13948 research outputs found
Sort by
Menelisik Nalar Politik Hizbut Tahrir
Buku Menelisik Nalar Politik Hizbut Tahrir berfungsi sebagai analisis mendalam terhadap ideologi dan kerangka berpikir politik organisasi transnasional ini, dengan fokus pada gagasan-gagasan pendirinya, Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani. Tesis utama buku ini adalah bahwa Hizbut Tahrir merupakan partai politik berideologi Islam yang secara fundamental menolak sistem demokrasi, karena dianggap bertentangan dengan hukum Islam (kufur). Gerakan ini memposisikan politik sebagai aktivitas utama mereka, dengan tujuan tunggal untuk mendirikan kembali Khilafah Islamiyah global, yang mereka yakini sebagai satu-satunya sistem pemerintahan yang sah dan wajib bagi umat Islam. Buku ini mengupas secara rinci strategi, pemikiran, dan upaya mereka dalam membangkitkan kembali umat Islam dan menyebarkan risalah Islam ke seluruh dunia.92 hlm.; 20 c
Upaya pustakawan dalam meningkatkan minat kunjung ke layanan audio visual perpustakaan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi republik indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya pustakawan dalam meningkatkan minat kunjung ke Layanan Audio visual Perpustakaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta untuk mengetahui solusi atas kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan minat kunjungan ke layanan tersebut. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pustakawan Perpustakaan Kemendikbudristek telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan minat kunjung ke layanan audio visual adalah: 1) upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana, 2) upaya promosi, 3) peningkatan pada koleksi 4) kolaborasi dengan komunitas. Adapun kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan minat kunjung ke layanan audio visual adalah: kurangnya pemahaman pemustaka pada fasilitas layanan audio visual yang tersedia di perpustakaan, solusi nya dengan kunjungan langsung pustakawan dapat menjelaskan penggunaan layanan audio visual serta memanfaatkan media sosial sebagai sosialisasi, kurangnya tenaga pustakawan, solusi nya dengan memanfaatkan mahasiswa magang, keterbatasan anggaran hal ini menyulitkan pustakawan membeli koleksi terbaru solusi yang dilakukan dengan fokus pembaruan yang paling mendesak dan perpustakaan menerima hibah dari British Council untuk memperkaya koleksi, kurang nya partisipasi dari pemustaka dalam acara yang diselenggarakan, solusi yang dilakukan adalah perencanaan yang lebih sistematis serta pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. Upaya dalam meningkatkan minat kunjung perlu adanya kendala agar solusi yang diterapkan dapat lebih tepat sasaran dan efektif. Hal ini akan membuat layanan audio visual lebih dikenal dan menarik dan bermanfaat bagi pemustaka, sehingga dapat meningkatkan minat kunjungan dan partisipasi pemustaka dalam kegiatan perpustakaan yang diselenggarakan
Dampak pelaksanaan pesantren kilat terhadap pembentukan akhlak santri di pondok pesantren mursyidul falah desa kampung sawah karawang jawa barat 1980-2005
Penelitian ini membahas mengenai dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pesantren kilat terhadap akhlak santri sebagai peserta kegiatan di Pondok Pesantren Mursyidul Falah, Desa Kampung Sawah, Karawang, Jawa Barat 1980-2005. Sumber primer yang digunakan adalah beberapa foto yang menggambarkan keadaan kegiatan pesantren kilat antara kurun waktu 1980-2005 dan juga melakukan wawancara terhadap pihak pengelola pesantren Mursyidul Falah serta para santri yang pernah mengikuti kegiatan pesantren kilat di pondok pesantren Mursyidul Falah antara kurun waktu 1980-2005, serta didukung oleh tambahan sumber sekunder seperti buku, jurnal, dan dokumen yang memiliki keterkaitan dengan tema. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, menggunakan pendekatan antropologi pendidikan, serta teori fungsional dari Bronislaw Manilowski. Penelitian ini dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari buku serta jurnal terkait tema, selain itu juga dengan melakukan wawancara terhadap narasumber yang merupakan pelaku sejarah dalam kegiatan pesantren kilat di pondok pesantren Mursyidul Falah, Karawang, Jawa Barat antara kurun waktu 1980-2005. Dalam penelitian ini penulis menemukan bahwa kegiatan pesantren kilat di pondok pesantren Mursyidul Falah telah berlangsung dari tahun 1959, namun terdapat perubahan signifikan sejak tahun 1980 karena terjadinya perubahan materi yang dikaji dari materi fiqih ke materi tauhid atas dasar peermintaan dari beberapa ulama Banten dan juga atas pandangan KH. Obay Hasan Basri terhadap remaja sekitar yang dinilai mulai menjauh dari ajaran tauhid yang benar. Maka kemudian sejak tahun 1980 kegiatan pesantren kilat ini menyebar dengan cepat dan luas sehingga diikuti dengan banyak peserta hingga berpulangnya KH. Obay Hasan Basri. Kegiatan pesantren kilat ini memberikan dampak yang positif dari berbagai bidang bagi para santri yang mengikuti diantaranya bidang keagamaan, bidang pendidikan, bidang sosial, bidang moral dan akhlak, bidang psikologis, bidang kultural, dan juga bidang ekonomi
Perubahan fonem gejala lenisi bahasa arab tunisia dan palestina: tinjauan linguistik komparatif
Bilal bin rabah muazin rasulullah
mengisahkan perjalanan hidup Bilal bin Rabah, dari seorang budak Habasyah yang tertindas menjadi muazin pertama yang dimuliakan Rasulullah SAW. Fokus utamanya adalah keteguhan iman Bilal dalam mempertahankan tauhid, penyiksaan yang dialaminya, pembebasan oleh Abu Bakar, serta kesetiaan luar biasa sebagai pelayan Rasulullah hingga akhir hayat.192 hlm. 13 x 20 c
Al-Qur'an kitab sastra terbesar: Akar sejarah metode sastra dalam tradisi islam
membahas Al-Qur'an sebagai puncak keindahan sastra Arab. Buku ini menekankan pendekatan adabi (sastra) untuk memahami pesan Tuhan secara komprehensif tanpa terjebak pada kepentingan ideologis, serta menegaskan posisi Al-Qur'an sebagai teks sastra Arab paling agung374 hlmn; 14x20 c
Tuan guru hasan bin h anang yahya (1927-1940): kiprah dan responnya terhadap paham keagamaan kaum mudo
Filsafat kebahagiaan: dari plato, via Al-Farabi dan Al-Ghazali, sampai ki Ageng Suryomentaram
Buku ini menelusuri kebahagiaan bukan sekadar sebagai emosi sesaat, melainkan sebagai tujuan akhir kehidupan manusia (summum bonum) melalui kacamata filsafat. Dengan menelaah pemikiran para filsuf klasik (seperti Aristoteles dengan eudaimonia) hingga pendekatan eksistensial dan sufistik, karya ini membedah perbedaan antara kesenangan dangkal dan kebahagiaan sejati yang bersumber dari kebajikan, kebijaksanaan, serta kedekatan dengan Tuhan. Melalui analisis mendalam, buku ini mengajak pembaca meredefinisi ulang konsep "bahagia", menawarkan panduan reflektif untuk melepaskan ketergantungan pada faktor eksternal, dan menemukan kedamaian batin (mental dan spiritual) dalam kehidupan sehari-hari