Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran
Not a member yet
381 research outputs found
Sort by
Mixed Methods: Pengantar Dalam Penelitian Olahraga
Tujuan artikel ini adalah untuk mendiskusikan tentang mixed methods research (MMR) yang terbuka diaplikasikan dalam konteks olahraga. MMR dipahami sebagai pengabungan dua metode (kuantitatif dan kualitatif) dalam satu proses penelitian yang dilakukan secara berurutan atau bersamaan dengan tujuan untuk memahami lebih komprehensif serta mendalam tentang fenomena keolahragaan yang dikaji. Desain penelitian yang dikembangkan oleh Steckler et al., (1992), Tashakkori & Teddlie (2010), Creswell (1999; 2010), Morse (2010) serta Creswell et al (2010) sangat terbuka untuk dapat diaplikasikan dalam konteks olahrag
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Smash Normal Bolavoli Pada Siswa kelas XI SMA Negeri Colomadu Karanganyar Tahun Ajaran 2015/2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar smash normal bolavoli pada peserta didik Kelas XI SMA Negeri Colomadu Karanganyar tahun ajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik Kelas XI SMA Negeri Colomadu Karanganyar yang berjumlah 32 peserta didik yang terdiri dari 15 peserta didik putra dan 17 peserta didik putri. Sumber data berasal dari guru, peserta didik dan peneliti. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan observasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan presentase. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan hasil belajar smash normal bolavoli pada siklus I siswa yang dinyatakan tuntas mencapai 56,25% atau sebanyak 18 siswa dari total 32 siswa. Peningkatan hasil belajar smash normal bolavoli juga terjadi pada siklus II dengan prosentase sebesar 87,50% atau sebanyak 28 siswa yang tergolong kriteria tuntas hasil belajar, yang tuntas di KI1, KI2, KI3 dan KI4. Adapun 4 siswa lainnya tergolong dalam kategori belum tuntas. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dan pembahasan yang telah diungkapkan pada Bab IV, simpulan penelitian ini adalah hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar smash normal bolavoli pada peserta didik Kelas XI SMA Negeri Colomadu Karanganyar tahun ajaran 2015/2016 dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II
Meningkatkan Ketrampilan Shooting Sepakbola Dengan Permainan Modifikasi: Studi Pada Siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Sugio
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan shooting mulai dari sikap awal, impact kaki dengan bola dan gerak lanjutan setelah melakukan permainan modifikasi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Sugio Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan analisa data menggunakan rumus persentase.
Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan melakukan teknik shooting siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Sugio mengalami peningkatan. Hasil observasi awal dari teknik shooting sikap awal dengan tingkat kesalahan 48,24%, teknik shooting impact kaki dengan bola dengan tingkat kesalahan 59,64% dan teknik gerak lanjutan sikap akhir dengan tingkat kesalahan 47%. Hasil tindakan siklus 1 dari teknik sikap awal dengan tingkat kesalahan 29%, teknik saat shooting dengan tingkat kesalahan 40% dan teknik sikap akhir dengan tingkat kesalahan 35%. Hasil tindakan siklus 2 dari teknik sikap awal tingkat kesalahanya 11%, teknik saat shooting dengan tingkat kesalahan 15% dan teknik sikap akhir dengan tingkat kesalahan 11%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa shooting sepakbola dengan permainan modifikasi dapat meningkatkan keterampilan hasil belajar shooting sepakboal siswa kelas VIIASMP Negeri 3 Sugi
Status Gizi dan Hubungannya dengan Tingkat Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas X Di SMKN 2 Indramayu
Riset ini bertujuan untuk mengetahui relasi antara status gizi dengan tingkat prestasi belajar peserta didik kelas X SMK N 2 Indramayu. Riset ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis analitik survei menggunakancrossectional approach. Teknik sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 102 peserta didik kelas X di SMK N2 Indramayu. Hasil riset menunjukkan tidak ada relasi yang kuat antara status gizi dengan tingkat prestasi belajar peserta didik di kelas X SMK N 2 Indramayu. Dengan hasil perhitungan didapat nilai koefisien korelasi ( dengan besaran 0,125 < r tabel (0,195).This research conducted toknow the relation between nutrition status and learning results on class X students at SMK Negeri 2 Indramayu. This research is a quantitative research wich is a kind of analytyc survey with crosssectional approach.Technique of sampling that used in this research is simple random sampling. The subject, population, and sample of this research were all students of class Xof SMK Negeri 2 Indramayu wich count are 102 students. The results showed that no strong relations between nutrition status and learning results on class X students at SMK Negeri 2 Indramayu. From that result got the value of coeficient (rxy) is (0,125) < rtabel (0,195)
Permainan Invasi dan Permainan Netting untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Dasar Fundamental Siswa SD Negeri Se Kecamatan Mojoroto Kota Kediri
