Jurnal Agro Ekonomi
Not a member yet
    80 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Pompa Air terhadap Tingkat Pendapatan Petani: Studi Kasus di Daerah Karawang-Bekasi, Jawa Barat

    Get PDF
    IndonesianProgram intensifikasi padi dan tanaman pangan lainnya perlu ditunjang dengan penyediaan air yang cukup agar program tersebut berhasil. Dalam menunjang program itu, pemerintah melakukan rehabilitasi prasarana pengairan diantaranya dengan memanfaatkan teknologi pompa air. Tulisan ini mencoba menganalisa pengaruh penggunaan pompa air terhadap tingkat pendapatan petani dari usahatani padi yang didasarkan atas hasil penelitian di daerah kabupaten Karawang dan Bekasi. Analisa ditekankan pada telaahan perubahan yang terjadi dalam pola tanam, intensitas tanam dan pendapatan. Selain itu dilakukan pula analisa kelayakan finansial usaha pompa air dengan menggunakan kriteria investasi. Dari hasil penelitian diperoleh petunjuk bahwa setelah petani memakai pompa air terjadi peningkatan, pola tanam, produktivitas dan pendapatan usahatani padi. Akan tetapi dilain pihak pengusaha pompa air secara finansial tidak menguntungkan karena nilai sewa yang diterima oleh pengusaha pompa air hanya dapat menutup biaya operasi saja

    Keuntungan Komparatif Usahatani Ubikayu di Daerah Produksi Utama di Lampung dan Jawa Timur

    Get PDF
    IndonesianTanaman ubikayu mempunyai dua peranan, yaitu sebagai tanaman pangan dan tanaman perdagangan. Produk ubikayu berupa gaplek, pelet, dan tapioka merupakan komoditi ekspor yang menempatkan Indonesia pada urutan kedua setelah Thailand sebagai negara pengekspor ubikayu. Permintaan gaplek di pasar intemasional selama 10 tahun terakhir meningkat pesat terutama dari negara-negara MEE, tetapi Indonesia tidak sempat memanfaatkannya. Penyebabnya adalah elastisitas penawaran rendah karena pengelolaan usahatani ubikayu rakyat masih subsisten. Hal ini tercermin dari produksi ubikayu yang tidak mengalami kenaikan pada 10 tahun terakhir. Penyebab lainnya adalah permintaan ubikayu untuk bahan baku industri dalam negeri meningkat dan sebagian besar produksi ubikayu digunakan sebagai bahan pangan. Masalah pengembangan komoditi memang banyak, tetapi dapat kita golongkan pada dua macam masalah pokok, yakni: Potensi pengadaan dilihat dari segi biaya produksi dan sumberdaya yang tersedia.Kemampuan sistem tataniaga, yang harus tercermin pada kemampuan sistem itu memberikan respon terhadap perubahan permintaan pasar, di dalam maupun luar negeri.Penelitian ini mencoba menemukan jawaban atas sebagian dari permasalahan pertama. Daerah Lampung dan Jawa Timur dipakai sebagai daerah penelitian karena kedua daerah ini merupakan propinsi utama penghasil ubikayu di Jawa dan luar Jawa

    Telaah Fisik Ekonomis Penggunaan dan Pengusahaan Lahan di Wilayah Daerah Aliran Sungai Way Rarem Kabupaten Lampung Utara

    Get PDF
    IndonesianSampai saat ini umumnya pengelolaan sumberdaya air masih terlalu dititikberatkan pada pemanfaatan air yang sudah tersedia, terbukti dengan pembangunan berbagai infrastruktur, yang sering sekali kurang diimbangi dengan usaha untuk melestarikan kondisi optimum di bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) yang merupakan aliran sungai. Sementara pembangunan waduk Way Rarem, Lampung Utara sedang berjalan telah terjadi perubahan drastis dari pola penggunaan dan pengusahaan lahan di bagian hulu DAS Way Rarem yang merupakan wilayah studi ini. Sebagian besar kawasan hutan lindung telah berubah menjadi areal perkebunan rakyat, pemukiman, perladangan dan berbagai bentuk lahan terlantar. Keadaan semacam ini, ditambah dengan terus meningkatnya jumlah penduduk pendatang, diduga akan memperpendek umur tenggang waduk dan sarana irigasi yang dibangun, sebagai akibat dari tingginya tingkat erosi dan sedimentasi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa secara keseluruhan wilayah studi sangat potensial terhadap bahaya erosi. Jika kondisi pada saat studi dilakukan masih terus dipertahankan, umur tenggang waduk hanya mencapai 25 tahun, yaitu 50 persen dari umur ekonomis yang direncanakan. Keragaan usahatani di wilayah studi temyata masih sangat rendah, baik dalam tingkat penggunaan masukan, penerapan kultur tehnis maupun tingkat hasilnya. Berdasarkan hasil simulasi ditambah dengan berbagai pertimbangan kualitatif, selanjutnya diajukan tiga altematif pola penggunaan dan dua altematif tehnik konservasi tanah

