107747 research outputs found
Sort by
Pemrograman Basis Data Berbasis Web Menggunakan PHP & MYSQL
Pemrograman Adalah Sebuah Pekerjaan Menulis Kode Program Untuk Menghasilkan Sebuah Aplikasi Atau Softwar
Pengelolaan arsip akta jual beli studi kasus pada Arsip Wilayah Kecamatan Jagakarsa yang dikelola oleh Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan serta pengelolaan akta jual beli wilayah Kecamatan Jagakarsa yang dilakukan oleh Sudin PUSIP Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)Sudin Pusip Jakarta Selatan sudah menerapkan kebijakan pengelolaan arsip vitalyang sudah diatur peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kearsipan Daerah dan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 100 tahun 2018 tentang Program Arsip Vital, namun dalam pelaksanaannya ada beberapa hal yang belum terlaksana seperti tenggat waktu pengelolaan yang telah diatur yaitu selama enam bulan harus sudah selesai, sedangkan hal tersebut belum dilaksanakan. 2) Pelaksanaan kegiatan pengelolaan arsip akta jual beli di Sudin Pusip Jakarta Selatan mengalami enam tahap pengelolaan arsip, yaitu akuisisi, pengolahan, preservasi, digitalisasi, akses dan autentifikasi arsip. Dalam pelaksanaannya Sudin Pusip sudah melakukannya dengan baik namun ada tahapan yang belum dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada, yaitu dalam hal preservasi arsip, dimana preservasi arsip mencakup kepada perlindungan dan keamanan arsip yang mana harus diperhatikan lebih teliti lagi dari segi sarana maupun prasarananya. 3) Kendala yang dihadapi Sudin Pusip Jakarta Selatan dalam melakukan kegiatan pengelolaan arsip akta jual beli wilayah Kecamata Jagakarsa yaitu sumber daya manusia dan prasarana dan sarana. Dalam mengatasi kendala tersebut pihak Sudin Pusip belum sepenuhnya dapat mengatasinya, oleh karena itu perlu diadakannya evaluasi agar segala kendala yang dihadapi dapat diatasi dengan baik
Religiusitas dan mentalitas kerja pengemis di Kampung Kebanyakan Kota Serang-Banten
Permasalan keagamaan dan mentalitas kerja pengemis semakin marak terjadi, hal ini terbukti dari banyaknya pengemis yang ditemui disekitar jalan/lampu merah, tempat-tempat keramaian sampai memintaminta dari rumah ke rumah. Penelitian ini dilakukan di Kampung Kebanyakan Desa Sukawana Kecamatan Serang Kota Serang-Banten. Masyarakat di Kampung Kebanyakan rata-rata beragama islam dan memiliki sikap religiusitas tetapi banyak juga masyarakat yang memiliki mentalitas kerja sebagai pengemis. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses religiusitas pengemis, mentalitas kerja pengemis serta menjelaskan pengaruh religiusitas terhadap mentalitas kerja pengemis. Teori yang digunakan adalah teori religiusitas dari Mangunwidjadja yang menjelaskan bahwa religiusitas adalah kualitas keadaan individu dalam memahami, menghayati ajaran agama yang dianutnya serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, yang merefleksikannya dalam beragama, dan teori mentalitas yaitu suatu sikap rohaniah yang menuntun prilaku berbuat atau bertindak dalam kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dilakukan pada tiga informan dan data dianalisis dengan menggunakan teknik miles dan huberman, yaitu data collection, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) bentuk pengembangan religiusitas pengemis pada saat mengikuti pengajian di Majelis Ta?lim, para informan pengemis meliburkan diri untuk meminta-minta supaya bisa mengikuti pengajian, materi yang diajarkan pada saat pengajian berupa materi yang ada dalam kitab kuning, seperti ilmu fiqih, ilmu hadits serta ilmu al-qur?an dan tafsir. (2) pengemis di Kampung Kebanyakan adalah pengemis yang memiliki mentaliltas malas, karena pada dasarnya informan masih bisa mendapatkan pekerjaan selain mengemis namun karena mentalitas kerjanya sudah terbentuk sebagai pengemis sehingga tidak mau mencari pekerjaan lain supaya bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. (3) setelah tertanam religiusitas terjadi perubahan sikap pada mentalitas kerja beberapa pengemis, meskipun belum sepenuhnya meninggalkan aktivitas mengemis tapi sudah mulai ada kesadaran untuk mencari pekerjaan lain selain mengemis
