Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

opac.isi.ac.id
Not a member yet
    49728 research outputs found

    Perancangan interior office dan mess Volunteer Wildlife Rescue Centre Jogja

    No full text
    Wildlife Rescue Centre Jogja merupakan lembaga konservasi sebagai pusat rehabilitasi dan perawatan satwa liar non-profit dan non-government dibawah naungan Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta. Wildlife Rescue Centre Jogja memiliki beberapa program yang dijalankan salah satunya adalah program edukasi konservasi. Edukasi konservasi penting adanya untuk menumbuhkan kesadaran dalam menjaga lingkungan serta keanekaragaman makhluk hidup terutama satwa liar agar tidak mengalami kepunahan. Program tersebut ditujukan kepada masyarakat umum awam konservasi terkhusus generasi muda (Generasi Z). Mendukung program yang dijalankan maka diterapkan konsep Collaborative Learning Environment dengan desain maximalist bergaya retro yang sedang trend dikalangan Generasi Z pada perancangan interior. Konsep dan gaya tersebut diterapkan dengan tujuan agar dapat menciptakan lingkungan edukasi pada ruang Office dan Mess Volunteer Wildlife Rescue Centre Jogja sekaligus menarik minat Generasi Z untuk belajar edukasi konservasi

    Spiral sebagai ide penciptaan seni lukis

    No full text
    Bentuk spiral adalah bentuk garis dengan arah melingkar yang bergerak semakin jauh dari pusatnya. Bentuknya yang unik tersebut memantik imajinasi untuk digali lebih jauh dari aspek budaya hingga simbolisnya. Bentuk spiral juga terdapat pada beberapa struktur alam, tumbuhan, maupun hewan. Spiral dengan karakter bentuk maupun simbolisnya adalah unik. Gambaran kesederhanaan yang bermakna dalam dari bentuk spiral tersebut menarik untuk dijadikan inspirasi dalam penciptaan karya seni lukis. Pada karya penciptaan karya Tugas Akhir, spiral dihubungkan dengan aspek kehidupan pribadi yang dirasakan memiliki gerak melingkar sebagaimana siklus. Terdapat konsep kesamaan pola spiral dengan siklus kehidupan alam, manusia, maupun makhluk hidup lainnya, yaitu gerak hidup yang mengalami pengulangan, namun tidak monoton. Metode penciptaan karya diawali dengan mengolah ide yang diperoleh dari berbagai ekpslorasi eksternal maupun pengalaman pribadi, serta mencari referensi visual maupun tulisan terkait spiral, kemudian dijadikan konsep penciptaan. Penciptaan seni lukis Tugas Akhir sebagai gambaran serta pemaknaan spiral sebagai elemen artistik maupun simbolis dengan mengacu pada aspek historis maupun filosofisnya. Perwujudannya dengan gaya figuratif dengan mengacu kebentukan pada karya lukisan atau gambar prasejarah

    Perancangan interior perpustakaan daerah kabupaten Kendal

    No full text
    Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal memiliki potensi yang signifikan untuk menampung jumlah penggemar membaca yang semakin meningkat akibat kemajuan dalam teknologi pendidikan. Pengguna yang dominan di ruangannya adalah Geneerasi Z, yang memiliki preferensi lifesyle yang berbeda. Namun, Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal belum mengoptimalkan pengembangan variasi dan invasi yang seharusnya disesuaikan dengan preferensi pengguna ruangnya. Ini memberikan kesempatan bagi penulis untuk mendesain ulang ruang Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal dengan menggunakan pemecahan masalah melalui pola pemikirandesain Rosemarry Killmer

    Perancangan interior zen aesthetic clinik Surabaya dengan konsep wabi-sabi

    No full text
    Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan akses informasi menjadi sangat mudah, termasuk informasi terkait fshion dankecantikan yang saat ini sangt diminati. Hal ini mendorong peningkatan perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kecantikan, yang berujung pada lonjakan signifikan dalam jumlah klinik kecantikan. Industri perawatan kuli di Indonesia tumbuh pesat denganlaju pertumbuhan mencapai 15 %, jauh di atas negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura

    Perjuangan hijrah mantan penjual penyu ilegal menjai Satpam pantai dalam penyutradaraan dokumenter potret "Jejak Penyu"

