Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

repository.poltekkes-smg.ac.id
Not a member yet
    28611 research outputs found

    PENGARUH EKSTRAK BUNGA KENOP (GOMPHRENA GLOBOSA) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA TIKUS PUTIH BETINA HIPERTENSI

    No full text
    Latar Belakang: Hipertensi yang dialami khususnya wanita usia subur bersifat lebih rentan untuk mengalami komplikasi penyakit kardiovaskuler sekaligus berdampak pada kehamilan. Salah satu tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat adalah bunga kenop (Gomphrena globosa) tetapi belum ada penelitian atau uji klinis terhadap manusia. Sehingga, diperlukan dasar praklinis yang kuat melalui pengujian hewan coba untuk menegakkan dosis dan kualitas sebelum dilakukan uji klinis skala besar pada manusia.Tujuan: Peneliti menganalisis ekstrak bunga kenop sebagai alternatif penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada tikus putih betina hipertensi.Metode: Desain penelitian true experimental percobaan laboratory experiment menggunakan hewan uji coba melalui pemberian perlakuan terhadap tikus putih (Rattus norvegicus) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Penelitian ini menggunakan 3 kelompok tikus putih, yaitu: 2 kelompok eksperimen dengan dosis 2,76mg/kgBB dan 252mg/kgBB yang diberikan 1 kali sehari selama sepuluh hari, serta 1 kelompok kontrol tanpa pemberian ekstrak. Uji statistik menggunakan Anova Repeated Measure, Paired T-test, dan Independent t-test.Hasil Penelitian: Kelompok eksperimen 1 menunjukkan perbedaan yang signifikan pada observasi pretest dan postest ke-2 dengan nilai p-value 0.001. Kelompok eksperimen 2 telah terjadi perbedaan yang signifikan sejak waktu perbandingan observasi pretest dan posttest ke-1 dengan nilai p-value 0.000. Perbandingan antara waktu observasi pretest dan posttest ke-2 menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05.Kesimpulan: Ekstrak bunga kenop dapat menurunkan tekanan darah pada tikus dengan hipertensi dan penelitian ini dilakukan secara in vivo sehingga diperlukan uji lanjutan

    SULFUR DIOKSIDA (SO2) DAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) UDARA DI TERMINAL TIPE A BANJAR KOTA BANJAR TAHUN 2022

    No full text
    Politeknik Kesehatan Kemenkes SemarangJurusan Kesehatan Lingkungan PurwokertoProgram Studi Sanitasi Program Diploma TigaKarya Tulis Ilmiah, Mei 2022AbstrakHasni Nurazizah ([email protected])SULFUR DIOKSIDA (SO2) DAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) UDARADI TERMINAL TIPE A BANJAR KOTA BANJAR TAHUN 2022xvii + 73 halaman: gambar, tabel, lampiranLatar belakang, operasional terminal yang tidak pernah berhenti dalam 24 jam seharisepanjang tahun berdampak pada penurunan kualitas udara akibat emisi gas buangkendaraan bermotor. Bahan pencemar utama yang berasal dari gas buang kendaraanbermotor diantaranya adalah sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2). Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi SO2 dan NO2 udara di Terminal Tipe ABanjar. Metode penelitian ini deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh gambarankonsentrasi SO2 dan NO2 udara di Terminal Tipe A Banjar Tahun 2022. Hasil penelitian inirata-rata bus AKAP dan AKDP yang datang di Terminal Tipe A Banjar berjumlah 44 unit/haridan rata-rata keberangkatan yaitu 101 unit/hari. Rata-rata penumpang yang datang diTerminal Tipe A Banjar berjumlah 89 orang/hari dan rata-rata penumpang yang berangkatsebanyak 183 orang/hari. Hasil pengukuran di area parkir bus Terminal Tipe A Banjar rata-rata konsentrasi SO2 10,05 ?g/m3, tertinggi 13,2 ?g/m3, terendah 7,9 ?g/m. Rata-ratakonsentrasi NO2 10,87 ?g/m3, tertinggi 18,3 ?g/m3, dan terendah 7 ?g/m3. Pengukuran faktormeteorologi mendapat hasil rata-rata suhu 28,25oC, kelembapan 52,6% kecepatan angin 1,5m/s dan arah angin berhembus ke Barat. Vegetasi di area Terminal terdiri dari 20 jenistanaman dengan total 179 tanaman. Sarana prasarana di Terminal mendapatkan hasil 75,95%yang masuk dalam kategori cukup. Simpulan dari penelitian ini konsentrasi SO2 dan NO2udara di Terminal Tipe A Banjar memenuhi syarat karena masih berada di bawah baku mutuudara ambien dalam PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan danPengelolaan Lingkungan Hidup. Saran sebaiknya kendaraan yang beroperasi memiliki knalpotyang dilengkapi dengan filter emisi.Daftar Bacaan : 34 (1992 - 2021)Kata Kunci : SO2, NO2, TerminalKlasifikasi :

    ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH

    No full text
    Latar Belakang : Halusinasi merupakan gejala gangguan jiwa dimana pasien mengalami perubahan persepsi sensori, merasakan sensori palsu tanpa adanya rangsangan dari luar berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, serta penghiduan. Halusinasi yang tidak ditangani dengan baik bisa memperburuk serta mengakibatkan resiko bagi keselamatan klien, orang lain, serta lingkungan. Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah.Metoda : Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 pasien.Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan jiwa selama 3x pertemuan pada kedua responden didapatkan hasil kedua responden mampu mengontrol halusinasinya.Simpulan : Penulisan merupakan gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengkajian pasien mendengar suara-suara bisikan untuk melakukan sesuatu. Dilakukan tindakan keperawatan dengan strategi perlaksanaan untuk mengontrol halusinasi. Saran dalam penulisan ini supaya pasien dan keluarga mampu melakukan perawatan secara mandiri melalui menghardik, bercakap-cakap dengan orang lain, melakukan aktivitas terjadwal, serta mengonsumsi obat secara teratur

    DESKRIPSI KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI DI PASAR LARANGAN KECAMATAN KEMBARAN TAHUN 2022

    No full text
    Kementerian Kesehatan Republik IndonesiaPoliteknik Kesehatan Kemenkes SemarangJurusan Kesehatan Lingkungan PurwokertoProgram Studi Sanitasi Program Diploma IIIKarya Tulis Ilmiah, Mei 2022AbstrakDwi Resta Indriani ([email protected])DESKRIPSI KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI DI PASAR LARANGANKECAMATAN KEMBARAN TAHUN 2022XVI + 45 halaman : tabel, gambar, lampiranBahan tambahan pangan merupakan bahan yang ditambahkan kedalam pangan yangberguna untuk mengawetkan makanan. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 033 Tahun 2012melarang formalin sebagai bahan tambahan pangan. Tujuan penelitian ini untuk memeriksakandungan formalin pada ikan teri, mendeskripsikan ciri-ciri fisik ikan teri dengan ujiorganoleptik, mendeskripsikan pengetahuan pedagang ikan teri, serta mendeskripsikanpengawasan dari masyarakat dan pemerintah terhadap penggunaan formalin pada ikan teri.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengetahuikandungan formalin dan uji organoleptik pada ikan teri di Pasar Larangan KecamatanKembaran. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kandunganformalin di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Banyumas, uji organoleptik dan wawancaraterhadap pedagang.Hasil pemeriksaan laboratorium kandungan formalin terhadap 4 sampel ikan terimenunjukkan ke-4 sampel negatif formalin. Hasil uji organoleptik pada 4 sampel ikan teri yangdiamati oleh 3 panelis menunjukkan pada spesifikasi kenampakan 2 sampel berkualitas,spesifikasi bau semua sampel berkualitas, dan spesifikasi tekstur 3 sampel berkualitas. Hasilwawancara pengetahuan pedagang dari 2 pedagang keduanya mempunyai tingkatpengetahuan baik. Hasil pengawasan masyarakat tidak pernah menanyakan mengenaipengawet dan masih belum dilakukan pemeriksaan maupun penyuluhan kesehatan sertabahan pengawet secara rutin dari pihak dinas kesehatan atau pihak pasar.Daftar Bacaan : 20 (1992-2020)Kata Kunci : Ikan teri, Formalin, Organoleptik, PengetahuanKlasifikasi :

