Gaster : Jurnal Kesehatan
Not a member yet
    165 research outputs found

    Sumber Daya Terhadap Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) di Puskesmas Kota Palembang

    Full text link
    Pencapaian target indikator Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBPKP) di Puskesmas Kota Palembang dinilai belum optimal karena sebagian besar Puskesmas belum menerima pembayaran kapitasi 100% karena tidak dapat memenuhi ketiga indikator komitmen layanan. Sebanyak 63% Puskesmas tidak memenuhi indikator Angka Kontak; 44% Puskesmas tidak memenuhi indikator Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung dan 5% Puskesmas tidak memenuhi indikator Rasio Rujukan Non Spesialistik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor Pencapaian Indikator KBPKP di Puskesmas Kota Palembang. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini total sampling, yaitu 41 pemegang program KBPKP Puskesmas Kota Palembang. Data dalam penelitian ini diambil melalui penyebaran kuesioner, wawancara, observasi dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan staf (p=0,000); informasi (p=0,001); wewenang (p=0,001); sarana prasarana (p=1,000). Ada hubungan antara staf, informasi, wewenang terhadap Pencapaian Indikator KBPKP di Puskesmas Kota Palembang. Tidak ada hubungan antara sarana prasarana terhadap Pencapaian Indikator KBPKP di Puskesmas Kota Palembang

    Hypnobirthing Sebagai Upaya Menurunkan Kecemasan Pada ibu hamil

    Full text link
    Latar Belakang : Perasaan cemas ibu hamil saat memikirkan kondisi bayi yang akan dilahirkan serta proses melahirkan, tidak hanya berlangsung pada kehamilan pertama, tetapi juga pada kehamilan-kehamilan berikutnya. Meskipun ibu hamil telah mempunyai pengalaman dalam menghadapi persalinan tetapi rasa cemas tetap akan selalu ada. Perasaan takut dan cemas tidak saja pada wanita yang baru saja hamil, tetapi pada wanita yang pernah melahirkanpun mengalami kedua perasaan tersebut. Hypnobirthing sebagai cara alami untuk mengatasi kecemasan sehingga dapat membantu ibu hamil melalui masa kehamilan dan persalinannya dengan cara alami, aman dan nyaman, mengatasi  rasa takut dan sakit. Tujuan :  hypnobirthing dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil. Metodologi : Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi lapangan (field study). Subyek penelitian adalah ibu hamil yang sehat secara psikologis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner HARS. Hasil : Kecemasan ibu hamil sebelum dilakukan hypnobirthing diukur dengan kuesioner HARS, hasilnya 33% mengalami kecemasan ringan, 44% mengalami kecemasan sedang, dan 22% mengalami kecemasan berat. Setelah dilakukan hypnobirthing, kecemasan ibu hamil mengalami penurunan yaitu 44% tidak mengalami kecemasan,  22% mengalami kecemasan ringan, dan 22% mengalami kecemasan sedang. Kesimpulan : Hypnobirthing dapat menurunkan kecemasan pada ibu hami

    Studi Kajian Peran BPBD dan Aisyiyah Disaster Action dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Surakarta

    Full text link
    Surakarta memiliki 25 kelurahan rawan banjir itu berada di daerah aliran sungai. Daerah Sungai Bengawan Solo dikatakan dengan daerah yang berpotensi bencana banjir dikarenakan rusak dan hilangnya daerah tangkapan hujan akibat illegal loging,  jenis batuan dan tanah yang kurang baik dalam menyerap air, penggunaan lahan oleh manusia mempertinggi tingkat erosi, dan kesadaran masyarakat akan terjadinya banjir masih rendah. Masyarakat di daerah rawan banjir itu diminta waspada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang peran Aisyiyah Disaster Action dalam pengurangan resiko bencana di Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen Penelitian ini  human instrument. Instrumen yang digunakan wawancara yang semi terstruktur. Terbatasnya kompetensi SDM. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk mencegah bencana masih rendah. Pendokumentasian wilayah-wilayah rawan bencana belum semuanya tersusun .Kesadaran pemilik usaha untuk penyediaan APAR sesuai ketentuan masih rendah. Belum semua daerah rawan bencana dapat dikurangi kerentanaanya.Belum optimalnya proses penyaluran bantuan bencana pada masyarakat. Minimnya regulasi yang mengatur tentang bencana.Belum optimalnya kelembagaan dalam menjalankan tugas sebagai relawan.Belum optimalnya pembentukan kelurahan tangguh akibat regulasi yang mengatur baru diluncurkan.Rencana strategi tersebut menyangkut pola yang diterapkan dalam penanggulangan bencana yang terjadi di masyarakat. Bencana yang sering terjadi di Kota Surakarta adalah bencana banjir. Usaha yang dilakukan oleh masyarakat dalam  mengatasi bencana banjir tersebut belum terlalu maksimal dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum menyadari perilaku membuang sampah ke sungai dapat menyebabkan banjir..Peranan BPBD Kota Surakarta dalam Penanggulangan bencana banjir Wilayah Surakarta merupakan wilayah yang sering terjadi bencana seperti gempa, serta luapan air bengawan solo yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi terutama saat terjadi hujan deras, maka disekitar bengawan solo dibangun parapet dan dibendungan tirtonadi dibangun embung untuk menampung debit air yang tinggi. Apabila terjadi bencana  membuat rencana kontragesi dengan mengumpulkan Satpol PP, Dishub, DKK, Puskesmas, TNI, POLRI, maka dari itu peran Aisyiyah Disaster action  sangatlah penting supaya crosscek kelapangan secara langsung untuk melihat keadaan secara langsung dan bisa melaporkan keadaan yang terjadi ke BPBD Upaya lain dalam penggulangan risiko bencana sekarang namanya ada segilima yang meliputi Pemerintah , Wirausaha ,Masyarakat , Institusi , Media masa dimana media masa ini berperan sangat penting karena berita yang terjadi di wilayah langsung bisa diketahui dengan cepat dan mudah dalam penanganan

