Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Not a member yet
    262 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA VISUAL TEAR-OFF POSTER BERBASIS ILUSTRASI DENGAN TEMA PILAR KEIMANAN (RUKUN IMAN) ISLAM

    No full text
    Perkembangan globalisasi terhadap kemajuan teknologi saat ini, memberikan berbagai macam pengaruh ke setiap sektor, terutama dalam kesenian, pendidikan, dan agama, khususnya dalam spiritualitas Islam. Tujuan pengembangan adalah menghadirkan informasi secara representatif sebagai pengingat rukun iman Islam, memperkaya variasi gaya pemanfaatan media seni visual dan mengoptimalisasi nilai artistik dalam komunikasi Islam melalui media poster sebagai bentuk kreativitas dakwah, juga menambah akses informasi dan komunikasi dakwah menjadi lebih kreatif dan inovatif melalui ilustrasi poster. Pengembangan model tea-off menjadi salah satu strategi terhadap media poster agar memberikan dampak yang lebih interaktif. Penelitian dilakukan dengan metode campuran dan pengembangan model design thought. Data diperoleh melalui studi literatur, wawancara, observasi, dan pengujian statistik dengan uji persentase dan Uji Q Cochran's. Hasil perolehan literatur dan wawancara tentang konsep seni memberikan hasil terhadap seni dan Islam dengan syarat pembentukan harus berdasarkan batasan, dan tujuan nilai-nilai Islam. Sedangkan observasi perolehan, dan pengujian statistik sebagai evaluasi perolehan pengembangan menunjukkan responden aktif lebih rendah daripada perolehan responden pasif dengan tingkat kepercayaan sebanyak 95%. Dengan ini, diharapkan utamanya pihak pengembang kreatif Muslim lainnya dapat mengembangkan lebih lanjut terhadap media seni sebagai salah satu alternatif dakwah yang lebih kreatif, dan inovatif

    KONSTRUKSI REPRESENTASI PEREMPUAN MUSLIM MODERN MELALUI ELEMEN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DALAM IKLAN WARDAH "BEAUTY MOVES YOU"

    No full text
    Iklan kosmetik halal di Indonesia telah mengalami transformasi dalam cara merepresentasikan perempuan Muslim, dari gambaran konvensional menuju citra yang lebih progresif dan multidimensional. Penelitian ini mengkaji bagaimana elemen desain komunikasi visual digunakan untuk mengonstruksi representasi perempuan Muslim modern dalam video iklan Wardah berjudul "Beauty Moves You". Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang mengeksplorasi makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam lima adegan utama video berdurasi 60 detik. Hasil kajian menunjukkan bahwa elemen desain komunikasi visual seperti palet warna natural, komposisi visual yang menempatkan perempuan sebagai subjek sentral, pencahayaan lembut, serta keberagaman setting ruang menciptakan narasi tentang perempuan Muslim yang aktif, spiritual, profesional, dan intelektual. Pada tingkat mitos, iklan ini membangun konsep culturally rooted modernity yang menggambarkan kemodernan berakar pada nilai budaya dan religius

