182 research outputs found

    Korosi pada Beton Bertulang dan Pencegahannya

    Get PDF
    Komposisi beton dan baja tulangan disusun dengan baik sehingga dapat dipakai sebagai material yang optimal. Korosi baja tulangan adalah reaksi kimia atau elektro kimia antara baja tulangan dengan lingkungannya. Proses korosi baja tulangan di dalam beton berlangsung secara karbonasi, degradasi oleh sulfat dan klorida dan leaching Baja tulangan yang terkorosi merupakan awal kerusakan beton, yang secara keseluruhan akan memperpendek usia konstruksi. Untuk mencegah terjadinya korosi pada beton bertulang maka perlu pemakaian bahan yang baik, mempertebal selimut beton, dan penambahan dimensi struktur serta pemampatan beton dan coatings. Tujuan Penulisan adalah untuk mengetahui proses terjadinya korosi pada beton bertulang dan cara-cara pencegahannya., sehingga bisa meminimalisir terjadinya kerusakan pada  konstruksi beton

    Pengenalan Ucapan Kata Berkorelasi Tinggi

    Get PDF
    Penelitian pengenalan ucapan oleh komputer dengan metode stokastik sudah mulai dipopulerkan sejak tahun 1970-an. Salah satu bentuk metode pendekatan stokastik adalah Hidden Markov Model. Penelitian ini menggunakan model tersebut untuk menganalisis dan mengenali delapan  ucapan kata bahasa Indonesia yang memiliki korelasi tinggi antara kata yang satu dengan kata yang lainnya, yaitu: muka, muak, kamu, kaum, masuk, kamus, kusam dan sukma. Analisis LPC (Linear Predictive Coding) digunakan untuk mencari ciri-ciri penting setiap sinyal suara i kata-kata terucap. Selanjutnya HMM (Hidden Markov Model) digunakan untuk pelatihan dan pengenalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengenalan seluruh kata  cukup signifikan yaitu di atas 97%

    Studi Potensi Penurunan Konsolidasi di Kalukubula (Studi Kasus: Perumahan Kelapa Mas Permai)

    Get PDF
    Penurunan konsolidasi merupakan satu masalah pada lapisan tanah lunak. Penelitian ini hendak menganalisis potensi penurunan konsolidasi di Kalukubula dengan menggunakan teori konsolidasi 1-D dari Terzaghi. Lokasi ini memiliki lapisan lunak yang mencapai ketebalan 16 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi penurunan konsolidasi total mencapai 8 cm pada titik pusat areal, untuk beban merata di permukaan tanah sebesar q=0,5 kg/cm2 dan sebesar 24 cm untuk q sebesar 1 kg/cm2. Derajat konsolidasi rata-rata 50% tercapai dalam 11 tahun dan 90% setelah 36 tahu

    Identifikasi Dimensi Baru Kriteria Evaluasi Kompotensi Kontraktor di Kabupaten Banggai dengan Metoda Analisis Faktor

    Get PDF
    Identifikasi kriteria kompetensi kontrator dalam sistem prakualifiaksi kontraktor menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan dan meningkatkan mutu sistem seleksi kontraktor. Survei kuisioner digunakan untuk mendapatkan data kriteria evaluasi komptensi kontraktor. Metoda Analisis Faktor digunakan untuk menganalisis data guna menemukan dimensi baru kriteria kompetensi kontraktor. Lima faktor dapat diidentifikasi dari yang tertinggi sampai terendah tingkat pentingnya kriteria kompetensi kontraktor, yaitu kemampuan sistem pelaksanaan konstruksi,  pengalaman teknis dan keuangan proyek, kinerja pengendalian waktu dan mutu, kemampuan pengetahuan lokal untuk pengendalian biaya  dan kepatuhan regulasi non tekni

    Analisis Perubahan Penggunaan Lahan dan Evaluasi Kekritisan DAS Kawasan Das Blongkeng Jawa Tengah Tahun 1993 - 2000