    GAMBARAN TIPE ANEMIA PADA IBU HAMIL BERDASARKAN INDEKS ERITROSIT DI PUSKESMAS MASARAN 1 TAHUN 2021

    No full text
    Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan menjadi prioritas kesehatan yang serius bagi dunia. Kekurangan besi, asam folat, dan vitamin B12 menjadi penyebab anemia terbanyak pada ibu hamil. Selain menyebabkan anemia, kekurangan nutrisi juga dapat berdampak buruk terhadap janin, seperti terhambatnya pertumbuhan, janin lahir dengan berat rendah, dan kecacatan. Keadaan kurangnya asupan nutrisi tersebut juga menyebabkan terhambatnya proses eritropoiesis.Tujuan : Mengetahui gambaran tipe anemia pada ibu hamil berdasarkan data nilai indeks eritrosit di Puskesmas Masaran 1 tahun 2021.Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data berasal dari pemeriksaan darah rutin pasien ibu hamil di Puskesmas Masaran 1 periode bulan Juni sampai dengan bulan Desember 2021 menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil : Data sebanyak 486 responden ibu hamil didapatkan untuk penelitian ini. Anemia normositik normokromik paling banyak terjadi pada ibu hamil dalam penelitian ini, yaitu 195 responden ibu hamil trimester pertama dan 150 responden ibu hamil trimester ketiga. Anemia terbanyak kedua yang menyerang ibu hamil adalah anemia mikrositik hipokromik pada 28 responden ibu hamil trimester pertama dan 44 responden ibu hamil trimester ketiga.Simpulan : Anemia normokromik normositik paling sering terjadi pada ibu hamil dalam penelitian ini baik dari trimester pertama maupun trimester ketiga dengan responden 486 ibu hamil. Kata Kunci : Anemia, Normokromik Normositik, Ibu Hami

    GAMBARAN BAKTERI COLIFORM DAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DALAM JAMU KUNYIT ASAM DI PASAR PURWOKERTO BARAT

    No full text
    Jamu adalah ramuan atau campuran dari berbagai macam simplisia yang berasal dari tanamam berkhasiat obat. Proses pembuatan jamu yang dilakukan secara tradisional dapat tercemar secara mikrobiologi apabila pengolahannya tidak dilakukan dengan baik dan benar. Untuk mengetahui kualitas mikrobiologi tersebut maka dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran bakteri Coliform dan bakteri Escherichia coli dalam jamu kunyit asam pada Pasar yang ada di Puwokerto Barat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan desain penelitian observasional. Sampel yang positif Coliform dan Escherichia coli dengan nomor sampel 002 menunjukkan nilai MPN 6,7/ ml, dan nomor sampel 005 menunjukkan nilai MPN 10/ ml. Sampel positif dari total 7 sampel yang dilakukan pemeriksaan masih dalam katagori layak untuk dikonsumsi dimana batas yang diberiakan oleh BPOM RI yaitu dengan nilai MPN kurang dari 20 MPN/ml. Bakteri Coliform yang ditemukan pada sampel jamu kunyit asam yaitu Escerichia coli. Untuk mendapatkan kualitas jamu kunyit asam baik maka perlu meningkatkan hygiene dan sanitasi baik personal maupun hygiene dan sanitasi peralatan guna mengurangi adanya pencemaran bakter