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan invasi dan permainan netting terhadap gerak dasar fundamental siswa. Penelitian ini menggunakan desain ekperimen dengan pretest posttest control grup desain, populasi adalah seluruh siswa sekolah dasar negeri se kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Sampel sebanyak 88 siswa diambil secara cluster random sampling yang terdiri dari 51 laki-laki dan 37 perempuan yang berusia antara 9-12 tahun. Instrumen penelitian dari Nurhasan 2008 yang terdiri dari 4 item tes kecepatan, kelincahan, keseimbagan dan akurasi. Hasil peneitian adalah baik permainan invasi maupun permainan netting memberi pengaruh terhadap keterampilan gerak dasar fundamental siswa namum masih belum memberikan pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan gerak dasar fundamental.The purpose of this research is to know how the game of invasion and the game netting against the motion the fundamental basis of students. This research use pretest posttest wants a design with control group design, population is a whole elementary school students land Mojoroto Kediri subdistrict. Sample as many as 88 students taken in cluster random sampling consisting of 51 boy and 37 girl who are between the ages of 9-12 years. Research of Nurhasan instrument 2008 consisting of 4 item tests speed, agility, balance and accuracy. The results of the research is a invasion game nor the netting game give influence on the fundamental basis of motion skills students but still do not give significant effects to enhance the fundamental basis of motion
Pengaruh Senam Semangat Pagi (SSP) Terhadap Peningkatan Kebugaran Siswa Kelas XI SMAN 4 Sidoarjo
Senam Semangat PAGI, adalah salah satu variasi senam yang diciptakan oleh tim kreasi Senam Semangat PAGI Universitas PGRI Adibuana Surabaya. Senam ini diharapkan dapat meningkatkan kebugaran tubuh dan fungsi–fungsi fisiologis manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah ada pengaruh Senam Semangat PAGI (SSP) terhadap tingkat kebugaran siswa kelas XI di SMAN 4 Sidoarjo”. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, rancangan penelitian ini menggunakan one group pretest – postest design, dan analisis data menggunakan Anova. Adapun data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode TKJI. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS versi 18. Siswa sebelum melakukan SSP sebesar 131,15 sedangkan siswa setelah melakukan SSP sebesar 148,70. Selanjutnya analisis statistik Uji-T didapat nilai thitung sebesar 4,703 lebih besar dari ttabel = 3,435. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Senam Semangat PAGI terhadap tingkat kebugaran siswa kelasXI di SMAN 4 sebesar 13 %.Senam Semangat Pagi, is one of the variations of gymnastics created by the team creations gymnastics morning morning university PGRI Adi Buana Surabaya. This gymnastics is expected to improve body fitness and physiological functions. The purpose of this research is: to know and to describe whether there is influence of Senam Semangat Pagi (SSP) to fitness level of student of class XI in SMAN 4 Sidoarjo ". The type of this research is experimental research. The research design uses one group pretest - posttest design, and data analysis using anova analysis. The data collected in this research is using TKJI test. Furthermore, the data of the research results are analyzed using SPSS 18 series. Students before doing Senam Semangat Pagi (SSP) of 131.15 while students after doing Senam Semangat Pagi (SSP) for 148.70. Furthermore, the statistical analysis of T test also can be calculated by 4.703 bigger than ttable = 3.435 From these results can be concluded that there is Influence Senam Semangat Pagi (SSP) to the level of fitness class XI students in SMAN 4 of 13%
Pencak Dor dalam Industri Olahraga
Indonesia merupakan negara yang memiliki ribuan budaya yang tersebar di seluruh pelosok negerinya. Macam-macam budaya yang ada di Indonesia membuat keberagaman suku dan adat istiadat. Corak dan keberagaman dari budaya Indonesia salah satunya tercermin dari olahraga tradisional yang lahir dalam masyarakat. Tiap budaya memiliki jenis olahraga tradisional yang beragam dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh. Salah satu potensi yang dimiliki adalah pengambangan dalam sektor industri olahraga. Pencak Dor adalah salah satu olahraga tradisional yang memiliki kemampuan untuk menarik partisipan hingga ribuan orang. Dengan manajemen kegiatan yang baik, bukan tidak mungkin Pencak Dor menjadi sebuah olahraga yang dipertandingkan dalam tingkat nasional.Indonesia is a country that has thousands of cultures spread all over the country. Various kinds of cultures in Indonesia make the diversity of tribes and customs. The style and diversity of Indonesian culture is reflected in the traditional sports born in society. Each culture has a diverse range of traditional sports and has the potential to be further developed. One of its potentials is mining in the sports industry sector. Pencak Dor is one of the traditional sports that has the ability to attract participants to thousands of people. With good management of activities, it is not impossible Pencak Dor to be a sport that competed in national level
