Jurnal Pendidikan Dasar
Not a member yet
    329 research outputs found

    KEMAMPUAN MENYUSUN HIPOTESIS DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR

    Full text link
    This Research aimed  at  increasing the ability compiled hypothesis in Scientific Learning through the experiment method. This Research is done at  SDNegeriPajeleran 01 located at Jl. DadiKusmayadi kelurahan Sukahati Kecamatan Cibinong. Research is an action research class room. The observation Result that the average of students  score in scientific subject got higher from 68 become 80, KKM achievements increase as high as 23% and the ability compiles hypothesis at each indicator is increase from 2,99 to 3,22, logical indicator increase 3,19  to 3,21 and deductive indicator increase from  2,90 to 3,20. The Rule of teacher action and participant have reached 100%. This research Result can become input for teacher to apply experiment method in compiling hypothesis at scientific learning.  Keyword: Compile hypothesis, natural science, eksperimen, elementary school.  Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan meyusun hipotesis melalui metode ilmiah percobaan .Penelitian ini ini dilakukan pada SD Negeri Pajeleran 01 yang terletak di jl .Dadi kusmayadi kelurahan Sukahati Kecamatan Cibinong Kabupaten bogor. Jenis penelitian ini adalah PTK kemimis serta mc . Pengamatan hasil bahwa rata-rata siswa mencetak gol ilmiah tunduk punya lebih besar dari 68 menjadi 80 , prestasi meningkatkan setinggi kkm 23 % dan kemampuan mengkompilasi hipotesis di setiap indikator mengalami peningkatan untuk semua dari 2,99 untuk 3,22 , indikator meningkatkan 3,19 untuk 3,21 logis dan indikator deduktif meningkat dari 2,90 untuk 3,20 .Supremasi guru tindakan dan peserta telah mencapai 100 % .Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi guru untuk menerapkan percobaan metode ilmiah dalam kompilasi hipotesis di belajar.   Kata Kunci : Menyusun hipotesis, pembelajaran ilmu pengetahuan alam, eksperimen, sekolah dasa

    HIGH ORDER THINKING PADA PEMBELAJARAN IPA MELALUI TEKNIK MAKE- A MATCH DI SEKOLAH DASAR

    Full text link
    To the effect this research is subject to be know make's tech implement a. match to increase high thinking's order student on natural sciences learning about living thing fitting material. Executed research at Tana Tidung's Regency Elementary School, with subjek student research brazes 5 total one 32 students. This research constitute action research by use of model kemmis and McTaggart, one that is done in two cycles. Each cycle consisting of planning phase, performing, watch, and reflection. Process data collecting via essays high thinking's order in write, and non essays as result of tech performing observation make a. match, utilizing activity observation sheet learns and student, field note and documentation result. Result observationaling to point out marks sense peingkatan high thinking's order student on natural sciences learning, notably about living thing fitting, by applying tech make a. match. It proved by point essays high thinking's order student on i. cycle which is 56% complete student, worked up on cycle II. up to 84% complete student. Activity learns and student accord this tech steps up to 100% (mastery learning) at the early cycle II.                         Key word: Make's tech a. match, high orders thinking on adjusted natural sciences learning living thing, action research.   Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik make- a match untuk meningkatkan high order thinking siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang materi penyesuaian makhluk hidup.Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Kabupaten Tana Tidung, dengan subjek penelitian siswa kelas 5 yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Proses pengumpulan data melalui tes high order thinking secara tertulis, dan non tes berupa hasil observasi pelaksanaan teknik make- a match, menggunakan lembar observasi kegiatan guru dan siswa, catatan lapangan dan hasil dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan adanya peingkatan high order thinking siswa pada pembelajaran IPA, khususnya tentang penyesuaian makhluk hidup, dengan menerapkan teknik make- a match. Hal ini dibuktikan dengan nilai tes high order thinking siswa pada siklus I yaitu 56% siswa yang tuntas, meningkat pada siklus II mencapai 84% siswa yang tuntas. Kegiatan guru dan siswa sesuai langkah-langkah teknik ini mencapai 100% (mastery learning) pada akhir siklus II.   Kata kunci: Teknik make-a match, high order thinking,  natural science, penelitian tindakan. &nbsp