    EKSPLORASI TEKNIK DALAM PERANCANGAN BUKU POP-UP TENTANG HEWAN ENDEMIK INDONESIA FILUM ARTHROPODA

    Full text link
    Arthropoda memiliki peranan penting dalam menjaga ekosistem lingkungan, baik sebagai musuh alami hama, membantu proses penyerbukan tanaman, menjaga kesuburan tanah, sebagai bioindikator, dan beberapa dapat dikonsumsi karena memiliki kandungan gizi yang baik. Indonesia merupakan daerah tropis bersuhu sedang dengan ekosistem yang mendukung berkembangnya hewan jenis Arthropoda. Namun, ciri fisik dan cara Arthropoda melindungi diri melalui gigitan dan sengatan, cenderung membuat pelajar/anak-anak membatasi ruang untuk mengamati Arthropoda secara langsung. Hal inilah yang mendorong beberapa kalangan untuk merancang berbagai media sebagai upaya memperkenalkan jenis hewan Arthropoda kepada generasi muda/pelajar, khususnya anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kreatif perancangan buku anak tentang hewan endemik Indonesia filum Arthropoda melalui eksplorasi teknik pop-up. Penelitian ini menggunakan metode penciptaan seni dari Wallas yang terdiri dari preparation (persiapan), incubation (pengeraman), illumination (tahap inspirasi), dan verification (pengujian). Sementara, eksplorasi pop-up akan berfokus pada teknik v-folding dan internal stand. Hasil perancangan ini menunjukkan bahwa penerapan teknis pop-up dapat tampil dinamis melalui optimalisasi penggunaan ukuran bidang kertas, dengan tetap memegang prinsip bahwa bidang pop-up tetap dapat tersimpan rapi pada saat halaman buku ditutup.Kata kunci: Arthropoda; buku; pop-up; endemik Indonesia---Exploration of Pop-up Techniques in Designing a Children’s Book about Indonesia’s Endemic Arthropods. Arthropods play a crucial role in maintaining the environmental ecosystem, both as natural enemies of pests, aiding in plant pollination, contributing to soil fertility, as bioindicators, and some can be consumed because of their good nutritional content. Indonesia is a temperate tropical region with an ecosystem that supports the growth of arthropods. However, due to their protective behaviors (like bites and stings), observing arthropods directly can be challenging for students and children. To address this, various groups are designing various media to introduce arthropods to the younger generation/students, especially children. This research explores creative strategies for designing children's books featuring Indonesia's endemic arthropods, using pop-up techniques. This research uses Wallas' art creation method which consists of preparation, incubation, illumination (inspiration stage), and verification (testing). Meanwhile, pop-up exploration will focus on v-folding and internal stand techniques. The results of this design show that the technical application of pop-ups can appear dynamic through the optimization of paper size, while maintaining the principle that the pop-up can still be neatly stored when the book is closed.Keywords: arthropods; books; pop-up; Indonesia’s endemi

    PERANCANGAN BUSANA READY TO WEAR DELUXE DENGAN DIGITAL PRINTING DAN PLEATS INSPIRASI TERUMBU KARANG INDOPHYLLIA MACASSARENSIS

    No full text
    Inspirasi memegang peranan penting dalam merumuskan konsep karya dan dapat membuat inovasi baru dalam industri fashion. Salah satunya yaitu keindahan alam biota laut dari terumbu karang Indophyllia macassarensis, yakni terumbu karang endemik Indonesia yang terancam punah. Tujuan pengkaryaan ini adalah membuat perancangan busana ready to wear deluxe dengan teknik digital printing dan pleats inspirasi dari terumbu karang Indophyllia macassarensis, sekaligus mengangkat keanekaragaman hayati Indonesia sebagai sumber inspirasi. Digital printing dipilih karena dapat memvisualisasikan motif Indophyllia macassarensis lebih jelas serta efisiensi dalam proses produksi. Teknik pleats dipilih untuk memberikan kesan tekstur menarik pada busana. Metode penciptaan yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan metode menurut Ardini yaitu gagasan, konsep, rancangan/desain, prototipe, dan eksekusi. Hasil proses kreatif pengkaryaan ini berupa lima tampilan ready to wear deluxe yang disajikan dalam bentuk fashion show

    Kajian Preferensi Desain Interior Rumah Lansia Berdasarkan Prinsip Ergonomi di Rumah Wanula Pondok Sedati Asri

    No full text
    Seiring bertambahnya usia, lansia memiliki kebutuhan khusus baik secara fisik maupun psikologis, sehingga lingkungan yang aman dan nyaman menjadi penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi desain dan kebutuhan ruang lansia serta mengkaji pengaruh prinsip ergonomi terhadap kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas. Metode yang digunakan adalah campuran dengan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara singkat, serta pendekatan kuantitatif melalui kuesioner dengan lansia sebagai responden utama. Hasil menunjukkan bahwa ruang yang responsif terhadap kebutuhan lansia dapat meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan psikologis. Lansia menunjukkan preferensi terhadap tata ruang yang bersirkulasi luas, furnitur nyaman, pencahayaan dan sirkulasi udara baik, serta variasi area sosial dan privat. Temuan ini merekomendasikan perancangan ruang yang menyediakan berbagai tipe area untuk menyesuaikan kebutuhan fisik, sosial, dan psikologis lansia sehingga lingkungan dapat mendukung aktivitas sehari-hari secara optimal