    No full text
    Masyarakat Pangandaran rata-rata berprofesi sebagai seorang nelayan khususnya daerah Legok Jawa. Kelangkaan hasil tangkap berupa ikan menjadi alasan diburunya penyu oleh oknum nelayan. Pada akhirnya penyu menjadi langka, akan tetapi hal ini justru menjadi titik tolak hijrahnya dua orang nelayan penjual sekaligus pemburu penyu menjadi seorang satpam pantai (pelestari). Skripsi karya seni berjudul “Perjuangan Hijrah Mantan Penjual Penyu Ilegal Menjadi Satpam Pantai Dalam Penyutradaraan Dokumenter Potret "Jejak Penyu" film ini menceritakan sosok Aded dan Kasdi mereka menyesali tindakannya di masa lalu sebagai seorang penjual sekaligus pemburu penyu, kelangkaan yang mulai terjadi membuat Aded dan Kasdi khawatir jika di masa depan nanti tidak pernah melihat penyu lagi hal ini membuat mereka hijrah menjadi seorang satpam pantai dan bergabung dengan kelompok masyarakat pelestari. Film ini berbentuk dokumenter potret untuk menonjolkan Aded dan Kasdi sebagai tokoh masyarakat melalui media film atas perjuangan dan konsistensinya dalam memperbaiki kondisi ekosistem di daerahnya. Film ini juga menggunakan pendekatan ekspositori dalam membantu penyampaian argumentasi sehingga mampu meyakinkan publik akan fakta yang terjadi melalui narasumber secara langsung. Kata Kunci : Satpam Pantai, Dokumenter Potret, Penyu Legok Jaw

    Peran Kepemimpinan Anung Suyatna dalam Pengelolaan Sanggar Seni Langgeng Panggalih Desa Kalianyar Kabupaten Cirebon

    No full text
    Kabupaten Cirebon memiliki banyak sanggar seni yang bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan di Kabupaten Cirebon salah satunya adalah Sanggar Langgeng Panggalih. Peran pemimpin dalam pengelolaan sanggar sangat penting guna mencapai tujuan pengelolaan sanggar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Anung Suyatna dalam pengelolaan Sanggar Langgeng Panggalih di Desa Kalianyar, Kabupaten Cirebon. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, analisis menggunakan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) teori George Terry dan gaya kepemimpinan situasional pendekatan Path Goal teori yang dikembangkan oleh Robert House untuk memahami gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Anung Suyatna dalam pengelolaan sanggar Sanggar Langgeng Panggalih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan Sanggar Langgeng Panggalih yang melibatkan anggota dalam bentuk partisipasi dan kebebasan berpendapat di mana anggota sanggar dilibatkan dalam pengambilan keputusan dan proses pengelolaan secara keseluruhan. Dapat disimpulkan bahwa Anung Suyatna menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif. Pencapaian tujuan pengelolaan terbukti dari meningkatnya tawaran pementasan Sanggar Langgeng Panggalih dan siswa sanggar juga mulai banyak mengikuti kegiatan pementasan terutama program pelatihan tari topeng. Hal ini membuktikan efektivitas gaya kepemimpinan Anung Suyatna dalam mencapai tujuan pengelolaan Sanggar Langgeng Panggali