Meningkatkan Keterampilan Gerakan Handspring Dengan Pembelajaran Melalui Gaya Mengajar Inkuiri
Tujuan ini yang ingin dicapai dalam penelitian yaitu: 1) mengetahui sejauh mana aktivitas mahasiswa dalam belajar handspring pada senam artistik, 2) Mengetahui sejauh mana respon siswa terhadap pembelajaran handspring pada senam artistik dengan menggunakan gaya mengajar inkuiri, 3) Mengetahui sejauh mana hasil belajar pembelajaran handspring pada senam artistik dengan menggunakan gaya mengajar inkuiri. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action research). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan selama dua siklus dimana dalam satu siklus terdiri dari 4 pertemuan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan olahraga angkatan 2015 kelas D sebanyak 41 mahasiswa. Hasil penelitian untuk tes keterampilan gerakan handspring pada siklus I hingga siklus II mengalami peningkatan, sehingga dari peneliti menyimpulkan dengan pendekatan modifikasi pembelajaran melalui gaya mengajar inkuiri mampu meningkatkan penguasaan keterampilan pada gerakan handspring
Aktivitas Permainan Tradisional Berbasis Neurosainslearning Sebagai Pendidikan Karakter Bagi Anak Tunalaras
Karya tulis ini mengkaji ilmu secara teoritik dengan metode kepustakaan yang bertujuan memberikan wawasan tentang aktivitas permainan tradisional berbasis neurosains learning sebagai pendidikan karakter untuk anak tunalaras dengan gangguan perilaku, emosi, dan sosial. Kondisi fisiologis anak gangguan perilaku, emosi, dan sosial pada dasarnya memiliki disfungsi sistem syaraf pusat sehingga timbul respon psikologis berupa perilaku yang cenderung menyimpang seperti gangguan kepribadian dan interaksi sosial. Permainan tradisional berbasis neurosains learning mengembangkan unsur pembelajaran berbasis masalah, simulasi dan permainan peran, diskusi aktif, tampilan visual, iklim positif. Permainan tradisional sebagai salah satu bentuk terapeutik karena memuat nilai-nilai pendidikan karakter sesuai kurikulum 2013 diantaranya karakter religious, nasionalis, integritas, mandiri, gotong royong. Permainan tradisional mengandung unsur aktivitas fisik, sehingga dimungkinkan berpengaruh terhadap sekresi hormone yang memicu perbaikan mood anak. Dampak dari hal tersebut, akan berpengaruh terhadap kondisi perilaku, emosi, dan sosial anak.Berkaitan dengan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas permainan tradisional berbasis neurosains learning dapat digunakan sebagai optimalisasi pendidikan karakter untuk anak dengan gangguan perilaku dan emosional
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas IV SDN Puhrubuh I dan MI Mambaul Hikam di Kabupaten Kediri Tahun Ajaran 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani siswa kelas IV SDN Puhrubuh I dan MI Mambaul Hikam di Kabupaten Kediri tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pendekatan survey tes. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas IV putra putri dengan jumlah 24 siswa di SD Negeri Puhrubuh I dan MI Mambaul Hikam di Kecamatan Semen. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, dimana semua populasi dijadikan sebagai sampel. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran. Untuk mengetahui kebugaran jasmani pada siswa maka dilakukan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Berdasarkan analisis data, hasil tingkat kebugaran jasmani siswa SD Negeri Puhrubuh I dan MI Mambaul Hikam 11 siswa termasuk dalam kategori sedang dengan prosentase 45,83%, 9 siswa termasuk dalam kategori kurang dengan prosentase 37,50%, 2 siswa termasuk dalam kategori baik dengan prosentase 8,33%, 2 siswa termasuk dalam kategori kurang sekali dengan prosentase 8,33%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif prosentase, maka dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani siswa kelas IV SD Negeri Puhrubuh 1 dan MI Mambaul Hikam Kabupaten Kediri tahun ajaran 2016/2017 dalam kategori sedang dicapai sebanyak 11 siswa dengan jumlah prsentase 45,83%.This study aims to determine the physical fitness of the fourth grade students of SDN Puhrubuh 1 and MI Mambaul Hikam in Kediri Regency academic year 2016/2017.This study uses quantitative approach with test survey technique. The population is 24 students infourth grade in SD Negeri Puhrubuh I and MI Mambaul Hikam in Semen Sub-district. Sampling technique in this research uses saturated sample technique, where all population used as sample. The research instrument in this research uses test and measurement. To know the physical fitness of the students the researchers performed the Tests of Physical Fitness Indonesia (TKJI). Data analysis, the results of the physical fitness level of elementary school students Puhrubuh 1 and MI Mambaul Hikam, there were 11 or 45,83% students who were included in the medium category, 9 or 37,50% students were included in the poor category, 2 or 8,33% students were included in both categories with percentage of, 2 or 8,33% students were included in the category of the least ones. According to the research results and percentage descriptive analysis, it can be concluded that physical fitness of fourth grade students of SDN Puhrubuh I and MI Mambaul Hikam 2016/2017 school year in the category medium reached as many as 11 or 45,83% students