JURNAL ISTEK
Not a member yet
    162 research outputs found

    ADSORPSI SENYAWA 2,3-DIFENIL-IMIDAZO[1,2-A]PIRIDIN SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM LARUTAN ELEKTROLIT JENUH KARBON DIOKSIDA

    Full text link
    Pada industri pertambangan , minyak mentah yang dihasilkan bercampur dengan garam-garam klorida, gas yang bersifat asam seperti CO2 dan H2S, dan asam-asam organik yang memiliki berat molekul rendah seperti asam format dan asetat yang jika bercampur dengan air akan menjadi media yang sangat korosif terhadap bagian dalam pipa baja karbon yang digunakan dalam sumur produksi. Oleh karena itu, masalah korosi memerlukan penanganan yang sungguh-sungguh. Penanganan masalah ini masih sangat sulit karena faktor biaya yang sangat besar, oleh karena itu dibutuhkan upaya penanggulangan yang relatif lebih murah dan mudah. Salah satunya adalah dengan penambahan inhibitor korosi. Senyawa inhibitor yang digunakan adalah 2,3-difenilimidazo[1,2-a]piridin. Senyawa tersebut memiliki struktur molekul yang planar dan mengandung atom N yang memiliki pasangan elektron bebas yang dapat mengadsorpsi pada permukaan logam sehingga diharapkan dapat memiliki aktivitas inhibisi yang baik. Senyawa tersebut dianalisis daya inhibisi korosinya menggunakan metode Tafel dengan variasi konsentrasi dalam medium korosif larutan NaCl 1% jenuh CO2 serta ditentukan jenis isoterm adsorpsinya.. Hasil penelitian menunjukkan senyawa 2,3-difenil-imidazo[1,2-a]piridin menunjukkan aktivitas inhibitor yang baik dan adsorpsinya pada permukaan baja karbon sesuai dengan isoterm Langmuir yaitu dengan membentuk lapisan monolayer pada permukaan baj

    IMPLEMENTASI METODE PROMETHEE UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BEASISWA

    Full text link
    Providing scholarships at a college is usually given every year even every semester by the number and variety of donors scholarship, this may cause problems in selecting awardees so we need a system that can select students to receive a scholarship. One method is a method of decision support systems Promethee (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation). Promethee is a method of determining the order or priority in multicriteria analysis. From the assessment of priority used in outranking relationship, where to indicate their priorities and preferences for each criterion these methods focus on the value (value) without thinking about the method of calculation. This study can provide a solution in the form of recommendations for the selection of appropriate candidates receive scholarships per department based on criteria supplied (father\u27s occupation, mother\u27s occupation, the number of parents income, number of dependent elderly people, home ownership, active organization)

    EFISIENSI PUPUK NITROGEN DAN FOSFOR DENGAN PENAMBAHAN PUPUK HAYATI PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) VARIETAS PERTIWI-3

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi substitusi relatif pupuk hayati pada tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei - September 2015 di kebun percobaan Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK): A=tanpa pemupukan, B=100% NP, C=100% NP + pupuk hayati 50 kg ha-1, D=75% NP + pupuk hayati 50 kg ha-1, E=50% NP + pupuk hayati 50 kg ha-1, F=25% NP + pupuk hayati 50 kg ha- 1, G=75% NP + pupuk hayati 100 kg ha-1, H=50% NP + pupuk hayati 100 kg ha-1, I=25% NP + pupuk hayati 100 kg ha-1. Parameter pengamatan terdiri atas tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, berat 100 biji, hasil, relative agronomi effectiveness (RAE) dan efisiensi substitusi relatif (ESR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati pada dosis pupuk NP yang lebih rendah dari rekomendasi belum mampu peningkatkan semua parameter pertumbuhan dan hasil. Efektivitas pupuk hayati masih rendah (RA