    Get PDF
    DAS Blongkeng merupakan Sub DAS Progo, terletak di Kabupaten Magelang dan Boyolali Propinsi Jawa Tengah, dan merupakan daerah tangkapan hujan yang cukup potensial secara lokal dan regional. Berdasarkan PP 47/1997 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, lereng tengah-atas DAS diklasifikasikan sebagai kawasan konservasi tanah dan air. Peningkatan jumlah penduduk serta aktivitas pembangunan selama tahun 1993 – 2000 telah mendorong terjadinya konversi lahan menjadi lahan terbangun. Hal ini akan mengganggu fungsi kawasan sebagai kawasan lindung dan konservasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui luasan konversi lahan yang sudah terjadi, serta evaluasi kekritisan DAS yang dilakukan dengan pendekatan Model Indeks Konservasi (IK). Metode analisis meliputi: pembobotan dan analisis peta dengan SIG. Penelitian menunjukkan terjadi konversi lahan sebesar 10,94%, terutama untuk permukiman, lahan kosong, dan kebun. Lahan yang mengalami penyusutan adalah sawah, hutan, dan tegalan/ladang. Meskipun hasil evaluasi kondisi DAS menunjukkan kondisi DAS masih normal, akan tetapi ditemukan lahan kritis sebesar 1,51% yang perlu segera diatasi dengan metode konservasi lahan yang sesuai dengan kondisi fisik dan sosial-budaya setempa

    Kondisi Fisik Permukiman Penduduk di Pesisir Pantai Teluk Palu

    Get PDF
    Rumah tinggal merupakan salah satu kebutuhan primer yang harus dipenuhi setiap keluarga (KK), dalam mencapai kesejahteraan hidup dan masa depan keluarga. Kondisi fisik rumah tinggal merupakan salah satu faktor penentu dalam mencapai rumah tinggal yang sehat. Tulisan ini mendeskripsikan kondisi fisik rumah tinggal penduduk Kota Palu disekitar Pantai Teluk Palu tahun 2003, terkait perkembangan kota dan kaidah arsitektural. Kondisi fisik rumah tinggal penduduk yang ditinjau meliputi: luas pekarangan dan rumah, jenis bahan dan kondisi tembok rumah, jenis bahan lantai dan  atap rumah, keberadaan ventilasi rumah, kondisi pencahayaan dalam rumah, dan drainase lingkungan rumah tinggal. Uraian disampaikan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian mendapatkan bahwa Kondisi fisik rumah di Pesisir Pantai Teluk Palu digolongkan sebagai kategori semi permanen, yang tercermin dari jenis bahan dinding rumah mayoritas terbuat dari  papan kayu berkwalitas sedang, berlantai plester (semen PC/Aci), dengan jenis bahan atap seng/asbe

    Analysis of the Optimum Percentage of Admixture of Sikament-163, which Can Bee Added into Concrete Mixture to Achieve the Maximum of Concrete Compression Strength

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan prosentasi optimum dari bahan tambahan Sikament-163 yang dapat ditambahkan ke dalam campuran beton untuk memperoleh kuat tekan beton maksimum. Prosentasi dari Sikament-163 yang ditambahkan ke dalam campuran beton bervariasi dari 0 % (beton normal), 0,75 %, 1 %, 1,25 %, 1,5 %, 1,75 %, 2 %, dan 2,5 % dari berat semen. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan 9 benda uji untuk setiap prosentasi penambahan Sikament-163 dan pengetesan dilakukan pada waktu umur beton mencapai 28 hari. Hasil percobaan menunjukkan bahwa prosentasi optimum dari Sikament-163 yang ditambahkan ke dalam campuran beton untuk mendapatkan kuat tekan beton maksimum adalah 1,5 %. Hal ini disebabkan penambahan Sikament-163 lebih dari 1,5 % ke dalam campuran beton akan menyebabkan jumlah air yang digunakan kurang dari jumlah air yang diperlukan untuk berlangsungnya proses hidrasi yang sempurna. Sebagai hasilnya, beton yang dihasilkan mempunyai kuat tekan yang lebih rendah

