13948 research outputs found
Sort by
Perayaan hari kartini oleh keoetamaan isteri medan 1939-1941
Kajian pada skripsi ini membahas tentang perayaan Hari Kartini oleh organisasi Keoetamaan Isteri di Medan tahun 1939-1941. Dalam rentang tahun tiga tahun tersebut, Keoetamaan Isteri merayakan hari lahir R.A. Kartini dengan cara yang berbeda-beda. Selain merayakan dalam bentuk resepsi, Keoetamaan Isteri juga selalu mengangkat R.A. Kartini sebagai tema dalam majalahnya yang terbit pada bulan April. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dan teori mobilisasi sumberdaya. Teori ini digunakan untuk menganalisis keberhasilan Keoetamaan Isteri dalam mengadakan perayaan R.A. Kartini baik oleh organisasi itu sendiri maupun dengan mengajak beberapa organisasi dan perguruan perempuan yang ada di Medan. Penelitian ini menemukan bahwa dalam rentang 1939 hingga 1941 organisasi Keoetamaan Isteri merayakan peringatan R.A. Kartini secara berbeda-beda. Pada tahun 1939, Keoetamaan Isteri mengadakan perayaan sendiri dengan mengundang organisasi dan perguruan perempuan yang ada di Medan, sambil berjanji akan mengajak untuk berkolaborasi dengan organisasi lain di tahun berikutnya. Pada tahun 1940, Keoetamaan Isteri menjadi anggota dari Komite Perayaan R.A. Kartini bersama dengan sebelas organisasi lain di Medan. Adapun di tahun 1941, perayaaan dilaksanakan oleh Perikatan Perayaan Poeteri Indonesia (PPII) yang terdiri dari sembilan organisasi perempuan dengan perwakilan Keoetamaan Isteri bertugas sebagai bendahara. Perbedaannya dengan komite perayaan, PPII tidak hanya untuk merayakan Hari Kartini tapi juga untuk peringatan Hari Ibu dan yang lain. Dalam rentang tiga tahun tersebut, Keoetamaan Isteri juga rutin menerbitkan majalah Keoetamaan Isteri dengan artikel-artikel tentang R.A. Kartiniix,64 hl
Analisis Rubrik Islam Dan Perempuan Dalam SuratKabar Poetri-Hindia 1908-1911
Penelitian ini membahas analisis rubrik dalam surat kabar Poetri-Hindiapada tahun 1908-1911 bertujuan untuk menjelaskan berbagai rubrik yangterdapat dalam surat kabar Poetri-Hindia dengan menggunakan teori analisiswacana Norman Fairclough dan pendekatan sosiologi-komunikasi. Kajian inimenekankan kepada wacana yang terdapat dalam surat kabar untuk melihatkondisi dan pandangan pada saat itu sebagai bentuk untuk memahamiberbagai konteks dari praktik sosial. Metode yang digunakan adalah metodesejarah dengan empat tahapan yaitu, heuristik, kritik sumber, interpretasi danhistoriografi. Hasil penelitian ini menemukan bahwasanya terdapat rubrikkeislaman dan peran perempuan di masyarakat Hindia Belanda dalam suratkabar yang bersifat umum yaitu, Poetri-Hindia. Adapun rubrik-rubrik umumseputar Ilmu Masakan, Ilmu Perobatan, Kesehatan, Kebersihan, HalMemelihara Anak, Hal Merawat Perabotan Rumah dan Adat Istiadat. Namun,beberapa rubrik yang diwartakan terdapat keislamannya seperti, rubrikSedikit Nasehat, Boenga Karang dan Dari Hal Agama Islam. Rubrik-rubriktersebut ada relevansinya dengan isu-isu perempuan seperti, kewajibanperempuan dan istri, Nafkah, Nusyuz, Iddah, Thalak, Rujuk dan Hadis NabiMuhammad tentang menuntut ilmu
Reproduksi DiksiKitab Faisal At-Tafriqah Karya Imam Al-GhazaliTerjemahan Bahrudin Achmad
