198 research outputs found

    Stand Up Comedy sebagai Alat Kritik Sosial dan Budaya di Negara Indonesia: Studi Kasus Komika Pandji Pragiwaksono

    No full text
    This study investigates the role of stand-up comedy as a medium for social and cultural critique in Indonesia, using comedian Pandji Pragiwaksono as a case study. In the post-Reform era, when freedom of expression is constitutionally protected, public critique serves as a check on policy and social norms. Drawing on Sigmund Freud’s theory of humor, the research focuses on comedic mechanisms absurd analogies, sarcasm, and pop-culture references that convey critical commentary without provoking excessive resistance. A qualitative content analysis was conducted on five of Pandji’s YouTube performances from 2018 to 2023, selected for view counts and thematic relevance: legalization of prostitution, political image-making, and national unity. Each segment was coded by theme and analyzed to reveal how humor exposes social contradictions, prompts audience reflection, and facilitates public dialogue. Data validity was reinforced through triangulation of audience responses, including laughter, online comments, and spontaneous live interactions. Findings show that Pandji effectively reframes sensitive topics, using the “urgency to defecate” analogy to discuss prostitution legislation and satirizing a “nation of image-makers” in contemporary politics. His use of sarcasm and wordplay creates a “safe space” for audiences to reevaluate societal values and practices. Stand-up comedy thus emerges as a powerful tool that combines entertainment with critical awareness

    Hybridization and How It Takes Place: The Case of Batak Students in Jember

    No full text
    This research aims to understand the process of identity formation among regional students in Jember District. The subjects of this study are Batak ethnic regional students from North Sumatra who have resided in Jember District for more than two years. The theoretical framework employed for analyzing this phenomenon is Stuart Hall's theory of hybrid identity. Employing data collection methods such as interviews, observations, and documentation, the findings reveal that the process of hybrid identity formation among Batak ethnic regional students in Jember District is shaped through interactions within public spaces, such as campus environments and surrounding environments. Cultural differences between the objects and the local Jember community frequently result in dynamics within the adaptation process. Consequently, these students must open themselves up to accept and adopt certain elements of the Pandalungan culture, which represents a form of hybridity of the local multicultural Jember community. This leads to a blending of identities, producing a hybrid identity that is reflected in language, etiquette, and culinary. Nevertheless, Batak ethnic regional students in Jember Regency maintain aspects of their authentic identity, such as their clan (marga), Batak language, mardebata (rituals or prayers), and martutur (kindship relationships). This study expounds that the hybrid identity of regional students is continually in a state of 'becoming'

    Family Support in Enhancing the Independence of Children with Intellectual Disabilities in Daily Living Activities

    No full text
    This study aims to determine the role of family support in increasing the independence of children with disabilities in carrying out daily activities. This study uses qualitative methods as a research approach with research subjects, namely four families who have children with disabilities, so the technique of selecting informants uses purposive sampling. Data were collected through non-participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis techniques used data reduction, data collection and conclusion drawing. The results showed that family support is crucial in increasing the independence of children with disabilities. The family is the first person to be present and accept the child's condition as a whole. The forms of support include informational support by providing advice and information to children so that they can carry out various activities on their own but are still accompanied; recognition support, which gives appreciation to children when children successfully complete a basic job well; instrumental support, which provides complete facilities such as therapy and skills training; emotional support, which is concerned with concern, sympathy and empathy, acceptance, and affection from the family to children. These forms of support contribute to improving children's ability to carry out daily activities independently. In addition, the importance of synergy between family and social environment in shaping children's independence in a sustainable manner

    Implementation of the Program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (KURMA) in Prambon Sub-district, Sidoarjo Regency in 2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (KURMA) tahun 2022 di Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berdasarkan model implementasi variabel komunikasi George C. Edward III menunjukkan bahwa informasi sudah tersalurkan kepada pelaksana dan kelompok sasaran. Namun, kejelasan hasil penilaian seleksi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo belum disampaikan secara transparan kepada kelompok sasaran. Variabel sumber daya, terutama sumber daya manusia, telah terpenuhi di setiap daerah, dan sumber daya anggaran untuk bantuan modal terealisasi sebesar 81,22 persen. Dari sisi struktur birokrasi, dalam menjalankan tugasnya masing-masing pelaksana menyesuaikan dengan petunjuk pelaksanaan yang berlaku dan pada aspek fragmentasi pelaksanaan program KURMA, Kecamatan Prambon terbagi menjadi empat bagian

    Peran PMKS Perempuan dan Difabel Dinas Sosial dalam Penanggulangan Gepeng di Kabupaten Jember

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peran bidang PMKS Perempuan dan Difabel dalam mengatasi gelandangan pengemis,serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat bidang PMKS Perempuan dan Difabel dalam menanggulangi Gelandangan Pengemis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidang PMKS Perempuan dan Difabel Dinas Sosial Jember sudah menjalankan perannya sebagai motivator,komunikator dan fasilitator. Faktor pendukung Bidang PMKS Perempuan dan Difabel Dinas Sosial Jember dalam menanggulangi permasalahan gelandangan dan pengemis adalah sikap masyarakat yang tidak memberikan bantuan apapun kepada para gelandangan dan pengemis dijalan serta laporan masyarakat tentang lokasi keberadaan gelandangan dan pengemis yang ada dijalanan,sehingga dapat segera ditertibkan. Sedangkan faktor penghambat Bidang PMKS Perempuan dan Perempuan Dinas Sosial Jember dalam menanggulangi permasalahan gelandangan dan pengemis adalah Mindset para gelandangan dan pengemis bahwa mencari uang tidak perlu bersusah payah, cukup menjadi peminta- minta saja, masih ada masyarakat yang memberikan bantuan kepada para gelandangan dan pengemis di jalan, serta belum adanya aturan dan sanksi yang tegas dari Pemerintah Daerah Jember tentang keberadaan dan pengemis ini