    PEMBENTUKAN KONSEP DIRI PADA SISWA PENDIDIKAN DASAR DALAM MEMAHAMI MITIGASI BENCANA

    Get PDF
    Pembentukan konsep diri dilakukan melalui pengalaman seseorang terhadap lingkungannyaserta berkembang melalui proses. Sedangkan mitigasi merupakan pengambilan tindakantindakanuntuk mengurangi pengaruh dari suatu bahaya (gunung berapi, gempa bumi, anginkencang, bahaya tenologi dll) sebelum bahaya terjadi. Pembentukan konsep diri dalammemahami mitigasi bencana perlu dilakukan sejak dini melalui pendidikan dasar Kenyataannyasedikit sekali masyarakat yang sadar dalam memikirkan tindakan mitigasi bencana.Menghadapi permasalahan demikian, diperlukan solusi pembentukan konsep diri dalammemahami mitigasi bencana yang dilakukan sejak awal yaitu pada siswa pendidikan dasar.Sehingga tujuan penulisan ini adalah pemberian pembekalan pada guru pendidikan dasarterhadap pemahaman mitigasi bencana dan membentuk konsep diri pada siswa pendidikandasar dalam memahami mitigasi bencana.Hasil pengkajian dapat disimpulkan bahwa para guru pendidikan dasar akan memahami konsepmitigasi apabila terjadi bencana dan semua siswa pendidikan dasar memiliki konsep diri positifdalam menghadapi bencana yang terjad

    Analisis Optimalisasi Fungsi Lahan di Kota Palu (Studi Kasus: Kecamatan Palu Timur dan kecamatan Palu Utara)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah Menjelaskan kesesuaian pemanfaatan lahan yang ada saat ini dengan rencana tata guna lahan perkotaan yang telah ditetapkan dan menjelaskan, menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya intensitas pemanfaatan lahan di Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Palu Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis super impose (tumpang-tindih) peta dan deskriptif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan didukung dengan data primer melalui survei dan observasi ke lokasi penelitian dan data sekunder untuk mendukung keakuratan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian antara pemanfaatan lahan yang ada saat ini dengan rencana tata guna lahan perkotaan yang telah ditetapkan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perubahan fungsi lahan yang terjadi. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya intensitas pemanfaatan lahan tersebut disebabkan kondisi air tanah yang berada pada kisaran jelek – sedang, jenis geologi  yang pada umumnya mempengaruhi ketersediaan sumber daya air tanah, serta persepsi dan predikat lahan marginal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diperlukan adanya aplikasi teknologi dan perencanaan yang komprehensif/holistik untuk mengoptimalkan fungsi lahan dengan mempertimbangkan/mengeliminasi faktor-faktor yang menyebabkan rendah tingkat pemanfaatan lahan pada kedua kecamatan tersebut. Dengan demikian dukungan kebijakan pemerintah dengan menempatkan fasilitas yang diharapkan menjadi titik tumbuh bagi daerah disekitarnya dapat terjadi secara optima

    Fenomena Kawasan Permukiman Yang Individualis

    Get PDF
    Tulisan ini mengangkat fenomena permukiman yang individualis di kawasan urban. Berangkat dari konsep-konsep pengembangan dalam pembangunan kawasan permukiman dengan tema-tema yang menarik bagi konsumen yang umumnya berasal dari golongan ekonomi menegah ke atas. Namun konsep yang ditawarkan cenderung memisahkan diri dengan lingkungan permukiman disekitarnya dengan alasan keamanan dan kenyaman. Tulisan ini juga menawarkan konsep perancangan permukiman yang mengakomodasi interaksi sosial  beserta contoh-contoh aplikasiny

    174

    full texts

    182

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SMARTek
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