SHARE Journal of Service Learning
Not a member yet
166 research outputs found
Sort by
PENGUATAN SENI PERTUNJUKAN JATHILAN ANAK DI KAMPUNG WISATA KADIPATEN KECAMATAN KRATON DIY
Tari jatilan yang berada di Yogyakarta sudah cukup dikenal masyarakat, kelompok seni tari ini dapat mengalihkan anak-anak tidak bermain handphone sekaligus mengenalkan seni budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk penguatan kelompok seni tari anak-anak dalam mengenalkan dan melestarikan seni budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wisata Kadipaten Kecamatan Kraton DIY. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan membentuk kelompok tari yang terdiri dari anak-anak usia 10 -15 tahun, melatih mereka dengan gerakan tarian jatilan selama satu bulan, kegiatan ini juga melibatkan pelatih tari yang mengetahui karakter anak-anak agar bersedia menari klasik dan kemudian di pentaskan, didokumentasikan untuk didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual. Kesenian tari Jathilan dipilih oleh kampung wisata Kadipaten sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung. Pentas kesenian Jathilan , diharapkan bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk turut melestarikan seni budaya tradisional, sehingga diharapkan dengan memperbanyak kegiatan yang bersentuhan dengan budaya lokal, anak-anak muda dapat lebih mencintai dan turut berpartisipasi dalam melestarikan dan mewariskan budaya
PEMBENAHAN WEB PROFIL SINODE GEREJA KRISTEN JAWA
The GKJ Synod Web had undergone several modifications independently. It led to a vulnerability condition that cost system breaches. Building the web application independently in limited security resource was the main problem for GKJ Synod. In order to resolve the problem, the GKJ Synod collaborated with FTI UKDW. Wordpress was implemented to restore the the GKJ Synod web. The restoration process, requirement and content analysis, and information architecture design. Based on the information architecture design, the website had been setup and then the team empowered the Data and Multimedia Information Service Center of GKJ Synod to maintain the web application and the contents. The installed WordPress utilised the VPS service with an additional SSL security protocol that provides development support and security. Thie web application project will continue to the next stage which is online document management services
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM MELAKSANAKAN AKTIVITAS OUTBOUND DI LEMBAH BENCIRANG - DESA KEBONTUNGGGUL
Pemberdayaan karang taruna desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pelatihan kemampuan dan keterampilan. Jenis kegiatan pemberdayaan yang diberikan kepada karang taruna disesuaikan dengan potensi-potensi yang dimiliki desa setempat. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa desa setempat berpotensi sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan outbound. Kesimpulan potensi tersebut diambil dari hasil identifikasi potensi outbound di desa Kebon Tunggul berupa kolam renang, aliran sungai, hutan, bukit-bukit, goa, sawah, serta lapangan luas yang dapat dipergunakan untuk camping. Pelatihan outbound yang dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan karang taruna mendapat respon sangat baik dari karang taruna selaku peserta pelatihan. Hal tersebut ditunjukkan melalu nilai umum kepuasan peserta terhadap materi pelatihan sebesar 4.4153 serta nilai umum kepuasan peserta terhadap performance instruktur outbound (pemateri) dalam menyampaikan materi pelatihan sebesar 4.4091. Peserta puas dikarenakan materi pelatihan membuat mereka mampu melaksanakan outbound secara mandiri, tercermin melalui nilai tertinggi indikator kepuasan materi pelatihan yaitu sebesar 4.5625. Tidak hanya itu, pesertapun semakin memahami pentingnya aspek keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan outbound yang diperlihatkan melalui nilai 4.4448
PENGENDALIAN HAMA TIKUS DENGAN PENGASAPAN MODERN DITERAPKAN DI DUSUN SIDOMULYO
Abstrak: Desa Babakbawo memiliki luas 172,4 ha dan sebagian besar wilayahnya adalah dataran rendah yang tidak mengandung kapur sehingga pada umumnya masyarakat mengolah dan menggunakan tanah sebagai kolam, kebun, sawah dan lainnya. Sidomulyo adalah salah satu dusun di Babakbawo. Para petani di Sidomulyo menggunakan air dari Sungai Bengawan Solo untuk mengairi sawah. Hambatan besar pertanian di Sidomulyo adalah masalah hama tikus. Oleh karena itu, perlu ada solusi untuk membasmi tikus secara tepat dan efisien. Salah satu solusinya adalah metode merokok. Sebelum menggunakan perangkat ini, perangkat fogging yang mereka gunakan adalah perangkat fogging manual. Perangkat manual menggunakan tenaga tangan untuk menggerakkan kipas. Dalam penelitian ini metode fumigasi menggunakan fogging tikus modern dengan menggunakan motor listrik sebagai aktuator untuk mengaktifkan kipas di