Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Not a member yet
285 research outputs found
Sort by
SEMANGAT PROFESIONALISME DALAM PERIBAHASA MINANGKABAU
Abstrak Semangat Profesionalisme dalam Peribahasa Minagkabau. Semangat profesionalisme sangat penting dalam kehidupan manusia. Semangat profesionalisme itu dapat ditransfer menjadi bagian dari sikap, perilaku, tindakan dan kebiasaan seseorang dalam melakukan sesuatu. Nilai-nilai yang mendorong munculnya semangat profesionalisme dalam bentuk sikap, perilaku, dan tindakan profesional diperkirakan tersimpan juga dalam peribahasa setiap etnik di Indonesia termasuk peribahasa Minangkabau. Terkait dengan itu, tulisan ini merupakan suatu upaya untuk mencermati dan membicarakan semangat profesionalisme yang terkandung dalam peribahasa Minangkabau. Kajian dilakukan dari perspektif bagaimana bahasa mencerminkan sikap dan perilaku penuturnya. Data untuk kajian ini diambilkan dari sumber-sumber tertulis berupa kumpulan peribahasa yang telah didokumentasikan dan peribahasa-peribahasa yang digunakan dalam pertuturan sehari-hari masyarakat Minangkabau. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa peribahasa Minangkabau mengandung nilai-nilai yang dapat mendorong masyarakat Minangkabau untuk memelihara tindakan, kebiasaan, perilaku dan sikap profesional dalam kehidupan sehari-harinya. Kata kunci: Profesionalisme, profesional, nilai, dan peribahasa. AbstractThe spirit of professionalism in Minangkabau Proverbs. The spirit of professionalism is very essential in human life. The spirit of professionalism then can be transferred into someone’s attitude, behavior, action and habit in doing something It is assumed that the values triggering the spirit of professionalism in the form of professional attitude, behavior, and action can be found in the proverbs of every ethnics in Indonesia including Minangkabau proverbs. Thus, this writing is an attempt to observe and discuss the spirit of professionalism in Minangkabau proverbs. The study is done from the perspective of how language reflects the attitude and behavior of its speakers. The data for this study is collected from written documents of Minangkabau proverbs and the proverbs used in daily communication. The result of the study indicates that Minangkabau proverbs contains the values that can trigger Minangkabau people to keep their professional attitude, behavior, habit, and action in their daily life.Keywords : Professionalism, professional, values, and proverbs
IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI BISNIS FRANKOFON DALAM PEMBELAJARAN FRANÇAIS DE LA COMMUNICATION PROFESSIONNELLE
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data perihal (1) efektivitas penggunaan model pembelajaran Komunikasi Bisnis Frankofon dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa terhadap bahasa Perancis komunikasi profesional, (2) kontribusi model tersebut dalam pembelajaran bahasa Perancis bisnis, (3) kelebihan dan kekurangan model komunikasi bisnis frankofon dalam pembelajaran Français de la communication professionnelle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diteliti terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Français de la communication professionnelle (PR308) juga telah membantu mahasiswa terkait pemahaman konsep-konsep berupa bahasa Perancis bidang profesi dan bisnis yang kelak akan dibutuhkan di dunia kerja yang nyata.Kata-kata kunci: Model komunikasi bisnis frankofon, bahasa Perancis untuk tujuan khusus AbstractThe aims of this research are to find out (1) the effectiveness of the use of French for business communication model and to develop students skills in French for special purposes (2) the contribution of the model analysed in teaching French for special purposes, namely, Français de la communication professionnelle (3) the advantages and the disadvantages of the model analysed in the teaching of Français de la communication professionnelle. The data analyzed demonstrates that the model analysed was effective and improved the quality of leaning French for special purposes, and the model helped the students to understand the concepts of French for professionals and business. For the students, this model helped to master not only French language skills but also the professionals and the business materials in real world.Keywords: French business communication model, French as special purpose
PENERAPAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) MELALUI METODE MNEMONIK DENGAN TEKNIK ASOSIASI PADA MATA KULIAH KANJI DASAR
AbstrakPenerapan student centered learning (SCL) melalui metode Mnemonik dengan teknik asosiasi pada mata kuliah kanji dasar (Shokyu Hyouki). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran serta pengaruhnya dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran kanji dasar Kanji merupakan salah satu unsur penting dalam mempelajari bahasa Jepang, tapi sekaligus hal yang dianggap sulit dipelajari oleh pembelajar bahasa Jepang. Selama ini dalam mengajarkan kanji sebagian besar menggunakan metode ceramah dengan media yang berpusat pada pengajar (teacher center). Penelitian ini untuk menjawab permasalahan mengenai kesulitan mahasiswa dalam hal menghafal makna kanji dengan menitikberatkan pada perbaikan media ajar yang selama ini telah dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media CD interaktif dapat membantu mahasiswa dalam menghafal makna kanji terutama pada saat mengerjakan soal ujian.Kata kunci : SCL, metode mnemonik, teknik asosiasi, kanji dasarAbstractApplication of student centered learning (SCL) through mnemonics method and associated technique in basic Kanji (Shokyu Hyouki). The purpose of this study was to determine the effectiveness of instructional media and its influence in improving students' ability in learning basic kanji. Kanji is one important element in studying the Japanese language, but at the same time, it is the most difficult by Japanese learners. So far, in most of the kanji taught using lecture method with media-centered teaching (teacher center). This research concerns about student difficulties in memorizing kanji meaning with emphasis on the improvement of instructional media that had been done. The research method used was experimental method. Based on the results of this study concluded that sufficient media interactive CD helps students to memorize kanji meaning, especially when working on the exam.Keywords: SCL, mnemonics method,associated technique,basic kanji
