Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

opac.fah.uinjkt.ac.id
Not a member yet
    13948 research outputs found

    Jejak aspirasi zionisme di hindia belanda : kajian atas konten dan narasi dalam majalah erets israel 1926-1940

    No full text
    Majalah erets israel merupakan salah satu surat kabar yang pernah terbit di hindia belanda. Majalah ini merupakan media yang menarasikan ide pendirian negara israel di hindia belanda. Majalah yang pertama kali terbit sejak tahun 1926 ini, secara khusus hanya diedarkan kepada orang - orang yahudi di hindia-belanda saja. Narasi pendirian negara israel yang terdapat di dalam majalah ini memiliki unsur zionisme yang berusaha untuk menarik simpati orang yahudi di hindia belanda supaya mereka mau memberikan dukungan baik moral dan material berupa donasi kepada orang - orang yahudi di palestina.xii, 206 hlm, 22 x 15,3 c

    No full text
    This study aims to find out the kinds of assertive acts and how assertive acts areconveyed by Joe Biden in his first interview as President on the 60 Minutes YouTubeChannel by using Searle & Vanderveken's theory. This research used a qualitativedescriptive method to describe the data. To collect the data, it used documentativetechniques by watching, listening, reading the transcripts of the video, and taking notes tobe put on the data card. The result of the study showed twenty utterances were classifiedinto eight kinds of assertive acts, namely; claim, rebut, predict, report, admit, criticize,assure, and inform. The most used assertive acts is inform, which consists of sevenutterances, followed by assure, which consists of three utterances. Each act of claim, report,predict, and admit, which consists of two utterances. The fewest used of assertive act iscriticize and rebut, each act consists of one utterance. Further, based on the assertive actsfound in this research, only the criticize act contains indirect speech act and non-literalmeaning. The rest of the assertive acts contain direct speech act and literal meanings. Toconclude, Joe Biden used assertive acts to convince the audience that what he said is true.He mostly used inform as a kind of assertive acts because as president of the United Statesof America, he was responsible to inform the condition of the Nation

    Strategi Public Relation PerpustakaanJakarta Cikini

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi public relationpada Perpustakaan Jakarta Cikini. Metode yang digunakan dalampenelitian ini ialah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studikasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancaramendalam dan observasi. Wawancara mendalam denganpemustaka dan pustakawan yang bertanggung jawab dalamkegiatan public relation, sedangkan observasi denganmengunjungi dan mengamati sosial media perpustakaan. Datadiperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan flow modelanalysis yang terdiri dari empat tahap yakni pengumpulan data,reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil daripenelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Jakarta Cikinitelah berusaha memaksimalkan public relation untuk mencapaitujuan perpustakaan yakni menjadi dekat dengan masyarakat danmenjadi wadah untuk belajar, berkarya, dan tumbuh bersama baiksecara individual ataupun sosial. Beberapa aktivitas publicrelation diantaranya dengan memberikan fasilitas dan kegiatanyang berorientasi kepada masyarakat dan menambah pengalamanmasyarakat terkait perpustakaan umum. PustakawanPerpustakaan Jakarta berupaya untuk memberikan yang terbaikdengan menjalankan peran dan fungsi sebagai public relationuntuk mengelola koordinasi antar pustakawan, sehingga dapatmenjaga relasi antara perpustakaan dengan masyarakat.Meskipun sudah berusaha maksimal dalam aktivitas danefektivitas public relation akan lebih baik lagi aktivitaspemberitaan dan publikasi pada sosial media perpustakaan dapatmenyebarkan informasi yang merata, dan fungsi public relationperpustakaan merupakan hal penting sehingga diperlukandepartemen sendiri supaya dapat menjalankan perannya lebihefektif

    An Analysis Of Lexical Cohesion In Ahmed Deedat'sSpeech Entitled: Should Salman Rushdie Die? The IslamicVerdict

    No full text
    This study discusses the lexical cohesion contained in Ahmad Deedat'sspeech text. This study has two objectives, to find out the lexical cohesion devicewith the theory put forward by Halliday and Hasan, and to find out the degree ofcohesiveness in Ahmad Deedat's speech entitled Should Salman Rushdie Die? TheIslamic Verdict uses the Scinto formula. The data was taken from a speech videoon one of the organization's YouTube channels founded by Ahmad Deedat, namelyIPCI. The method used mix methods. The results showed that the cohesive devicesfound throughout the article were 70% repetition, 9.82% synonyms, 1.7%hyponymy, 10.68% collocation, 0.42% antonyms, and 7.26% meronymy. That way,this study found that the text of the speech has a high level of cohesiveness