Tuttle travel pack Indonesia: your guide to Indonesia's best sights for every budget
Indonesia has so much to offer visitors that choosing what to do and where to go can be difficult. The Indonesia Tuttle Travel Pack takes you to the top 15 places to visit, and details the amazing array of things you can do in each location--including the old and modern worlds of Jakarta, the ancient temple of Borobudur, the beaches famous for surfing and sea sport, and so much more. Well thought-out, easy-to-use, easy-to-carry and packed with historical information, handy lists, 31 detailed maps, a large pull-out map, photographs, and useful notes for planning your journey, this guidebook ensures you'll spend your time actually enjoying your visit
Perilaku organisasi modern dilengkapi perspektif Islam
Islam merupakan agama yang universal yang memiliki cakupan semua bidang kehidupan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satu aspek kehidupan yang diatur adalah organisasi. Nilai-nilai keislaman dapat ditransformasikan dalam kehidupan berorganisasi berupa panduan etik sekaligus daya dorong (etos) yang akan menggerakkan organisasi tersebut dalam visi dan misi Islam. Tanpa hadirnya nilai-nilai Islam, seluruh aktivitas menjadi tiada guna dihadapan Allah SWT. Untuk itu menjadi urgensi memahami dan menerapkan perilaku organisasi dalam sebuah organisasi. Perilaku organisasi dalam perspektif Islam ingin melihat realisasi dari empat factor utama ajaran Islam yaitu akidah, Ibadah, muamalah, dan akhlak. Baik realisasi dalam tingkat individu maupun secara sistematik dalam organisasi. Sehingga tercapai kebahagiaan hakiki berupa kesejahteraan lahir dan batin yang menjadi tujuan hidup manusia
Knowledge management : mengintegrasikan perangkat digital dalam rencana pembelajaran di kelas online
Era digital adalah suatu zaman ketika hampir seluruh bidang dalam tatanan kehidupan sudah dibantu dengan teknologi terutama teknologi komputer. Buku ini menjelaskan tentang bagaimana memanajemen kelas secara online dan pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik, guru, dosen, siswa serta mahasiswa dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, seperti media komputer, handphone, dan internet dengan aplikasi-aplikasi terkini secara online
Opportunities and Challenges in Developing Islamic Pension Funds in Indonesia
Despite the rapid development of the Islamic financial sector in Indonesia, the development of Islamic pension funds is way behind those of the other Islamic financial sectors. This study aims to explore the opportunities and challenges faced by Indonesian Islamic pension funds. Utilizing a qualitative research method, the study conducted Focus Group Discussions with 23 large pension funds spread across five big cities in Indonesia. It was revealed that opportunities and prospects for developing Islamic pension funds in Indonesia are relatively good. However, various internal and external challenges were found, such as a lack of knowledge; the weak commitment of founders; lack of quality human resources; relatively unfavorable tax treatment; limited investment instruments; competition with government pension schemes; and public literacy problems. Therefore, two broad strategies are recommended to develop the Islamic funds, namely the provision of direct/indirect incentives to market players, and literacy programmes to targeted/priority groups. These strategies are expected to encourage and accelerate the growth of Indonesia's Islamic pension fund industry in the future
Konsep dakwah Hizbut Tahrir Indonesia tahun 1980-2004