dalam perangkat. Perangkat fogging ini dibuat dengan tujuan agar petani lebih mudah memberantas tikus tanpa menyia-nyiakan tenaga dan waktu manusia. Perangkat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas panen sehingga meningkatkan tingkat ekonomis di sidomulyo.Babakbawo village has an area of 172.4 ha and most of its area is lowland which does not contain lime so that in general the community cultivates and uses the land as ponds, gardens, rice fields and others. Sidomulyo is one of sub-village in Babakbawo. These farmers in Sidomulyo use water from the Bengawan Solo River to irrigate rice fields. The huge obstacle of agriculture in Sidomulyo is rat pest problem. Therefore, it is necessary to have a solution to eradicate rats appropriately and efficiently. One solution is the smoking method. Before use this device, fogging device that they used were manual fogging device. The manual device used hand power to actuate the fan. In this research method of fumigation using modern rat fogging by using a electric motor as an actuator to active the fan inside the device. This fogging device is made with the aim of making it easier for farmers to eradicate rats without wasting man power and time. The device is expected to improve the quality and quantity of the harvest so it increases the economical rate in sidomulyo
IDEASI DESAIN INTERIOR DAN TERAPAN STYLING INTERIOR PADA BASECAMP KOMUNITAS DOODLE ART SURABAYA ( IDEAS OF INTERIOR DESIGN AND APPLICATION OF INTERIOR STYLING IN DOODLE ART COMMUNITY BASECAMP )
Komunitas Doodle Art Surabaya adalah komunitas universal yang mengakomodasi seniman dan semua orang yang tertarik pada seni corat-coret. Tetapi komunitas ini masih belum memiliki tempat yang layak bagi anggotanya untuk melakukan kegiatan sehari-hari, seperti acara atau lokakarya. Karena itu, rencana desain ruang untuk mendukung kebutuhan dan kegiatan masyarakat, ini dilaksanakan dengan pendekatan service-learning. Pendekatan ini adalah bagian dari langkah \u27mengamati\u27 dalam metode berpikir desain, sebagai metode untuk memahami kegiatan sehari-hari anggota dengan lebih baik melalui wawancara dan mengambil bagian dalam rutinitas kegiatan mereka. Hasil dari proses desain keseluruhan adalah desain basecamp komunitas dengan konsep atmosfer jalan Kota Surabaya. Fasilitas yang dirancang meliputi area pameran, area istirahat dan curah pendapat, area bengkel, dan area stasiun makanan. Selain itu produk akhir dalam bentuk stan pameran dirancang oleh tim desainer dengan bantuan anggota masyarakat, sebagai cara untuk membantu promosi komunitas ke masyarakat.Surabaya’s Doodle Art Community is a universal community that accommodates artists and everyone who is interested in the art of doodling. But this community still doesn’t have the proper place for their members to do their daily activities, such as occasional events or workshops. Hence, to support the community’s needs and activities, a design plan is created using the approach of service learning. This approach is part of the ‘observe’ step in design thinking method, as a method to understand the member’s daily activities better through rounds of interviews and taking part in their routines. The results of the overall design process are the community\u27s basecamp design with the concept of Surabaya’s City streets atmosphere. The following facilities included such as display area, break and brainstorming area, workshop area, and food station area. Also the final product in the form of a booth designed by the designer\u27s team with the help of community members, as a way to help with the promotion of the community.
ECOPRINT TRAINING FOR WOMEN EMPOWERMENT IN NGEMBAT SUB-VILLAGE, MOJOKERTO
The number of women in Ngembat sub-village is quite large, both from adolescence to the elderly, but most of them are only housewives who are not economically productive. Everything depends on the husband who works as a farm laborer and builder. Women in Ngembat sub-village have a lot of free time that can be used for productive activities. The ecoprint training held during the Community Outreach Program (COP) is the development of DKV 4 courses that implement creative-sociopreneurship learning. This subject emphasizes the aspects of entrepreneurship in the field of creative industries by utilizing local strengths. Natural resources that exist around Ngembat sub-village can be utilized as products of economic value. Abundant teak leaves due to the vast size of teak forests can be a source of income for women on the sidelines of carrying out their domestic duties in the household. Free time while waiting for children to come home from school and their husbands from work can be used to empower themselves by producing creative products and economic value. Thus, not only does women\u27s knowledge and skills improve, but the family economy can also improv
