138 research outputs found

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEISMIK 4D DALAM PENGELOLAAN LAPANGAN MINYAK TUA ( USULAN SUMUR TAMBAHAN UNTUK PENGURASAN “BYPASS-OIL” )

    No full text
    Eksplorasi minyak dan gas selalu melibatkan evaluasi dari berbagai informasi. Informasi yang didapatkan dari sumur akan memberikan informasi yang rinci mengenai keadaan geologi disekitar sumur tersebut.Dengan memanfaatkan pengetahuan mengenai ciri khas lingkungan pengendapan, informasi dari sumur-sumur ini dikembangkan untuk memperkirakan penyebaran batuan dan sifat fisik antar sumur ke seluruh daerah penelitian.Metode seismik refleksi dapat dipergunakan untuk membantu memperkirakan gambaran dari perubahan geologi antara sumur yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dalam pemilihan lokasi baik untuk pemboran di masa mendatang. Metode Seismik adalah alat bantu yang efektif untuk dapat memberikan gambaran yang bermakna dan bermanfaat untuk tujuan ini. Seismik 3D telah menjadi metode yang umum dan merupakan alat bantu untuk eksplorasi dan produksi sebuah lapangan minyak. Dengan interpretasi dari data seismik 3-D akan didapatkan informasi yang lebih rinci mengenai stratigrafi dan keadaan geologi daerah dibandingkan interpretasi dari seismic 2-D data apalagi korelasi antar sumur. Namun gambaran geologi yang didapatkan adalah gambaran keadaan geologi dan reservoir pada saat data tersebut di akusisi sehingga tidak dapat dipergunakan untuk memperkirakan keadaan reservoir pada masa sekarang dan tidak dapat dipergunakan untuk memperkirakan karakter dari pergerakan fluida didalam reservoir akibat dari proses produksi pada suatu lapangan minyak.Karena itu metode seismik 4D diperkenalkan untuk menjawab tantangan dari kebutuhan informasi untuk lapangan-lapangan minyak tua yang telah berproduksi cukup lama namun masih diharapkan untuk dapat dikembangkan lebih lanjut. Informasi yang didapatkan dari metode seismik 4D ini mengandung informasi terkini dan berdasarkan karakter perbedaan reservoir dalam selang waktu dapat pula dipergunakan untuk memperkirakan arah pergerakan daru fluida didalam reservoir.Makalah ini menyajikan tentang teknologi seismic 4D dan pemanfaatan teknologi seismik 4D ini didalam pengelolaan lapangan-lapangan minyak tua, terutama untuk mengindentifikasi kantong-kantong minyak yang terlewatkan (Bypass-Oil) pada masa pengurasan lapangan minyak tua

    CUT-OFF POROSITAS, VOLUME SHALE, DAN SATURASI AIR UNTUK PERHITUNGAN NETPAY SUMUR O LAPANGAN C CEKUNGAN SUMATRA SELATAN

    No full text
    Harga cut-off porositas (Φ), volume shale (Vsh), dan saturasi air (Sw) dari suatu sumur atau lapangan minyak/gas bumi perlu ditentukan untuk mengetahui besarnya netpay (h). Besaran h ini nantinya digunakan sebagai salah satu faktor penting untuk perhitungan cadangan hidrokarbon. Analisis cut-off dilakukan pada sumur O lapangan C berdasarkan data log, laporan inti batuan, dan data test sumuran dengan metode kualitatif, kuantitatif, pemodelan petrofisik, dan gambar silang. Hasilnya untuk reservoir minyak cut-off Φ, Vsh, dan Sw berturut-turut 10%, 0,27 v/v, dan 0.65 v/v. Sedangkan cut-off Φ, Vsh, dan Sw untuk reservoir gas 9%, 0,32 v/v, dan 0,71 v/v.Kata Kunci: cut-off, porositas, volume shale, saturasi air, cadangan

    ANALISA KELAYAKAN PENAMBAHAN SUMUR PRODUKSI MINYAK DAN GAS BUMI. (Studi Kasus PT. Conoco Phillips Indonesia)