    KRITIK HOLISTIK PADA LUKISAN VITALITAS KARYA BAGAS RACHELMA TAHUN 2024

    No full text
    A work of art undoubtedly has a background of its creation and the values it contains. The effort to discover the background of its creation and the values within the artwork is conducted through art criticism activities. The research titled "Holistic Critique of the Painting 'Vitalitas' by Bagas Rachelma 2024" employs a holistic critique approach to uncover Bagas's background in creating the painting 'Vitalitas' and to identify the values it contains. The method used in this study is descriptive qualitative with a holistic critique approach. The data sources for this research include the artist who created the artwork and several supporting documents. The findings of this study indicate that Bagas Rachelma created this painting to convey the artist's emotional message and to progress in their artistic journey. The values contained in this work include personal expression, emotional value, the artist's character, and the medium of freedom of expression

    EKSPLORASI POLA BATANG ROTAN SEBAGAI ELEMEN VISUAL PADA PERANCANGAN COFFEE TABLE

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang coffee table berbahan rotan sebagai alternatif furnitur ramah lingkungan yang memiliki nilai estetika tinggi. Rotan dipilih karena merupakan material alami yang kuat, lentur, ringan, serta mudah dibentuk menjadi pola dekoratif. Meskipun telah lama digunakan dalam kerajinan tradisional, pemanfaatan rotan dalam desain furnitur modern masih terbatas pada bentuk dan konstruksi yang konvensional. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah mengenai bagaimana pola batang rotan dapat dieksplorasi dan diterapkan sebagai elemen visual utama dalam perancangan coffee table. Melalui metode design thinking, proses perancangan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu identifikasi masalah, pencarian ide, pengembangan konsep, hingga pembuatan desain akhir. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah coffee table rotan yang menggabungkan nilai tradisional dengan pendekatan desain modern. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen furnitur, tetapi juga menghadirkan identitas visual yang kuat dan mendukung suasana ruang. Desain yang dihasilkan menunjukkan bahwa rotan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut dalam industri furnitur masa kini. Penelitian ini merekomendasikan agar desainer dan perajin lebih eksploratif dalam memanfaatkan material lokal, seperti rotan, guna menciptakan karya yang inovatif, berdaya saing, dan tetap mencerminkan nilai budaya Indonesia.Kata kunci: rotan; furnitur; material; dekoratif; coffee table---Exploration of Rattan Stem Patterns as Visual Elements in Coffee Table Design. This study aims to design a rattan-based coffee table as an eco-friendly furniture alternative with high aesthetic value. Rattan was selected due to its natural properties: strength, flexibility, lightweight nature, and adaptability into decorative patterns. Although traditionally used in handicrafts, its application in modern furniture design remains limited to conventional forms and constructions. This study was conducted to address the research question of how stem rattan patterns can be explored and applied as the primary visual element in the design of a coffee table. Employing the design thinking method, the design process was conducted in several stages: problem identification, ideation, concept development, and final design realization. The outcome is a rattan coffee table that blends traditional craftsmanship with a modern design approach. This piece not only serves as functional furniture but also introduces a distinct visual identity that enhances interior ambiance. The resulting design demonstrates rattan’s significant potential for further development in contemporary furniture industries. This research recommends that designers and artisans adopt a more exploratory approach in utilizing local materials, such as rattan, to create innovative and competitive works while preserving Indonesian cultural values.Keywords: rattan; furniture; material; decorative; coffee tabl