    SETTLEMENT KHAS BEBERAPA JENIS TANAH

    Full text link
    Consolidasi atau proses keluarnya air pori dari ruang pori akibat adanya beban diatas tanah dasar berupa timbunan atau beban konstruksi menyebabkan tejadinya settlement atau penurunan. Pekerjaan timbunan menyangkut permasalahan beban dan consolidasi serta settlement yang akan berpengaruh terhadap stabilitas konsruksi diatas timbunan sehingga perlu kajian awal untuk dapat mengetahui salah satu karakteristik tanah dasar konstruksi. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui besarnya settlement khas dari jenis - jenis tanah yang diakibatkan beban berupa timbunan/ konstruksi. Dari rekayasa geoteknik, makro struktur lebih penting karena dapat mengontrol perilaku rekayasa dari tanah seperti halnya: Kekuatan geser tanah, settlement dan displacement serta drainase.Struktur tanah menghasilkan respon terhadap perubahan eksternal didalam lingkungan seperti halnya beban, air, temperatur serta faktor – faktor lainnya. Kemampuan fluida untuk mengalir melalui media yang porous merupakan sifat teknis yang disebut daya rembesan atau permeabilitas, dimana fluida itu air dan media porous merupakan massa tanah. Tahanan geser tanah ditentukan oleh besarnya tegangan effektif didalam tanah, tegangan effektif tidak dapat ditentukan secara langsung tetapi harus diketahui tegangan total dan tekanan air pori. Penurunan (settlement) terjadi jika material tanah menerima beban diatasnya. Settlement yang terjadi merupakan perubahan regangan sepanjang kedalaman. Indek tekanan atau indek kompresi Azzouz, 1976 mengusulkan; Tanah tidak organis dan tanah organis. Metode analisis yang digunakan berlandaskan pada parameter jenis tanah berdasarkan Terzaghi dan Peck 1976. Analisis tegangan akibat beban serta penambahan tekanan vertical ∆σv dari persamaan Bousinesq (1885). Analisis geoteknik dapat menentukan dan mengetahui penyebab terjadinya settlement yang diakibatkan beban berupa timbunan/ konstruksi, pengaruh consolidasi serta permeabilitas pada tanah dasar timbunan. Analisis ini juga berdasarkan sifat physis tanah serta kuat geser tanah. Berdasarkan hasil analisis; a. Beban 100 kN berupa timbunan/ konstruksi yang mana settlement untuk ketebalan tanah dasar 5 m: rasio settlement soft montmorillonite clay terhadap soft very organic clay sebesar137,6%. dan rasio settlement bog peat terhadap pen peat sebesar184%. b. Settlement merupakan fungsi (Cc) atau fungsi (Is) besarnya berbanding lurus dengan Indeks Tekanan Cc atau Indeks Settlement Is. Settlement yang terjadi untuk Bog peat melebihi ketebalan tanah dasarnya sehingga perlu evaluasi pengaruh hilangnya tegangan akibat beban metode Bousinesq, mengetahui hilangnya tegangan dikedalaman tertentu akibat beban dapat dijadikan batas maksimum settlement yang terjadi

    PEMANFAATAN BIJI KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI KOAGULAN ALTERNATIF DALAM PROSES PENJERNIHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL KULIT

    Full text link
    Pemanfaatan biji kelor perlu dikembangkan lebih lanjut untuk pengolahan limbah cair yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Kandungan protein dalam biji kelor (Moringa oleifera) yaitu polielektrolit kationik yang merupakan koagulan alami yang mampu meningkatkan kualitas air limbah industri tekstil kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh biji kelor sebagai koagulan pada industri tekstil kulit sehingga diperoleh dosis optimum koagulan biji kelor.Metode penelitian ini dilakukan 3 tahap yaitu preparasi koagulan, proses koagulasi dan analisis parameter. Preparasi koagulan dihasilkan serbuk biji kelor dengan variasi dosis (1 gram, 3 gram, 5 gram, 7 gram, 9 gram dan 11 gram)/500 mL limbah cair industri tekstil kulit, hasil proses koagulasi menggunakan koagulan biji kelor menghasilkan endapan berupa koloid. Hasil dari analisis parameter menunjukan bahwa dosis 5 gram berpengaruh terhadap penurunan kadar TSS, COD, amonium, dan dosis 1 gram berpengaruh terhadap penurnan kadar BOD, sedangkan pengaruh penambahan koagulan terhadap kadar warna, krom dan sulfida tidak terjadi peningkatan. Dosis optimum koagulan biji kelor 5 gram mampu menyisihkan TSS sebesar 0,012 mg/L, COD sebesar 104,96 mg/L, Amonium sebesar 1,7 mg/L. Namun pada pengukuran BOD dosis optimum koagulan biji kelor adalah 1 gram mampu menyisihkan BOD sebesar 20,52 mg/L, warna sebesar 68,518 Pt.Co, krom sebesar 0,483 mg/L dan sulfida sebesar 0,021 mg/L. Koagulan biji kelor dapat memperbaiki kualitas air limbah cair industri tekstil kulit