    No full text
    Bisnis pada sektor perminyakan dan gas ini merupakan bisnis yang padat modal, beresiko tinggi dan penuh ketidakpastian. Untuk melaksanakan proyek ini dibutuhkan investasi yang tinggi dan harus mempunyai standart keselamatan yang tinggi pula.Kondisi global investasi dan produksi minyak dan gas bumi yang mengalami peningkatan harga minyak mentah dunia mencapai di atas US70perbarrel,darihargasebelumnyayanghanyaberkisarUS 70 per barrel, dari harga sebelumnya yang hanya berkisar US 25 per barrel begitu juga harga gas bumi.Untuk memperoleh suatu gambaran mengenai investasi minyak dan gas bumi, maka penulis melakukan penelitian studi pustaka dan dokumentasi untuk melakukan evaluasi kelayakan investasi pada penambahan sumur produksi minyak dan gas bumi, yang berupa kerjasama bagi hasil dengan pemerintah.Melalui metodologi dan penerapan metode evaluasi kelayakan ekonomi, penulis membuat perhitungan-perhitungan apakah suatu investasi pengembangan suatu lapangan minyak dan gas adalah layak untuk dibiayai dan direalisaikan. Adapun metode yang digunakan penilaian investasi tersebut adalah net present value (NPV), benfid cost ratio (BCR), internal rate of return (IRR) dan payback period (PP). Kemudian dar

    EKSPLORASI AWAL NIKEL LATERIT DI DESA LAMONTOLI DAN LALEMO, KECAMATAN BUNGKU SELATAN, KABUPATEN MOROWALI, PROPINSI SULAWESI TENGAH

    No full text
    Daerah eksplorasi termasuk kedalam wilayah administrasi Desa Lalemo (UTM 0436240, 9652332) dan Desa Lamontoli (UTM0433380, 9652752) Kecamatan Bungku selatan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dilihat dari hasil analisis laboratorium kadar nikel di block A yang tertinggi terdapat pada titik A12 yaitu 1,22 berada pada kedalaman 3 m, dari hasil pengeboran di 4 titik lokasi, kadarnya rendah dengan kedalamannya yang relatif dangkal. Berdasarkan sampel dari handauger dan Tes Pit, maka diketahui kadar nikel untuk block B cukup tinggi karena ada yang memenuhi standar diatas 1,8 sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan eksploitasi. Setelah melakukan survey tinjau, terdapat banyak singkapan batuan serpentine yang tersingkap diatas permukaan yang sudah mengalami pelapukan tingkat tinggi. Sedangkan untuk block C perlu dipertimbangan lagi karena kadarnya relatif rendah, hanya ada beberapa sumur yang sudah memenuhi standar yaitu diatas 1,8.Kata-kata kunci : kadar nikel, handauger, Tes Pit, batuan serpentine

    PEMBANGUNAN SISTIM PEMANTAUAN GERAKAN TANAH BERBASIS SMS

    No full text
    Pembangunan Sistim pemantauan Gerakan Tanah di Dusun Guyon Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar yang dikirim secara real time menggunakan sensor extensometer, tiltmeter, GPS dan curah hujan telah berhasil dibangun pada akhir 2011, data langsung dikirim dari stasiun transmiter yang ditempatkan di lokasi gerakan tanah melalui sort massage service (sms) salah satu provider, kecuali data GPS untuk mendapatkan data harus di down load di lapangan.Sistim pemantauan gerakan tanah ini untuk menunjang mitigasi bencana geologi, dilaksanakan berdasarkan kemampuan dan pengalaman yang telah dimiliki BPPTK (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) dari pengembangan rekayasa yang telah dilakukan sebelumnya