    TANAMAN HIAS SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS PLEXIGLAS

    Full text link
    Penciptaan karya seni lukis ini berangkat dari imajinasi penulis yang terinspirasi oleh tanaman hias dalam bisnis keluarga. Permasalahan yang diangkat meliputi daya tarik tanaman hias, konsep penciptaan karya seni lukis kaca Plexiglas bertema tanaman hias, dan proses visualisasi tanaman hias ke dalam karya lukis kaca. Karya ini menampilkan visualisasi tanaman anturium, monstera, dan sirih, yang merepresentasikan perjalanan bisnis orang tua serta harapan penulis terhadap keberlanjutan usaha tersebut. Dalam proses penciptaannya, penulis memadukan bentuk tanaman hias dengan ornamen mandala sebagai elemen estetis sekaligus simbol doa dan refleksi spiritual. Media yang digunakan adalah cat akrilik di atas kaca Plexiglas dengan bantuan kuas dan spidol permanen. Teknik yang diterapkan adalah teknik lukis kaca, yaitu melukis di bagian belakang kaca (lukisan terbalik), sehingga hasil akhir hanya dapat dilihat dari sisi depan. Karya disajikan dengan bingkai fiber berwarna hitam selebar empat sentimeter di setiap sisinya, yang memberikan kesan elegan serta mempertegas karakter visual tanaman hias dalam balutan nuansa kontemporer dan spiritual.Kata kunci: tanaman hias; ornamen mandala; seni lukis kaca--- Ornamental Plants as the Inspiration for the Creation of Plexiglas Painting Artwork. The creation of this painting artwork stems from the author’s imagination, inspired by ornamental plants from the family’s business. The issues explored include the appeal of ornamental plants, the concept behind creating Plexiglas glass paintings with an ornamental plant theme, and the process of visualizing these plants within the artwork. The pieces depict anthurium, monstera, and betel plants, representing the journey of the author’s parents’ business as well as the author’s hopes for its continuation. In the creative process, the artist combines the forms of ornamental plants with mandala ornaments, serving both as aesthetic elements and as symbols of prayer and spiritual reflection. The medium used is acrylic paint on Plexiglas, applied with brushes and permanent markers. The technique employed is glass painting, which involves painting on the back side of the glass (reverse painting), so the finished work can only be viewed from the front. The artworks are presented in black fiber frames, each side measuring four centimeters wide, providing an elegant impression while emphasizing the visual character of the ornamental plants within a contemporary and spiritual nuance.Keywords: ornamental plants; mandala ornaments; glass paintin

    MURAL SEBAGAI MEDIA AKTIVISME KESEJAHTERAAN HEWAN: STUDI KASUS ANIMAL FRIENDS JOGJA DI SEKITAR UGM, YOGYAKARTA

    Full text link
    Seni mural sering dijumpai sebagai media untuk mengekspresikan apa yang ada di imajinasi para senimannya. Kajian tentang seni mural di area Jalan Agro dan Jalan Karangmalang, UGM, menjadi penting, karena selain mengekspresikan imajinasi sang seniman, karya tersebut juga menyuarakan hak-hak kesejahteraan hewan yang selama ini terabaikan. Tulisan ini berusaha mengupas bagaimana seniman mural Animal Friends Jogja menggunakan seni visual untuk menyuarakan isu animal welfare. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan dan analisis dokumentasi foto. Metode analisis data yang digunakan adalah the three messages dari Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan tempat, materi yang dilukiskan, dan pesan yang ingin disampaikan merupakan strategi yang digunakan oleh seniman mural Animal Friends Jogja untuk menyuarakan pendapatnya. Karya para seniman mural tersebut juga tak lepas dari konsep the three messages Roland Barthes. Seniman mural aktivis kesejahteraan hewan tersebut juga menggambarkan betapa kejamnya manusia memperlakukan hewan dengan sangat dramatis melalui karyanya.Kata kunci: kesejahteraan hewan; mural; aktivisme; seni visual---Murals as a Medium for Animal Welfare Activism: A Case Study of Animal Friends Jogja in the UGM Area, Yogyakarta. Mural art is often encountered as a medium to express what exists in the imagination of its artists. A study of mural art in the areas of Jalan Agro and Jalan Karangmalang, UGM, is important, because besides expressing the artist's imagination, these works also advocate for animal welfare rights that have long been neglected. This paper seeks to explore how the mural artists of Animal Friends Jogja use visual art to voice issues related to animal welfare. The data collection methods used are observation and photo documentation analysis. The data analysis method employed is Roland Barthes' three messages. This paper reveals that the choice of location, the materials depicted, and the messages intended are strategies used by the Animal Friends Jogja mural artists to voice their opinions. The works of these mural artists are also inseparable from Roland Barthes' concept of the three messages. Furthermore, these animal welfare activist mural artists depict the cruelty with which humans treat animals through their artworks.Keywords: animal welfare; mural; activism; visual ar