COMPOUNDING IN INFORMATION TECHNOLOGY TERMS: A MORPHOLOGICAL STUDY
AbstrakDalam linguistik merupakan proses pembentukan kata yang sangat produktif dua kata atau lebih digabungkan menjadi sebuah kata baru. Proses ini sering dijumpai pada pembentukan kata atau istilah baru dalam bidang teknologi informasi. Compound word (kata majemuk) pada istilah-istilah bidang teknologi informasi adakalanya memiliki makna yang berbeda dari makna leksikal pembentuk kata majemuknya. Oleh karena itu, makalah ini ditulis untuk mendeskripsikan kata majemuk yang terdapat pada istilah teknologi informasi, mendeskripsikan cara penulisannya, dan mendeskripsikan makna leksikal pada kata majemuk tersebut. Berdasarkan analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, diketahui bahwa kata majemuk dalam teknologi informasi memiliki beberapa kombinasi elemen dengan cara penulisan menggunakan open form, hyphenated-form, dan closed/solid form. Makna kata majemukyang terbentuk dari proses compounding pada istilah teknologi informasi ternyata lebih banyak mempertahankan makna leksikal dari masing-masing kata pembentuknya daripada membentuk makna baru. Kata-kata kunci: compounding, istilah teknologi informasi, makna leksikal. AbstractIn linguistic it is a process of word formation that is very productive in which two or more words are combined into a new word. This process is often found in the formation of new words or terms in the field of information technology. Compound words for terms in the field of information technology sometimes have a different meaning from the lexical meaning of each word that makes up the compound words. Therefore, this paper is written to describe compound words contained in information technology terms, to describes how to write them, and to describe lexical meanings of the compound words. Based on the analysis using a descriptive method, it was found that compound words in information technology have some combinations of elements by way of writing using open form, hyphenated-form, and closed/solid form. Meanings of compound words that are formed through the compounding process in the information technology terms seem to maintain lexical meaning of each constituent word rather than forming new meanings. Keywords: compounding, information technology terms, lexical meanin
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI
AbstrakPengembangan Pembelajaran Keterampilan menyimak melalui Teknologi Informasi. Keterampilan menyimak saat ini bagi sebagian guru lebih pada kemampuan menyimak bukan pada menyimak sebagai suatu proses dan mekanika sehingga diperlukan keterampilan dalam meramu teknolgi sebagai media pembelajaran yang apik. Padahal dukungan teknologi dapat digunakan untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan menyimak mereka melalui radio, kaset audio, televisi, video, dan komputer atau media internet dengan berbagai laman yang ada. Setiap jenis teknologi memberikan peluang bagi siswa untuk mengeksplorasi strategi menyimak mereka dan beberapa kasus mengembangkan strategi baru. Dalam kelas bahasa, siswa memiliki akses ke beberapa bentuk teknologi, apakah itu radio transistor kecil atau multimedia interaktif. Hal ini memungkinkan akses yang lebih luas untuk lebih menekankan aspek model tertentu, seperti lintas-budaya, interaksional, menyimak kritis, dan dimensi kontekstual dalam menyimak untuk dikembangkan. Guru berperan membantu siswa mengembangkan keterampilan menyimak yang lebih baik dan mengeksploitasi teknologi lama atau teknologi baru dalam berbagai cara agar dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam menyikapi suatu perubahan dan perkembangan teknologi pembelajaran menyimak.Kata kunci: Pembelajaran keterampilan menyimak; strategi menyimak; teknologi informasi; multimedia interaktif AbstractDeveloping Listening Skill‘s Learning Through Information Technology. Listening skill for some teachers is more in listening ability rather than listening as a process and mechanic so that it needs skill in designing technology as an interesting learning media. Whereas technology can be used to help the students in developing their listening skill through radio, cassete audio, television, video, and computer or internet media with providing many websites. Each kind of technology gives chance for the students to explore their listening strategy and some cases in developing new strategy. In language class, the students have access to some forms technology whether it is small transistor radio or multimedia interactive. It may give broader access to emphasize certain aspect model such as cross culture, interactional, critical, and contextual dimension in listening skill. Together with technology development, the role of the teacher in helping the students in developing listening skill is changed. Besides, language teacher in exploitation old technology and new technology can fullfill the students’ need in anticipation for changing and development of technology. Keywords: Listening skill, listening strategy, information technology, interactive multimedi