2016 research outputs found
Sort by
Politik Hukum Pilkada Serentak
PILKADA SERENTAK melambungkan harapan sekaligus kecemasan. harapan akan tuntasnya berbagai masalah yang selama mengganjal dalm pembangunan daerah, mulai dari persoalan regenerasi kepemimpinan lokal, pemerataan sumber daya, politik dinasti dan revitaliasasi otonomi daerah. Namun, terbesit pula kecemasan akan ketakmampuannya menjamin hasil yang akan memuaskan semua pihak, spekulasi masalah keamanan, potensi munculnya kecurangan, dan dudatan pihak-pihak yang tidak puas dengan hasulnya.258 hlm,; 15 x 23 c
Kosong
Jalanan ini sangat lengang. Kudengar suara langkah kaki di belakangku. Kupercepat langkahku dan tak mau menoleh ke belakang. Tunggu. Suara apa lagi itu?"Mati... gelap... dingin..."Tidak. Jangan lagi. Rintihan itu terdengar familier.Tiba-tiba sosok itu muncul di hadapanku. Wajah pucat, rambut kusut, dan pakaiannya lusuh. Kakinya tidak menapaki tanah. Tubuhku membatu seketika. Diakah itu? Kali ini aku melihatnya dengan jelas. Mendekat, semakin rapat. Tangannya hendak mencengkeram kepalaku. Matanya berpendar putih, menyeramkan. Apa yang sebenarnya dia inginkan dariku? Aku tidak merasa pernah melakukan kesalahan. Kenapa dia terus menghantuiku?Tangannya sudah menjangkau leherku, sebentar lagi aku mati tercekik. Tolong!!!4+230hlm.;14x20,5c
88 Love Life
This illustrated book is about the author`s daily thoughts on her love and life experience. Uplifting, motivating, this book is essential to your daily Whatsinsidemybag, so you will always feel inspired. Expect lots of good energy and beautiful illustrations inside this book.128hlm.;12x18c
Habiskan Saja Gajimu
Menyisakan gaji adalah cara mengatur keuangan yang menyakitkan dan tidak efektif. Menghabiskannya akan lebih efektif dan tentunya menyenangkan.194 hlm,; 14 x 20 c
The great leader and the fighter pilot : the true story of the tyrant who created North Korea and the young lieutenant who stole his way to freedom
In The Great Leader and the Fighter Pilot, New York Times bestselling author Blaine Harden tells the riveting story of how Kim Il Sung grabbed power and plunged his country into war against the United States while the youngest fighter pilot in his air force was playing a high risk game of deception and escape
Dilan : Dia adalah DIlanku tahun 1991
Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap. (Milea)Senakal-nakalnya anak geng motor, lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek agama. (Dilan)344 hlm,; 14 x 20.5 c
Serat Centhini 7 : Wejang Syekh Amongraga tentang Ilmu Kesejatian
Buku ini adalah bentuk novelisasi Serat Centhini jilid 7 dari 12 jilid. Serat Chentini adalah naskah sastra Jawa yang istimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf, klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat istiadat, tata upacara tradisi, etika, psikologi, flora dan fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain-lainnya, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.viii+396hlm.;15x23c
Serat Centhini 8 : Ujung Pengembaraan Jasmani Syekh Amongraga
Buku ini adalah bentuk novelisasi Serat Centhini jilid 8 dari 12 jilid. Serat Chentini adalah naskah sastra Jawa yang istimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf, klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat istiadat, tata upacara tradisi, etika, psikologi, flora dan fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain-lainnya, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.viii+412hlm.;15x23c
Serat Centhini 11 : Akhir Perjalanan Syekh Amongraga Awal Menuju Penitisan Trah Mataram
Buku ini adalah bentuk novelisasi Serat Centhini jilid 11 dari 12 jilid. Serat Chentini adalah naskah sastra Jawa yang istimewa, meliputi sejarah, pendidikan, geografi, arsitektur, pengetahuan alam, filsafat, agama, tasawuf, klenik, ramalan, sulap, kesaktian, perlambang, adat istiadat, tata upacara tradisi, etika, psikologi, flora dan fauna, obat-obatan, makanan, seni, dan lain-lainnya, bahkan sampai pada pengetahuan tentang senggama.x+422hlm.;15x23c
Panggil Aku Kartini Saja
Pada 1899 seorang perempuan Bumiputera menolak disapa Raden Ajeng. Sebagai putri bupati, ia sebenarnya berhak menerima penghormatan itu. Tapi ia menolak mentah-mentah. Di sepucuk suratnya, perempuan itu menulis: Panggil Aku Kartini saja, itulah namaku!Pramoedya ingin mengingatkan bahwa kita pernah memiliki seorang perempuan pejuang yang dikepung berlapis-lapis kerterbatasan dan hambatan, tetapi justru memiliki cita-cita dan potensi yang jauh lebih besar dari yang pernah kita bayangkan.304hlm.;15x22,5c