    MENYOAL SAMPAH DI ATAS SAMPAH: KARYA SENI MURAL ADIT DOODLEMAN SEBAGAI BENTUK KRITIK "JOGJA DARURAT SAMPAH" MELALUI INSTAGRAM

    Full text link
    Maraknya galeri dan art space di Yogyakarta telah menggeser peran ruang jalanan sebagai media ekspresi seniman mural. Namun, di akhir tahun 2023, ruang di beberapa titik Kota Yogyakarta kembali dibuat riuh. Keriuhan ini bersumber dari tumpukan sampah yang “bersuara” imbas penutupan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Piyungan mulai tanggal 23 Juli 2023 hingga 5 September 2023. “Suara” tersebut dibuat oleh seniman Adit Doodleman menggunakan cat semprot kemudian merekam aksinya untuk diunggah melalui Instagram. Unggahan dengan keterangan sarkas bernada kritik sosial ini mempertegas seruan-seruan yang membuka wacana sekaligus menggerakkan massa untuk menekan kebijakan pemerintah kota. Unggahan Adit yang menjadi viral berdampak pada kepercayaan warga yang kemudian sedikit direspons oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi strategi komunikasi dalam proses penyampaian pesan kritik yang kreatif, serta memaparkan peran seni mural dalam masyarakat di era digital, bahwa bentuk seni yang bersifat kritik memiliki podium serta cara yang berbeda dalam menyalurkannya. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, dokumentasi, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Adit terbagi ke dalam dua aspek: strategi pesan visual dan strategi media sosial. Kombinasi keduanya menjadikan seni mural sebagai bentuk protes yang efektif, sekaligus membuktikan bahwa media sosial dapat memperluas jangkauan kritik sosial di era digital. Kata kunci: mural; kritik sosial; sampah; Instagram---Questioning Waste upon Waste: Adit Doodleman's Mural Art as a Form of Critique on "Yogyakarta's Garbage Emergency" through Instagram. The proliferation of galleries and art spaces in Yogyakarta has gradually shifted the role of street spaces as a medium of expression for mural artists. However, toward the end of 2023, several areas across the city of Yogyakarta once again became sites of public attention. This disruption stemmed from piles of garbage that began to “speak” in the aftermath of the closure of the Piyungan Final Waste Disposal Site (TPA Piyungan) from July 23 to September 5, 2023. These “voices” were created by mural artist Adit Doodleman using spray paint, whose actions were then documented and shared via Instagram. The posts, accompanied by sarcastic captions carrying a tone of social critique, reinforced public outcries that both opened up discourse and mobilized the mass to pressure municipal government policies. Adit’s viral posts gained public trust and provoked a limited response from the government. This study aims to elaborate on communication strategies used in delivering creative messages of critique and to explain the role of mural art in society within the digital era—showing that critical art adopts different platforms and methods of expression. Data collection techniques include in-depth interviews, documentation, observation, and literature review. The findings reveal that Adit’s communication strategy consists of two key aspects: visual messaging strategy and social media strategy. The combination of these two approaches positions mural art as an effective form of protest, while also demonstrating that social media can amplify the reach of social criticism in the digital age.Keywords: mural; social critique; waste; Instagra

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