    Berbagi Pengetahuan Oleh Guru DiYayasan Cinta Yatim Dan Dhuafa Cirendeu

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskankegiatan berbagi pengetahuan yang dilakukan oleh guru diYayasan Cinta Yatim dan Dhuafa Cirendeu serta mengetahuiUpaya dalam mengatasi masalah pada berbagi pengetahuan diYayasan Cinta Yatim dan Dhuafa Cirendeu. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenispenelitian studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan berbagipengetahuan oleh Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa Cirendeuuntuk mengetahui cara mengajar yang efektif danmengarahkan para guru dalam mengajar agar tidak asalsebebas-bebasnya dalam memberikan materi pembelajaran.Kegiatan berbagi pengetahuan di Yayasan Cinta Yatim danDhuafa Cirendeu terdiri dari enam tahap, yaitu prosespembelajaran, dukungan pembelajaran, tujuan, TIK, peranTIK dan pengalaman

    Personality structure and defense mechanism of main character in midsommar film (2019) .

    No full text
    Fara Cynthia Ragita, Personality Structure and Defense Mechanism of Main Character in Midsommar Film 2019. A Thesis : English Literature Department, Faculty of Adab and Humanities, State Islamic University Syarif Hidayatulla Jakarata, 2023 .viii,35 hl

    Violence against women in moxie (2021) film

    No full text
    This research is aimed at taking to what are the violence against women depicted through Moxie (2021) film. This study uses the qualitative method is a method of research that has a purpose to understand the phenomenon which is experienced by the subject of the research such as verbal violence, physical violence and sexual violence. the researcher collects data of research taken from takes screenshots of several scenes related to anlysis and the dialogue of the film. The utilized theories in this research are the theory of violence and the researcher explained in detail the violence againts women that can cause the conflict in the film based on violence Theory. The researcher finds out the men charatchers in the film does all the form of violence against women. The result shows that violence against women is an imbalance in the positions played by men and women, which makes it difficult for women to take action.viii,31 hl

    Peran pustakawan layanan referensi perpustakaan universitas indonesia dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka .

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian tentang peran pustakawan layanan referensi dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka di perpustakaan perguruan tinggi, khususnya di Perpustakaan Universitas Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan layanan referensi dan untuk mengetahui sejauh mana peran pustakawan referensi dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka di Perpustakaan Universitas Indonesia.vii,92 hl

    No full text

    Himpunan Mahasiswa Banten (Hmb) Jakarta Dalam Membangun Kesadaran Politik Kadernya (2000-2021)

    No full text
    Studi ini menganalisis bagaimana Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) membangun kesadaran politik para kadernya dari tahun 2000 hingga 2021. HMB Jakarta merupakan organisasi mahasiswa primordial yang berdiri sejak tahun 1958 hal ini mengasumsikan bahwa HMB Jakarta telah memiliki pola kaderisasi yang cukup matang karna telah ada sebelum provinsi Banten berdiri. Intelektualitas, pluralitas, dan kekeluargaan menjadi nilai utama dalam HMB Jakarta. Organisasi ini memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan kesadaran politik pada para kadernya sebagai dasar untuk berkontribusi dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penulisan sejarah dengan pendekatan sosiologi politik dan teori strukturasi oleh Anthony Giddens. Penulis berharap dengan kacamata ini dapat melihat bagaimana proses penumbuhan kesadaran politik HMB Jakarta dalam proses kaderisasi sebagai bekal kader untuk merealisasikan pengetahuan di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HMB Jakarta telah melakukan berbagai upaya dalam membangun kesadaran politik para kadernya. Kegiatan seperti diskusi isu politik, demonstrasi, advokasi isu penting, pelatihan kepemimpinan, seminar politik, dan kajian rutinmelibatkan patra kadernya menjadi bagian dari usaha HMB Jakarta dalam mengembangkan kesadaran politik para kadernya yang tertuang dalam bentuk program kerja dan kegiatan informal. Selain itu, mereka juga berusaha menjalin hubungan politik dengan pemerintah dan masyarakat. Namun, dalam perjalanan waktu antara tahun 2000-2021, HMB Jakarta menghadapi beberapa hambatan, termasuk kurangnya minat dan pengetahuan mahasiswa mengenai politik, gaya hidup dan tekanan untuk menyelesaikan studi dengan cepat yang mengurangi minat terlibat dalam pembelajaran politik.XII,85 hlm.25 c

    0

    full texts

    13,948

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.fah.uinjkt.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