diberikan motivasi. Pada riset ini menggunakan studi literatur mengenai pengaruh motivasi terhadap kinerja pekerja, dengan membandingkan tiga jurnal terkait. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji wolcoxon sign-rank menyatakan variabel kebutuhan fisiologis sangat berpengaruh terhadap kinerja pekerja dengan persentase sebesar 29,49%. Kemudian dengan menggunakan metode analisis path menyatakan bahwa variabel kebutuhan aktualisasi berpengaruh cukup signifikan terhadap kinerja pekerja dengan persentase 57,08%. Kemudian dengan metode regresi linear berganda menghasilkan persentase sebesar 29,89% pada variabel kebutuhan fisiologis. Berdasarkan analisis dari ketiga jurnal terkait, menyatakan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pekerja adalah kebutuhan aktualisasi dengan rata-rata persentase pengaruh sebesar 29,02%. Motivasi yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja pekerja konstruksi adalah kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pengalaman dan Kepuasan Pelanggan Perkotaan dalam Pembelian Melalui M-commerce
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi pengalaman dan kepuasan pelanggan perkotaan pada pembelanjaan melalui perangkat mobile (m-commerce). Penelitian ini mengambil populasi dari pelanggan Shopee yang bertempat tinggal di Jakarta dan pernah melakukan pembelian melalui aplikasi mobile Shopee di telepon genggam atauΒ tablet. Data diambil dari 188 responden. PLS SEM digunakan untuk menganalisis data dan menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini adalah kualitas layanan berpengaruh positif terhadap pengalaman dan kepuasan pelanggan, perceived risk berpengaruh negatif terhadap kepuasan pelanggan dan pengalaman pelanggan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pelaku bisnis m-commerce harus dapat meningkatkan kualitas layanannya, mengurangi perceived risk dari m-commerce yang mereka kelola, dan juga meningkatkan pengalaman pelanggan untuk membuat pelanggan mereka puas
Pengaruh Fungsionalitas dan Likeability Jalur LRT Terhadap Citra Kawasan Kelapa Gading
Perkembangan jalur LRT di kawasan Kelapa Gading merupakan alternatif solusi terhadap pergerakan dan aktifitas yang semakin meningkat. Perkembangan suatu elemen baru akan berdampak pada perubahan kondisi visual suatu kawasan, yang selanjutnya akan mempengaruhi image yang terbentuk di masyarakat terhadap kawasan tersebut. Oleh karena itu dilakukan studi mengenai potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading dengan adanya jalur LRT sebagai elemen kawasan yang baru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan mix methods untuk mengetahui sejauh mana potensi perubahan yang terjadi terhadap citra kawasan Kelapa Gading yang sudah terbentuk dengan kehadiran elemen baru yaitu jalur LRT. Fokus penelitian ini adalah pada aspek fungsional dan likeability terhadap elemen jalur LRT. Temuan yang diperoleh adalah bahwa potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading sangat terkait dengan aspek fungsional dan likability terhadap jalur LRT, sehingga apabila likability terhadap keberadaan jalur LRT kuat dan secara fungsional bernilai positif bagi masyarakat, maka elemen tersebut dapat merubah citra kawasan Kelapa Gading.Kata Kunci: Perubahan citra kawasan, elemen baru LRT, aspek likeability, aspek fungsionalPerkembangan jalur LRT di kawasan Kelapa Gading merupakan alternatif solusi terhadap pergerakan dan aktifitas yang semakin meningkat. Perkembangan suatu elemen baru akan berdampak pada perubahan kondisi visual suatu kawasan, yang selanjutnya akan mempengaruhi image yang terbentuk di masyarakat terhadap kawasan tersebut. Oleh karena itu dilakukan studi mengenai potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading dengan adanya jalur LRT sebagai elemen kawasan yang baru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan mix methods untuk mengetahui sejauh mana potensi perubahan yang terjadi terhadap citra kawasan Kelapa Gading yang sudah terbentuk dengan kehadiran elemen baru yaitu jalur LRT. Fokus penelitian ini adalah pada aspek fungsional dan likeability terhadap elemen jalur LRT. Temuan yang diperoleh adalah bahwa potensi perubahan citra kawasan Kelapa Gading sangat terkait dengan aspek fungsional dan likability terhadap jalur LRT, sehingga apabila likability terhadap keberadaan jalur LRT kuat dan secara fungsional bernilai positif bagi masyarakat, maka elemen tersebut dapat merubah citra kawasan Kelapa Gading.
