107747 research outputs found
Sort by
Penyuluhan Tentang Kewirausahaan melalui Media Sosial Kepada Ibu-Ibu PKK di Wilayah Kelurahan Abadijaya, Sukamaja, Depok
Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, disingkat PKK, adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. 10 Program Pokok PKK pada hakekatnya merupakan kebutuhan dasar manusia, salah satu diantaranya yaitu pendidikan dan keterampilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan penyuluhan untuk kebutuhan dasar yang menjadi program pokok ibu - ibu PKK. Berkaitan dengan pendidikan dan keterampilan, yang akan dilakukan dalam kegiatan ini tentang berwirausaha melalui media sosial sebagai wadah atau tempat menjual, memasarkan, dan mempromosikan. Media sosial yang dikatakan, seperti Facebook dan Instagram. Peluang usaha online, dengan memanfaatkan media sosial sebagai tempat berjualan, memberikan keuntungan bagi ibu - ibu PKK, yang memiliki modal yang relatif rendah, waktu yang sedikit, dan dapat dilakukan dirumah. Hasil kegiatan abdimas dengan memberikan penyuluhan, terlebih dahulu mengenalkan kepada ibu - ibu PKK tentang Facebook dan Instagram yang nantinya akan digunakan sebagai media ibu - ibu PKK untuk berwirausaha secara online, kemudian memberikan kesempatan bagi ibu - ibu PKK untuk dapat membuat akun media sosial baik Facebook dan Instagram, bagi yang belum memiliki, dan juga memberikan cara bagaimana mengelola media sosial untuk dapat berjualan dengan dibekali etika berjualan di media sosial agar dapat menarik pelanggan, serta kepercayaan pelanggan. Ibu - ibu PKK selaku mitra dalam kegiatan abdimas, sangat tertarik untuk mempelajari materi yang diberikan mengenai wirausaha melalui media sosia
Pembelajaran Matematika dengan Metode Math Is Fun untuk Meningkatkan Konsep Dasar Berhitung di Sekolah Dasar Negeri Depok
Dari data hasil survei dan wawancara dengan pihak sekolah yang menyataka bahwa hasil Ujian Nasional Sekolah Dasar di Wilayah Depok dan Bogor baru-baru ini, yang dinilai kurang adalah Matematika. Guru-guru matematika masih menghadapi kesulitan dalam meningkatkan minat siswa terhadap matematika. Solusi yang ditawarkan menghadapi masalah tersebut adalah dengan memberikan sosialisasi kepada guru tentang bagaimana menggunakan metode hitung cepat metode math is fun untuk meningkatkan kemampuan dasar berhitung peserta didik. Tujuan kegiatan ini adalah Memberikan pengetahuan tentang metode hitung cepat dalam operasi hitung, sehingga menambah ketrampilan dan peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran matematika. Kemudian Memberikan latihan khusus untuk penggunaan metode hitung cepat math is fun dalam pembelajaran matematika. Secara umum dapat dikatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus praktek atau pelatihan khusus dalam pembelajaran matematika. Metode yang akan dilakukan dalam kegiatan ini adalah melalui beberapa tahap, yaitu observasi langsung, wawancara dengan pihak sekolah, presentasi, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini adalah guru dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran sesuai dengan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi ini adalah guru lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan metode dasar berhitung serta mengoptimalkan kemampuan dasar berhitungnya sehingga dapat meningkatkan minat siswa terhadap matematik
Aktivitas senyawa pengendali hama kutu beras (Sitophilus Oryzae L) dari Distilat Minyak Atsiri Pandan Wangi (P. Amaryllifolius Roxb.)
