22509 research outputs found
Sort by
Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kompetensi profesional guru sekolah dasar di kecamatan dawe kabupaten kudus
Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh
kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi profesional guru di
Sekolah Dasar. 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap
kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar. 3) Untuk menganalisis
pengaruh simultan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja
terhadap kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar.
Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
penelitian korelasional instrumen utama berupa kuesioner yang disebarkan
kepada guru dan kepala sekolah di wilayah tersebut. Penelitian ini
memberikan perspektif baru dengan menjadikan motivasi kerja sebagai
variabel mediator, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung
menjadikannya sebagai variabel independen. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif memiliki
pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi kerja guru, yang pada
gilirannya berdampak positif terhadap kompetensi profesional guru.
Dengan demikian, motivasi kerja berperan penting dalam menjembatani
hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan pengembangan
profesionalisme guru.
Penelitian ini berfokus pada pengaruh kepemimpinan kepala
sekolah dan motivasi kerja terhadap kompetensi profesional guru,
khususnya di tingkat sekolah dasar di Kecamatan Dawe, Kabupaten
Kudus. Kepemimpinan kepala sekolah dianggap sebagai elemen penting
dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengelolaan yang efektif,
komunikasi yang baik, serta kemampuan memotivasi guru untuk
berkembang secara profesional.
Motivasi kerja guru diidentifikasi sebagai variabel yang dapat
memediasi hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi
profesional guru. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi pada
pengembangan teori manajemen pendidikan, tetapi juga memberikan
implikasi praktis bagi kebijakan pendidikan, khususnya dalam
meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Kecamatan Dawe, Kabupaten
Kudus. Hasilnya diharapkan dapat menjadi acuan bagi kepala sekolah
dalam mengembangkan strategi kepemimpinan yang lebih efektif dan
mendukung pengembangan kompetensi guru
Pengaruh supervisi akademik dan kompetensi pedagogik guru terhadap kreativitas mengajar guru sd di kecamatan dawe kabupaten kudus
Pendidikan adalah suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. Melalui
pendidikan, manusia dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuan.
Berdasarkan hasil observasi awal oleh peneliti terdapat beberapa siswa terlihat
jenuh dan tampak bosan dengan pelajaran yang diberikan oleh guru. Hal ini
dikarenakan, cara pemberian materi yang diberikan oleh guru cenderung monoton
sehingga para siswa mudah jenuh dan bosan serta kehilangan konsentrasi.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh supervisi akademik dan
kompetensi pedagogik guru terhadap kreativitas mengajar SD di Kecamatan Dawe
Kabupaten Kudus. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: 1)
Terdapat pengaruh antara supervisi akademik terhadap kreativitas mengajar guru
SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus; 2) Terdapat pengaruh antara
kompetensi pedagogik terhadap kreativitas mengajar guru SD Di Kecamatan
Dawe Kabupaten Kudus, dan; 3) Terdapat pengaruh antara supervisi akademik
dan kompetensi pedagogik terhadap kreativitas mengajar guru SD Di Kecamatan
Dawe Kabupaten Kudus
Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini
adalah guru SD di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus dengan jumlah sampel
213 responden. Lokasi penelitian di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus dengan
waktu penelitian bulan Desember 2024 sampai Februari 2025. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan teknik
simple random sampling. Metode pengumpulan data melalui angket atau
kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi
berganda. Teknik validasi data menggunakan uji validitas dan reliabilitas pada 30
responden guru di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Supervisi akademik berpengaruh
positif signifikan terhadap kreativitas mengajar guru SD Di Kecamatan Dawe
Kabupaten Kudus. 2) Kompetensi pedagogik berpengaruh positif signifikan
terhadap kreativitas mengajar guru SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. 3)
Supervisi akademik dan kompetensi pedagogik berpengaruh secara simultan
terhadap kreativitas mengajar guru SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
sebesar 53,9%.