    Stabilitas Ekonomi Makro Indonesia Menghadapi Resesi Global Akibat Perang Rusia-Ukraina Pada Tahun 2022

    Full text link
    Indonesia is a country whose economy is quite stable in the midst of a global recession. Indonesia recorded economic growth amidst the pressure of a global recession due to the Russia-Ukraine war in 2022, while countries with strong economies such as the United States actually experienced a recession. This research aims to discuss why the Indonesian economy remains stable amidst the global recession due to the Russian-Ukrainian war in 2022. The research method used in this research is a qualitative method with secondary data. Data validation in this research used the data source triangulation method with qualitative descriptive analysis. Based on the application of macroeconomic theory, the results of this research are that the Indonesian economy is stable against the global recession. Indonesia's strategy for maintaining its economy is by implementing expansionary fiscal policy, controlling interest rates through monetary policy, and supply side policies in the form of adjusting income tax rates, business support through capital loan interest rate subsidies, deregulation or cutting inefficient regulations

    Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) Pembangunan Jalan Kecamatan Ambulu - Tempurejo Kabupaten Jember

    Full text link
    Layanan infrastruktur merupakan bagian dari penyelenggaraan pelayanan publik dasar untuk meningkatkan derajat kemudahan aksesibilitas dan kesejahteraan setiap masyarakat Indonesia. Jalan raya sebagai salah satu infrastruktur publik menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah untuk dibangun dan dikelola guna kepentingan publik. Survei kepuasan masyarakat diperlukan untuk mengetahui perkembangan kinerja penyedia layanan. Hasil survei kemudian digunakan untuk menghitung Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) dan Importance Performance Analysis (IPA). IKLI bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan infrastruktur berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Sementara IPA bertujuan untuk mengetahui tingkat kepentingan unsur layanan infrastruktur dan menentukan prioritas perbaikan kinerja penyedia layanan. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan nilai IKLI sebesar 3,23 yang menunjukkan kualitas layanan infrastruktur berada pada kategori Baik. Hasil analisis diagram kartesius IPA membagi 1 unsur dalam kuadran I, 7 unsur dalam kuadran II, 6 unsur dalam kuadran III, dan 5 unsur dalam kuadran IV

    Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik analisis model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Genteng Kulon menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam beberapa bentuk antara lain menjadi inisiator penyelenggaraan Musdes, Musdus, dan kegiatan tilik dusun di Desa Genteng Kulon. Ikut serta dalam setiap program/ kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Desa termasuk meminta keterangan/ informasi terkait program/ kegiatan tersebut. Memberikan catatan dan/ atau teguran apabila terdapat ketidaksesuaian pelaksanaan kegiatan/ program oleh Pemerintah Desa dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku atau dengan rencana awal yang telah ditentukan dan disepakati

    Identifikasi Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas III Di SD Negeri Kadipiro 2 Bantul Yogyakarta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perilaku bullying pada siswa kelas III Sd N Kadipiro 2 kasihan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kriteria subjek dalam penelitian ini adalah siswa yang pernah menjadi pelaku bullying yang berjumlah 3 siswa dan guru kelas III Sd N Kadipiro 2 yang berjumlah 1 orang. Teknik analisis yang digunakan ialah pemaparan data hasil penelitian, dan pengambilan kesimpulan analisis data. Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di Sd N Kadipiro 2 yaitu berupa bullying verbal dan relasional. Pada hasil penelitian ini bentuk bullying verbal yang didapati berupa 1) memanggil temanya dengan julukan yang jelek, 2)mengejek, 3)menghina, 4)memfitnah, 5) menuduh, 6) mengancam, dan 7) menyoraki serta menyebarkan berita buruk tentang korban. dan bentuk bullying relasional yang didapati berupa 1) pengecualian, 2) pengucilan, 3) pengabaian dan, 4) penghindaran/menjauhi. Kata Kunci: Bullying, perudunga

    Sekuritisasi Tradisi Night Hunting (Bomena): Respon terhadap Ancaman Human Security di Bhutan

    Full text link
    Tradition is an aspect of culture that is preserved and passed down from generation to generation. Tradition is also known as a concept that defines the identity and uniqueness of a society, as well as being a source of security. Tradition is something that is praised, glorified, and associated with something good in a particular custom or area and is considered sacred. However, in Bhutan there is a tradition called the Bomena tradition. This tradition is also a cycle of sexual exploitation that society cannot break. Various protection efforts have been carried out by the Bhutanese Government, NGOS, and even local community organizations, but this tradition is still carried out today. By using the Buzan concept of human security and securitization, this research wants to analyze the process of securitization of the Bomena tradition, which initially became a tradition in society until it became a dangerous traditional practice that became a threat to human security in Bhutan. Keywords: Bomena Tradition, Tradition, Bhutanese Government, Women, Human Security, Securitizatio

    164

    full texts

    198

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-SOSPOL
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