HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal
Not a member yet
195 research outputs found
Sort by
REGULASI EMOSI DAN RESILIENSI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA
AbstractThis study aims to determine the relationship between emotionregulation and resilience of the first year student at Ahmad Dahlan University. The number of subjects in this research to were 75 students. Pearson product moment correlation was used t analysis the data. The results of this study indicated that there was a significant positive relationship between emotion regulation and resilience.Keywords:college student, emotion regulation, resilien
BUDAYA DAN PERDAMAIAN : HARMONI DALAM KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT JAWA MENGHADAPI PERUBAHAN PASCA GEMPA
Gempa bumi yang terjadi di DIY dan Jateng pada 27 Mei 2006memberikan dampak yang luar biasa terhadap aspek fisik dan psikologisindividu, sosial, maupun berbagai kerusakan berwujud materi. Berbagai perubahan yang terjadi tersebut dapat mengancam keharmonisan hidupyang selama ini dijunjung tinggi oleh orang Jawa. Berdasarkan pemikirantersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran darisisi psikologis secara lengkap tentang upaya individu dalam menghadapiperubahan-perubahan yang dipicu oleh gempa bumi dengan menggunakankearifan lokal yang menuju pada keharmonisan hidup bermasyarakat.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan ethnography-grounded theory yang bertujuan memberikan gambaran terhadap suatufenomena yang diteliti secara lengkap dan komprehensif tanpa meninggalkanpentingnya unsur budaya di tengah masyarakat. Salah satu temuan yangpenting dari penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal Jawa masihdipegang teguh oleh warga dalam menghadapi berbagai macam perubahanpasca-gempa. Berbagai konflik seperti konflik yang ditimbulkan olehpenyaluran bantuan yang dirasakan tidak adil dan terjadinya praktek korupsioleh oknum pamong dusun disikapi dengan pasif oleh warga. Sikap pasifini menunjukkan bahwa – bagi orang Jawa – menjaga harmoni sosialmerupakan suatu tujuan yang lebih utama dibandingkan dengan menuntuthak-haknya yang telah dilanggar
PENGARUH KEBUTUHAN KOMUNIKASI ANAK KOS DENGAN PEMILIK KOS, WARGA MASYARAKAT DAN KELUARGA TERHADAP SIKAP SOSIAL
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebutuhan komunikasi anak dengan pemilik kos warga masyarakat dan keluarga terhadap sikap sosial. Subjek penelit94 siswa kelas 2 SMA PIRI I Yogyakarta yang bertempat tinggal di tempat kos apondokan. Alat ukur yang digunakan adalah skala kebutuhan komunikasi dan skala siksosial. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi ganda dua prediktor, tehnik univadan korelasi jenjang pertama. Hasil uji regresi ganda pengaruh kebutuhan komunikasi anak kos dengan pemilik warga masyarakat dan keluarga terhadap sikap sosial menunjukan adanya pengaruh ysignifikan (R2) adalah 0,258.Kata kunci: kebutuhan komunikasi, sikap sosial
STUDI EKSPLORATIF HASIL GAMBAR ANAK USIA 4 DAN 6 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bagaimana gambar padaanak-anak berusia 4 dan 6 tahun. Subjek adalah anak yang bersekolah ditingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan siswa yang duduk di bangku kelas1 Sekolah Dasar. Mereka diminta menggambar orang yang kemudian dinilaiberdasar daftar Florence Goodenough yang direvisi oleh Harrish (1963).Subjek yang berpartisipasi berjumlah 68 siswa. Hasil gambar tersebut agarmenghindari bias, diskor oleh guru gambar dan dosen psikologi. Nilai akandiberikan, bila ada kesamaan nilai yang diisi pada kedua form pada satuanak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa segi perbedaandan persamaan antara gambar anak usia 4 dan 6 tahun
PERBEDAAN PROFIL KEPRIBADIAN PADA MAHASISWA PELAKU DAN BUKAN PELAKU PLAGIAT
AbstrakPerilaku plagiat merupakan bagian dari ketidakjujuran akademis. Hal itu diperkirakanmuncul karena tiga faktor yaitu adanya dukungan teknologi, penjaga ujian yang lengah, danpenyimpangan kepribadian. Faktor terakhir merupakan ubahan tergantung.Beberapa jenis tugas dan ujian yang diberikan kepada 63 mahasiswa peserta pelajaranpsikologi sosial. Subjek juga harus mengisi skala yaitu Skala Kepribadian Universitas GadjahMada, dari sejumlah mahasiswa itu terdapat para mahasiswa yang jujur dan terdapat beberapapelaku plagiat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50 mahasiswa yang jujur, dan ada 13 mahasiswayang plagiat tidak mengalami penyimpangan kepribadian (F kecemasan = 0,766 p>0,05; Fketergantungan = 0,833 p>0,05; F obsesif-kompulsif = 0,038 p>0,05; F psikopat = 0,746 p>0,05).Kata kunci: profil kepribadian, plagia
FAKTOR KEPRIBADIAN DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIORPADA POLISI PARIWISATA
AbstractThe aim of this research was to understand relationship betweenOrganizational Citizenship Behavior and Personality Factor. The subjects of this research are members of tourism police in Yogyakarta, total subject are 54 people. Data collected with two scales consist of Organizational Citizenship Behavior Scale and Big Five Personality Scale. Data was analyzed with correlation product moment. The result showed there is no correlation between neuroticism and Organizational Citizenship Behavior,there is positive correlation between extraversion and Organizational. Citizenship Behavior, there is no correlation between opennes to experience and Organizational Citizenship Behavior, there is positive correlation between agreeableness and Organizational Citizenship Behavior, and there is positive correlation between conscientiousness and OrganizationalCitizenship Behavior.Keywords: organizational citizenship bhavior, personality factor, police tourism
THE ROLE OF PSYCHOLOGY IN PROMOTING COMMUNITY’S HEALTH
oai:ojs.journal.uad.ac.id:article/308AbstrakBidang kesehatan sudah tidak lagi berurusan dengan bakteri dan penyakit menular.Saat ini faktor penyebab penyakit lebih banyak datang dari fakor gaya hidup, kondisi psikososialdan lingkungan. Psikologi dapat berperan banyak dalam bidang kesehatan masyarakat untukmelakukan intervensi, baik di tingkat individual, komunitas hingga kebijakan publik.Psikologi sangat dibutuhkan perannya untuk upaya promosi kesehatan.Kata kunci: Gaya hidup, kesehatan masyarakat, promosi kesehata
VALIDITAS KONSTRUK SKALA AFEK
AbstrakStudi validitas konstruk dengan menggunakan factor analisis terhadap variable-variabelpsikologis merupakan fokus penelitian yang penting dalam penelitian aspek-aspek dari berbagaivariable dependen maupun independen, tetapi validitas konstruk yang berkaitan dengan budayadpertanyakan. Tujuan studi ini adalah untuk mengembangkan suatu kuesenair dengan ujipsikometrik untuk mengevaluasi afek remaja. Pengembangan psikometrik afek untuk remajadi smu disajikan.Alat ukur ini menggambarkan jawaban subjektif responden thd afek remajaberkenaan dengan domain tertentu dalam kehidupan. Item penelitian berjumah 27 dengansubjek sejumlah 313 siswa dengan rentang umur 14-20 tahun. Faktor analisis menghasilkansatu faktor dari dua faktor yang ada. Kesimpulan dari kuesenair yang berhasil dikumpulkanmenunjukkan tingkat umum afek terhadap kehidupan mereka.Kata kunci : afek, validitas konstruk, analisis fakto
KOHESIVITAS SUAMI ISTRI DI USIA MADYA
Dalam usia madya, penyesuaian terhadap tugas-tugas perkembanganakan mempengaruhi hubungan suami istri. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui dan mempelajari kohesivitas suami istri pada pasangan yangtelah memasuki usia dewasa madya, meliputi aspek solidaritas, kepuasanpernikahan, ketertarikan, dan afiliasi serta faktor yang mempengaruhi kohesivitas suami istri tersebut ketika usia pernikahan 20 tahun atau lebih.Subjek penelitian adalah tiga pasang suami istri yang terikat perkawinanyang sah selama lebih dari 20 tahun dan usia masing-masing individu 40-60 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatifdengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukandengan cara wawancara semi terstruktur dan observasi nonpartisipan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kohesivitas yang dimiliki suami istri di usiamadya berbeda pada masing-masing pasangan. Pada pasangan pertamamenunjukkan kohesivitas yang rendah, pada pasangan kedua tinggi, danpada pasangan ketiga sedang. Pada pasangan ketiga, terjadi perubahandari sebelum puncak konflik pada pertengahan 2011 dengan sekarang.Faktor-faktor yang mempengaruhi kohesivitas suami istri di usia madyaadalah persepsi sosial, dukungan sosial, regulasi emosi, masa sepi di usiamadya, intensitas kebersamaan, pemahaman gender, temperamen, dancinta
PERBEDAAN TINGKAT RELIGIUSITAS, KECERDASAN EMOSI, DAN KELUARGA HARMONIS PADA KELOMPOK PENGGUNA NAPZA DENGAN KELOMPOK NON-PENGGUNA
AbstrakPenelitian ini menguji apakah ada perbedaan tingkat religiusitas, kecerdasan emosidan keluarga harmonis antara pengguna napza dan non-pengguna. Subjek penelitian untukpengguna napza diambil dari narapina LP Wirogunan dan mahasiswa ASMI Santa Mariasebagai subjek non-pengguna.Pengujian dengan prosedur statistik Pillai’s Trace, Wilks’ Lambda, Hotelling’s Trace,dan Roy’s Largest Root kesemuanya menunjukkan angka signifikansi F = 6.699 p = 0.001< 0.050 yang berarti bahwa  ada perbedaan yang sangat singnifikan pada tingkat religiusitas,kecerdasan emosi, dan keluarga harmonis pada kelompok pengguna napza dan kelompoknon-pengguna.Kata kunci : tingkat religiusitas, kecerdasan emosi, dan keluarga harmoni