Saran dari penelitian ini diharapkan pihak kepala sekolah untuk mengkaji
dan memperhatikan proses pelaksanaan supervisi akademik dalam rangka
meningkatkan kreativitas mengajar guru. Kemudian, pihak kepala sekolah dapat
memberikan seminar kepada guru mengenai penggunaan media pembelajaran
yang interaktif seperti Canva, Kahoot, Quiziz, dan lain sebagainya. Tujuan dari
penggunaan media pembelajaran interaktif untuk menarik minat belajar pada
siswa dan meningkatkan kreativitas guru
Penerapan media gempal berbantuan model problem based learning (pbl) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran ipas kelas 4 sd
Penggunaan media pembelajaran di SD Nganguk kurang optimal,
pembelajaran bersifat satu arah sehingga proses pembelajaran monoton tanpa peran
siswa. Permasalahan diperkuat dengan hasil observasi dan hasil tes untuk mengukur
kemampuan awal siswa dalam berpikir kritisnya. Hasilnya menunjukkan
kemampuan berpikir siswa kurang optimal, yakni 63%-64%. Tujuan penelitian
adalah menguji peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran
IPAS kelas 4 dengan media GEMPAL di SD Nganguk.
Media GEMPAL adalah media game teknologi dengan visualisasi menarik
dan interaktif untuk diterapkan pada pembelajaran. Media ini melibatkan siswa
aktif selama pembelajaran, ini berguna untuk meningkatkan kemampuan berpikir
kritis dengan menganalisis media dan proses evaluasinya.
Penelitian dilakukan di kelas 4 dengan subjek 20 siswa, dengan
menggunakan teknik kuantitatif pre-eksperimen one group pretest postest. Teknik
pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis
data penelitian menggunakan SPSS 20, yakni uji normalitas, dan uji homogenitas
sebagai uji prasyarat. Uji hipotesis penelitian, menggunakan uji Paired Sample T
Test dan uji N-Gain Score.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rerata kemampuan
berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan media GEMPAL dengan sig.
0,000 < 0,05 pada uji paired sample t test, menunjukkan H0 ditolak dan Ha
diterima. Uji hipotesis ke 2 menggunakan uji N-Gain, dihasilkan nilai N-Gain
sebesar 0,43 menunjukkan setelah penggunaan media GEMPAL kemampuan
berpikir kritis siswa meningkat.
Kesimpulannya adalah penerapan media GEMPAL memberikan pengaruh
signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, karena hasil penelitian
menunjukkan terdapat perbedaan rerata kemampuan berpikir kritis sebelum dan
sesudah diterapkannya media GEMPAL. Selain itu, terdapat peningkatan
kemampuan berpikir kritis siswa setelah penggunaan media GEMPAL
Perlindungan hukum konsumen yang membeli obat di atas harga eceran tertinggi di kabupaten kudus
Skripsi dengan judul “Perlindungan Hukum Konsumen Yang Membeli Obat
di Atas Harga Eceran Tertinggi Di Kabupaten Kudus”, bertujuan: 1) mengetahui
dan menganalisis alasan pelaku usaha apotek menjual obat kepada masyarakat
dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi; 2) mengetahui dan menganalisis
perlindungan hukum terhadap hak-hak konsumen atas harga obat yang dijual
apotek di atas Harga Eceran Tertinggi.
Metode Penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan spesifikas
penelitian deskriptif analitis. Metode penentuan sampel dengan probability
sampling/random sampling. Metode pengumpulan menggunakan data primer dan
data sekunder, yang kemudian diolah dan dianalisa secara kualitatif, selanjutnya
disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah.
