Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN RASA NYAMAN: MUAL PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER 1 DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TLOGOSARI WETAN KOTA SEMARANG

    No full text
    Latar Belakang: Hiperemesis gravidarum yaitu keadaan dimana ibu hamil pada trimester awal mengalami mual dan muntah berlebih yang dapat mengganggu aktivitas dan keadaan umum ibu serta berpengaruh pada kondisi janin. Dampak hiperemesis pada ibu meliputi kekurangan vitamin, kondisi dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, malnutrisi hingga Ensefalopati Wernicke dan juga kecemasan. Selain itu, hiperemesis juga berdampak pada janin berupa kejadian berat badan lahir rendah, kelahiran prematur hingga stunting. Penatalaksanaan hiperemesis gravidarum dilakukan dengan tujuan menghilangkan atau mengurangi mual dan muntah. Tujuan: Menggambarkan asuhan keperawatan gangguan rasa nyaman: mual pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Wetan Kota Semarang.Metode: Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan membandingkan hasil asuhan keperawatan yang dilakukan pada dua klien ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum melalui manajemen mual muntah menggunakan seduhan jahe hangat selama 4 hari.Hasil: Pasien hiperemesis gravidarum mengeluhkan mual muntah lebih dari 10 kali dalam sehari hingga mengganggu aktivitas dan keadaan umum klien. Diagnosis keperawatan yang muncul yaitu gangguan rasa nyaman: mual berhubungan dengan kehamilan, masalah teratasi dengan tindakan nonfarmakologi berupa pemberian seduhan jahe hangat. Hasil evaluasi kedua klien didapatkan klien dapat mengontrol mual, terjadi penurunan frekuensi muntah, dan nafsu makan meningkat secara bertahap. Saran: Praktisi keperawatan kedepannya dapat memberikan edukasi tentang manajemen mual muntah salah satunya menggunakan seduhan jahe hangat, sehingga dapat mengurangi angka ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum

    PENGARUH PISANG AMBON TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA

    No full text
    Latar Belakang : Penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Mengontrol tekanan darah dapat dilakukan dengan du acara yaitu secara farmakalogis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat dipercaya untuk menurunkan hipertensi yaitu adalah dengan mengkonsumsi buah pisang ambon. Hal ini tidak lain karena kandungan kalium yang terdapat didalamnya cukup tinggi. Sebuah pisang ambon mengandung sekitar 487mg kalium atau menyediakan 14% kebutuhan sehari.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pisang ambon terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kejobong.Metode : Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen yaitu untuk menguji hipotesis yang ada hingga diketahui pengaruh antar variabel. Variabel pengaruh (independent) dalam penelitian ini adalah pemberian buah pisang ambon sedangkan variabel terpengaruh (dependent) adalah Hipertensi. Variabel kontrol dari penelitian ini adalah asupan kalium, asupan natrium, asupan magnesium, dan asupan kalsium. Adapun design penelitian ini adalah menggunakan desain control group pre test post test.Hasil : Berdasarkan hasil pengamatan, terapi pemberian buah pisang ambon terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dengan uji dependen t-test dan wilcoxon didapatkan nilai p value sebesar 0.000 < 0.05 yang menunjukan ada perbedaan rerata yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian pisang ambon.Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan hasil significancy nilai p value sebesar 0.000 < 0,05 untuk nilai sistole dan diastole

    HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

    No full text
    Mahasiswa sebagai bagian dari civitas akademik memiliki tanggung jawab utama terhadap tugas akademiknya. Berbagai permasalahan timbul pada mahasiswa selama memenuhi tugas akademik yang dimiliki sehingga muncul perilaku penundaan atau prokrastinasi akademik yang salah satu faktor penyebabnya berasal dari diri individu itu sendiri atau dikenal dengan konsep diri. Penelitian ini disusun untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang. Jenis penelitian ini penelitian menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk mencari hubungan antara konsep diri dengan prokrastinasi akademik. Responden penelitian ini menggunakan sampel berjumlah 150 mahasiswa dengan teknik multistage random sampling yang memadukan teknik cluster sampling dan proportionate stratified random sampling . Variabel konsep diri diukur dengan kuesioner skala konsep diri yang berjumlah 25 item dan variabel prokrastinasi akademik diukur dengan kuesioner prokrastinasi akademik yang berjumlah 30 item. Kedua variabel dianalisis dengan uji korelasi Kendall Tau. Hasil analisis korelasi kedua variabel diperoleh hasil r= (-0,187) dengan Sig. (2-tailed) 0,002 (

    ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GANGGUAN RASA NYAMAN: NAUSEA PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIGONDANG KABUPATEN PURBALINGGA

    No full text
    Latar belakang: Kehamilan adalah suatu proses yang fisiologis dan alamiah dari seorang wanita. Salah satu ketidaknyamanan wanita hamil trimester 1 adalah mual muntah atau emesis gravidarum. Kondisi ini apabila semakin parah dapat berkembang menjadi hyperemesis. Ada beberapa cara untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil diantaranya dengan memberi edukasi tentang mual muntah dan bagaimana cara mengatasinya serta menerapkan terapi akupresur di titik P6. Tujuan karya tulis ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan maternitas pada ibu hamil trimester 1 dengan nausea di wilayah kerja Puskesmas Kaligondang Purbalingga.Metoda: Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 individu.Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan maternitas selama 3 kali pertemuan pada kedua responden didapatkan hasil kedua responden mengalami penurunan frekuensi nausea.Simpulan: Frekuensi nausea pada ibu hamil trimester I mengalami perubahan setelah dilakukan asuhan keperawatan maternitas

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN HIPERTENSI DENGAN FOKUS STUDI DEFISIT PENGETAHUAN TENTANG DIET DI RSUD MUNTILAN

