3830 research outputs found
Sort by
Pengaruh Stres Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Batu Jawa Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Stres Kerja dan Lingkungan Kerja memiliki pengaruh terhadap Semangat Kerja pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 67 orang karyawan dan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel Stres Kerja dan Lingkungan Kerja. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama bahwa Stres kerja dan Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja Karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Batu, bahwa Stres Kerja berepengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Batu, dan Lingkungan Kerja Berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perusahaan Daerah Air Minum Kota Batu. Bagi peneliti selanjutnya bisa menggunakan lebih banyak sampel agar hasilnya lebih akurat
Tindak Tutur Dalam Adat Melamar Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai
Penelitian ini mengkaji tentang Tindak Tutur Dalam Adat Melamar Masyarakat Rejeng Kecamatan lelak Kabupaten Manggarai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk dan makna tindak tutur lokusi, (2) bentuk dan makna tindak tutur ilokusi, dan (3) bentuk dan makna tindak tutur perlokusi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa data tuturan lisan dalam adat melamar Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Subjek data dalam penelitian ini adalah responden Rejeng dengan Anam. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan alat perekam dan menggunakan panduan kodifikasi data berupa (1) pedoman observasi, (2) pedoman wawancara, (3) pedoman kodifikasi korpus data. Teknik penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yakni teknik pengumpulan data, teknik analisis data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat dideskripsikan sebagai berikut: (1) bentuk dan makna tindak tutur lokusi dalam adat melamar pada Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai, (2) bentuk dan makna tindak tutur ilokusi dalam adat melamar pada Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai, (3) bentuk dan makna tindak tutur perlokusi dalam adat melamar pada Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Kesimpulan yang diperoleh hasil penelitian Tindak Tutur Dalam Adat Melamar Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai yaitu: (1) Bentuk dan Makna Tindak Tutur Lokusi Dalam Adat Melamar Pada Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai meliputi: lokusi asertif bentuk menyatakan salam, lokusi asertif bentuk bertanya, lokusi asertif bentuk menginformasikan, (2) Bentuk dan Makna Tindak Tutur Ilokusi Dalam Adat Melamar pada Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai meliputi: ilokusi asertif bentuk menyatakan salam, ilokusi asertif brntuk mengusulkan, ilokusi direktif bentuk perintah, ilokusi direktif bentuk memohon, ilokusi direktif bentuk menuntut, ilokusi komisif bentuk menjanjikan, ilokusi komisif bentuk menawarkan, ilokusi ekspresif bentuk terima kasih, dan ilokusi ekspresif bentuk memohon maaf, perbedaan bentuk kata yang memiliki satu arti tanpa membedakan makna, (3) Bentuk dan Makna Tindak Tutur Perlokusi Dalam Adat Melamar pada Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai meliputi: perlokusi direktif bentuk perintah, dan porlokusi direktif bentuk menyuruh. Saran yang diperoleh hasil penelitian ini yaitu: (1) Bagi Masyarakat Manggarai pada Umumnya.Untuk mengetahui Tindak Tutur Melamar Dalam Adat Melamar Masyarakat Manggarai baik dari bentuk dan makna tindak tutur lokusi, bentuk dan makna tindak tutur ilokusi, bentuk dan makna tindak tutur perlokusi, (2) Bagi Peneliti Selanjutnya.Peneliti hanya membahas tentang judul Tindak Tutur Dalam Adat Melamar Masyarakat Rejeng Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Apabila peneliti selanjutnya yang mengkaji tentang tindak tutur melamar, maka peneliti akan memberikan informasi tambahan, (3) Bagi Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia. Hasil penelitian ini berupa bentuk dan makna tindak tutur lokusi, bentuk dan makna tindak tutur ilokusi, bentuk dan makna tindak tutur perlokusi.Untuk itu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber belajar khususnya dalam kajian bahasa indonesia khususnya kajian pragmatik
Pengembangan E-Assessment Pada Materi Usaha Dan Pesawat Sederhana Untuk Menganalisis Kemampuan Higher Order Thinking (HOT) Siswa