    PENERIMAAN PARA AMIL TERHADAP SISTEM AKUNTANSI PENGELOLAAN KEUANGAN MASJID BERBASIS WEB

    Full text link
    Sistem akuntasi keuangan masjid merupakan sistem pegelolaan keuangan untuk sektor publik yang mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), masjid merupakan entitas yang mengelola dana umat dalam bentuk zakat, infaq dan shodaqah (ZIS). Model akuntansi ini didefinisikan sebagai bentuk akuntansi dana masyarakat. Akuntansi sektor publik memiliki pengertian sebagai suatu proses pengumpulan, pencatatan, pengklasifikasian, penganalisaan dan pelaporan transaksi keuangan suatu organisasi publik (masjid) yang menyediakan informasi laporan keuangan bagi para pengelola masjid maupun para donatur yang berguna untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini menjelaskan tentang hasil pengukuran penerimaan pengelolan keuangan Masjid terhadap sistem akuntansi pengelolaankeuangan Masjid. Technology Acceptance Model (TAM) digunakan sebagai model pengukuran. Hasil pengukuran pada setiap konstruk/variabel TAM, menunjukan bahwa para amil menerima sisten tersebut dengan positif

    APLIKASI PELAPORAN KERUSAKAN JALAN TOL MENGGUNAKAN LAYANAN WEB SERVICE BERBASIS ANDROID

    Full text link
    Pelaporan kerusakan jalan tol merupakan kegiatan untuk melaporkan kerusakan jalan oleh inspektor dalam lingkungan jalan tol, yang menjadi studi kasus dari penelitian ini adalah jalan tol PT. Jasa Marga cabang Purbaleunyi. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi pelaporan kerusakan jalan tol dalam perangkat mobile berbasis android dengan menggunakan layanan web service. Pelaporan kerusakan jalan tol ini digunakan untuk melaporkan beberapa hal diantaranya: jenis kerusakan jalan, lokasi kerusakan jalan, ukuran kerusakan jalan, dsb. Proses pelaporan kerusakan jalan dilakukan oleh inspektor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan layanan web service dengan metode REST (Representational State Transfer) pada perangkat mobile berbasis android. Hasil dari penelitian ini adalah mengirimkan laporan dari kerusakan jalan melalui perangkat mobile ke database yang berada di server dengan memanfaatkan layanan web service. Dari pengujian yang telah dilakukan dapat diketahui hasil percobaan berupa efisiensi proses pengiriman data ke server dengan perangkat mobile

    ESTIMASI INTERVAL KEPERCAYAAN (CONFIDENCE INTERVAL) PARAMETER MODEL PROSES GEOMETRIK WEIBULL PADA ANALISIS UJI HIDUP UNTUK DATA TERSENSOR TIPE II

    Full text link
    Tulisan ini bertujuan untuk menentukan prosedur estimasi interval kepercayaan (confidence interval) parameter model proses geometrik pada analisis uji hidup (life testing) untuk data tersensor tipe II yang berdistribusi Weibull. Metoda kemungkinan maksimum (maximum likelihood) digunakan dalam penaksiran parameter, penyelesaian taksiran interval kepercayaan diselesaikan dengan metoda numerik Newton Raphson dan bootstrap percentile CI dengan selang kepercayaan 95