    Paket Edukasi dan Deteksi Dini Meningkatkan Perilaku Perawatan Kaki Diabetisi di Puskesmas Kabupaten Pekalongan

    Full text link
    Ulserasi pada tungkai bawah merupakan salah satu manifestasi penyakit diabetes melitus yaang disebabkan kerusakan pada jaringan di bawahnya, yang disebut kaki diabetik (KD). Deteksi dini KD sangat penting untuk perawatan kaki diabetes untuk meningkatkan kualitas hidup diabetisi. Tujuan dari penelitian ini menguji keefektifan Paket Edukasi Perawatan Kaki Diabetes (PEPKD) dan Deteksi Dini (DD) terhadap perilaku perawatan kaki diabetik Tipe 2. Desain penelitian ini adalah eksperimental semu dengan pre-test dan post-test. . Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas kabupaten Pekalongan. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan ada efek PEPKD terhadap perilaku perawatan kaki pasien dengan p = 0,001 (p <0,005). Perawat dapat melakukan deteksi dini keadaan pembuluh darah kaki diabetik, melalui observasi dan pemeriksaan langsung menggunakan teknik palpasi di arteri dorsal pedis, dan denyut tibialis posterior, pemeriksaan neuropatik dengan teknik Ipswich Touch Test

    Praktik Perawatan Kehamilan di Desa Pohijo, Kecamatan Sampung Ponorogo: Analisis Transkultural

    Full text link
    Banyak praktek perawatan kehamilan berdasarkan budaya jawa yang bertentangan dengan kesehatan, penelitian ini bertujuan mengetahui praktek perawatan kehamilan berbasis transkultural pada keluarga Jawa di Desa Pohijo,Ponorogo. Penelitian ini adalah kualitatif desain fenomenologi. Pemilihan partisipan secara purposive. Hasil penelitian menggambarkan praktek budaya yang seharusnya diretrukturisasi karena bertentangan dengan kesehatan antara lain: tidak makan buah salak, tidak makan sayur nangka dan kluweh, tidak memotong/membunuh hewan, tidak makan didepan pintu, tidak makan dengan cara digigit.. Peran penting tokoh masyarakat untuk dilibatkan merestrukturisasi budaya yang bertentangan dengan kesehatan

    Informed Consent Pelayanan Kebidanan di PMB Kecamatan Mantrijeron Yogyakarta

    Full text link
    Dalam melaksanakan praktik/kerja, bidan berkewajiban untuk memberikan informasi tentang masalah kesehatan pasien dan pelayanan yang dibutuhkan, meminta persetujuan tindakan yang akan dilakukan, melakukan pencatatan asuhan kebidanan dan pelayanan lainnya secara sistematis.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan informed consent pelayanan kebidanan di praktik mandiri bidan Kecamatan Mantrijeron Yogyakarta. Metode penelitian yuridis sosiologis. Lembar persetujuan tindakan KB dari 7 rekam medic, 2 diantaranya tidak sah karena tidak ada lembar persetujuan tindakan sedangkan persalinan 10 rekam medic sah

    Dampak Sosial Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Berupa Sikap Apatis di SMP Kabupaten Sukoharjo