PENYULUHAN MESIN PENIRIS MINYAK KERIPIK PISANG
Abstraksi Buah pisang adalah salah satu buah potensial di Desa Galengdowo, yang dapat berbuah sepanjang tahun. Hasil panen pisang mencapai ± 10 ton / tahun. Selama panen massal, terutama mangga, harga pisang turun sehingga petani mengalami kerugian besar. Akibatnya, solusi alternatif diperlukan untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan mengolah pisang menjadi keripik pisang, yang telah diprakarsai oleh beberapa kelompok pengrajin keripik pisang di desa Galengdowo. Masalah yang dihadapi oleh pengrajin adalah kapasitas produksi yang rendah, karena masih menggunakan metode manual, terutama terkait dengan pengeringan minyak dari wajan dan penimbangan keripik pisang. Mayoritas penduduk adalah petani & peternak sapi perah dengan tingkat pendidikan rendah (rata-rata lulusan SMP dan SMA). Dengan penyuluhan dan bantuan 1 unit TTG mesin spinner peniris minyak keripik pisang kapasitas 5 kg dan 1 unit timbangan digital dari tim, para pengrajin akan dapat meningkatkan kapasitas produksinya sehingga manfaat yang diperoleh akan lebih besar, dengan produksi keripik pisang yang enak, kering dan renyah, yang dapat diproduksi terus menerus. Sehingga akan dapat meningkatkan pendapatan pengrajin keripik pisang di Desa Galengdowo.Kata kunci: keripik pisang, mesin spinner, kapasitas produks
PERANCANGAN FASILITAS DISPLAY MAKET FURNITUR MENGGUNAKAN MATERIAL BEKAS BANGUNAN DAN FURNITUR KAMPUS (Studi Kasus: Service Learning Mata Kuliah Eko Desain 2017)
Mata kuliah Eko-Desain 2017 di Program Studi Desain Interior meresponi permasalahan menumpuknya solid waste di kampus dengan metode service-learning untuk membantu memberikan alternatif solusi terhadap menumpuknya solid waste di institusi pendidikan Universitas Kristen Petra. Solid waste yang diresponi adalah menumpuknya furnitur bekas aktivitas kampus yang sudah habis masa pakainya, dan material bongkaran bangunan renovasi kampus yang telah menumpuk menjadi material bekas. Material bekas yang dipilih adalah kaca nako bekas jendela bangunan lama kampus dan besi bekas kursi kuliah. Prinsip eko-desain yang diterapkan adalah perancangan produk dari material bekas tersebut untuk menjadi produk fasilitas kampus kembali. Metode yang digunakan dalam proses perancangan produk adalah design thinking. Metode yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah service-learning. Mitra dalam proses service-learning MK eko-Desain 2017 adalah civitas pengguna galeri pameran Program Studi Desain Interior, Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus, dan Wakil Rektor yang mengelola Sarana dan Prasarana Kampus. Perancangan ini menghasilkan tiga model produk display maket furnitur dengan gaya modern-minimalis yang dapat juga digunakan di berbagai ruangan untuk fungsi lain-lai
RESPON EKOLOGIS DAN KREATIF BEBAN LIMBAH FURNITUR RUSAK DI INSTITUSI PENDIDIKAN
Limbah furnitur rusak di institusi pendidikan adalah permasalahan rutin yang cukup menjadi beban bagi pengelola sarana prasarana di institusi pendidikan. Sebagai studi kasus dalam bahasan ini adalah menumpuknya furnitur rusak di Universitas Kristen Petra.Isu tersebut menjadi materi kasus yang dipilih dan perlu diselesaikan dalam mata kuliah Eko-Desain Program Studi Desain Interior, Universitas Kristen Petra pada tahun 2018. Fenomena menumpuknya furnitur rusak di gudang UPPK (Unit Pemeliharaan dan Pelayanan Kampus) dipandang sebagai bagian dari permasalahan lingkungan kampus yang perlu diresponi secara ekologis dan kreatif. Respon terhadap permasalahan tersebut diproseskan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa dan pemangku kepentingan, dengan pendekatan design thinking dan metode service-learning. Hasil dari proses pembelajaran tersebut adalah 21 produk kreatif berupa furnitur baru untuk memenuhi kebutuhan aktivitas di kampu
GEROBAK ”MANTAP” UNTUK SERVICE-LEARNING UKM KAMPUNG UNGGULAN KUE
UKM atau Usaha Kecil Menengah merupakan salah satu metode usaha yang banyak berkontribusi secara positif terhadap perekonomian negara. UKM Kampung Unggulan Kue merupakan salah satu UKM di Surabaya yang memiliki potensi unggulan menghasilkan produk kue basah. Kampung Unggulan Kue saat ini memiliki permasalahan keterbatasan perabot yang mendukung penjualan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa melakukan perkuliahan dengan metode Service-Learning dimana pemecahan masalah tersebut akan melibatkan mahasiswa secara langsung untuk mengembangkan keterampilan akademik, rasa tanggung jawab, dan komitmen mahasiswa terhadap masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif analisis digunakan untuk mengidentifikasi keadaan langsung di lapangan, literatur dan perancangan. Setelah melewati proses diskusidan analisis UKM, penelitian ini menghasilkan sebuah “gerobak” yang bisa dipasang dan dibongkar dengan mudah yang digunakan untuk berjualan di bazar, car free day, maupun pasar mala