    Optimalisasi Integrasi Tanaman Pangan dan Ternak Sapi pada Berbagai Topografi Lahan di Bali: Suatu Studi Kasus di Kabupaten Badung

    Get PDF
    IndonesianOptimalisasi integrasi ternak dan tanaman pangan dengan perancangan linier diharapkan dapat memberi altematif upaya peningkatan pendapatan dalam usahatani. Disamping itu diharapkan pula mampu menunjukkan arah pengembangan temak sapi dalam suatu daerah dengan kondisi agroekologi tertentu. Realokasi sumberdaya dalam solusi optimal menunjukkan adanya peningkatan pendapatan yang cukup memadai, kecuali untuk petani berlahan sedang dan luas didataran rendah. Bagi kedua golongan petani yang disebutkan terakhir ini, komoditi rekomendasi perlu digarap dalam penelitian lanjutan, atau perlu diciptakan teknologi budidaya tanaman sehingga pendapatan yang semakin layak dapat diciptakan. Dengan meningkatnya luas garapan, temak sapi temyata bersifat kompetitif dengan tanaman pangan untuk daerah dataran rendah dan berbukit. Implikasinya adalah untuk mempertahankan kehadiran usaha ternak sapi perlu diciptakan suatu teknologi pengusahaan ternak yang mampu memanfaatkan tenaga kerja dan modal secara lebih efisien. Didapatkan pula bahwa peningkatan pendapatan dalam salusi optimal temyata diikuti oleh penurunan memanfaatkan tenaga kerja dalam keluarga sehingga produktivitas per tenaga kerja meningkat. Implikasi lintas sektoral yang dapat dikemukakan adalah perlu diciptakan kesempatan kerja diluar sektor pertanian, terutama pada saat pemanfaatan tenaga kerja keluarga secara tidak penuh

    Fungsi Respons dan Fungsi Permintaan Tenaga Kerja: Analisa Mikro Jangka Pendek untuk Tanarnan Padi di Pedesaan Jawa Barat

    Get PDF
    IndonesianDalam tulisan ini akan diperlihatkan tentang adanya pengaruh positif harga padi terhadap produksinya dan permintaan tenaga kerja. Angka-angka elastisitas respons dan permintaan tenaga kerja diperoleh dari model fungsi keuntungan (the UOP Profit function) Cobb Douglas. Jumlah variabel yang dicari adalah amat terbatas yaitu tenaga kerja sebagai masukan variabel (variable input), sedangkan luas usahatani dan kapital lancar (seperti pupuk, bibit, obat-obatan, dan lain-lain) dianggap tetap dalam jangka pendek. Angka elastisitas respons produksi gabah terhadap harganya, upah, kapital dan tanah masing-masing sebesar 0,31; -0,31; 0,14 dan 0,75. Elastisitas permintaan tenaga kerja terhadap harga gabah sebesar 1,31. Walaupun angka elastisitas respon harga gabah adalah inelastis, akan tetapi kebijaksanaan harga gabah masih punya dampak positif tidak saja terhadap peningkatan produksi tapi juga terhadap penyerapan tenaga kerja di desa

    Resource Utilization Efficiency of Rice Production in South Sulawesi

    Get PDF
    There is no available abstract from the Print Editio

    Tipologi Kecamatan Berdasarkan Beberapa Aspek Ketenagakerjaan Kasus Propinsi Jawa Timur

    No full text
    IndonesianKonsep Unit Daerah Kerja Pembangunan (UDKP) merupakan salah satu bentuk nyata dari usaha untuk menjadikan desa sebagai subyek pembangunan. Dengan UDKP, pembangunan di tingkat kecamatan dapat dianggap sebagai suatu sistem yang efektif dan efisien untuk mengembangkan seluruh desa dalam UDKP yang bersangkutan secara komprehensif dan terkoordinir. Kajian secara lebih mendalam tentang keadaan dan potensi kecamatan dengan demikian dianggap perlu untuk dilakukan. Tulisan ini mencoba menggambarkan hal itu, dengan tekanan pada beberapa aspek-aspek ketenagakerjaan di kecamatan-kecamatan Jawa Timur sebagai daerah penelitian. Studi kemudian dilanjutkan dengan penetapan tipologi kecamatan-kecamatan tersebut berdasarkan aspek-aspek ketenagakerjaan itu, dengan menggunakan Factor Analysis sebagai alat analisanya. Tipologi diharapkan dapat menjadi dasar kebijaksanaan yang dapat mencerminkan tindak pemerataan pembangunan beserta hasil-hasilnya

