3830 research outputs found
Sort by
Upacara Cear Cumpe Masyarakat Manggarai Di Desa Benteng Kuwu Kecamatan Ruteng ( Kajian Pendekatan Hermeneutika Dan Struktural)
Penenlitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upacara cear cumpe masyarakat Manggarai di desa Benteng Kuwu kecamatan Ruteng , berupa (1) unsur verbal upacara cear cumpe, (2) unsur non verbal upacara cear cumpe, (3) Struktur upacara cear cumpe Penenlitian ini menggunakan deskriptif kualitatif . Metode yang menganalisis data deskriptif yang berupa kata- kata tertulis dan bukan angka. Lokasi penenlitian ini adalah di desa Benteng Kuwu kecamatan Ruteng. Data dalam penelitian ini adalah upacara cear cumpe masyarakat Manggarai di desa Benteng Kuwu kecamatan Ruteng. Data diperoleh melalui (1) observasi, (2) wawancara, dan ( 3) dokumentasi. Manggarai memiliki panduan baku. Salah satu panduan itu adalah tradisi yang diturunkan oleh nenek moyang (2) upacara cear cumpe mengandung nilai luhur yang menjelaskan makna simbolik baik itu bahasa yang digunakan maupun material yang ada. (3) upacara cear cumpe memiliki makna yaitu religius yang dapat dilihat pada saat tudak yang menunjuk kepada Tuhan dan makna kekelurgaan yang menunjuk pada kemufakatan seluruh keluarga dalam mengambil tindakan
Keefektifan Bimbingan Kelompok Teknik Simulasi Melalui Media Roda Pelangi Untuk Meningkatkan Karakter Fairness Siswa Kelas Xi Di SMA Nahdlatul Ulama Kepanjen
Karakter Fairness adalah bentuk perilaku individu yang ditunjukkan dengan, menghargai sesama yakni berteman dengan siapa saja,berperilaku taat aturan yakni patuh terhadap aturan yang berlaku,berperilaku melakukan segala sesuatu sendiri yakni bertanggung jawab atas perilaku yang dilakukan dan tidak menggunakan orang lain untuk menutupi perilaku salah yang dilakukan,berpikir terbuka yakni senang berdiskusi dan bermusyawarah dengan berbagai pihak yang berbeda pendapat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan permainan simulasi melalui roda pelangi sebagai pengganti media belajar yang lebih bervariasi dari pada media biasa yang digunakan untuk meningkatkan Karakter Fairness siswa kelas Xi di SMA Nahdlatul Ulama Kepanjen. Peneliti ini menggunakan rancangan pre-eksperimental design, design yang digunakan one group pre-test-post-test design. Subyek penelitian merupakan siswa SMA Nahdlatul Ulama Kepanjen yang memiliki tingkat karakter Fairness berjumlah 8 siswa yang telah dipilih dari hasil purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah skala karakter fairness. Teknik analisis data menggunakan uji jenjang Wilcoxon dengan bantuan SPPS windows 24.0. Hasil penelitian menunjukkan dari data awal diperoleh 8 siswa mengalami karakter Fairness dengan uraian 8 siswa tersebut berada pada kategori rendah dan setelah diberikan permainan simulasi melalui media roda pelangi mengalami peningkatan yaitu 6 siswa berada pada kategori tinggi dan 2 siswa berada pada kategori sedang Hasil uji tes statistik uji Wilcoxon diperoleh Zhitung ≤ Ztabel (52.5 ≤ 2527), nilai asymptotik sig.(2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0,05 karena sig ≤ 0.012, ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.artinya bimbingan kelompok dengan teknik simulasi permainan roda pelangi efektif untuk meningkatkan karakter fairness siswa SMA Nahdlatul Ulama Kepanjen. Dengan demikian bimbingan kelompok dengan teknik simulasi permainan roda pelangi ini efektif untuk meningkatkan karakter fairness, oleh sebab itu dapat dijadikan alternatif bagi praktisi bimbingan dan konseling dalam melaksanakan bimbingan untuk meningkatkan karakter fairness. Dengan media ini juga siswa mengalami perubahan perilaku setelah diberikan treatment sehingga penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi peneliti lain dalam melakukan bimbingan yang bertujuan meningkatkan karakter fairness siswa. Saran dalam penelitian ini adalah 1) Bagi Praktisi bimbingan dan konseling adalah,Harus lebih jelih memahami masalah karakter fairness yang dialami siswa Berdasarkan hasil penelitian teknik simulasi permainan roda pelangi efektif meningkatkan karakter fairness siswa dan teknik simulasi permainan ini bisa dijadikan sebagai pengganti media yang biasa digunakan oleh guru agar karakter fairness siswa yang rendah dapat teratasi.2) Bagi peneliti selanjutnya yakni Dapat dijadikan rujukan bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian serupa yang bertujuan mengatasi karakter fairness siswa. Diperlukan upaya yang berkelanjutan dan terukur untuk mengetahui dan meningkatkan karakter fairness siswa. Pengembangan media permainan roda pelangi tidak hanya diterapkan pada karakter fairness siswa saja namun bisa untuk masalah lainnya, sehingga dengan permainan roda pelangi sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari
Pengembangan Inventori Self Disclosure Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Di SMP Negeri Kabupaten Probolinggo Tahun Pelajaran 2021/2022
Self Disclosure adalah bentuk komunikasi interpersonal dalam bentuk membagi nformasi diri pribadi yakni berisi ide, perasaan dan fantasi serta mengungkapkan reaksi dan tanggapan terhadap suatu situasi yang umumnya disembunyikan namundisampaikan sehingga orang lain mengetahui apa yang dipikirkan, dirasakan dan diinginkan. inventori ini penting untuk dikembangkan karena keterbukaan diri (self disclosure) adalah hal yang setiap hari kita lakukan apabila kita berinteraksi dengan orang lain seperti dengan keluarga, teman, orang baru, orang yang tidak dikenal dan lain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar tingkat self disclosure setiap siswa yang memiliki validitas dan reabilitas yang baik dan memiliki manfaat bagi konselor dalam memberikan sebuah layanan pribadi dan belajarnya di sekolah. Prosedur pengembangan inventori self disclosure ini berdasarkan prosedur pengembangan Brog and Gall. Instrumen penelitian menggunakan skala keterbukan diri, Populasi penelitiannya adalah siswa SMP Negeri Kabupaten Probolinggo yang berusia 12 – 15 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling yang terpilih adalah sekolah SMPN 1 Paiton di Kabupaten Probolinggo dengan jumlah siswa 30 orang. Teknik analisis yang digunakan untuk menghitung validitas dan reliabilitas menggunakan teknik analisis Cronbach Alpha dan analisis deskriptif.Skala yang digunakan sudah di uji terlebih dahulu oleh 3 ahli, yakni ahli bahasa,ahli psikologi, dan ahli bimbingan dan konseling, hasil uji ahli ini menghasilkan pernyataan-pernyataan yang layak untuk diujikan kelapangan. Hasil pengembangan ini menghasilkan inventori self disclosure untuk siswa SMP Negeri di Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari 27 item pernyataan yang dinyatakan valid dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,946 yang berarti bahwa inventori yang dikembangkan memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Keterbatasan penelitian ini ialah terlalu sedikit responden yang di uji dan sulitnya mencari responden dalam masa pandemi ini. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu dapat mengembangkan inventori self disclosure untuk siswa yang tingkatan berbeda dengan penelitian ini seperti di SD, SMA dan SMK. Mengingat tingkat pengembangan kematangan, kematangan usua, dan proses belajar mengajar di SD, SMA, dan SMK sangat berbeda dengan tingkatan di SMP. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat lebih uas seperti penambahan responden agar lebih akurat dalam proses pengujian dan proses penghitungan hasil, dan Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan teori lain yang membahas mengenai kecemasan akademik agar siswa dapat lebih memahami secara mendalam mengenai self disclosure yang dialaminy
Pengembangan Panduan Penerapan Media Photovoice Dengan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Empati Siswa Kelas VIIi SMP Islam Al-Faqih
Kemampuan Empati ditunjukkan dengan adanya sikap mampu memahami, merasakan apa yang dirasakan dan dialami oleh orang lain. Sedangkan di SMP Islam Al Faqih terdapat problem yang berkaitan dengan sikap empati. Seperti sikap acuh dan tidak peduli kepada orang lain yang mengalami kesulitan. Maka dari itu diperlukannya peningkatan empati salah satunya dengan media photovoice, sebagai media layanan di sekolah. Photovoice adalah salah satu media layanan untuk siswa belajar secara kelompok dengan menggunakan fotografi tertentu untuk menyampaikan pesan visual yang diikuti dengan cerita dari gambar tersebut untuk meningkatkan kreativitas dan keefektifan dalam pembelajaran (Ulviatun, 2016; Padilla & Christensen, 2011). Tujuan dilaksanakannya pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa buku panduan penerapan media photovoice yang berisikan instruksi yang harus dilakukan oleh konselor kepada siswa selama kegiatan layanan Bk berlangsung. Model pengembangan yang digunakan adalah model Research and development (R&D) dari Borg and Gall dengan 10 tahapan yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan data, 2) Planning (perencanaan, 3) pengembangan produk awal, 4) uji coba lapangan awal, 5) evisi hasil uji coba, 6) uji lapangan produk utama, 7) revisi produk, 8) uji coba lapangan skala luas, 9) revisi produk final, 10) Desiminasi dan implementasi. Namun dalam penelitian ini hanya dilakukan dengan 5 tahapan, karena mengingat waktu yang sangat terbatas. Adapun 5 tahapan tersebut adalah : 1) pengumpulan informasi, 2) menentukan tujuan, 3) desain produk, 4) uji ahli dan uji pengguna, 5) produk akhir. enilaian dilakukan oleh ahli Bimbingan dan Konseling, dan penilaian konselor. Data yang diperoleh adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah angket untuk penilaian uji ahli dan uji calon pengguna produk. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif. Berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media didapatkan skor rata-rata 3,6. Maka buku panduan dinilai sudah sesuai teori, sangat bermanfaat, sangat berguna, sangat layak, sangat patut, sangat tepat, sangat sesuai, dan sangat menarik. Sedangkan Berdasarkan penilaian calon pengguna produk (konselor) didapatkan skor rata-rata sebesar 3,4. Maka Buku panduan dinilai sudah sesuai teori, sangat bermanfaat, sangat berguna, sangat layak, sangat tepat, sangat sesuai, dan sangat menarik untuk dipergunakan konselor dalam pemberian layanan Bk untuk siswa SMP. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan Buku panduan yang dihasilkan dengan melakukan uji coba lapangan kepada siswa untuk mengetahui tingkat efektifitasnya
Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Kayawan Di PDAM Kota Malang
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja, stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, dan pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan rancangan penelitian adalah analis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan tetap pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang sebanyak 311, karena dengan menggunakan Propotional Random Sampling maka populasi yang digunakan sebanyak 76 orang untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Tehnik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis bahwa beban kerja, stres kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna bagi instansi terkait dengan masalah-masalah yang ditemukan supaya pihak instansi dapat menjadikan sebagai acuan untuk membenahi serta dapat memberikan beban kerja yang baik kepada karyawan agar tidak terjadi stres kerja dan kepuasan kerja yang baik terhadap karyawannya agar dapat meningkatkan kinerja karyawan secara optimal sesuai dengan harapan instansi. Adapun keterbatasan dalam penelitian ini adalah pada penelitian ini hanya menggunakan kuesioner sebagai pengumpulan data dan tidak menggunakan metode wawancara secara mendalam dengan semua responden dalam penelitian. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel-variabel lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan seperti kompensasi, rotasi kerja, karakteristik pekerjaan, komitmen organisasi, lingkungan kerja dan sebagainya
Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, Kebijakan Desa Dan Kelembagaan Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Study Kasus Pada Desa Merayuh, Kecamatan Air Besar)
Tujuan penelitian ini fokus untuk mengetahui dan menganalisis terikat bagaimana Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, Kebijakan Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat pada Desa Merayuh Kecamatan Air Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perangkat desa dan kader desa Merayuh. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 orang. Teknik yang digunakan adalah analisis linear berganda. Hasil penelitian secara Bersama-sama menunjukan pengaruh yang signifikan antara Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, Kebijakan Desa, dan Kelembagaan Desa terhadap Kesejahetaan Masyarakat pada Desa Merayuh Kecamatan Air Besar. Hasil uji parsial menunjukan bahwa Akuntabilitas Pengeloaan Dana Desa berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteaan Masyarakat, Kebijakan Desa berpengaruh signifikan terhadap Kesejahetaan Masyarakat dan Kelembagaan Desa berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteaan Masyarakat
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Komitmen Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Balai Diklat Keuangan Kota Malang
Penelitian ini merupakan penelitian sumber daya manusia yaitu aplikasi dari metode ilmiah untuk mengetahui fenomena dan kebenaran tentang manajemen sumber daya manusia. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan komitmen pegawai terhap kinerja pegawai Penelitian ini akan menggunakan teknik pendekatan kuantitatif, yaitu penelitian yang berbasis pengujian hipotesis dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, yaitu data penelitian berupa angket yang kemudian di deskripsikan. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis data berupa regresi linier berganda. Populasi pada penelitian ini berjumlah 51 orang, Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini semua anggota populasi dijadikan sampel atau disebut dengan sampling jenuh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi kerja dan komitmen pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhap kinerja pegawai. Dalam penelitian ini masih memiliki kekurangan yakni variabel yang diteliti Bagi peneliti berikutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini lebih dalam lagi dengan menambahkan variabel variabel lain dan faktor lain yang mempengaruhi kinerja pegawai atau menambah jumlah responden dengan tempat penelitian yang luas agar hasil pengujian mendapat hasil yang maksimal
Pengaruh Prestasi Kerja, Promosi Jabatan dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Temprina Media Grafika Malang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prestasi kerja, promosi jabatan dan loyalitas kerja terhadap kinerja karyawa, pengaruh prestasi kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh promosi jabatan terhadap kinerja karyawan dan pengaruh loyalitas terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Temprina Media Grafika Malang yang berjumlah 46 karyawan tetap. Sampel yang digunakan yaitu teknik sampel total. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengujian data yang digunakan dalah uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel prestasi kerja, promosi jabatan dan loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan berpengaruh positif, sedangkan variabel prestasi kerja terhadap kinerja karyawan berpengaruh positif, kemudian variabel promosi jabatan terhadap kinerja karyawan berpengaruh positif, dan variabel loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan berpengaruh negative terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka perlu adanya dorongan kepada karyawan untuk lebih berprestasi lagi, memberikan perhatian akan promosi jabatan dan meningkatkan loyalitas kerjanya guna untuk bisa mempengaruhi peningkatan kinerja karyawan. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu bisa meneliti kembali variabel-variabel tersebut terutama terhadap variabel yang tidak signifikan
Analisis Kemampuan Prosedural Penjumblahan Dan Pengurangan Pecahan Campuran Siswa SMP Berdasarkan Teori Apos
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal yang dilakukan pada beberapa siswa SMP yang menunjukkan bahwa kemampuan prosedural penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran siswa masih belum optimal. Bermula dari hasil tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan prosedural penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran siswa SMP berdasarkan teori APOS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Untuk mendapatkan data yang diperlukan peneliti menggunakan instrumen yaitu tes tertulis yang memuat 4 butir soal, pedoman wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 6 siswa kelas VII-E SMP Negeri 17 Malang yang terdiri masing-masing 2 dari siswa kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dalam rangka untuk mengecek keabsahan data yang telah diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan prosedural penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran pada tahap aksi, proses, objek dan skema. Siswa berkemampuan sedang mampu memenuhi indikator kemampuan prosedural penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran pada tahap aksi, proses dan objek, namun tidak mampu memenuhi indikator pada tahap skema. Siswa berkemampuan rendah mampu memenuhi indikator kemampuan prosedural penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran pada tahap aksi, namun tidak mampu memenuhi indikator pada tahap proses, objek dan skema. Saran bagi pendidik, sebaiknya lebih memperhatikan bagaimana siswa melakukan aktivitas prosedural pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran dan membiasakan siswa mengerjakan soal-soal matematika terkait aplikasi dari aktivitas prosedural yang telah diajarkan sebagai upaya peningkatan kemampuan prosedural siswa dalam menyelesaikan berbagai permasalahan matematika. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini sangat direkomendasi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai upaya dalam peningkatan mutu pendidikan
Pengaruh kualitas produk Citra Merek Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Merek Honda Type Crf150L Di Malang Raya
Persepsi ini akan menentukan kualitas barang, citra merek dan kemajuan pilihan pembelian mobil Honda Crf150l di Malang Raya. Penelitian ini menggunakan jenis pemeriksaan informatif. Populasi dalam observasi ini adalah orang yang membeli dan memakai HONDA Type CRF150L di Malang Raya. Informasi dari penelitian ini adalah informasi penting yang didapat pada polling dengan contoh 110 responden dan strategi inspeksi insidental. Metode investigasi informasi menggunakan berbagai pemeriksaan langsung. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sifat item gambar merek waktu terbatas mempengaruhi pilihan pembelian umum, secara eksklusif juga mempengaruhi pilihan pembelian Honda Crf150L di Malang Raya