HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal
Not a member yet
    195 research outputs found

    PELATIHAN REGULASI EMOSI UNTUK MENURUNKAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK

    Full text link
    Penelitian ini difokuskan pada perilaku agresif anak masa sekolah dasar, dan upaya mengatasi perilaku agresif. Penelitian menggunakan pelatihan regulasi emosi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pelatihan regulasi emosi terhadap perilaku agresif pada anak masa sekolah. Hipotesis yang ditujukan dalam penelitian ini adalah pelatihan regulasi emosi berpengaruh untuk menurunkan perilaku agresif pada anak masa sekolah kelas V SD yang berusia 10 tahun. Rancangan penelitian menggunakan Single Case Experimental Design dengan model A-B with single target measure and follow up. Subjek penelitian berjumlah dua orang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun yang berperilaku agresif. Pelatihan regulasi emosi dilakukan selama lima sesi berturut-turut, dan dilakukan observasi perilaku pada saat enam hari sebelum pelatihan (tahap A), enam hari sesudah pelatihan (tahap B) dan empat hari pada follow-up. Hasil observasi dianalisis dengan teknik visual inspection menggunakan grafik, dan menunjukkan ada penurunan perilaku agresif subjek pada tahap B yaitu setelah diberikan pelatihan regulasi emosi. Hasil yang didapatkan memperlihatkan bahwa pelatihan regulasi emosi dapat menurunkan perilaku agresif pada anak masa sekolah yang sesuai dengan kriteria subjek

    PELATIHAN PENYUSUNAN PROGRAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI PADA GURU TK

    Full text link
    AbstractThe key of the successful character education program are teachers, school employees and all the school environment because the focus of the character education is the school culture especially kindergarten children who are at the early stage of education. The accomplishment of character education at school is impeded the teachers who are have not understood on how to integrate it into school subjects. The purpose of this research isto test the training of My Plan My Success in improving kindergarten teacher’s ability toward the arrangement of the learning program for character education in young children. This research involved 36 teachers which were divided into experimental (18 teachers) and control (18 teachers) group, using experimental design: untreated control group design with dependent pretest and posttes samples using switching replication. The result of the data analysis that uses analysis data methode namely mixed anova shows there is different ability in the arrangement of learning program for character education in young children significantly (F=8,576; p<0,01). The training gives the effective contribution to experimental group as much as 61,7%. The ability of the,arrangement of learning program forcharacter education in young children in the experimental group is improving (MD=-6,824; p<0,01), after getting intervention. As well as the control group, after getting intervention, there ability is getting improve (MD=-5,765; p<0,00).Keywords : learning program for character education in young children, preschool teacher training

    PERILAKU AGRESIF ANGGOTA ORGANISASI EMASYARAKATAN (ORMAS) “X†DI PROVINSI D.I. YOGYAKARTA

    Full text link
    AbstractThis research is aimed to understand psychological dynamics ofaggressive behaviors among the social organization’s membersinJogjakarta. This research usedqualitative approach. Respondents were the active members of the social organization (ormas) “X†in Jogjakarta. The result shows some factors that influence the aggressive behavior among the members, which are group influence, deindividuation, frustration, drug or alcoholic and physical environmental. The aggressive behaviors were done by the members of ormas “Xâ€are included physical and verbalaggression. Physical aggressionswere done by member of ormas “Xâ€such as destruction of public facilities, injuring another person and inter-group conflict. Verbal aggressionswere done by member of ormas “Xâ€such as harassment, oppression and intimidation to the victims. The aggressive behaviors among the member of ormas X were done spontaneously. On the other hand, aggression done by ormas “X†to other organization or group also includes an invisibility aggression such as refusing to supportother organization, rejection from agreement, and boycott the other’s activities.Keywords: aggressive behavior, social organization (ormas)

    KEPRIBADIAN, KOMUNIKASI, KELOMPOK TEMAN SEBAYA, IKLIM SEKOLAH DAN PERILAKU BULLYING

    Full text link
    Saat ini, perilaku bullying marak terjadi pada siswa di sekolah. Beberapa penelitian terdahulu berupaya mengetahui penyebab dan akibat perilaku bullying pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan kepribadian, komunikasi, kelompok teman sebaya dan iklim sekolah terhadap perilaku bullying padasiswa SMA di Kota Gorontalo. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi dari tiga SMA di Kota Gorontalo yang berjumlah 103 siswa. Data dikumpulkan melalui beberapa skala yaitu skala kepribadian, skala komunikasi, skala pengaruh teman sebaya, dan skala perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan teknikan alisis regresi untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kepribadian, komunikasi interpersonal remaja dengan orang tua, peran kelompok teman sebaya dan iklim sekolah terhadap perilaku bullying pada siswa SMA di kota Gorontalo

    IKLIM ORGANISASI DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA KARYAWAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara iklim organisasi dengan kualitas kehidupan kerja karyawan pada PT Aseli Dagadu Djokdja. Sampel yang digunakan merupakan keseluruhan karyawan PT. Aseli Dagadu Djokdja. Data dikumpulkan dengan skala iklim organisasi dan skala kualitas kehidupan kerja. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan product moment diperoleh hasil bahwa ada hubungan positif antara iklim organisasi dengan kualitas kehidupan kerja karyawan PT Aseli Dagadu Djokdja. Adapun sumbangan efektif variabel iklim organisasi pada kualitas kehidupan kerja adalah sebesar 48,4%, hal ini menunjukkan bahwa iklim organisasi menyumbang 48,4% terhadap kualitas kehidupan kerja

