2016 research outputs found
Sort by
The Shakespeare Book
The Shakespeare Book brings the work of William Shakespeare to life with full color photography, images, idea webs, timelines, and quotes that help you understand the context of Shakespeare's plays and poems.From Shakespeare's most famous plays, such as Romeo and Juliet and Julius Caesar, to less frequently performed works such as King John and Henry VIII, every play of the Shakespearean canon is collected in this comprehensive guide, along with his major poems and best loved sonnets.In The Shakespeare Book each play includes an at a glance guide to story chronology, so you can easily get back on track if you get lost in Shakespeare's language. Character guides provide a handy reference for casual readers and an invaluable resource for playgoers, and students writing reports on Shakespeare.Packed with infographics and explanations of plots and including an introduction to Shakespeare's life and times, The Shakespeare Book is the ultimate guide to understanding the work of William Shakespeare.352p.;20x24c
Berani Tidak Populer : Kisah-Kisah Kearifan dan Kejernihan Mata Hati
"Ingatlah muridku, hidup penuh warna. Setiap warna mempunyai arti tersendiri. Namun, tidak semua bisa dibaca dengan mata biasa. Harus dibaca dengan kejernihan mata hati, kebesaran jiwa, kelapangan dada. Kalau hanya soal hitam putih, semua orang pasti bisa membedakannya. Namun, kalau sudah beraneka warna, sungguh sulit dan rumit untuk mengatakan manakah yang lebih indah, mana kurang baik. Demikian pula soal kebenaran. Dengan mudah, jelas, ia akan mudah dibedakan dengan kejahatan. Namun, acap kali persoalannya menjadi kabur kala kebenaran versi satu berhadapan dengan versi lainnya. Di sinilah kejernihan mata hati yang harus menentukan. Renungkanlah muridku."xii+171hlm.;14x20,5c
Sjahrir : Peran Besar Bung Kecil
Mendesak Sukarno-Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan, Sutan Sjahrir justru absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah: jalur diplomasi cara yang ditentang tokoh lain yang lebih radikal. Ideologinya, antifasis dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Ia dituduh elitis.Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling Tanah Air menghimpun kader Partai Sosialis Indonesia. Sejarah telah menyingkirkan peran besar Bung Kecil begitu Sjahrir biasa disebut. Meninggal dalam pengasingan, Sjahrir adalah revolusioner yang gugur dalam kesepian.xx+222hlm.;16x23c
Muhammad Yamin : Penggagas Indonesia yang Dihujat dan Dipuja
Menggagas banyak mitos tentang Indonesia, ia pecinta Republik yang keras kepala. Bung Hatta menuding ia licik. Sederet kontroversi serta tuduhan menyelimuti Muhammad Yamin : menyembunyikan naskah otentik perumusan dasar negara, mengaku berpidato dan menyerahkan rancangan hukum dasar yang mirip UUD 1945, juga menciptakan figur Gajah Mada tanpa mengindahkan verifikasi arkeologis.Di ranah politik Yamin tak hanya berpindah-pindah partai. Ia juga sigap melompat keluar dari jalur nonkooperatif seketika sejumlah tokoh pergerakan sealiran ditangkap Belanda. Dia salah satu pelaku kudeta pertama dalam sejarah Indonesia merdeka pada 3 Juli 1946.Sejarah memang memiliki kegialaannya sendiri. Yang terpenting dipelajari dari Yamin barangkali bahwa revolusi Indonesia harus dipandang secara lebih rileks. Tak perlu ada glorifikasi karena mozaik itu disusun oleh manusia biasa. Muhammad Yamin salah satunya.xii+180hlm.;16x23c
Kiat-Kiat Terhindar Dari Korupsi Pada Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
Banyak pejabat yang tersandung kasus tindak pidana korupsi hanya karena sang pejabat ini tidak memahami atau enggan untuk mengetahui lebih dalam seluk-beluk sistem kebijakan publik dalam pengelolaan anggaran dan keuangan. Padahal ketidaktahuan dan keengganan untuk mengetahui sistem aturan perundang-undangan ini menjadi pintu bagi terjeratnya mereka dalam kasus korupsi, walaupun pada kenyatannya mungkin saja dana yang dianggap telah mereka korupsi itu memang benar tidak masuk ke kantong pribadi mereka.Buku ini ditulis oleh praktisi yang berpengalaman belasan tahun di bidang auditor dan sering diperbantukan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Buku yang ditulis dengan bahasa lugas dan dilengkapi ilustrasi, serta contoh kasus, menjadikan buku ini bacaan wajib yang sangat bermanfaat bagi pejabat instansi pemerintah. Khususnya pejabat yang berhubungan langsung dengan pengadaan barang dan jasa serta penyedia jasa atau rekanan. Masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah juga perlu menambah bekal pengetahuan yang matang dan luas melalui buku ini.xviii+416hlm.;15x23c
Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik : Kunci Sukses Para Manajer dan Pemimpin
Inilah buku kebijaksanaan yang tak terhitung nilainya bagi para pemimpin dan siapapun yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya. Anda tidak hanya akan tergelitik, tersentuh, ataupun terinspirasi, tapi... Anda juga akan tergerak untuk menerapkannya dalam karier dan hidup Anda untuk meraih sesuatu yang selama ini Anda impikan.xiv+442hlm.;16x24c
Stupid Marketing: Only Stupid Marketers Keep Learning
Stupid Marketing "Only stupid marketers keep learning"v+155hlm.;14x21c
50 Tahun Kompas Memberi Makna
Keharusan tidak terbit beberapa hari setelah peristiwa G30S/1965 atas permintaan aparat keamanan demi terciptanya ketenangan, larangan terbit selama kurang lebih dua minggu di bulan Januari-Februari 1978, membenarkan rumusan Prof. Rooij. Peristiwa politik tahun 1965 berikut dampaknya di hari-hari kemudian, juga peristiwa 1978, membawa terang dan pelecut memperjuangkan idealisme media: mendidik masyarakat agar semakin demokratis, toleran, dengan sikap serba tahu diri. Gua garba surat kabar-surat kabar Indonesia adalah perjuangan, plus-minus sudah dihidupi Kompas sejak awal kehadirannya, terus dikembangkan, disesuaikan dengan perkembangan zaman. Meniti arus tiada akhir, built in dalam jiwa raganya, bukan melawan arus atau hanya putus asa ikut arus. Ngeli ning ora keli! Dalam kondisi turbulensi tinggi perubahan sehingga membingungkan masyarakat, Kompas berusaha menjadi teman seperjalanan. Kompas menjadi sejarah, ikut mengisi narasi besar dan narasi kecil perjalanan membangsa dan menegara Indonesia. Sebagai lembaga kemasyarakatan, dalam arti lembaga yang hidup dan berkembang dari dan untuk masyarakat, Kompas adalah saksi sejarah sekaligus pelaku sejarah, setidaknya dalam rentang waktu 50 tahun kehadirannya. Jakob OetamaEra digital mengubah segalanya, termasuk industri media itu sendiri. Kian masifnya penetrasi internet dan media sosial membuat Kompas pun harus bertransformasi memasuki era digital. Internet telah mengubah pola konsumsi pembaca berita yang tidak hanya menginginkan kecepatan, tetapi juga kedalaman. Tidak hanya membaca, tetapi juga menonton. Jurnalisme cetak, termasuk Kompas, dihadapkan pada situasi yang tidak mudah. Meski demikian, dengan editorial Kompas yang independen dan mengabdikan jurnalismenya untuk kepentingan warga, Kompas tetap berupaya bertransformasi mengantisipasi perubahan. Fungsi Kompas mencatat sejarah Indonesia dan dunia, melalui teks dan foto, kini berkembang menjadi teks, foto, infografis, dan video. Distribusi konten Kompas yang selama ini disalurkan melalui cetak kini berkembang melalui berbagai platform: cetak, digital, televisi, dan radio. Strategi Triple M (multimedia, multichannel, multiplatform) adalah strategi yang dipilih Kompas untuk mengantisipasi era yang berubah. Budiman Tanuredjoxiv+251p.;24x32c
Supply Chain Management
Lembaga Kebijakan Pengdaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), sampai tahun 2015 telah menyusun materi pelatihan untuk diklat jabatan fungsional pengelola pengadaan barangjasa sebanyak 5 program pelatihan dengan 49 unit kompetensi, meliputi : 1) Kopetensi Umum sebanyak 4 unit kompetensi, 2) Perencanaan Pengadaan Barang Jasa pemerintah sebanyak 10 unit kompetensi, 3) Pemilihan Penyedia Barang/Jasa sebanyak 16 unit kompetensi, 4)Manajemen Kotrak Pengadaan Barang/Jasa sebanyak 17 Unit Kompetensi, 5) Manajemen Aset sebanyak 2 unit kompetensi.Pada tahun 2015 LKPP menyusun materi pelatihan pendukung yang bertujuan untuk menyempurnakan modul-modul lainnya yang telah tersusun. Modul pendukung ini diharapakan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pejabat fungsional sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pelatihan pendukung meliputi: 1) Pengawasan Internal Pengadaan Barang/Jasa, 2) Sengketa dan Permasalahan Hukum Kontrak Pengadaan Barang/Jasa, 3) Manajemen Risiko dalam Pekerjaan Konstruksi, 4) Supply Chain Management.xiv, 208 hlm,; 15 x 21 c