BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan
Not a member yet
    94 research outputs found

    ANALISIS MANAJEMEN PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG PERGURUAN TINGGI NEGERI DI KOTA MALANG

    No full text
    Abstrak: Di Kota Malang terdapat beberapa perguruan tinggi negeri (PTN), diantaranya: Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri Malang (UIN Malang), dan Potiteknik Negeri Malang (POLINEMA). Pemeliharaan bangunan gedung PTN di Kota Malang umumnya meliputi pemeliharaan struktur, arsitektur, dan utilitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) mengetahui frekuensi pemeliharaan; 2) mengetahui biaya pemeliharaan; 3) mengetahui prioritas pemeliharaan bangunan gedung; dan 4) korelasi antara frekuensi dengan biaya pemeliharaan bangunan gedung dan prioritas dengan biaya pemeliharaan gedung PTN di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif. Data yang digunakan didapatkan dari hasil kuesioner yang diberikan pada masing-masing PTN untuk selanjutnya dianalisis untuk menjawab beberapa rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemeliharaan bangunan gedung masing-masing perguruan tinggi negeri yaitu UM, UIN Malang, dan POLINEMA sering mengalami pemeliharaan untuk komponen utilitas. Biaya pemeliharaan bangunan gedung masing-masing perguruan tinggi negeri yaitu: 1) pemeliharaan dinding dan cat dinding, pemeliharaan penutup atap dan instalasi listrik, dan pemeliharaan jaringan telepon dan internet berturut-turut untuk UM, UIN Malang, dan POLINEMA. Prioritas pemeliharaan bangunan gedung masing-masing perguruan tinggi negeri yaitu: 1) UM memprioritaskan pemeliharaan pada komponen utilitas, 2) UIN Malang memprioritaskan pemeliharaan pada komponen utilitas dan struktur, dan 3) POLINEMA memprioritaskan pemeliharaan pada komponen utilitas dan struktur. Korelasi periode dengan biaya pemeliharaan bangunan gedung dan prioritas dengan biaya pemeliharaan bangunan gedung masing-masing perguruan tinggi negeri yaitu: 1) UM mempunyai hubungan yang cukup, 2) UIN Malang mempunyai hubungan yang rendah, dan 3) POLINEMA mempunyai hubungan yang cukup.Kata-kata kunci: pemeliharaan Bangunan gedung, perguruan tinggi negeri, KotaMalangAbstract: In Malang, there are several state universities (PTN), including: University Negeri Malang (UM), Negeri Malang Islamic University (UIN Malang), and Potiteknik Negeri Malang (Polinema). Maintenance of buildings Universities in Malang generally include maintenance of the structure, the architecture, and utilities. This research was conducted in order to: 1) determine the frequency of maintenance; 2) know the maintenance costs; 3) identifies priorities for the maintenance of buildings; and 4) the correlation between the frequency of the maintenance costs of buildings and maintenance costs are a priority with State building in the city of Malang. The method used in this research is descriptive analysis method. The data used is obtained from questionnaires given in each State to further analyzed to answer some formulation of the problem. The results showed that the frequency of maintenance of buildings of each public university namely UM, UIN Malang, and Polinema frequent maintenance for utility components. Building maintenance costs of each public university namely: 1) maintenance of the wall and paint the walls, roofing and maintenance of electrical installations, and maintenance of the telephone network and the Internet in a row for UM, UIN Malang, and Polinema. Priority maintenance of buildings of each public university namely: 1) UM prioritize maintenance on utility component, 2) UIN Malang prioritize maintenance on utility components and structures, and 3) Polinema prioritize maintenance on utility components and structures. Correlation period with maintenance costs of buildings and maintenance costs are a priority to the building of each public university namely: 1) MW has enough relationship, 2) UIN Malang has a low correlation, and 3) Polinema have enough relationship.Key words: maintenance of buildings, universities, Malan

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK

    No full text
    Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran mekanika teknik. Metode penelitian menggunakan Pre-Experimental Design, dengan desain Intact-Group Comparison. Data dikumpulkan menggunakan test dan observasi sikap. Teknik analisis data menggunakan uji T atau Independent sample T-test pada SPSS 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran mekanika teknik secara signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh rerata hasil belajar siswa menggunakan pembelajaran Learning Cycle 5E lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional.Kata-kata kunci: learning cycle 5E, hasil belajarAbstract: Effect of Learning Cycle 5E Instructional Model to Student achievement in Mechanics Engineering courses at Architecture Engineering class at vocational high school. The purpose of this study was to determine the effect of using Learning Cycle 5E model towards improving student learning outcomes in mechanics engineering courses. This research used Pre-Experimental Design method, with Intact-Group Comparison design. The Data was collected using test and attitude observation. The Data was analyzed using T test or Independent sample t-test in SPSS 20.0 for Windows. The results showed that Learning Cycle 5E instructional model can significantly improve student learning outcomes in mechanics engineering courses. This is shown by average of student achievement used Learning Cycle 5E instructional model higher than conventional instructional model.Key Words: Learning cycle 5E, Student achievemen

    KENYAMANAN TERMAL BANGUNAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERDASARKAN ORIENTASI BANGUNAN

    No full text
    Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kenyamanan termal siswa di kelas berdasarkan suhu ruang kelas sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Mojokerto, dan (2) mengetahui kenyamanan termal siswa di area bukaan jendela dengan orientasi bangunan sekolah menengah pertama di Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian adalah 318 siswa sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Mojokerto. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen kuesioner, thermo-hygrometer digital, serta observasi keadaan lingkungan kelas. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kenyamanan termal bangunan kelas tidak nyaman digunakan untuk aktivitas pembelajaran terutama pada pukul 10.00-12.00, dan (2) ada perbedaan kenyamanan termal bangunan kelas berdasarkan orientasi bangunan. Siswa merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi termal pada area bukaan jendela kelas yang menghadap ke arah datangnya sinar matahari yaitu arah Timur. Sedangkan, area bukaan jendela kelas yang berorientasi ke arah Utara memiliki kondisi termal paling nyaman.Kata-kata kunci: kenyamanan termal, bangunan sekolah, orientasi bangunan.Abstract: This study aims to (1) find out the thermal comfort of students in the classroom based on the temperature of the junior high school classroom in Mojokerto regency, and (2) to know the thermal comfort of students in the window opening area with the orientation of the junior high school building in Mojokerto regency. The research method used in this research is descriptive quantitative. The research subjects were 318 junior high school students in Mojokerto regency. Data collection techniques using questionnaires, digital thermo-hygrometer, and observation of classroom environment. The analysis used is descriptive analysis. The result of the research showed that (1) thermal comfort of class building is not comfortable for learning activity especially at 10.00-12.00, and (2) there is thermal comfort difference of class building based on building orientation. Students feel very uncomfortable with the thermal conditions in the window opening area of the class facing toward the direction of the sun is the East direction. Meanwhile, the classroom-oriented window-opening area of the North has the most comfortable thermal conditionsKey Words: Thermal comfort, school buildings, building orientation

    PENGGUNAAN METODE ULTRASONIC PULSE VELOCITY TEST UNTUK MEMPERKIRAKAN KEKUATAN DAN KESERAGAMAN MUTU BETON K 200 SECARA NON DESTRUKTIF

    Full text link
    Abstrak: Tujuan penelitian mengetahui akurasi tes Ultrasonic Pulse Velocity  (UPV) untuk memperkirakan kekuatan dan keseragaman beton secara non destruktif. Sampel 10 silinder beton mutu K200, tes UPV menggunakan metode langsung, perkiraan kekuatan beton menggunakan formula hasil penelitian dari negara lain, evaluasi keseragaman beton menggunakan hasil penelitian Whitehurst. Hasil penelitian (1) formula hasil penelitian dengan mutu beton berbeda, kurang tepat dipakai memperkirakan kekuatan tekan tes UPV; (2) perkiraan kekuatan tekan hasil tes UPV menggunakan formula yang diturunkan dari mutu beton yang sama, hasilnya paling mendekati uji tekan; (3) formula berdasarkan campuran, tidak dapat untuk memperkirakan kekuatan beton, walaupun dibuat dari campuran yang sama; dan (4) keseragaman beton dengan tes UPV, hasilnya berbeda dengan perhitungan dari Koefisien Variasi kekuatan beton.Kata-kata kunci: kekuatan, kualitas beton,  tes UP

    MANAJEMEN RISIKO DALAM PROYEK KONSTRUKSI

    Full text link
    Abstrak: Setiap kegiatan usaha jasa konstruksi akan selalu muncul risiko menderita kerugian. Risiko  yang terjadi pada proyek dapat berpengaruh buruk pada sasaran proyek yaitu jadwal, biaya/anggaran dan mutu, serta sekaligus  merupakan kendala dalam pelaksanaan proyek.  Kesuksesan proyek konstruksi sangat tergantung dari kemampuan manajer proyek dalam mengelola risiko yang terjadi. Manajemen risiko meliputi langkah-langkah yang terkait  usaha pelaksanaan perencanaan manajemen risiko, identifikasi, tanggapan, dan monitoring serta pengawasan pada suatu proyek. Semua proses/langkah-langkah tersebut harus selalu  diperbaharui (update) selama siklus proyek.  Melalui manajemen risiko kemungkinan terjadi risiko pada proyek konstruksi dapat diperkecil bahkan dihindari.  Kata-kata kunci: manajemen risiko, proyek konstruks

    KEBUTUHAN KOMPETENSI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI BIDANG PELAKSANAAN BANGUNAN

    Full text link
    Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan kebutuhan kompetensi pada perusahaan jasa konstruksi bidang pelaksanaan bangunan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan sampel penelitian 32 perusahaan jasa konstruksi di Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan kompetensi sangat penting pada perusahaan jasa konstruksi meliputi kemampuan dalam membuat sambungan kayu, membuat campuran spesi, membuat gambar kerja, memasang bouwplank, memecahkan hambatan pekerjaan, memasang jaringan air bersih, dan memasang batu dan bata. Demikian juga sikap sangat penting meliputi tanggung jawab, menerima perubahan, merespon permasalahan, menghargai peraturan, sikap kerja sama, dan sikap mengutamakan kualitas.Kata-kata kunci:  kompetensi, jasa konstruks

    KONTRIBUSI SOFT SKILLS TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Full text link
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi soft skills kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan bekerja sama terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan desain korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) yang telah melaksanakan Prakerin. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan nilai kontribusi kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan bekerjasama terhadap kesiapan kerja, masing-masing sebesar 21,80%, 12,50%, dan 10,30%. Kontribusi efektif bersama-sama ketiga varibel tersebut terhadap kesiapan kerja sebesar 29,30%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kreativitas memberikan kontribusi paling besar dari ketiga varibel soft skill terhadap kesiapan kerja. Kata-kata kunci: kontribusi soft skills, kesiapan kerja

    ANALISIS MUTU BETON YANG DIHASILKAN OLEH PERUSAHAAN-PERUSAHAAN BETON READY MIX

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan kekuatan tekan beton yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan ready mix, (2) tingkat homogenitas beton yang digunakan dalam pembangunan gedung, dan (3) perusahaan beton ready mix yang menghasilkan beton dengan mutu paling seragam. Penelitian menggunakan desain eksperimentasi, sampel masing-masing perusahaan menggunakan 20 buah benda uji silinder beton ukuran standar, uji tekan menggunakan mesin UTM, pada umur beton 7 sampai 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan (1) rerata kekuatan tekan beton produksi MJB = 40,41 kN/mm2, VUB = 35,05 kN/mm2, dan SB = 29,30 kN/mm2;  (2) menurut SNI 03-6815-2002, homogenitas beton ready mixed yang digunakan masuk kategori kurang bagus; dan (3) SB adalah produsen ready mixed yang menghasilkan beton dengan mutu yang relatif paling seragam. Kata-kata kunci: beton, ready mixed, homogenitas

    PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DAN ASESMEN PORTOFOLIO PADA MATAKULIAH KONSTRUKSI BAJA

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan pembelajaran berbasis multimedia dan asesmen portofolio pada Matakuliah Konstruksi Baja, keaktifan maha-siswa, dan prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan ujian tulis. Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan pembelajaran berbasis multimedia dan asesmen portofolio pada Matakuliah Konstruksi Baja dengan langkah-langkah: penyajian materi oleh dosen, pendalaman materi oleh mahasiswa, pembagian menjadi kelompok penyaji dan pembanding, pengerjaan tugas kelompok secara terpisah, penyajian dan pembandingan hasil tugas, pembenaran oleh dosen, dan perbaikan tugas oleh mahasiswa; (2) penerapan pembelajaran ini meningkatkan keaktifan mahasiswa; dan (3) penerapan pembelajaran ini meningkatkan prestasi belajar mahasiswa secara tidak linear.Kata-kata Kunci: asesmen, konstruksi baja, multimedia, portofoli

    REFORM OF VOCATIONAL EDUCATION IN CHINA (EFFECT FOR CHINA’S ECONOMIC GROWTH)

    Full text link
    Abstract: Nowdays, the guideline of education reform in China is the official document: National Plan for Medium and Long-term Education Reform and Development. This plan started 2010 and is supposed to direct education reform in China until 2020. Since the plan has been implemented,this article is going reviewed national document’s to portrait the vocational education reform in China nowdays and evaluate the impact on economic development of the implementation of vocational education.At the end of 10th five-year plan, the rural students enrolled in secondary vocational school will reach 3.5 million. These schools will cultivate practical talents for rural areas in China. Reform in vocatinal education in China has significantly influece on China’s economic growth, specially on agriculture and industries sectors.Keywords: reform, vocational education, economic growt

    15

    full texts

    94

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BANGUNAN : Teori, Praktek, Penelitian, dan Pengajaran Teknik Bangunan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