    PENGARUHGROUP SIZE TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK Diah

    Full text link
    AbstractPeople have to deal with problems on a daily basis. Problems mayappear both at the individual level and at the group level. Effective methods to deal with problems become essential. This paper questons ‘Does the number of people in a single group matter in effective problem solving? Previous studies have shown inconsistencies of results. This paper aims to find a cause-effect relationship between group size and the effectivity of problem solving wthin the group. There are two types of experimentalgroups with the total of 16 groups. The first eight consists of 4 people and the latter consists of 8 people within a group. One-tailed hypothesis stated that groups of 4 will perform better than groups of 8. Every group was given a same case to be solved. While the observed group dynamics differences existed, the results showed that the group of 4 is no better than the groups of 8 in terms of decision making effectivity. The results, will befurther discussed.Key word: Group Dynamic, Group Size, Decision Making Effectivenes

    PERBEDAAN SOSIALISASI ANTARA SISWA KELAS AKSELERASI DAN KELAS REGULER DALAM LINGKUNGAN PERGAULAN DI SEKOLAH

    Full text link
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan sosialisasiantara siswa kelas akselerasi dan kelas regular. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa darikelas akselerasi dan 18 siswa dari kelas regular di Sekolah Menengah Pertama MuhammadiyahII Yogyakarta. Subjek dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompokkontrol.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental  The Pretest-posttest ControlGroup Design, yaitu desain eksperimen yang dilakukan dengan jalan melakukan pengukuranatau observasi awal sebelum perlakuan diberikan (pretest ) dan setelah perlakuan ( posttest)pada kelompok eksperimen (siswa kelas akselerasi) dan kelompok kontrol (siswa kelas regular).Pada penelitian ini analisis data yang dilakukan berdasarkan gained score,  hal tersebutdilakukan dengan asumsi bahwa penelitian ini dilakukan pada dua kelompok yang memilikikondisi awal yang berbeda.Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan ditolak,yakni tidak ada perbedaan sosialisasi antara siswa kelas akselerasi dan regular. (t = 0,594,p >0,05)Kata kunci : sosialisasi, kelas akselerasi, kelas regula

    PERBEDAAN KUALITAS TIDUR DAN KUALITAS MIMPI ANTARA MAHASISWA LAKI-LAKI DAN MAHASISWA PEREMPUAN

    Full text link
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur dan kualitas mimpiantara mahasiswa pria dan mahasiswa wanita. Hipotesis yang diajukan adalah (a) adaperbedaan kualitas tidur antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan,mahasiswawanita memiliki kualitas tidur yang lebih tinggi dibanding mahasiswa laki-laki, dan (b) adaperbedaan kualitas mimpi antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan, mahasiswawanita memiliki kualitas mimpi yang lebih tinggi dibanding mahasiswa laki-laki.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kualitas Tidur danSkala Kualitas Mimpi. Alat ukur Skala Kualitas Tidur dan Skala Kualitas Mimpidirumuskan berdasarkan teori kualitas tidur yang disusun oleh penulis. Subjek penelitian iniadalah 319 mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, yang berasal dari delapanfakultas (psikologi, kedokteran, matematika dan ilmu pengetahuan, teknologi industri, teksniksipil dan perencanaan, ilmu agama islam, hukum, dan ekonomi).Hasil penelitian menunjukkan (a) ada perbedaan kualitas tidur antara mahasiswa priadan wanita; mahasiswa wanita memiliki kualitas tidur yang lebih tinggi dibanding mahasiswalaki-laki, dan (b) tidak ada perbedaan kualitas mimpi antara mahasiswa pria dan wanita.Kata kunci:    kualitas tidur, kualitas mimpi, jenis kelami

    KOMPETENSI GURU, SPIRITUAL INTELLIGENCE, SELF DETERMINATION THEORYDAN ORGANIZATION CITIZENSHIP BEHAVIOR

    Full text link
    AbstractThe purpose of this study was to examine the factors that affect the organization citizenship behavior, namely teacher competence, spiritual intelligence, and self-determination theory in junior high school teacher. Some 231 junior high school teachers in East Kotawaringin Sampit are given four scales to fill in, namely teacher competence scale, spiritual intelligence scale, self-determination theory scale and organization citizenshipbehavior scale. Data was analyzed with statistical techniques namely structural equation model (SEM). The results showed there is the influence of teacher competence in self-determination theory (ë= 0.147, p = 0.003).The influence of spiritual intelligence to self-determination theory was significant ( = 0874, p = 0.000). There is a significant influence of teachers’ competencies on organizational citizenship behavior (ë = 0097, p = 0.007). There is no significant influence of spiritual intelligence to organizational citizenship behavior (ë= 0070, p = 0461), but the effect through selfdetermination theory (ë= 0808). There is a significant influence of selfdetermination theory to organizational citizenship behavior (ë= 0924, p =0.000).Keywords: organizational citizenship behavior, self determination theory, spiritual intelligence, teacher competenc

    KEPEKAAN HUMOR DENGAN DEPRESI PADA REMAJA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepekaanhumor dengan depresi pada remaja ditinjau dari jenis kelamin. Subjekpenelitian ini adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Sewon, Bantul, Yogyakartakelas X dan XI. Pengumpulan data menggunakan Beck Depression Inventory (BDI) dan Skala Kepekaan Humor Versi-B, sedangkan metodeanalisis data dengan menggunakan Anakova. Hasil penelitian inimenunjukkan dengan mengontrol kepekaan humor, ada perbedaan depresiyang signifikan antara subjek perempuan dan subjek laki-laki dengan nilaiF=6,905 dan p=0,010 (p<0,05). Tingkat depresi subjek perempuandengan rerata sebesar 7,284 lebih tinggi dibandingkan rerata depresi subjeklaki-laki sebesar 6,196

    171

    full texts

    195

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