    E-Katalog Koleksi Wayang Kulit Purwa Museum Wayang Kekayon Yogyakarta

    No full text
    Museum Wayang Kekayon Yogyakarta merupakan salah satu museum di Indonesia yang memiliki berbagai macam dan jenis koleksi wayang. Museum ini didirikan oleh Prof. Dr. dr. KPH. Soejono Prawirohadikusumo, Sp. S,Sp.Kj. (K) atau yang lebih dikenal dengan (alm.) Pak Soejono. Sebagai karya warisan budaya masa lalu, koleksi yang ada di museum menjadi perlu untuk dilestarikan dan dipertahankan keberadaannya karena mempunyai nilai penting. Beberapa metode dilakukan agar koleksi tersebut mampu terjaga sekaligus menjadi sarana edukasi kepada setiap generasi. Salah satunya adalah penciptaan E-Katalog museum. E-Katalog koleksi tujuannya sebagai identifikasi koleksi. Penciptaan E-Katalog Koleksi Museum Wayang Kekayon ini dibatasi pada jenis koleksi wayang kulit purwa. Seluruh data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses pembuatan katalog koleksi terdiri dari beberapa langkah meliputi preparasi (terkait perizinan dan mencari tinjauan karya), Kerja aksi (Pengambilan gambar, pencatatan, pengukuran dan mengecek dari setiap koleksi), Kerja intelektual (menulis biografi museum dan deskripsi wayang), Penyusunan materi dan informasi, pembuatan desain layout katalog koleksi, dan menyajikan hasil katalog koleksi ke dalam website dengan tampilan flipbook. Katalog koleksi ini memuat informasi umum dan deskripsi 75 koleksi wayang kulit purwa. Koleksi tersebut diklasifikasikan berdasarkan tokoh wayang yaitu gunungan, tokoh dewa, tokoh Ramayana dan tokoh Mahabharata. Dengan terciptanya katalog koleksi ini dapat menjadi edukasi kepada masyarakat terkait arsip dan wayan

    Perspektif penyandang buta warna parsial terhadap kehidupan sehari-hari sebagai ide penciptaan karya seni grafis

    No full text
    Buta warna merupakan sebuah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan atau ketidakmampuan dalam melihat dan membedakan warna tertentu dengan jelas. Kondisi ini Menyebabkan kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seperti kesulitan membedakan warna lampu lalu lintas atau dalam membaca informasi pada layar komputer. Penulis, sebagai penyandang buta warna parsial deuteranomaly (buta warna merah-hijau), mengkaji perspektif dan pengalamannya dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana kondisi ini dapat menjadi inspirasi dengan memvisualisasikan tantangan-tantangan yang dihadapi menjadi ide penciptaan karya seni grafis. Melalui proses eksplorasi yang dilakukan dengan studi literatur dan eksperimen visual untuk memahami dampak buta warna pada persepsi visual dan emosional, penulis menemukan metode yang dapat membantu penyandang buta warna dalam berkarya melalui pemanfaatan teknologi yang ada. Dengan begitu, para penyandang buta warna diharapkan tetap dapat menghasilkan karya seni yang tidak kalah atau setidaknya ditempatkan di level yang setara dengan orang yang memiliki kondisi mata normal. Dengan pemahaman dan dukungan yang tepat, keterbatasan buta warna sejatinya mampu diatasi, dan pengalaman unik Penyandang buta warna dapat menjadi sumber inspirasi yang unik dalam seni rupa. Melalui karya tugas akhir ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan kondisi buta warna kepada masyarakat, serta institusi seni tentang Pentingnya lingkungan yang inklusif untuk mendukung para penyandang buta warna dalam mengembangkan potensi mereka

    Perancangan Interior The Good Cafe dan Erigo Apparel Pondok Indah Mall II.

    No full text
    Dunia fashion di Indonesia saat ini bisa dikatakan sangat ;berkembang pesat. Salah satu merek yang sudah berkembang pesat dan mengikuti perkembangan tren masa kini adalah Eigo Apparel. Erigo Apparel merupakan merek fashion asal Indonesia yang mengembangkan produk fashion dengan mengedepankan kualitas tinggi dan desain produk yang mendukung segala perjalanan dan kebutuhan sehari-hari serta saat ini memiliki banyak retail di indonesai yang salah satunya bekerjasama dengan The Goods Cafe yang berlokasi di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan

    Perancangan Ilustrasi dampak Klitih pada Remaja

    No full text
    Perancangan ini dibentuk berdasarkan fenomena "Klitih" yang meresahkan masyarakat Yogyakarta. Aksi ini kebanyakan dilakukan oleh remaja sekolah menengah. Awalnya Klitih menargetkan geng sekolah lain yang dianggap musuh, namun saat ini pelaku meakukan penyerangan kepada masyarakat umum secara acak.Fenomena ini disebabkan oleh krisis identitas, pola asuh orang tua, dan pergaulan "Klitih" mengakibatkan dampak degatif bagi diri sendiri pelaku maupun bagi orang-orang disekitarnya

    0

    full texts

    49,728

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    opac.isi.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