    Full text link
    Teknologi informasi di era globalisasi berkembang sangat pesat di dalam kehidupan masyarakat. Berkat teknologi baru seperti internet, segala kebutuhan manusia dapat dipenuhi. Banyaknya fasilitas yang disediakan oleh internet terutama di media sosial, memicu peningkatan  penggunaan oleh remaja. Intensitas penggunaan media sosial menciptakan bentuk-bentuk interaksi yang berbeda dengan sebelumnya. Hal ini merupakan proses penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial dimasyarakat.  Ketika remaja dengan intensitas penggunaan media sosial tinggi, maka akan berengaruh pada kesehatan mentalnya seperti interaksi sosialnya menjadi bersifat tak langsung, sosiabilitasnya cenderung rendah dan kepekaan sosialnya cenderung rendah. Hal ini biasa disebut dengan sikap apatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana dampak sosial yang ditimbulkan akibat dari penggunaan media sosial terhadap sikap apatis di lingkungan sekitar.Desain penelitian dengan menggunakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan rumus univariat (rumus distribusi frekuensi) dan bivariat  (rumus Pearson product moment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial memiliki dampak sosial pada remaja yaitu timbulnya gangguan kesehatan mental berupa sikap apatis. Nilai korelasi 0.528 dan nilai signifikansi p(<0.001) < 0.05 dengan arah hubungan positif sehingga semakin tinggi tingkat intensitas penggunaan media sosial maka sikap remaja semakin apatis

    Keikutsertaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Ditinjau Dari Karakteristik Responden

    Full text link
    Latar belakang Kanker Leher Rahim menempati urutan kedua setelah kanker payudara sebagai kanker yang paling sering diderita wanita Indonesia. Kelompok beresiko terjadinya kanker leher rahim adalah wanita usia diatas 30 tahun , insident terbanyak pada usia 45-54 tahun. Tercatat lebih dari 270.000 wanita meninggal karena Kanker Leher Rahim dan diperkirakan ada 40.000 kasus baru Kanker Leher Rahim setiap tahunnya Tujuan  Menganalisis keikutsertaan ibu melakukan deteksi dini Kanker Leher Rahim dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat ditinjau dari Karakteristik Responden. Metode Jenis penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi  ibu-ibu pasangan usia subur di Forum Kajian dan Komunikasi Muslimah Pucangan. Teknik sampling menggunakan sampel jenuh yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 76 responden Analisis data menggunakan X2 untuk bivariat dan regresi logistik untuk multivariat. Hasil Ada hubungan umur dengan Keikutsertaan ibu melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat, ada hubungan pendidikan dengan keikutsertaan ibu melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat, ada hubungan pekerjaan dengan keikutsertaan ibu melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat, Simpulan Variabel Umur, pendidikan dan pekerjaan mampu mempengaruhi keikutsertaan dalam pemeriksaan IVA test sebesar 68,5% dan sisanya yaitu sebesar 31,5% dijpengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian.

    Pemberian Intervensi Support Group Meningkatkan Kecemasan Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis

    Full text link
    Pendahuluan: Hemodialisa merupakan salah satu terapi pengganti pada penderita penyakit ginjal kronis terminal yang banyak digunakan di dunia termasuk di Indonesia. Proses hemodialisa yang lama menimbulkan efek psikologis seperti kecemasan. Kecemasan yang berlebihan akan mengakibatkan terhambatnya proses penyembuhan penyakit. Dukungan sangat diperlukan oleh pasien yang menjalani hemodialisa, salah satunya adalah dukungan kelompok dengan intervensi support group. Tujuan penelitian ini adalah dengan pemberian intervensi support group apakah berpengaruh pada penurunan tingkat kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa. Metode: Metode yang digunaka dalam penelitian ini adalah quasy experimental pre-post test without control group terhadap 20 pasien hemodialisa dengan cara pengambilan sampel consecutive sampling dan dilakukan analisa data dengan menggunakan Wilcoxon test.Hasil: Terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi support group dengan ρvalue 0.000. Kesimpulan: Intervensi support group mampu menurunkan tingkat kecemasan. Intervensi support group dapat dijadikan tindakan mandiri perawat dalam mengatasi kecemasan pada pasien hemodialis

    FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DI PUSKESMAS BATAHAN KECAMATAN BATAHAN KABUPATEN MANDAILING NATAL

    Full text link
    Pendahuluan : Kotrasepsi suntik merupakan kontrasepsi hormonal yang efek sampingnya memicu nafsu makan dan meningkatkan berat badan, data kependudukan dan KB tahun 2017, persentase pemakaian kontrasepsi suntik 29,0%. Tujuan untuk mengetahui Hubungan umur, pola makan, aktivitas fisik, dukungan suami dan lama pemakaian dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik di Puskesmas Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Metode : Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Puskesmas Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Populasi yaitu  seluruh ibu pengguna kontrasepsi Suntik sebanyak 761 ibu dan sampel 88 ibu. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil : Hasil penelitian menggunakan uji chi- square menunjukkan ada hubungan umur dengan nilai p value 0,000, pola makan dengan nilai p value 0,049, aktivitas fisik dengan nilai p value 0,007, dukungan suami dengan nilai p value 0,036, lama pemakaian dengan nilai p value 0,000 dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik. Kesimpulan : Ada hubungan antara umur, pola makan, aktivitas fisik, dukungan suami, lama pemakaian dengan peningkatan berat badan pada akseptor kontrasepsi suntik di Puskesmas Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan dan mempertahankan pelayanan kesehatan

    148

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Gaster : Jurnal Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