    ASUHAN KEPERAWATAN KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL

    No full text
    Latar Belakang: Ulkus diabetikum disebabkan oleh gangguan neuropati (motorik, sensorik, dan otonom) dan/atau iskemia, serta infeki. Gejala neuropati yang muncul pada penderita ulkus diabetikum menyebabkan hilang atau berkurangnya rasa nyeri pada kaki sehingga menyebabkan luka tanpa disadari. Ulkus diabetikum jika salah penanganan dan perawatan akan mengalami infeksi dan menimbulkan gangrene serta dapat berujung pada amputasi. Pengelolaan ulkus diabetikum bertujuan untuk proses penyembuhan dan pencegahan ulkus berulang. Perawatan diri pada penderita ulkus diabetikum dapat dilakukan dengan perawatan kaki, mengontrol kadar glukosa darah, pemberian antibiotik sistemik, intevensi bedah, dan perawatan luka sebagai suatu komponen penting dari manajemen ulkus diabetikum.Metoda: Metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan. Sampling yang digunakan meliputi 2 pasien.Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari pada kedua pasien dengan melakukan monitoring kadar glukosa, melakukan pengkajian luka, melakukan perawatan luka dengan teknik steril didapatkan hasil pada kedua pasien mengalami proses perbaikan.Simpulan: Ulkus diabetikum yang terdapat pada kedua pasien mengalami perubahan setelah dilakukan asuhan keperawatan yang sesuai

    ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL

    No full text
    Latar Belakang : Diabetes mellitus tetap menjadi masalah kesehatan dunia. Pravalensi diabetes mellitus terus meningkat diseluruh dunia, termasuk juga di Indonesia. Diabetes mellitus termasuk dalam golongan penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia, yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kelainan kerja insulin, atau kedua-duanya. Kadar gula darah tinggi jangka panjang pada pasien diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan baik. Komplikasi yang sering terjadi pada penderita DM antara lain kelainan vaskuler, retinopati, nefropati, neuropati dan ulkus kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik termasuk golongan luka kronis yang sulit untuk disembuhkan. Kerusakan jaringan yang terjadi pada ulkus kaki diabetik disebabkan oleh sistem saraf kaki (neuropati) dan penyakit vaskuler pada tungkai.Tujuan : Karya tulis ini bertujuan untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Kardinah Kota Tegal. Metoda : metode yang digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan proses pendekatan keperawatan convenience sampling method (non-probability sampling technique), yaitu subjek dipilih karena keinginan peneliti. Hasil : setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam hasil studi kasus untuk keperawatan yaitu masalah teratasi sebagian dengan memberikan perawatan luka dan edukasi tentang perawatan luka secara mandiriKesimpulan : pengetahuan tentang perawatan luka dan perawatan luka pada pasien yang diberikan sesuai asuhan keperawatan mengalami perubahan dan perbaikan jaringan pada luka.Background : Fixed diabetes mellitus Becomes problem health world . The prevalence of diabetes mellitus continues increase throughout the world , including also in Indonesia. Diabetes mellitus includes in group disease marked metabolic _ with existence hyperglycemia , which occurs because abnormality insulin secretion , abnormalities insulin action , or both . Sugar level blood tall period long on diabetic patients can cause various complications if no handled with good . Frequent complications _ occur on DM patients , including abnormalities vascular , retinopathy , nephropathy , neuropathy and diabetic foot ulcer . Diabetic foot ulcer including group wound difficult chronic _ for healed . Damage network happening _ on diabetic foot ulcer caused by system nerves of the feet ( neuropathy ) and disease vascular on limbs Purpose : This paper aims to describe the Nursing Care of Skin Integrity Disorders in Diabetes Mellitus Patients at Kardinah Hospital, Tegal City.Method: the method used in providing nursing care using a descriptive method with a case study approach and using a convenience sampling method (non-probability sampling technique) nursing approach. that is the subject chosen because of desire researcher .Results: after nursing care for 3x24 hours the results of the case study for nursing were the problem was partially resolved by providing wound care and education about wound care independentlyConclusion: knowledge about wound care and wound care in patients who were given according to nursing care experienced changes and tissue repair in wounds

    4

    full texts

    28,611

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.poltekkes-smg.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