Berdasarkan hasil penelitian, alasan yang melatarbelakangi obat yang dijual
di atas HET pada Apotek Kidangan, Apotek Dugi Waras, Apotek Bae Farma, dan
Apotek Cahaya Syifa adalah untuk memperoleh keuntungan lebih, stok obat yang
belum habis dan harga dari supplier yang mendekati HET, tetapi masih ada dua
apotek yang tidak menjual obat melebihi HET yaitu Apotek Sedulur Sehat dan
Apotek Mugi Waras. Konsumen mempunyai hak atas informasi HET yang
sebenarnya sesuai Pasal 7 ayat (3), Pasal 8 ayat (1) Permenkes RI Nomor 98
Tahun 2015. Perlindungan Konsumen dapat ditempuh melalui badan penyelesaian
sengketa konsumen yang berwenan
Pelaksanaan perjanjian sewa menyewa tanah kas desa dengan sistem lelang di desa kedungsari, kecamatan gebog, kabupaten kudus
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan
deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data
sekunder berupa dokumen hukum dan peraturan terkait. Analisis dilakukan secara
kualitatif untuk memahami bagaimana penyewa tanah kas desa tetap melakukan
sublease meskipun secara eksplisit dilarang dalam tata tertib lelang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perjanjian sewa
menyewa tanah kas desa dengan sistem lelang di Desa Kedungsari. Salah satu
ketentuan dalam peraturan lelang adalah larangan sublease, yang sejalan dengan
Pasal 1559-1561 KUHPerdata yang menyatakan bahwa penyewa tidak berhak
menyewakan kembali tanpa izin pemilik. Namun, dalam praktiknya, ditemukan
adanya penyewaan ulang oleh pihak penyewa kepada pihak ketiga, yang berpotensi
menimbulkan sengketa dan menyalahi aturan yang telah ditetapkan. Kendala utama
dalam penegakan larangan sublease adalah lemahnya pengawasan dari pemerintah
desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kurangnya sanksi tegas bagi
pelanggar. Untuk mengatasi permasalahan ini, perlu adanya penguatan
pengawasan, pemberian sanksi administratif bagi pelaku sublease, serta penerapan
sistem digital dalam pemantauan kepemilikan dan penggunaan tanah kas desa guna
meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
Optimalisasi peran perangkat desa dalam mengelola badan usaha milik desa untuk meningkatkan pendapatan desa (studi di desa banyuputih kalinyamatan jepara)
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan
deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data
sekunder berupa dokumen dan peraturan terkait. Analisis dilakukan secara
kualitatif untuk memahami peran perangkat desa serta faktor yang memengaruhi
pengelolaan BUMDes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat desa memiliki peran penting
dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan BUMDes. Namun, masih
terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman manajerial, minimnya keterlibatan
masyarakat, serta keterbatasan regulasi operasional. BUMDes memiliki keterkaitan
erat dengan Pendapatan Asli Desa (PAD) karena keuntungan yang diperoleh dapat
digunakan untuk pembangunan desa. Namun, kontribusi BUMDes terhadap PAD
belum optimal akibat pengelolaan yang kurang efektif. Untuk mengatasi hal ini,
perlu dilakukan peningkatan kapasitas perangkat desa melalui pelatihan manajemen
usaha, penyusunan regulasi yang lebih spesifik, serta optimalisasi peran masyarakat
dalam pengelolaan BUMDes
Efektivitas model problem based learning berbantuan video animasi berbasis animaker terhadap hasil belajar bahasa indonesia materi teks narasi kelas iv sdn sugiharjo 02
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan menulis siswa
dalam menyusun sebuah karya tulis dengan menggunakan kata yang logis terutama
dalam menulis teks narasi. Adapun tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mengukur
perbedaan skor Pretest dan Posttest setelah diterapkan model Problem Based
Learning berbantuan video animasi berbasis animaker terhadap hasil belajar bahasa
indonesia materi teks narasi kelas IV SD. (2) Mengetahui seberapa besar
peningkatan hasil belajar bahasa indonesia sebelum dan sesudah diterapkan model
Problem Based Learning berbantuan video animasi berbasis animaker pada materi
teks narasi kelas IV SD.
Model Problem Based Learning merupakan model yang mendorong siswa
untuk berfikir kritis dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Video animasi
berbasis animaker merupakan media interaktif dan inovatif yang mampu menarik
perhatian siswa selama pembelajaran berlangsung sehingga penguasaan materi
lebih mudah.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre eksperimental
dengan bentuk One Grub Pretest Posttest Design. Populasi dan sampel dalam
penelitian ini seluruh siswa kelas IV SDN Sugiharjo 02 yang berjumlah 17 siswa
terdiri dari 10 siswa laki – laki dan 7 siswa perempuan. Variabel terikat dalam
penelitian ini adalah hasil belajar materi teks narasi dan variabel bebasnya adalah
model PBL berbantuan video animasi berbasis animaker. Teknik pengumpulan data
berupa test, wawancara dan observasi. Instrumen dalam penelitian menggunakan
tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis statistic
menggunakan uji normalitas, uji Paired Sampel T-test dan uji N – Gain
menggunakan SPSS.