    POTENSI SUMBERDAYA BATUBARA DAERAH DESA SUNGAI LIMAU, KECAMATAN ASAMJUJUHAN, KABUPATEN DHARMASRAYA, SUMATRA BARAT

    No full text
    Pada saat ini bisnis disektor batubara sangat membuming pesat di Indonesia, sehinga membuat para investor local maupun asing mencari area yang berpotensi batubara. Sehinga membuat pemerintahan kabupaten dharmasraya berkerja sama dengan dinsa pertambangan setempat mencari area yang berpotensi adanya batubara di daerah tersebut.Secara administratif daerah penelitian terletak di Desa Sungai Limau dan sekitarnya, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Propinsi Sumatra Barat pada koordinat 796000-802000 timur dan 9845000-984900 utara. Penelitian dilakukan pada Sub-Cekungan Jambi. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi empat bentuk lahan yaitu bentuk lahan Perbukitan Homoklin (S1), bentuk lahan Lembah Homoklin (S2), bentuk lahan Bukit Sisa (D1), dan Dataran Banjir (F1). Pola pengaliran daerah penelitian termasuk dalam pola aliran dendritik. Daerah penelitian termasuk dalam stadia dewasa-tua.Stratigrafi pada daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan batuan dari tua ke muda yaitu satuan batupasir Sinamar, pada bagian atasnya diendapkan satuan batulempung Sinamar secara selaras pada Kala Oligosen N2-N3). Terendapkan konglomerat gunung api muda secara tidak selaras di atas batupasir Sinamar pada kala Holosen. Selanjutnya terendapkan endapan aluvial di atassatuan batulempung Sinamar secara tidak selaras pada Kala Holosen sampai sekarang. Endapan alluvial ini terdapat pada daerah sungai yang berupa kumpulan material sedimen lapukan dari beberapa lithologi yang telah tercampur

    POTENSI ENDAPAN TIMAH SEKUNDER DI DAERAH KECAMATAN SIJUK, KABUPATEN BELITUNG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

    No full text
    Penelitian tentang potensi endapan timah sekunder ini berada di daerah Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan hasil analisa data pemboran terdapat satuan batuan dengan litologi Granit dan Aluvial, granit tersebut merupakan granit tanjungpandan dengan umur 208 – 245 juta tahun, merupakan jenis granit tipe S (membawa mineral cassiterite), dengan tipe greisen yang banyak mengandung cassiterite primer (priem et al, 1975). Lapisan alluvial yang ada didaerah telitian terdiri dari lapisan pasir, lempung dan lumpur.Hasil analisa data pemboran yang didapat adalah kedalaman bedrock daerah sijuk kisaran 20m sampai -40m, dengan kekayaan paling tinggi terdapat di bagian selatan daerah telitian yaitu 0,4 – 4 kg/m3, mineral cassiterite berasosiasi dengan litologi pasir berukuran pasirhalus sampai dengan kerikilan

    GEOLOGI DAN POLA SEBARAN BATUBARA DAERAH SEPARI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan pola penyebaran lapisan batubara, dilaksanakan di PT. Jembayan Muarabara di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.Geomorfologi daerah penelitian dapat dibagi menjadi tiga macam bentuk asal yaitu bentuklahan pegunungan homoklin (S1), bentuklahan perbukitan homoklin (S2), bentuklahan rawa (F1) dan bentuklahan dataran alluvial(F2). Pola pengaliran pada daerah penelitian adalah parallel. Secara stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan batuan dari tua ke muda yaitu satuan batulempung Balikpapan, satuan batupasir Balikpapan, terbentuk pada lingkungan pengendapan transisi yaitu lower delta plain sampai back barrier. Satuan ini berumur Miosen Tengah sampai Miosen Akhir. Satuan endapan Alluvial, merupakan satuan batuan termuda yang berumur Holosen. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian berupa antiklin, sesar naik, sesar turun.Pola penyebaran lapisan batubara Berdasarkan analisa dari peta geologi serta cropline batubara pada daerah penelitian, penyebaran batubara berarah tenggara dengan besar kemiringan lapisan berkisar antara 34-73. Penyebaran batubara pada bagian barat tidak terdapat dikarenakan dipengaruhi oleh sesar naik. Singkapan batubara berada pada satuan batupasir Balikpapan

    0

    full texts

    138

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    MTG
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