Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Not a member yet
162 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN WISATA HUTAN MANGROVE BERBASIS ECOTOURISM DI DESA PENAGAN KECAMATAN MENDO BARAT KABUPATEN BANGKA PROVINSI BANGKA BELITUNG: Pengembangan Wisata Hutan Mangrove Berbasis Ecotourism Di Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Salah satu desa yang berpotensi untuk wisata Hutan Mangrove di Kecamatan Mendo Barat adalah Desa Penagan. Desa ini memiliki luas daerah sebesar 44,71 km2 dengan jarak 60 km dari pusat kecamatan. Desa Penagan memiliki kawasan Hutan Mangrove yang terletak di Pantai Tanjung Raya dan berpotensi untuk dijadikan kawasan wisata. Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata Mangrove berbasis ecotourism diharapkan menjadi solusi dalam permasalahan masyarakat dan merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan dilakukan untuk pengembangan wisata hutan Mangrove di Desa Penagan antara lain: penanaman 200 pohon Cemara Laut dan Bakau di kawasan Pantai Tanjung Raya, pembangunan Jembatan di kawasan hutan Mangrove, mengidentifikasi flora dan fauna disekitar kawasan, pembuatan spot selfie untuk mengundang daya tarik wisatawan, pembuatan cinderamata dari bahan baku lokal yaitu limbah cangkang kepiting, dan membuat media sosial instagram guna mempromosikan kegiatan yang ada di Desa Penagan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari baik dari warga sekitar maupun pemerintah daerah. Hal ini ditunjukan oleh pernyataan Camat Mendo Barat dalam sambutannya pada acara peresmianwisata Hutan Mangrove untuk segera mengusulkan dan membuat peraturan desa mengenai pelestarian Hutan Mangrove di Desa Penagan. Selain itu, terdapat potensi lainnya yang dapat dikembangkan dari Desa Penagan, yaitu limbah cangkang kepiting yang dapat dijadikan souvenir sebagai cri khas dari Desa PenaganSalah satu desa yang berpotensi untuk wisata Hutan Mangrove di Kecamatan Mendo Barat adalah Desa Penagan. Desa ini memiliki luas daerah sebesar 44,71 km2 dengan jarak 60 km dari pusat kecamatan. Desa Penagan memiliki kawasan Hutan Mangrove yang terletak di Pantai Tanjung Raya dan berpotensi untuk dijadikan kawasan wisata. Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata Mangrove berbasis ecotourism diharapkan menjadi solusi dalam permasalahan masyarakat dan merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan dilakukan untuk pengembangan wisata hutan Mangrove di Desa Penagan antara lain: penanaman 200 pohon Cemara Laut dan Bakau di kawasan Pantai Tanjung Raya, pembangunan Jembatan di kawasan hutan Mangrove, mengidentifikasi flora dan fauna disekitar kawasan, pembuatan spot selfie untuk mengundang daya tarik wisatawan, pembuatan cinderamata dari bahan baku lokal yaitu limbah cangkang kepiting, dan membuat media sosial instagram guna mempromosikan kegiatan yang ada di Desa Penagan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari baik dari warga sekitar maupun pemerintah daerah. Hal ini ditunjukan oleh pernyataan Camat Mendo Barat dalam sambutannya pada acara peresmianwisata Hutan Mangrove untuk segera mengusulkan dan membuat peraturan desa mengenai pelestarian Hutan Mangrove di Desa Penagan. Selain itu, terdapat potensi lainnya yang dapat dikembangkan dari Desa Penagan, yaitu limbah cangkang kepiting yang dapat dijadikan souvenir sebagai cri khas dari Desa Penaga
MEMBANGUN DESA WISATA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI LOKASI DESA KURAU TIMUR KECAMATAN KOBA KABUPATEN BANGKA TENGAH: Membangun Desa Wisata Berbasis Teknologi Informasi Lokasi Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah
Sektor pariwisata sebagai suatu industri jasa merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat memberikan andil yang cukup besar dalam pembangunan daerah terutama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Banyaknya pantai yang indah serta tujuan wisata lainnya seperti kuliner, sejarah dan lainnya diharapkan mampu menjadi salah satu pendapatan daerah selain dari sektor pertambangan dan perkebunan. Sektor pariwisata telah menjadi andalan dalam mengantisipasi era pasca pertambangan timah, karena selain letaknya strategis, pariwisata juga diharapkan memberikan multiplier effects yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. Untuk mendukung itu perlu banyak dikembangkan destinasi wisata baru selain yang sudah ada selama ini. Salah satunya Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Desa ini memiliki potensi wisata berupa kawasan hutan Manggrove yang masih alami dan masih asri belum begitu dikenal oleh khayalak luas. Dalam pengabdian ini telah dibangun media website yang khusus dibuat untuk mempromosikan Desa Kurau Timur sehingga diharapkan nantinya banyak wisatawan lokal maupun dari luar daerah Bangka Belitung yang tertarik untuk datang ke Desa Kurau TimurSektor pariwisata sebagai suatu industri jasa merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat memberikan andil yang cukup besar dalam pembangunan daerah terutama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Banyaknya pantai yang indah serta tujuan wisata lainnya seperti kuliner, sejarah dan lainnya diharapkan mampu menjadi salah satu pendapatan daerah selain dari sektor pertambangan dan perkebunan. Sektor pariwisata telah menjadi andalan dalam mengantisipasi era pasca pertambangan timah, karena selain letaknya strategis, pariwisata juga diharapkan memberikan multiplier effects yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. Untuk mendukung itu perlu banyak dikembangkan destinasi wisata baru selain yang sudah ada selama ini. Salah satunya Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Desa ini memiliki potensi wisata berupa kawasan hutan Manggrove yang masih alami dan masih asri belum begitu dikenal oleh khayalak luas. Dalam pengabdian ini telah dibangun media website yang khusus dibuat untuk mempromosikan Desa Kurau Timur sehingga diharapkan nantinya banyak wisatawan lokal maupun dari luar daerah Bangka Belitung yang tertarik untuk datang ke Desa Kurau Timu