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan eassessment pada materi usaha dan pesawat sederhana, dan untuk mengetahui respon pengguna terhadap e-assessment HOT pada materi usaha dan pesawat sederhana untuk menganalisis kemampuan HOT siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu: 1) analisisis kebutuhan awal untuk melihat potensi dan masalah, mengetahui media pembelajaran yang digunakan di sekolah serta kebutuhan peserta didik; 2) merancang produk awal; 3) pengembangan soal-soal fisika materi usaha dan pesawat sederhana berbasis HOT . Pengembangan tes ini menggunakan media quizizz dengan bentuk soal pilihan ganda, dan uji validasi ahli materi serta media; 4) uji coba terbatas skala kecil pada 20 peserta didik kelas VIII; 5) evaluasi dari pengguna yaitu pendidik dan siswa. Penilaian yang dilakukan mencakup: 1) uji ahli materi serta instrumen tes kemampuan HOT; 2) uji ahli media; 3) uji coba skala kecil; 3) penilaian pengguna. Hasil analisis data dari ahli materi, ahli media dan pengguna pada produk soal-soal HOT pada materi usaha dan pesawat sederhana layak untuk digunakan dalam menganalisis kemampuan HOT siswa. Berdasarkan penilaian kelayakan ahli materi diperoleh rata-rata 4 dalam kategori “baik” , penilaian kelayakan dari ahli media diperoleh rata-rata 4,22 termasuk dalam kategori “sangat baik”, hasil penilaian dari pendidik dipeolrh skor 4,33 termasuk dalam kategori “sangat baik”, serta hasil penilaian uji skala kecil pada 20 siswa didik diperoleh skor 4,64 dalam kategori “sangat baik’. Kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yakni 6,22 yakni termasuk dalam kategori ‘sedang”. Nilai reabilitas produk yang dikembangkan yakni soal HOT adalah 0,64 termasuk dalam kategori “tinggi”. Sehingga disimpulkan bahwa soal-soal HOT pada materi usaha dan pesawat sederhana menggunakan media oline berbasis Quizizz layak dan dapat digunakan oleh peserta didik sebagai media pembelajaran dan pendidik sebagai media penilaian
Pengembangan Media Interaktif Berbasis Game Kuis Guna Meningkatkan Pemahaman Konsep Pembelajaran Matematika
Permasalahan yang dialami oleh peserta didik SMP 45 Gerbo Kabupaten Pasuruan dalam materi teorema pythagoras adalah mereka masih belum mendapatkan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) serta peserta didik tidak dapat mengerjakan soal yang sesuai dengan indikator pemahaman konsep yaitu belum bisa menentukan rumus dan mendapatkan hasil akhir, dan belum adanya media yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajarannya. Untuk mengatasi permasalahan pada materi teorema pythagoras tersebut, bisa menggunakan media game kuis. Media game kuis dapat membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menentukan rumus dan mendapatkan hasil akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif berbasis game kuis guna meningkatkan pemahaman konsep pembelajaran matematika yang valid, efektif dan layak. Media game kuis yang dikembangkan mendapatkan kriteria sangat valid dari para ahli, dengan persentase dari ahli media 3,00, ahli materi 3,44, dan ahli pembelajaran 3,71. Rata rata dari hasil uji kevalidan adalah 3,37 sehingga di simpulkan media game kuis sangat valid. Kualitas media game kuis yang dihasilkan memenuhi kriteria layak, dengan persentase rata-rata penilaian angket respon guru sebesar 3,62 serta angket repon peserta didik saat ujicoba kelompok kecil 3,67 dan uji coba kelompok besar sebesar 3,62. Rata rata dari hasil uji kelayakan adalah 3,51 sehingga di simpulkan media game kuis sangat layak. Hasil uji coba keefektifan dengan persentase skor ketuntasan pesera didik saat uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar sebesar 100%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media game kuis yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran teorema pythagoras di SMP 45 Gerbo Kabupaten Pasuruan. Disarankan untuk peneliti lain agar bisa mengembangkan media game kuis dapat digunakan untuk materi yang lebih lua
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah Polya Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas Viii Smp Pgri 4 Kalipare Malang
Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan langkah Polya dan penyebab kesalahan siswa dalam melakukan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP PGRI 4 Kalipare Malang. Prosedur pengumpulan data menggunakan tes untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah, wawancara untuk mengetahui penyebab kesalahan siswa, dan validasi untuk memvalidasi tes. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) hasil validasi soal dari validator yaitu soal valid dan dapat digunakan dengan sedikit revisi, (2) hasil tes menunjukkan tingkat 1 terdapat 13 siswa, tingkat 2 terdapat 3 siswa, tingkat 3 terdapat 5 siswa dan tingkat 4 terdapat 1 siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu siswa dibagi menjadi 4 tingkatan kemampuan pemecahan masalah menurut langkah Polya, yaitu tingkat 1 tidak mampu menyelesaikan langkah pemecahan masalah Polya sama sekali, tingkat 2 siswa hanya mampu memahami masalah, tingkat 3 siswa mampu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian, dan tingkat 4 siswa mampu melaksanakan 4 langkah pemecahan masalah Polya.Beberapa penyebab kesalahan siswa yaitu siswa tidak memahami materi dan teknik menyelesaikan soal, kurang konsentrasi, tidak membuat kesimpulan akhir, dan kurang telit
Influence Inquiry-Based Geometry E-Module for Primary School Teacher Education Students
This research was conducted to develop independent electronic module instructional materials that can guide students to acquire geometric concepts. The purpose of this study was to determine the effect of using inquiry-based geometry e-modules on the learning outcomes of Primary