    No full text
    Latar Belakang : Hipertensi terjadi apabila tekanan darah sistolik ?140 mmHg dan tekanan darah diastolik >90 mmHg. Penderita hipertensi terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya dan pada tahun 2025 diperkirakan sebanyak 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi beserta komplikasinya. Defisit pengetahuan tentang diet hipertensi adalah salah satu masalah keperawatan yang muncul pada penderita hipertensi yang apabila tidak segera ditangani dapat menimbulkan dampak yang serius. Adapun tindakan keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan.Tujuan : Karya tulis ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada klien hipertensi dengan fokus studi defisit pengetahuan tentang diet di RSUD Muntilan.Metoda : Metoda yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 klien hipertensi dengan defisit pengetahuan tentang diet di RSUD Muntilan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan tentang diet hipertensi yang awalnya kurang menjadi baik setelah pemberian pendidikan kesehatan mengenai diet hipertensi.Kesimpulan : Pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi mampu meningkatkan tingkat pengetahuan penderita hipertensi yang mengalami defisit pengetahuan tentang diet

    PENERAPAN HAND AND FOOT MASSAGEUNTUK MENGURANGI NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RUANG MAWAR RSUD KABUPATEN TEMANGGUNG

    No full text
    Latar Belakang : Persalinan sectio caesarea tidak jarang memberikan dampak bagi ibu maupun bayinya. Persalinan SC biasanya mengalami nyeri yang lebih dibandingan persalinan secara spontan. Nyeri tersebut dikarenakan proses persalinan dengan melalui insisi dinding abdomen dan rahim ibu. Rasa nyeri mulai timbul 2 jam setelah tindakan, hal ini terjadi karena pengaruh pemberian obat pada saat persalinan. Penanganan non farmakologis nyeri post operasi abdomen adalah hand and foot massage, hal ini disebabkan karena daerah tangan dan kaki banyak terdapat saraf-saraf yang terhubung ke organ dalam.Tujuan : untuk mengetahui penerapan hand and foot massage untuk menurunkan nyeri pada pasien post sectio caesarea di Ruang Mawar RSUD Kabupaten Temanggung.Metode : Desain yang digunakan merupakan studi kasus penerapan hand and foot massage pada tiga pasien post sectio caesarea. Desain rancangan menggunakan pre and posttest without control group design. Lokasi studi kasus di RSUD Kabupaten Temanggung pada tanggal 10-14 Juni 2022. Pengumpulan data dilakukan pengkajian dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan pengukuran dengan lembar kuesioner skala Wong-Baker Faces Pain Rating scale.Hasil Asuhan Keperawatan : setelah dilakukan asuhan keperawatan dan penerapan hand and foot massage pada pasien menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari skala sedang menjadi skala ringan

    PEMBERIAN MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI

    No full text
    Latar Belakang : Hipertensi adalah keadaan tekanan darah sistolik >140 mmHg, diastolik >90 mmHg dalam dua kali pengukuran. Pada tahun 2025, jumlah hipertensi diperkirakan mencapai 1,5 miliar dengan 9,4 juta kematian. Peningkatan hipertensi berbanding lurus dengan peningkatan lansia. Penatalaksanaan hipertensi dapat melalui pemberian murottal surah ar-rahman sebagai tindakan non farmakologi. Tujuan : Mampu memberikan asuhan keperawatan komunitas dengan pemberian murottal surah ar-rahman untuk mengurangi tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.Metode : Penelitian ini merupakan studi kasus yang melibatkan 3 responden lansia dengan hipertensi. Instrumen yang digunakan yaitu alat tulis, spygnomanometer, stetoskop, hp dengan MP3, earphone dan lembar observasi. Pemberian murottal surah ar-rahman dilakukan satu kali sehari selama 7 hari berturut-turut.Hasil Asuhan Keperawatan : Masalah keperawatan yang muncul pada 3 klien adalah manajemen kesehatan tidak efektif berhubungan dengan kompleksitas program perawatan/ pengobatan. Masalah keperawatan teratasi ditandai dengan penurunan tekanan darah pada ketiga klien.Diskusi : Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menjelaskan bahwa terapi murottal surah ar-rahman dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.Rekomendasi : Pemberian murottal surah ar-rahman diharapkan dapat menjadi sebuah inovasi dalam tindakan promotif sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi

    IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA LEAFLET UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KLIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 TENTANG KEBUTUHAN NUTRISIPADA KONTEKS ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEGER KABUPATEN MADIUN

    No full text
    Latar Belakang : Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin sehingga terjadi peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Diet merupakan salah satu upaya dalam pengendalian Diabetes Mellitus. Tingkat pengetahuan pasien yang kurang dalam hal penatalaksanaan DM mengakibatkan gula darah tidak seimbang dan memicu terjadinya komplikasi.Tujuan : Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan keluarga melalui implementasi pendidikan keluarga dengan media leaflet untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang kebutuhan nutrisi Diabetes Mellitus.Metode : Metode yang digunakan dalam pengambilan kasus yaitu metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunkan proses pendekatan keperawatan. Sampling terdiri dari 2 keluarga. Studi kasus ini melakukan implementasi pendidikan kesehatan dengan media leaflet. Pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24).Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga 4x pertemuan pada 2 pasien didapatkan hasil bahwa pasien mengalami peningkatan pengetahuan tentang kebutuhan nutrisi DMSimpulan : Berdasarkan hasil dan pembahasan pada asuhan keperawatan keluarga Tn. K dan Tn. R dengan kurang pengetahuan tentang Diet Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Geger Kabupaten Madiun. Didapatkan perbedaan antara data pasien 1 dan pasien 2 yaitu pengetahuan serta lamanya sakit

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