Hasil pengujian paired sample t-test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) yaitu
0,000 < 0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata antara skor pretest
(61,41) dan posttest (81,76). Berdasarkan hasil uji n-gain, menunjukkan terdapat
efektifitas model PBL berbantuan video animasi berbasis animaker terhadap
peningkatan hasil belajar materi teks narasi dengan presentase 51% yang
menunjukkan kategori peningkatan sedang.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat
perbedaan skor pretest dan posttest setelah diterapkan model PBL berbantuan video
animasi berbasis animaker terhadap hasil belajar materi teks narasi dan (2) Terdapat
efektivitas model PBL berbantuan video animasi berbasis animaker terhadap
peningkatan hasil belajar materi teks narasi
Strategi Pemasaran Melalui Kolaborasi Pentahelix Untuk Mewujudkan Sustainable Heritage Tourism Di Desa Wisata Terban
Pariwisata berkelanjutan menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi lokal sekaligus pelestarian budaya dan lingkungan. Desa Wisata Terban di Kabupaten Kudus memiliki potensi besar sebagai destinasi heritage tourism, namun menghadapi tantangan dalam strategi pemasaran yang efektif dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran melalui kolaborasi pentahelix (akademisi, pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan media) dalam mewujudkan sustainable heritage tourism di Desa Wisata Terban. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Desa Wisata Terban terletak pada potensi sejarah dan budaya lokal yang unik, partisipasi masyarakat yang tinggi, serta dukungan pemerintah daerah. Sementara itu, kelemahan yang menonjol adalah keterbatasan promosi digital dan kurangnya sarana prasarana penunjang. Dari sisi peluang, meningkatnya tren wisata berbasis budaya dan dukungan regulasi pariwisata menjadi modal besar untuk pengembangan. Ancaman eksternal meliputi persaingan dengan desa wisata lain dan perubahan perilaku wisatawan. Strategi pemasaran yang dihasilkan menekankan kolaborasi multipihak melalui penguatan promosi digital, peningkatan kualitas layanan wisata, pengembangan kapasitas masyarakat, serta sinergi antar-stakeholder untuk menjaga pengelolaan berkelanjutan, keberlanjutan budaya, sosial-ekonomi, dan lingkungan.Sehingga dapat disimpulkan kolaborasi pentahelix mampu menjadi kunci utama dalam memperkuat strategi pemasaran Desa Wisata Terban agar mampu bersaing sekaligus mewujudkan pariwisata warisan budaya yang berkelanjutan
Pengaruh E-Service Quality, Kepercayaan, Dan Perceived Usefulness Terhadap Loyalitas Konsumen Melalui Kepuasan Konsumen Pada Marketplace Bukalapak
Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis pengaruh E-Service Quality, Kepercayaan, dan Perceived Usefulness terhadap Loyalitas Konsumen melalui Kepuasan Konsumen pada Marketplace Bukalapak. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif statistik dengan menguji hipotesis. Sampel peneltian sebanyak 140 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data diproses dengan SEM AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Service Quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di Marketplace Bukalapak. Selain itu, kepercayaan juga memiliki pengaruh dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, begitu pula dengan Perceived Usefulness yang memiliki pengaruh dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. E-Service Quality juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, diikuti oleh pengaruh positif dan signifikan dari kepercayaan serta Perceived Usefulness terhadap loyalitas konsumen di Marketplace Bukalapak. Terakhir, kepuasan konsumen terbukti memiliki pengaruh dan signifikan terhadap loyalitas konsumen pada platform tersebut
Pengaruh Promosi, Citra Merek, Lokasi, Kualitas Produk,Persepsihargaterhadapkepuasanpelanggan Pada Belikopi Purwosari Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, citra merek, lokasi, kualitas produk, dan persepsi harga terhadap kepuasan pelanggan pada Belikopi Purwosari Kudus. Penelitiann ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pelanggan Belikopi Purwosari Kudus. Sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.Proses pengolahan data dilakukan melalui editing, coding, entri data, dan cleaning data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 26. Analisis data penelitian ini meliputi statistik deskriptif, asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis.
Hasil uji t menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.Hasil uji F menunjukkan bahwa promosi, citra merek, lokasi, kualitas produk, dan persepsi harga berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan pelanggan pada Belikopi Purwosari Kudus.
HasilkoefisiendeterminasimenunjukkanbahwapengaruhsemuavariabelX terhadap variabel Y sebesar 64,9% dan sisanya 35,1% dipengaruhi variabel lain di luarpenelitianini.Bagipenelitiselanjutnya,disarankanmenggunakanvariabellain seperti kualitas pelayanan, fasilitas, dan variabel lain yang dapat mempengaruhi kepuasanpelangggan.Penelitidiharapkandapatmemperluaskembalipenelitiandi objek yang berbeda dengan jumlah sampel yang lebih banyak