    POLA KEMITRAAN ANTARA PETANI DENGAN PT INDOFOOD FRYTO-LAY MAKMUR PADA USAHATANI KENTANG INDUSTRI VARIETAS ATLANTIK (Suatu Kasus di Desa Cigedug Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan usahatani kentang industri varietas Atlantik yang dilakukan petani di Desa Cigedug pada pola kemitraan dan pendapatan petani dari usahatani kentang industri varietas Atlantik. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Objek penelitian adalah variabel-variabel yang berhubungan dengan penelitian, yaitu usahatani keragaan kentang industri, bentuk kemitraan, biaya dan pendapatan. Unit analisanya yaitu petani kentang industri yang bermitra dengan PT Indofood FrytoLay Makmur. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usahatani kentang Atlantik pola kemitraan merupakan suatu kegiatan ekonomi. Petani kentang Atlantik yang melakukan kemitraan dengan PT Indofood Fryto-Lay Makmur, dalam satu tahun melaksanakan usahatani kentang sebanyak dua kali periode. Kerangka sistem usahataninya menyangkut subsistem penyediaan sarana produksi, proses produksi, dan pemasaran. Penyediaan sarana produksi meliputi penyediaan lahan, pupuk, obatobatan, obat-obatan, tenaga kerja, dan biaya panen disediakan oleh petani, sedangkan perusahaan mitra membantu dalam penyediaan bibit import. Dalam hal pemasaran, setiap hasil produksi yang memenuhi spesifikasi produk dapat ditampung oleh perusahaan mitra. Pola kemitraan usahatani kentang Atlantik di Desa Cigedug antara petani dengan PT Indofood Fryto-Lay Makmur berbentuk pola kemitraan pasar yang saling menguntungkan, yaitu perusahaan mitra diuntungkan dengan adanya pasokan bahan baku yang pasti dan petani mendapatkan keuntungan dari penjualan produknya dengan ketersediaan pasar yang telah siap menampung produknya. Besarnya biaya produksi usahatani kentang Atlantik ditentukan dengan besarnya biaya tetap dan biaya variabel. Rata-rata total biaya produksi dengan luas lahan 2,28 ha mencapai Rp. 86.726.526,45, sedangkan produksi yang dapat dipasok petani dan dapat diterima oleh perusahaan adalah 33.804,95 kg dengan harga Rp. 9.750 per kg, hasil penjualan yang diterima petani dalam satu periode tanam mencapai rata-rata Rp. 126.708.562,5 sehingga pendapatan yang diperoleh petani pada pola kemitraan adalah Rp. 39.001.912,5 (≈Rp. 17.106.101,97) yang merupakan selisih dari harga yang diterima petani dengan biaya produksi yang dikeluarkan

    RANCANG BANGUN SISTEM EXHAUST FAN OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR LIGHT DEPENDENT RESISTOR (LDR)

    Full text link
    Kipas pembuangan udara(Exhaust fan) merupakan kipas yang berfungsi untuk menghisap udara di dalam ruangan untuk dibuang ke luar. Alat ini membantu mengatur sirkulasi udara di dalam ruangan baik di rumah, smooking room, maupun rumah makan. Otomatisasi exhaust fan diperlukan untuk mengurangi pemborosan daya listrik yang sering terjadi pada saat ruangan sudah bersih dan bebas asap tetapi exhaust fan masih dalam keadaan berputar. Beberapa metode yang digunakan untuk mendeteksi asap antara lain dengan sensor asap AF 30. Dalam penelitian ini digunakan metode pengaruh intensitas ketebalan asap yang menghalangi pencahayaan LED ke LDR. Dengan metode ini, biaya yang dibutuhkan akan lebih murah dibandingkan dengan sensor asap AF 30. Dari hasil pengujian didapat hasil bahwa sistem yang dibangun bisa mendeteksi asap sedang dan asap tebal, sedangkan asap tipis masih belum bisa terdeteksi. Dengan tegangan referensi komparator sebesar 5,4 volt, ketika asap tipis melalui sensor LDR tegangan keluaran sensor tetap tidak berubah yaitu sebesar 5,8 volt. Ketika asap sedang melalui sensor LDR tegangan keluaran turun menjadi 4,6 volt dan asap tebal 4,4 volt. Penurunan tegangan ini menyebabkan rangkaian komparator bekerja dan menghidupkan exhaust fan

    157

    full texts

    162

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL ISTEK
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