Studi berjudul Gerakan Dakwah Hizbut Tahrir Indonesia Tahun 1980-2004 HTI merupakan salah satu gerakan yang memiliki jaringan internasional. Bahkan, HTI juga dikenal sebagai organisasi yang radikal, karena menurut HTI, syariat Islam kaffah (total) tidak bisa ditetapkan kecuali dalam rangka negara khilafah. Salah satu strategi yang digunakan HTI dalam menyebarkan ide-ide dan gagasannya, dengan cara menguasai arena-arena strategis yang terdapat di tengahtengah masyarakat. Secara perlahan HTI melakukan infiltrasi di tengah masyarakat dengan menguasai arena seperti masjid, kampus, mahasiswa dan lain sebagainya, akan tetapi semua aturan-aturannya bertabrakan dengan pancasila sebagai ideologi negara. Tetapi HTI berkeyakinan bahwa sistem atau syariat Islam dapat di terapkan di bumi pertiwi. Model dakwah yang di terapkan Hizbut Tahrir meneladani metode dakwah Rasulullah dalam melakukan perubahan di Mekkah dan Madinah dengan tiga tahap, yakni tahap pembinaan dan pengkaderan, tahap berintraksi dengan masyarakat, dan tahapan penerimaan kekuasaan. Oleh karena itu membahas tentang gerakan dakwah Hizbut Tahrir Indonesia tahun 1980-2004 menarik untuk di kaji. Cara melihat permasalahan di atas dengan menggunakan perspektif sosiopolitik dan menggunakan metode sejarah, yang dimaksud dengan perspektif sosiopolitik adalah menyoroti dari segi struktur kekuasaan, jenis kepemimpinan, hierarki sosial, pertentangan kekuasaan, dan lain sebagainya. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang meliputi, heuristic, kritik sumber atau verifikasi, Interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini penulis menemukan bahwa temuan secara teoritis dapat diterima, dalam artian HTI ingin menjadikan sistem pemerintahan Indonesia berlandaskan Islam Kaffah.dan secara sosio tidak dapat diterima begitu saja, sebab akan bertabrakan dengan TNI yang kuat. Di samping itu, terdapat kelompok yang menganut paham moderat, seerti NU dan Muhammadiyah
Pelestarian koleksi digital di perpustakaan Universitas Terbuka
Keberadaan Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam lembaga pendidikan tinggi di Indonesia berperan penting dalam mendukung penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Untuk menunjang fungsi perpustakaan perguruan tinggi, tentunya sebuah perguruan tinggi membutuhkan sebuah wadah yang dapat memberikan informasi yang relevan yang didapat dari sumber informasi yaitu perpustakaan. Perpustakaan perguruan tinggi pada hakekatnya adalah suatu unit kerja yang merupakan bagian integral dari lembaga perguruan tinggi sebagai induknya. Dengan demikian, maka fungsi perpustakaan harus sejalan dengan tujuan perguruan tingginya. Tuntutan utama perpustakaan perguruan tinggi adalah menyediakan sumber-sumber pustaka yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh semua sivitas akademika, yang diwujudkan dalam koleksi perpustakaan. Koleksi perpustakaan adalah sumber ilmu pengetahuan dan informasi yang sangat besar manfaatnya, baik untuk masa kini maupun masa yang akan datang. Koleksi perpustakaan juga bermacam-macam seperti buku, majalah, jurnal, manuskrip, ensiklopedia dan lain-lainnya
Efektivitas Akuisisi Koleksi Repositori di Perguruan Tinggi: Kasus Institut Pertanian Bogor
Perpustakaan adalah institusi pengelola sumber informasi baik yang tercetak maupun yang terekam secara profesional dengan menggunakan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka. Repositori adalah wadah atau tempat sekumpulan paket informasi yang dihasilkan oleh sebuah institusi, tempat tersebut berguna sebagai penyimpanan, pelestarian dan penyebaran informasi sehingga dapat ditemukan kembali melalui internet. Cara menghimpun koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk repositori bisa dengan menerima dan bahkan dengan cara menjemput bola kepada para pemangku kebijakan institusi, seperti mendatangi Fakultas, Departemen, unit ain yang berada di lingkup IPB, sesuai dengan peraturan Rektor IPB tentang Serah Simpan Karya Ilmiah di lingkungan IPB. Masalah dalam menghimpun koleksi repositori IPB diantaranya adalah: (1) Kurangnya kesadaran staf pengajar untuk menyerahkan KTI; (2) Kurangnya informasi bahwa ada Peraturan Rektor tentang wajib serah simpan KTI di lingkungan IPB. Tujuan kajian adalah: (1) Mengetahui efektivitas pelaksanaan Peraturan Rektor nomor 06/13/PL/2010 tentang serah simpan KTI; (2) Mengetahui kondisi terakhir jumlah koleksi repositori IPB dan persoalan yang timbul dalam pengumpulan koleksi repositori; (3) Memberikan rekomendasi kepada Perpustakaan IPB terkait dengan pelaksanaan Peraturan Rektor Serah Simpan KTI