    PENGARUH STRATEGI GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Research experiment this intent to know influence strategy guided discoverylearning to Ability think critical on  learning Natural sciences  student  class  V Elementary School. Sample in research this are student class  V Elementary school Jakarta East as much 80 student. Take sample utilize tech cluster randomsampling.Method one that utilized are methodic experiment, with design research pretest post test control group design. Data collecting done with Utilize essay form breakdown of,.Base resultcountquiz t, gotten thitung's price > t tabel  which is  5,95>  1,67, therefore H0 refused and H1 accepted.  Result research points out that strategy  guided discovery learning  having for  signifikan to Ability think critical on student Natural Sciences learning brazes v Elementary School. This result points out that strategy guided discovery learning can made as incorrectly one alternative in develop ability think critical student brazes v Elementary School.   Keyword : Guided discovery learning , ability thinks critica, elementary school, natural sciences .   Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategiguided discovery learning terhadap Kemampuan berpikir kritis pada pembelajaranIlmu Pengetahuan Alam siswa kelas V SD. Sampel dalam penelitian ini adalah siswakelas V Sekolah Dasar Jakarta Timur sebanyak 80 siswa. Pengambilan sampelmenggunakan teknik cluster random sampling. Metode yang digunakan adalah metodeeksperimen, dengan desain penelitian pretest – post test control group design.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes bentuk uraian, Selanjutnyadianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh harga thitung >ttabel yaitu 5,95 > 1,67, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi guided discovery learning berpengaruh signifikan terhadapKemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Ilmu pengetahuan alam siswa kelas VSekolah Dasar. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi guided discovery learning dapatdijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritissiswa kelas V Sekolah Dasar.Kata kunci: Guided discovery learning, kemampuan berpikir kritis. Ilmu pengetahuanalam, sekolah dasa

    PENGARUH TEKNIK COOPERATIVE LEARNING DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS

    Full text link
    This study aimed to find out and analyze the effect of Numbered Heads Together (NHT) and Teams Games Tournament (TGT) technique cooperative learning and critical thinking ability on students’ learning achievement in Social Science. This study was conducted at SDN Ciwaruga 1 at Parongpong district in West Bandung with factorial experiment treatment by level 2x2 design. The sample of this study as many as 44 students was selected by random sampling technique. Data analysis took 27 % of upper group and lower group and used two path variance analysis with F test followed by Tukey test.The result of the study shows as follows: (1) as a whole, students’ learning achievement with NHT technique cooperative learning is higher than TGT technique cooperative learning with F test= 5.539 showing that it is statistically significant at the 0.05 level; (2) for high critical thinking ability students, students’ learning achievement with NHT technique cooperative learning is higher than TGT technique cooperative learning with t test= 12.22 showing that it is statistically significant at the 0.05 level; (3) for low critical thinking ability students, students’ learning achievement with TGT technique cooperative learning is higher than NHT technique cooperative learning with t test= 5.55 showing that it is statistically significant at the 0.05 level; (4) there is an interaction effect between the use of cooperative learning and students’ critical thinking ability with F test= 39.38 that it is statistically significant at the 0.05 level.It can be concluded that the effect of NHT and TGT technique cooperative learning and critical thinking ability on students’ learning achievement in Social Science at SDN Ciwaruga 1 at Parongpong district in West Bandung.   Key Words: Numbered Head Together, Teams Games Tournament, Cooperative Learning, Critical Thinking Ability, Students’ Learning Achievement.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Numbered Heads Together (NHT) dan Teams Games Tournament teknik (TGT) pembelajaran kooperatif dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa dalam IPS. Penelitian ini dilakukan di SDN Ciwaruga 1 di Kecamatan Parongpong di Bandung Barat dengan pengobatan percobaan faktorial dengan desain tingkat 2x2. Sampel penelitian ini sebanyak 44 siswa terpilih dengan teknik random sampling. Analisis data mengambil 27% dari kelompok atas dan kelompok bawah dan menggunakan dua analisis varians jalur dengan uji F dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) secara keseluruhan, prestasi belajar siswa dengan teknik NHT pembelajaran kooperatif lebih tinggi dari TGT teknik pembelajaran kooperatif dengan uji F = 5,539 menunjukkan bahwa secara statistik signifikan pada tingkat 0,05; (2) untuk kritis yang tinggi siswa kemampuan berpikir, hasil belajar siswa dengan teknik NHT pembelajaran kooperatif lebih tinggi daripada teknik TGT pembelajaran kooperatif dengan uji t = 12,22 menunjukkan bahwa secara statistik signifikan pada tingkat 0,05; (3) untuk siswa kemampuan berpikir kritis rendah, prestasi belajar siswa dengan teknik TGT pembelajaran kooperatif lebih tinggi daripada teknik NHT pembelajaran kooperatif dengan uji t = 5,55 menunjukkan bahwa secara statistik signifikan pada tingkat 0,05; (4) ada pengaruh interaksi antara penggunaan pembelajaran kooperatif dan kemampuan berpikir kritis siswa dengan uji F = 39,38 bahwa itu adalah statistik signifikan pada tingkat 0,05. Dapat disimpulkan bahwa efek NHT dan TGT teknik pembelajaran kooperatif dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar siswa dalam IPS di SDN Ciwaruga 1 di Kecamatan Parongpong di Bandung Barat.   Kata kunci: Numbered Head Together, Teams Games Tournament, Pembelajaran Kooperatif, Kritis Kemampuan Berpikir, Prestasi Belajar Siswa

    PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SDN KOTA DEPOK

    Full text link
    This study aimed to determine the effect of achievement motivation and ability to think critically about result of learn mathematic at elementary school. The research was conducted in the elementary school fifth grade Beji 6, Depok, on June of the school year 2013/2014. The research method with a survey method using path analysis. In this study, it can be concluded that there is a direct effect between achievement motivation toward mathematic learning outcomes of 0,802, there is a direct influence of critical thinking on mathematic learning outcomes at 0,163 and there is  a direct influence between achlevement motivation on critical thingking at 0,588   Keywords : Achievement motivation, critical thinking. Mathematics, elementary school   studi ini dilakukan untuk mengetahui efek pencapaian motivasi dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar mathematika di sekolah dasar. Penelitian dilakukan di sekolah dasar kelas lima Beji 6 Depok, pada juni tahun ajaran 2013/2014. Metode penelitian menggunakan path analisis. Dalam studi ini , dapat disimpulkan bahwa ada efek langsung antara prestasi motivasi tehadap hasil belajar matematika sebesara 0,802 , ada pengaruh langsung dari berpikir kritis terhadap hasil belajar di 0,163 dan ada pengaruh langsung antara motivasi 0,588.   Kata Kunci : motivasi belajar, berpikir kritis. matematika, sekolah dasa

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN KELAS IV SEKOLAH DASAR KABUPATEN TANAH TIDUNG

    Full text link
    This research is to improve student learning outcomes of civic education about the hero. This research was conducted in SDN Sesayap Tana Tidung, with 23 students as research subjects. This research is an action using Kemmis and McTaggart models in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The results showed an increase in student learning outcomes of civic education, the hero mainly about understanding the meaning and involve symbols in understanding Pancasila Pancasila principles completely. This was evidenced by the increase in student learning outcomes Civics of my heroes from the 50% of students complete with the average score was 69 in the first cycle, increased to 80% of students complete with the average score was 77 in the second cycle. Activities of teachers and students through role playing method attained mastery learning (100%) at the end of the cycle. The conclusion of this study indicate that the use of methods Role Playing makes the students more active in learning appropriate to their developmental age.   Keywords: The Students’ Study Result Of Civic Education, Role Playing Method                  Action Research   Penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa dari pendidikan kewarganegaraan tentang pahlawan . Penelitian ini dilaksanakan di SDN  Tana Tidung, dengan 23 siswa sebagai subyek penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan menggunakan Kemmis dan model McTaggart dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, bertindak, observasi, dan refleksi. Hasilnya menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari pendidikan kewarganegaraan, tentang pahlawan  terutama tentang pemahaman makna dan melibatkan simbol prinsip pancasila dalam memahami pancasila benar-benar. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa PKn tentang pahlawan saya dari 50% siswa lengkap dengan skor rata-rata adalah 69 pada siklus I, meningkat menjadi 80% siswa lengkap dengan skor rata-rata adalah 77 pada siklus kedua. Kegiatan guru dan siswa melalui metode Role Playing dicapai belajar penguasaan (100%) pada akhir siklus. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode Role Playing membuat siswa lebih aktif dalam belajar yang sesuai dengan perkembangan usia mereka. Kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Role Playing Metode, Penelitian Tindaka

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG USAHA PELESTARIAN LINGKUNGAN MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG

    Full text link
    The purpose of this study was to determine how the application of methods Contextual Teaching and Learning (CTL), to improve learning outcomes subjects of Natural Sciences of Conservation Effort Lingkungan.Penelitian held in SDN 001 Sesayap Lower Tana Tidung, with research subjects fifth grade students who amounted to 30 people. This research is an action using a model Kemmis and McTaggart, conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementing action, observation, and reflection action. The results showed an increase in student learning outcomes in subjects of Natural Sciences, in particular concerning environmental conservation efforts, by applying the method of Contextual Teaching and Learning (CTL). This is evidenced by the value of the test results of students in the first cycle that 70% of students who completed, increased in the second cycle to 100% of students who pass. Activities of teachers and students according to the steps of this method reach 100% (mastery learning) at the end of the second cycle. The conclusion of this study indicate that the application of the method of Contextual Teaching and Learning (CTL), enables students to improve learning outcomes Natural Sciences and can develop creativity and can cooperate well.   Keywords: Methods Contextual Teaching and Learning (CTL), Learning Outcomes IPA, Enterprises Environmental Conservation, Action Research.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara penerapan metode Contextual Teaching and Learning (CTL), untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA tentang Usaha Pelestarian Lingkungan.Penelitian dilaksanakan di SDN 001 Sesayap Hilir Tana Tidung, dengan subjek penelitian siswa kelas V yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, implementasi tindakan, pengamatan, dan refleksi tindakan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya tentang usaha pelestarian lingkungan, dengan menerapkan metode Contextual Teaching and Learning (CTL). Hal ini dibuktikan dengan nilai tes hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 70% siswa yang tuntas, meningkat pada siklus II mencapai 100% siswa yang tuntas. Aktivitas guru dan siswa sesuai langkah-langkah metode ini mencapai 100% (mastery learning) pada akhir siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Contextual Teaching and Learning (CTL), membuat siswa dapat meningkatkan hasil belajar IPA serta dapat mengembangkan kreativitas dan dapat bekerjasama dengan baik.   Kata kunci:Metode Contextual Teaching and Learning (CTL), Hasil Belajar IPA, Usaha Pelestarian Lingkungan, Penelitian Tindakan

    HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI

    Full text link
    The purpose of this study was to determine the relationship of achievement motivation and ability to think critically with ability to write narrative. This study is the correlation was conducted in the public elementary school district subdistrict Cibitung  Bekasi. Samples were obtained by simple random sampling technique. The sample size was 100 people with 25 people each at any public elementary school. This study used a survey method with a correlation technique (connectedness). The result show that there is a positive relationship between: (1) achievement motivation with ability to write narrative; (2) ability to think critically with ability to write narrative; (3) achievement motivation and ability to think critically with ability to write narrative. Based on the findings in this study, the authors suggest that educators approached by students using interesting and appropriate learning media so as to enhance the achievment motivation and ability to think critically of students and to facilitate studentsnin writing narrative process activities.   Keywords: achievement motivation, ability to think critically, ability to write narrativ

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG KEANEKARAGAMAN HEWAN DAN TUMBUHANMELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING

    Full text link
    objective singer to review the findings improve science learning about domesticated animal and plant through project based learning method (project based learning) atgrade elementary school.research singer using a class action research methods according kemmis and mc.taggart that done during cycle prayer. research results show that increase student learning results in science subjects 22 students that amounts hearts understanding basic competence explain outer animal body shape and function well as plants using project based learning method. it can be evidenced with singer test score results students learn in cycle 1 ie 50% of students average completed by class 61, increases in cycle 2 reaches 91% of students completed an average with class teacher and student activity 84. match step-step method singer reached 100% (masteri learning) conclusion on cycle 2. implementation project-based learning method can be improve learning results ipa regarding the domesticated animal and plant competency explain affairs animal body shape and also plants function well as enhance the activity, seriousness and cooperation student learning hearts follow.   Keywords: Findings learn science, project based learning method, domesticated animals and plants.   Abstrak:Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang keanekaragaman hewan dan tumbuhan melalui metode pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) pada siswa kelas di Sekolah Dasar Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc.Taggart yang dilakukan selama dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang berjumlah 22 siswa dalam memahami kompetensi dasar menjelaskan bentuk luar tubuh hewan dan tumbuhan serta fungsinya menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek.  Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai tes hasil belajar siswa pada siklus 1 yaitu 50% siswa yang tuntas dengan rata-rata kelas 61, meningkat pada siklus 2 mencapai 91% siswa yang tuntas dengan rata-rata kelas 84. Kegiatan guru dan siswa sesuai langkah-langkah metode ini mencapai 100% (masteri learning) pada siklus 2. Kesimpulan Implementasi metode pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang keanekaragaman hewan dan tumbuhan pada kompetensi dasar menjelaskan bentuk luar tubuh hewan dan tumbuhan serta fungsinya juga  meningkatkan keaktifan, kesungguhan dan kerjasama siswa dalam mengikuti pembelajaran.   Kata Kunci: hasil belajar IPA, Metode Pembelajaran Berbasis Proyek, Keanekaragaman hewan dantumbuha

    299

    full texts

    329

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Dasar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