Pengamatan Badai Cuaca Di Selat Makassar Untuk Mendukung Aktivitas Peluncuran Satelit
Ribut cuaca adalah salah satu parameter terpenting yang perlu diperhatikan dalam skenario peluncuran roket atau peluncuran satelit menuju orbitnya. Tulisan ini bertujuan untuk mengukur terjadinya ribut badai berdekatan daerah Selat Makassar sebagai langkah awal untuk membangun model badai cuaca dalam rangka peluncuran satelit. Data meteorologi permukaan harian seperti tekanan, suhu, kelembaban relatif, tutupan awan, uap air, kecepatan angin dan arahnya telah dianalisis. Analisis juga mempertimbangkan musim kemarau dan musim hujan di dekat kawasan target peluncuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ribut badai pada bulan Mei dan Oktober terdeteksi lebih tinggi daripada bulan-bulan lainnya. Investigasi awal ditemukan bahwa aktivitas ribut badai di daerah ini lebih dipengaruhi oleh kelembaban relatif dan uap air, khususnya di musim peralihan (Monsun). Sementara bulan-bulan yang diprediksi aman untuk peluncuran roket adalah Juni, Juli, dan Agustus
Cover
Silahkan unduh cover beserta masthead jurnal widyakala volume 6 issue 2 terbit 27 September 201
Transformasi Digital Majalah Hai Dalam Upaya Mempertahankan Eksistensi Brand
Industri media cetak di Indonesia semakin memasuki fase kepunahan. Dihentikannya majalah remaja Hai, salah satu majalah remaja populer di Indonesia, semakin memperkuat asumsi bahwa industri media cetak di Indonesia kian tergeser oleh kelompok media massa yang berbasis digital. Sejak Juni 2017, media yang sudah beroperasi dari tahun 1977 tersebut secara resmi berpindah total ke platform digital. Majalah Hai merupakan majalah bersegmentasi remaja yang diterbitkan oleh Kompas Gramedia. Majalah ini memiliki peran penting dalam sejarah media cetak di Tanah Air dan terbukti berpengaruh besar dalam menginspirasi kaum muda Indonesia. Transformasi atau perpindahan dari platform cetak ke platform digital tidak dilakukan secara drastis namun melalui konsep multiplatform yang menggabungkan beberapa platform media (konvergensi). Upaya ini dilakukan untuk memberikan pilihan konten dan medium yang beragam dalam rangka menjawab tantangan perubahan pola konsumsi media dan trend penggunaan media di kalangan remaja saat ini. Dengan adanya gambaran fenomena tersebut perlu dilakukan penelitian kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus untuk menganalisis secara mendalam latar belakang proses transformasi digital suatu media cetak dalam upaya mempertahankan eksistensi brand-nya. Dengan demikian, hasil penelitian ini akan berkontribusi sebagai landasan pengambilan kebijakan dalam mengembangkan industri media dan menunjukkan trend transformasi digital pada industri media saat ini.
Feminisme Dalam Web Series βSore-Istri Dari Masa Depanβ (Analisis Wacana Sara Mills)
Abstrak : Web series adalah salah satu alternatif hiburan bagi masyarakat Indonesia. Salah satu judulnya, SORE-Istri dari Masa Depan, bercerita tentang Sore, seorang time traveller, yang datang ke masa lalu untuk menemui Jo, laki-laki yang bakal menjadi suaminya kelak. SORE-Istri dari Masa Depan ini juga menjadi salah satu web series Indonesia yang ditonton oleh lebih dari 2 juta viewers sejak episode pertama. Penelitian ini mempergunakan teori feminisme untuk melihat bagaimana feminis yang muncul dan tergambarkan dalam web series ini. Sedangkan metode yang dipergunakan adalah analisis wacana dari Sara Mills, yang melihat bagaimana posisi subjek-objek dan penulis-pembaca digambarkan melalui web series ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah menjadi seorang perempuan berarti lebih sadar akan hidup sehat dibandingkan dengan laki-laki; memiliki kuasa untuk mengatur hidup laki-laki, merubahnya menjadi lebih baik, lebih sehat; dan lebih bisa mengkampanyekan βHidup Sehatβ dibandingkan laki-laki
Analisis Efektivitas Aplikasi e-Batik Dalam Upaya Memperkenalkan Batik Indonesia Kepada Dunia
Batik adalah salah satu identitas yang dimiliki oleh orang Indonesia yang telah diakui dan ditetapkan oleh UNESCO. Ini membuktikan bahwa batik sudah menjadi salah satu bentuk kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Untuk mencegah budaya Indonesia diakui oleh negara lain, peneliti ingin membuat aplikasi yang disebut e-Batik. Dalam penelitian ini, pengujian dan analisis dilakukan untuk mengetahui seberapa efektif aplikasi e-Batik dalam memperkenalkan batik Indonesia ke dunia. Untuk tujuan ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dengan mendistribusikan kuesioner. Berdasarkan feedback dari 33 responden yang rata-rata berusia 17 hingga 20 tahun dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh terbukti valid dan reliabel sehingga data tersebut dapat dipercaya untuk digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tertinggi yang diperoleh dari pengujian efektivitas aplikasi e-Batik dengan menggunakan skala Likert adalah 96,212 dan terendah adalah 81,818 dari 100. Ini menunjukkan bahwa aplikasi e-Batik terbukti efektif dalam memperkenalkan batik ke dunia
Studi Pendahuluan Untuk Meningkatkan Kemampuan Prososial Melalui Kemampuan Sosiokognitif Anak Usia 6 Tahun
Penelitian ini bertujuan melakukan studi pendahuluan sebagai dasar intervensi meningkatkan kemampuan prososial anak melalui kemampuan sosiokognitif yang dimiliki anak usia 6 tahun. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan kebutuhan belajar untuk meningkatkan kemampuan sosiokognitif sehingga dapat menyusun program intervensi yang sesuai. Pemeriksaan dilakukan melalui pengukuran dimensi general intelligence, perception of others, role taking, attribution of others, dan kemampuan moral reasoning dalam bentuk cerita bergambar dan angket yang diberikan kepada guru sebagai agen sosialisasi bagi anak usia 6 tahun. Kemudian masing-masing anak yang telah dikelompokkan melakukan perilaku prososial dan tidak melakukan perilaku prorosial akan diberikan kartu bergambar mengenai situasi-situasi prososial. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kebutuhan belajar dari kemampuan sosiokognitif anak usia 6 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan permasalahan dalam kemampuan sosiokognitif anak usia 6 tahun yang menunjukkan perilaku prososial. Permsaalahan dalam kemampuan sosiokognitif ditemukan pada anak yang tidak menunjukkan perilaku prososial. Berdasarkan kebutuhan belajar yang diperoleh, peneliti menyusun program rancangan berupa kegiatan role play dan diskusi mengenai situasi-situasi prososial