school teacher education students. This research method used an experimental approach with the design Nonequivalent Control Group Design. The subjects of this study were students of Primary school teacher education at Kanjuruhan University Malang, which consisted of an experimental class and a control class. Data were collected through tests and analyzed using statistical tests with SPSS 21.0 for
Windows. The results of this study indicate that there is a difference in the average score between students who used e-modules and students who did not use e-modules. This means that there is an effect of using inquiry-based geometry e-modules on student learning outcomes. Thus, the inquiry-based geometry e-modules can be used as electronic instructional materials on geometry topics which include
two-dimensional and three-dimensional shapes
Plagiasi "Hubungan Intellectual Capital , Corporate Sosial Reponsibilty Dan Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan"
Moralitas Dalam Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari
Penelitian ini membahas tiga masalah yang ditemukan dalan Novel Arah angkah Karya Fiersa Besari. Masalah-masalah yang dibahas adalah, 1. Moralita dalam novel berdasarkan hakikat moral, 2. Moralitas dalam novel berdasarkan hakikat manusia dengan hubungan dan kaitannya, 3. Bentuk penyampaian pesan moral dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif Bentuk penelitian kualitatif deskriptif yaitu data yang dikumpulkan berwujud kata-kata dalam kalimat yang mempunyai arti dan bertujuan untuk medeskripsikan atau menggambarkan apa yang menjadi masalah menganalisisnya, dan menafsirkan data yang ada. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu melakukan pengambilan data berdasarkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian sehingga bisa menyelesaikan permasalahan penelitian. Tekhnik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian in mengkaji dokumen atau arsip. Pengecekan keabsahan data atau uji validitas data dalam penelitian in menggunaka tekhnik triangulasi. Tekhnik triangulasi merupakan pengecekan kebenaran dengan cara memanfaatkan sesuatu yang lain, seperti yang digunakan adalah sumber, metode dan teori. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analitik yaitu setelah data terkumpul secara keseluruhan, kemudian data diklasifikasikan, dideskripsikan dan dianalisis berdasarkan masalah penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: Moralitas berdasarkan hakikat moral dalam novel arah langkah karya Fiersa Besari adalah perbuatan atau tingkah laku dan sikap tokoh yang menuru hakikatnya baik. Sedangkan moralitas tokoh berdasakan hubungan dan kaitannya merupakan gambaran sikap dan prilaku tokoh yang berhubungan denga Tuhan msayarakat dan benda-benda yang ada di dunia ini. kemudian pesan moral yang dipaparkan dalam penelitian ini merupakan pesan yang disampaikan pengarang kepada penikmat atau pembaca novel dan tentunya pesan yang disampaikan merupakan moral baik yang dapat diamanatkan
Tindak Tutur Direktif Guru Dalam Proses Pembelajaran Siswa Kelas VII Pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara
Tindak tutur direktif sangatlah penting diguakan guru dalam proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, perlu diperhatikan pemakaian tindak tutur direktif yang dituturkan oleh guru pada saat proses pembelajaran berlngsung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak tutur direktif guru dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Sedangkan secara khusus bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail bentuk, fungsi, dan strategi tindak tutur direktif dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Teri-teori besar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tindak tutur dan pragmatik. Pragmatik merupakan studi tentang maksud penutur, pragmatik juga diartikan sebagai cabang ilmu bahasa yang berkaitan dengan aspek pemakaian dalam komunikasi. Sedangkan tindak tutur merupakan suatu ujaran yang mengandung tindakan sebagai suatu fungsional dalam komunikasi yang mempertimbangkan aspek situasi tutur. Dalam menuturkan sebuah tuturan seseorang mempuyai maksud tertentu sehingga tuturan tersebut dapat disebut juga sebagai tindak. Dan pada dasarnya daya pragmatik direalisasikan melalui tindak tutur direktif, yang terkandung dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekaan kualitatif, data dari penelitian ini adalah guru dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Langkah-langkah pengumpulan data penelitian ini dengan cara mengamati hasil rekaman dan mencatat sesuai dengan rumusan masalah. Selanjutnya analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis semantik yang mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis bentuk, fungsi, dan strategi tindak tutur direktif yang terkandung dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Hasil penelitian berupa tindak tutur direktif guru dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara, dapat disimpulkan tiga unsur yaitu: (1) bentuk tindak tutur direktif, (2) fungsi tindak tutur direktif, dan (3) strategi tindak tutur direktif guru dalam proses pembelajaran siswa kelas VII pada SMP Negeri 11 Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara