Kordinat | Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Not a member yet
    207 research outputs found

    ANALISIS PEMIKIRAN IBNU KHALDUN TENTANG MEKANISME PASAR DAN PENETAPAN HARGA DALAM PEREKONOMIAN ISLAM

    No full text
    Analisis pemikiran Ibnu Khaldun tentang Mekanisme Pasar dan Penetapan Harga dalam Perekonomian Islam. Mekanisme pasar atau penetapan harga adalah suatu tren pasar bebas untuk membuat harga pasar seimbang sesuai dengan persediaan dan pemintaan. Dalam hal ini, dikarenakan tidak ada permintaan lebih atau persediaan lebih, maka tidak ada pula tekanan untuk merubah harga. Persediaan dan permintaan tidak seterusnya seimbang dan beberapa pasar terkadang tidak mencapai keseimbangan dengan cepat ketika terjadi perubahan situasi, tetapi kecenderunagannya masih ada, sehingga biasanya membuat pasar seimbang lagi. Salah satu pakar Muslim dalam bidang masalah ekonomi masyarakat adalah Waliuddin Abdurrahman Abu Zaid Ibn Khaldun

    ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKAL TEKS TERJEMAH (INDONESIA-ARAB) DALAM PENDIDIKAN BAHASA ARAB

    No full text
    Analisis Kesalahan Gratikal Teks Terjemah (Indonesia-Arab) dalam Pendidikan Bahasa Arab. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai kesalahan gramatikal dalam teks hasil terjemah. Sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah teks hasil terjemah. Fokus dari penelitian ini adalah kesalahan morflogis dan sintaksis bahasa arab setelah diterjemahkan dari Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan tabel analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang ada pada mahasiswa meliputi kesalahan morfologi tataran kata dan kata kerja, dan kesalahan sintaksis tataran frasa, klausa, kalimat, dan kesalahan huruf preposisi. Kesalahan tersebut terjadi akibat pengaruh bahasa Indonesia kedalam Bahasa Ara

    MENAKAR STANDAR MADRASAH BERMUTU

    No full text
    Menakar Standar Madrasah Bermutu. Sebagai lembaga pendidikan Islam, madrasah mengalami pasang dalam perjalannya, terutama jika dilihat dari kedudukannya dalam perundangan. Sebelumnya madrasah merupakan lembaga pendidikan kelas dua sebagai subsistem pendidikan nasional. Namun semenjak lahirnya Undang-undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, madrasah memiliki kedudukan yang sama dengan lembaga pendidikan umum pada umumnya. Madrasah adalah sekolah umum berciri khas agama Islam. Madrasah Ibtidaiyah sama dengan SD, Madrasah Tsanawiyah sama dengan SMP, dan Madrasah Aliyah sama dengan SMA. Tamatan Ibtidaiyah dapat melanjutkan ke SMP, tamatan Madrasah Tsanawiyah dapat melanjutkan ke SMA, dan demikian sebaliknya, yang pada masa-masa sebelumnya tidak seperti itu. Dengan kata lain sebenarnya madrasah itu adalah sekolah umum plus. Dari sisi ini, sebenarnya madrasah memiliki modal yang lebih baik atau lebih maju disbanding dengan sekolah umum untuk menjadikan dirinya bermutu. Sekolah bermutu dapat dilihat dari visi, misi yang jelas, pengelola yang professional dan memiliki perencanaan yang bagu

    DAKWAH DALAM PERSPEKTIF PARADIGMA TRADISIONALISME DAN REFORMISME

    No full text
    Dakwah dalam Perspektif Paradigma Tradisionalisme dan Reformisme. Dalam pemikiran dan gerakan dakwah ada dalam elemen-elemen substani dakwah itu sendiri, hanya ianya lebih mengarah kepada dialog budaya, intelektual dan dakwah peradaban. Dalam tubuh umat Islam, sebenarnya banyak gerakan-gerakan yang mengatasnamakan Islam. Semua bentukbentuk aliran-aliran paradigma tersebut, tidak akan dibahas di sini secara menyeluruh. Namun demikian, dua bentuk aliran dakwah berikut ini dianggap telah mewakili keragaman paradigma pemikiran dan gerakan dakwah. Kaum tradisionalis meyakini syari’ah sebagai hukum Tuhan yang telah dipahami dan dipraktekkan semenjak beberapa abad silam dan sudah terkristal dalam beberapa mazhab fiqh. Sementara aliran reformis menentang taqlid dan menggalakkan ijtihad dalam menghadapi persoalan-persoalan kontemporer. Meskipun menyamai modernism yang mendukung konsep rasionalisme, namun ada perbedaannya karena aliran reformisme hanya berijtihad dalam bidang-bidang yang kurang jelas (zhanni) kedudukan hukumny

    PENDIDIKAN MORAL DALAM KISAH YUSUF AS

    No full text
    Pemaparan kisah-kisah dalam al-Qur’an bukanlah tanpa tujuan, tetapi diungkapkan sebagai pesan pengajaran yang disampaikan pemberi pesan (Allah Swt) kepada pembaca melalui rangkaian peristiwa, kehidupan sosial dan karakter para tokohnya. Kisah-kisah merupakan bagian petunjuk yang diberikan oleh Allah swt tentang berbagai hal yang berhubungan dengan moralitas, sistem nilai, tingkah laku, dan sebagainya. Ketika membaca kisah-kisah dalam al-Qur’an, orang-orang beriman hendaknya mengambil intisari pesan yang dikandung, kemudian menjadikannya sebagai pelajaran, patokan, dan idealisme yang dipegang dalam hidup bermasyaraka

    KONSEPTUALISASI EKONOMI ISLAM: SUATU PARADIGMA NORMATIF-DIKOTOMIS

    No full text
    Konseptualisasi Ekonomi Islam: Suatu Paradigma Normatif-Dikotomis. Secara perlahan tapi pasti. Sistem ekonomi islam merupakan bangun konstruk sistem bisnis dan keuangan yang urutannya tersistem dengan baik,ringkas dan mudah dicerna serta memperkaya pemahaman yang aplikatif. Lahirnya konsep merupakan pengetahuan milik umum dimana lahir teori ilmiah yang ditemukan secara individu, yang perlu dikaji, diulangi dan dimanfaatkan secara komunal. Suatu paradigma lahir dari sarana suatu komunikasi ilmiah dengan baik yang memungkinkan komunikasi ekplisit antar sesama secara intesif. Sehingga diperlukan kajian secara empirisme, intusime dan rasionalisme

    ASPEK HUKUM KOPERASI SEBAGAI PAYUNG HUKUM BMT DI INDONESIA

    No full text
    Aspek Hukum Koperasi sebagai Payung Huku BMT di Indonesia. BMT dapat menjalankan fungsi sebagai lembaga sosial dengan penamaan Baitul Mal dan lembaga bisnis dengan penamaan Baitu Tamwil. Sebagai Lembaga Sosial tentu saja Baitul Mal memiliki kesamaan fungsi dan peran dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang bekerja secara profesional dalam mengumpulkan zakat, Infak, sedekah, wakaf dan dana-dana sosial lainnya serta mendistribusikan zakat kepada ashabiah sesuai dengan aturan perundang-undangan sebagaimana yang diatur oleh UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat sebagai pengganti UU No 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Disis lain, untuk menjalankan fungsi sebagai Baitu Tamwi, BMT dapat mengembangkan usahanya di sektor keuangan yaitu simpan pinjam, sebagaimana layaknya perbankan dalam menghimpun dana dari anggota dan calon anggota dan menyalurkannya ke sektor ekonomi halal dan menguntungkanTahun 2012 tentang Perkoperasian sebagai pengganti UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian. Dalam situasi yang serba tidak menentu itu pula lah, BMT sebagai lembaga keuangan mikro Syariah yang berbadan hukum koperasi tentu juga melakukan penyesuaian-penyesuaian atas terjadinya perubahan-perubahan atas regulasi tersebu

    PENGEMBANGAN DAN INOVASI PRODUK LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA (KAJIAN TRANSAKSI BERBASIS SYARIAH DAN HUKUM POSITIF)

    No full text
    Pengembangan dan Inovasi Produk Lembaga Keungan Syariah di Indonesia (Studi tentang Transaksi Berbasis Syariah dan Hukum Positif). Pelaku bisnis industri Keuangan Syariah seringkali mempersoalkan istilah dan konsep syariah apabila dihubungkan dengan nasabah yang concern pada aspek hukum positif. Sebagai ilustrasi istilah perjanjian dalam transaksi di LKS sering diasosiasikan dengan istilah akad saja. Padahal dalam syari ah boleh jadi ada yang masih dalam kategori wa’ad yang di kalangan pelaku industri disamakan persis dengan akad. Secara substantif antara akad dan kontrak dalam perjanjian syariah di lembaga keuangan syariah memiliki kesamaan, hanya beberapa bagian tertentu saja yang terdapat perbedaan sesuai dengan latar belakang dan kerangka pendekatan hukum yang berbeda, misalnya dalam hal jual beli dan pengikatan jaminan. Oleh karena itu, agar tidak terjadi disharmoni maka dalam pengembangan dan inovasi produk serta transaksi keuangan syariah di lembaga keuangan syariah, semua pemangku kepentingan untuk selalu berupaya mensinergikan dan mengharmonisasikan antara hukum ekonomi syariah dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada

    ANALISIS PEMBERDAYAAN PETANI DHUAFA (STUDI KASUS DI PERTANIAN SEHAT INDONESIA)

    No full text
    Analisis Pemberdayaan Petani Dhuafa. Sektor pertanian memiliki potensi besar bagi peningkatan kesejahteraa nmasyarakat terutama peningkatan pendapatan petani dhuafa di perdesaan.Produktivitas hasil pertanian dinilai masih jauh dari harapan.Salah satu faktor penyebabnya adalah persoalan kualitas sumberdaya manusia yang masih rendah dalam mengelola lahan pertanian dimana mayoritas petani di Indonesia menggunakan sistem manual dalam pengelolaan lahan pertanian. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.penelitian ini mengungkapkan bahwa program pemberdayaan petani yang dilakukan oleh Pertanian Sehat Indonesia dilakukan melalui pemberdayaan petani dhuafa di berbagai daerah di Indonesia.Strategi pemberdayaan yang dilakukan adalah integrasi antara teknologi dan program pertanian sehat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan petani dhuafa sebagai sasaran utama yang dilakukan oleh Pertanian Sehat Indonesia termasuk sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai tukar petani semakin bertambah dan diimbangi dengan penurunan biaya produksi dalam penggunaan bahan kimiawi serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani

    METODE PENGAJARAN MENURUT ABU HANIFAH DALAM AL-ALIM WA AL-MUTA’ALLIM

    No full text
    Metode Pengajaran Menurut Abu Hanifah dalam al-Alim wa al-mutaallim. Metode pengajaran adalah salah satu elemen penting dalam proses pendidikan. Hal ini karena, ia sangat berkaitan dengan proses merealisasikan pendidikan yang berkualitas. Sebagai tokoh dakwah, Abu Hanifah dikenal sebagai seorang pakar fiqih, hadith dan ilmu kalam, namun sedikit dari cendekiawan yang menguak kepakaran beliau dalam bidang pendidikan. Justru itu, makalah ini bertujuan untuk menjelaskan aspek pendidikan, khususnya mengenai metode pengajaran Abu Hanifah yang didasarkan pada kitab al-’Alim wa al-Muta‘allim. Karya tersebut adalah hasil dari sebuah catatan dialog Abu Hanifah dengan salah seorang muridnya. Makalah ini mengetengahkan uraian mengenai metode pengajaran menurut Abu Hanifah yang diaplikasikan dalam karya tersebut

    0

    full texts

    207

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kordinat | Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