Telah dilakukan penelitian uji penolakan distilat minyak atsiri pandan wangi (P. Amaryllifolius Roxb.) terhadap hama kutu beras (Sitophilus Oryzae L). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap sebagai rancangan penelitian. Uji penolakan menunjukkan fraksi A (41-50 derajat Celcius) signifikan menolak hama kutu beras
Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi transformasi geometri berbasis konteks keislaman ditinjau dari gaya kognitif siswa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi terkait kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi transformasi geometri yang berbasis konteks keislaman pada siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD), serta menganalisis perbedaan rata-rata antara siswa yang memiliki gaya kognitif FI dan FD pada kemampuan pemecahan masalah materi transformasi geometri berbasis konteks keislaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan survei. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI dan XII Madrasah Aliyah di Jakarta. Penyajian data berupa pendeskripsian data pada tabel dan gambar serta menarik kesimpulan dengan menguji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney. Penelitian ini menunjukkan bahwa pencapaian siswa FI maupun FD berdasarkan capaian indikator adalah sama, yakni cukup mampu menyusun rencana pemecahan masalah berdasarkan fakta yang diberikan dengan menggunakan prosedur yang jelas, namun sebagian siswa kurang mampu dalam menerjemahkan masalah yang diberikan dalam bentuk kalimat matematika, memahami ketidakkonsistenan konsep materi yang diberikan, dan menelaah keterkaitan, perbedaan, dan analogi dengan tepat. Namun, persentase rata-rata skor yang diperoleh siswa FI lebih baik dari siswa FD. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara siswa yang memiliki gaya kognitif FI dengan FD pada kemampuan pemecahan masalah materi transformasi geometri berbasis konteks keislaman
Statistika Matematika; Probabilitas, Distribusi, dan Asimtotis dalam Statistika
Statistik diperlukan untuk mengetahui berapa persentase yang diperoleh dari setiap penghitungan. Pembelajaran statistika tidak bisa lepas dari peran penting Statistika matematika yang mempunyai dasar kuat pada teori probabilitas. Pembelajaran Statistika Matematika secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama yang menekankan pada teori probabilitas yang berakhir pada macam-macam konvergensi serta limit pusat dan bagian kedua yang konsentrasinya ada pada masalah inferensi
Strategi Penyuluhan Agama Islam dalam Mengurangi Angka Perceraian di KUA Kecamatan Cibinong
Kasus perceraian di Indonesia terus mengalami peningkatan, penyebab terjadinya perceraian di Indonesia beragam, mulai dari buruknya kondisi ekonomi suatu keluarga, kurangnya tanggung jawab pasangan dalam pernikahan, adanya perselisihan terusmenerus dalam rumah tangga, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga kurangnya pembinaan masyarakat tentang keluarga sakinah. Upaya pengendalian terhadap peningkatan angka perceraian penting dilakukan untuk menekan dan mencegah kasus perceraian yang terus mengalami peningkatan. Penelitian ini menggunakan teori strategi yang merupakan respons secara terus-menerus maupun adaptif terhadap peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat memengaruhi organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis domain. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa strategi penyuluhan agama Islam dalam mengurangi angka perceraian di KUA Cibinong sudah berjalan dengan baik sebagai upaya penyuluh agama dalam membina keluarga Indonesia agar hidup harmonis sehingga terhindar dari berbagai permasalahan rumah tangga yang akhirnya menimbulkan perceraian. Peneliti juga menemukan bahwa faktor pendukung penyuluh agama dalam menerapkan strategi yakni SDM yang lengkap dan menguasai materi, kerjasama dengan berbagai pihak dan penerimaan masyarakat terhadap strategi yang diterapkan. Sedangkan faktor penghambat strategi yaitu fasilitas yang terbatas, calon pasangan tidak datang dan tidak adanya aturan yang mewajibkan calon pasangan untuk datang mengikuti strategi
Strategi Komunikasi Persuasif Pengurus Pondok Pesantren Wanita Pria (Waria) Al-Fatah Yogyakarta Dalam Mengajak Waria Untuk Beribadah