    Efisiensi Pemanfaatan Sumberdaya Domestik dalam Usaha Sapi Perah di Jawa Barat

    Get PDF
    IndonesianAnalisa ekonomi tentang eflsiensi pemanfaatan sumberdaya domestik dengan alat Analisa DRC (Domestic Resource Cost) menunjukkan bahwa pada tingkat produktivitas yang lebih rendah dari yang dicapai saat ini, menyebabkan pola perusahaan dan pola peternak tidak eflsien seandainya harga susu di pasaran internasional lebih rendah dari US0,19atauRp120/liter.Produktivitas2750liter/unitternak/tahunkiranyamampudicapailewatpolarekomendasiyangdiajukan.Padatingkatproduksiini,pemenuhanpermintaansusudenganproduksidalamnegeritetapmenguntungkansekalipunhargasusudipasaraninternasionalturunmenjadiUS 0,19 atau Rp 120/liter. Produktivitas 2750 liter/unit ternak/tahun kiranya mampu dicapai lewat pola rekomendasi yang diajukan. Pada tingkat produksi ini, pemenuhan permintaan susu dengan produksi dalam negeri tetap menguntungkan sekalipun harga susu di pasaran internasional turun menjadi US 0,13 atau Rp 80 per liter. Pada tingkat produksi pola rekomendasi dan tingkat produksi 2 750 liter/unit ternak/tahun, usaha persusuan dalam negeri tetap eflsien dalam pemanfaatan sumberdaya domestik, sekalipun harga daging dipasaran internasional turun menjadi US $0.64 atau Rp 400/kg berat hidup lebih rendah dari harga finansial yang besarnya Rp 1200/kg). Harga riil susu di dalam negeri yang cukup tinggi (Rp 220/liter) masih mampu ditekan dengan tetap memberikan keuntungan yang memadai kepada peternak. Bila tingkat produksi 2.750 liter/unit ternak/tahun mampu dicapai dengan pola rekomendasi, maka pada tingkat produktivitas itu, harga yang layak secara finansial adalah sekitar Rp 150/liter

    Elastisitas Permintaan Susu Segar di Kotamadya Bandung

    Get PDF
    IndonesianPemasaran susu segar sudah sejak lama merupakan masalah nasional yang masih belum dapat dipecahkan secara tuntas. Dengan terus ditingkatkannya produksi susu segar diantaranya dengan pemasukan bibit impor, maka masalah penyaluran produksi susu segar menjadi semakin serius. Dipihak lain ternyata untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masih dengan susu impor sekitar 85 persen. Dalam upaya untuk memecahkan permasalahan diatas, salah satu segi yang perlu mendapat penanganan adalah segi permintaan untuk konsumsi. Dilihat dari besarnya volume susu impor, sebenarnya menunjukkan bahwa permintaan terhadap susu sudah cukup tinggi. Tapi yang masih rendah adalah permintaan terhadap susu segar produksi dalam negeri. Maka yang menjadi masalah adalah mengapa permintaan terhadap susu segar itu rendah. Faktor-faktor apa yang sebenarnya mempengaruhi besarnya permintaan itu dan bagaimana kepekaan daripada permintaan karena perubahan dari faktor-faktor yang mempengaruhinya

    Penerimaan Bagian Pendapatan dari Usahatani Padi di Daerah Irigasi Rentang Indramayu

    Get PDF
    IndonesianStudi mengenai pembagian pendapatan penting dalam perumusan kebijaksanaan yang berorientasi pada azas pemerataan. Tujuan studi ini ingin mengetahui penerimaan bagian pendapatan di antara faktor produksi usahatani padi didua petak tersier yang berbeda kondisi irigasinya, di daerah irigasi Rentang kabupaten Indramayu propinsi Jawa Barat. Analisa dilakukan dengan pendekatan accounting dan pendekatan fungsi produksi. Hasil analisa menunjukkan bahwa faktor produksi tanah dan manajemen (operator\u27s residual) memperoleh pendapatan absolut (absolute share) dan pendapatan relatif (relative share) yang lebih besar pada petak tersier yang terjamin irigasinya. Walaupun faktor produksi tenaga kerja menerima pendapatan absolut yang lebih besar dengan semakin baiknya irigasi, namun memperoleh pendapatan relatif yang lebih kecil. Besarnya pendapatan relatif yang diterima oleh setiap faktor produksi ternyata tidak sesuai dengan konstribusinya, yang ditunjukkan oleh elastisitas produksi masing-masing faktor tersebut. Sebagian besar angkatan kerja di sektor pertanian bekerja di sub sektor tanaman pangan terutama pada usaha pertanian padi sawah. Suatu gejala yang kurang menggembirakan pada beberapa tahun terakhir ini terlihat pada sub sektor tanaman pangan yang tidak dapat menyerap pertambahan angkatan kerja secara nyata. Bahkan dengan adanya perbaikan kondisi lahan usahatani sawah di Jawa dan perkembangan teknologi yang hemat tenaga dikhawatirkan akan terjadi penurunan penggunaan tenaga kerja manusia. Hal ini akan berpengaruh terhadap penerimaan bagian pendapatan di antara semua kelompok penerima pendapatan yang terlibat dalam proses produksi. Studi ini akan mencoba melihat secara mikro bagaimana perbedaan struktur penerimaan bagian pendapatan yang bersumber dari usahatani sawah, yang dipengaruhi oleh perbedaan kondisi tersedianya air irigasi

    70

    full texts

    80

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Agro Ekonomi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