Analisis Metode Penerjemahan Salim Bahreisy DalamKitab Riy??us ??li??n Bab Adab Kesopanan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metodepenerjemahan penting guna mengetahui metode yang digunakanoleh si penerjemah. Kegiatan menerjemahkan merupakan prosesmemindahkan makna ataupun pesan di dalam bahasa sumber (Bsu)ke dalam bahasa sasaran (Bsa) secara struktural dan sistematisagar tidak menghilangkan makna pesan dalam bahasa sumber(Bsu). Berdasar pada latar belakang tersebut, pada penelitian initerdapat dua rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimanakah penerapanmetode-metode yang digunakan dalam Bab Adab Kesopanan didalam Hadis Riy??us ??li??n terjemahan H. Salim Bahreisy. (2)Apa saja perbedaan metode-metode penerjemahan dalam BabAdab Kesopanan di dalam Hadis Riy??us ??li??n terjemahan H.Salim Bahreisy.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptifyang berfokus pada penjelasan berdasar hasil temuan apa adanya.Teori yang digunakan untuk mendukung ialah teori John Creswellyang mendefinisikan penelitian sebagai suatu proses bertahapbersiklus yang dimulai dengan identifikasi masalah atau isu yangvakan diteliti. Sumber data yang digunakan terdiri dari dua jenis;sumber data primer dan sumber data sekunderHasil temuan penelitian disimpulkan bahwa metode yangditemukan terdiri dari 5 metode penerjemahan, yakni: kata demikata, harfiah, setia, semantik, dan idiomatik. Kecenderunganmetode yang lebih banyak digunakan berorientasi pada keakuratanteks sumber.XIV, 125 hlm.; 25 cm
Parallel Hegemonic Masculinity and Caring Masculinity of Juzo Inui in No Guns Life
ix, 65 hlm, 25 c
Keterlibatan Wanita Sebagai Pejuang Pada Masa Revolusi Fisik Di Kota Blitar (1947-1949)
Peristiwa sejarah masa revolusi kemerdekaan Indonesia sudah banyak ditulis dalam buku-buku sejarah dan dipublikasikan, tetapi kenyataannya dalam buku-buku sejarah itu masih ada bagian yang belum terjelaskan dengan baik. Salah satunya adalah bagian tentang aktivitas wanita dan keterlibatannya pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini membahas tentang keterlibatan wanita sebagai pejuang pada masa revolusi fisik di Blitar tahun 1947-1949. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan pendekatan sosiologi dan meminjam teori emansipasi untuk menguraikan keterlibatan wanita dalam memperjuangkan kemerdekaan bersama dengan laki-laki. Hasil penelitian ini yaitu keterlibatan wanita di Blitar sangat besar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagian wanita bergabung dalam organisasi atau badan-badan perjuangan seperti Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Laskar Hizbullah, Tentara Genie Pelajar (TGP) dan ada pula yang berkontribusi secara pribadi. Mereka bergerak di berbagai bidang, seperti Pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat (PPGD), Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (PPPK), dapur umum, kurir, informan atau mata-mata, bahkan bertugas merakit dan memasang senjata.x, 61 hk#lm, 25 c
Layang Anbiya (Raden Abdul Arifin): Studi Sejarah Sosial Budaya Manuskrip Di Desa Drajat Paciran Lamongan Abad Ke-19
Skripsi ini membahas tentang Layang Anbiya (Raden Abdul Arifin): studi sejarah sosial budaya manuskrip di Desa Drajat Paciran Lamongan abad ke-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis (pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi) dengan menggunakan pendekatan sosial budaya dengan menggunakan teori sosiologi sastra yang dikembangkan oleh Ian Watt. Penelitian ini membahas tentang makna sosial dari Manuskrip Layang Anbiya (Raden Abdul Arifin) di Desa Drajat Paciran Lamongan pada abad ke-19. Adapun temuannya yakni masyarakat Desa Drajat Paciran Lamongan pada abad ke-19 memfungsikan dan menggunakan Manuskrip Layang Anbiya secara substansinya sebagai bagian pada unsur ritual keagamaan atau kegiatan-kegiatan keislaman. Beberapa kegiatan yang dapat dijumpai seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemudian acara tahunan seperti menyambut Tahun Baru Islam dan haul akbar Sunan Drajat, kemudian terdapat juga acara hajatan warga seperti empat atau tujuh bulanan janin dalam kandungan yakni dengan cara mengambil bacaan-bacaan yang relevan dengan acara tersebut.x, 52 hlm, 25 c