Kita banyak menemukan kondisi waria tidak nyaman untuk beribadah di masjid layaknya manusia pada umumnya. Penyebabnya adalah kondisi psikologis mereka yang tidak bisa diterima warga. Akhirnya ditemukan deskriminasi dan pandangan negatif untuk waria yang juga berakibat pada terhambatnya komunikasi. Pengurus Pondok Pesantren waria Al-Fatah Yogyakarta perlu menggunakan strategi tepat agar persuasi kepada waria untuk beribadah berjalan efektif. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya adalah bagaimana strategi psikodinamika, strategi sosiokultural, dan strategi konstruksi makna pada komunikasi persuasif yang dilakukan oleh pengurus pondok pesantren waria Al-Fatah Yogyakarta dalam mengajak waria untuk beribadah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori strategi komunikasi persuasif menurut Melvin L. DeFleur dan Sandra J. Ball-Roceach yakni strategi psikodinamika, strategi sosiokultural, dan strategi konstruksi makna. Strategi psikodinamika melibatkan kondisi emosional dan faktor kognitif. Strategi sosiokultural mengatakan bahwa faktor eksternal dapat mempengaruhi perilaku. Strategi konstruksi makna memfokuskan pada pengetahuan dapat mengubah perilaku. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian konstruktivis dan pendekatan kualitatif. Serta menggunakan metode penelitian studi kasus dengan penelitian dilakukan secara mendalam dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini adalah strategi psikodinamika pengurus pondok pesantren waria Al-Fatah dengan mengadakan diskusi ringan, program konseling WCC dan FSG, serta panggilan untuk waria adalah ?teman atau kawan?. Strategi sosiokulturalnya adalah dengan menyediakan fasilitas yang aman dan nyaman, lingkungan pertemanan dengan sesama waria, serta menjalin kerjasama dengan beberapa pihak. Strategi konstruksi maknanya dengan mengadakan berbagai pelatihan dan menyediakan pinjaman uang dan arisan
Strategi Komunikasi Persuasif Penerbit Buku Islam dalam Menarik Minat Pembaca (Studi Deskriptif pada Republika Penerbit)
Perkembangan industri buku di Indonesia dalam beberapa kurun waktu terakhir ini tumbuh dengan pesatnya. Namun, persaingan di dalam industri penerbitan buku-buku Islam semakin ketat sejak pelambatan ekonomi menyeret iklim industri buku, semakin pendeknya usia display di toko buku, serta minimnya jumlah toko buku tidak sebanding dengan jumlah judul buku yang semakin banyak. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, peneliti tertarik untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif Republika Penerbit dalam menarik minat pembaca buku Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang menggambarkan kejadian pada saat ini ataupun pada masa lampau. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, telaah pustaka serta wawancara mendalam dengan narasumber. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi persuasif Melvin L. DeFleur dan Sandra J. Ball Rokeach, yaitu 1) The psychodynamic strategy, 2) The sociocultural strategy, 3) The meaning construction strategy. Hasil penelitian dan analisis diketahui bahwa the psychodynamic strategy dilakukan dengan menyampaikan fakta-fakta kepada persuade tentang keunggulan buku dan penulis. The sociocultural strategy Republika Penerbit memosisikan buku-buku terbitannya sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan budaya persuade. The meaning construction strategy Republika Penerbit menggunakan konstruksi makna agar persuade mudah memahami pesan yang diterima. Strategi Republika Penerbit dalam menciptakan pembaca fanatik ditempuh dengan membentuk sebuah komunitas di media sosial
Pembinaan Kesadaran Santri melalui Pengelolaan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Pesantren Ath-Thariq Garut)
Pemeliharaan lingkungan bukanlah sekedar estetika (keindahan) semata tapi juga lebih kepada implementasi dari nilainilai ajaran Islam. Apabila ada manusia yang berbuat kerusakan atau merusak lingkungan, maka dianggap telah melanggar syariat Islam. Tujuan Penelitian ini untuk menjelaskan: 1) proses pembinaan kesadaran santri melalui pengelolaan lingkungan hidup, 2) faktor pendukung dan penghambat pembinaan kesadaran santri melalui pengelolaan lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah dua orang pembina pesantren dan tiga orang santri. Data dianalisis menggunakan teknik model Miles dan Huberman meliputi meliputi reduksi data, penyajian data serta Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) proses pembinaan kesadaran santri menggunakan pendekatan keagamaan dan agroekologi baik teori maupun praktek. Pembinaan di Pesantren Ath- Thariq tidak hanya dilakukan di dalam ruang dengan patokan jam pelajaran. Materi yang disampaikan secara bertahap mulai dari diskusi terkait lingkungan hidup dalam berbagai perspektif berlandaskan agama. Kemudian kegiatan agroekologi sebagai bentuk pengelolaan lingkungan hidup dilakukan mulai dari pembenihan, penanaman, perawatan tanaman, memanen hingga pengolahan pasca panen. 2) faktor pendukung Pembinaan Kesadaran Santri Melalui Pengelolaaan Lingkungan Hidup di Pesantren Ath-Thariq adalah letak geografis yang strategis dan dukungan masyarakat sekitar yang sangat besar, adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya fasilitas dan tenaga pembina di Pesantren Ath-Thari