22509 research outputs found
Sort by
Efektivitas model project based learning berbantuan media komik dalam meningkatkan hasil belajar ipas siswa kelas v sd negeri kedungsari 02 tayu pati
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model project based learning
berbantuan media komik dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri
Kedungsari 02 Tayu Pati. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya
profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kebutuhan akan metode
pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Model pembelajaran project based learning berbantuan media komik diterapkan sebagai
solusi untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Model ini
mengintegrasikan pendekatan saintifik yang mendorong siswa untuk aktif dalam proses
pembelajaran, mulai dari perencanaan hingga eksekusi proyek. Penggunaan media komik
membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.
Metodologi penelitian menggunakan desain eksperimen one group pretest-posttest dengan
subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri Kedungsari 02 Tayu Pati yang berjumlah 11
siswa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga pertemuan dengan materi yang mencakup Bab 1
topik D "Mendengar karena Bunyi", Bab 2 topik B "Transfer Energi antar Makhluk Hidup",
dan Bab 4 topik C.
Analisis uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai signifikansi data pemahaman IPAS
0,003 < 0,05, dan data keterampilan proses IPAS 0,003 < 0,05 yang berarti terdapat
perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Uji N-Gain menunjukkan
peningkatan pemahaman IPAS sebesar 73,1%, dan peningkatan keterampilan proses IPAS
sebesar 57,15% yang termasuk dalam kategori tinggi dan sedang.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model project based learning
berbantuan media komik efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD
Negeri Kedungsari 02 Tayu Pati. Model pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan
pemahaman konsep tetapi juga mengembangkan keterampilan proses IPAS siswa melalui
pembelajaran yang aktif dan menyenangkan
Keefektifan model pembelajaran problem based learning berbantuan wordwall terhadap hasil belajar ipas siswa kelas iv di sd n 03 banyumanis
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta didik
kelas IV pada mapel IPAS di SD N 03 Banyumanis. Hal tersebut dapat terjadi
karena pembelajaran jarang menggunakan model serta media pembelajaran kurang
inovatif. Dimana proses pembelajaran hanya berpusat pada guru dan siswa hanya
mendengarkan atau menerima materi dan soal. Adanya penelitian ini bertujuan
untuk mengukur perbedaan dan peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV
pada mapel IPAS menggunakan model problem based learning berbantuan media
wordwall pada materi perubahan wujud benda.
Model pembelajaran problem based learning merupakan model
pembelajaran yang menghadirkan masalah sehari-hari sebagai pembelajaran dan
dengan tujuan agar siswa dapat memecahkan masalah dan dapat berperan aktif
dalam proses pembelajaran. Wordwall adalah web aplikasi yang di gunakan untuk
membuat games berbasis kuis menyenangkan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian
yang digunakan adalah Pre-experimental One Grup Pretest-Posttest Design.
Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas IV di SD N 3 Banyumanis dengan
jumlah 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa tes dan lembar observasi
dengan analisis data menggunakan Uji Normalitas dan menggunakan Uji Paired
Sample T-Test (Uji-T) dan Uji N-Gain.
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji Paired Sample T-Test
didapatkan nilai signifikansi 0,00 dimana (0,00<0,05) sehingga Ho ditolak dan Ha
diterima yang artinya rata-rata hasil belajar IPAS menggunakan model problem
based learning berbantuan media wordwall lebih baik daripada rata-rata hasil
belajar IPAS menggunakan pembelajaran konvensional. Peningkatan hasil belajar
IPAS menggunakan model problem based learning berbantuan media wordwall
efektif dalam pembelajaran dan mendapat skor sebesar 0,6233 dengan kategori
sedang.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model problem based
learning berbantuan media wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan hasil
belajar IPAS siswa kelas IV SD N 03 Banyumanis, sehingga perlu adanya
pengembangan proses pembelajaran untuk diterapkan pada materi lain agar dapat
meningkatkan hasil belajar IPAS
Pengaruh kompetensi dan kemampuan tik terhadap kinerja guru sekolah menengah pertama di kecamatan kota kabupaten kudus
Afif Safiudin, Nur. 2025. Pengaruh Kompetensi dan Kemampuan TIK terhadap
Kinerja Guru di SMP Negeri Se-Kecamatan Kota Kudus Kabupaten Kudus.
Pembimbing I : Prof. Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd, Pembimbing II : Dr.
Ahmad Hariyadi., M.Pd Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, pendidikan
mentransformasikan nilai-nilai seperti nilai agama, budaya, ilmu pengetahuan,
teknologi dan keterampilan, sehingga manusia mempunyai martabat, berilmu dan
berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk menganalisis pengaruh
kompetensi guru terhadap kinerja guru; (2) untuk menganalisis pengaruh
kemampuan TIK guru terhadap kinerja guru; (3) untuk menganalisis kompetensi
guru dan kemampuan TIK guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru.
Kompetensi guru merupakan keterampilan dasar. Seorang guru diwajibkan
memiliki empat kompetensi utama, yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi
pedagogik, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Pemanfaatan TIK
dalam pendidikan kini mencakup perangkat seluler, e-learning, dan kelas virtual,
membuka era baru pembelajaran yang lebih interaktif dan mudah diakses. Untuk
itu guru harus mampu untuk memanfaatkan TIK dengan baik. Kinerja guru dapat
diartikan perilaku dan aktivitas guru dalam proses pembelajaran, yang mencakup
perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil belajar siswa dan pengembangan
profesi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan jenis ex�post facto. Adapun sampel penelitian adalah guru SMP Negeri di Kecamatan Kota
Kudus berjumlah 155 guru. Angket digunakan dalam Teknik pengumpulan data.
Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji multikolinieritas, uji
Heterokedastisitas. Adapun uji hipotesis menggunakan uji regresi ganda, uji-t, uji�F, perhitungan koefisien determinan (R2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru berpengaruh positif pada
kinerja guru dari uji-t diperoleh t hitung (7,456) > t table (1,976). Kemampuan TIK
guru berpengaruh positif terhadap kinerja guru dari uji-t diperoleh t hitung (9,855)
> t table (1,976). Kompetensi guru dan kemampuan TIK guru secara simultan
(Bersama-sama) berpengaruh positif terhadap kinerja guru, dari uji-F
menunnjukkan angka signifikansi sebesar 0,000 < probabilitas 0,05, nilai F hitung
(76,502) > F table (3,10). Kompetensi guru dan kemampuan TIK guru secara
simultan (Bersama-sama) berpengaruh positif terhadap kinerja guru sebesar 0,502
(R2) Artinya kompetensi guru dan kemampuan TIK guru secara Bersama-sama
memiliki pengaruh terhadap kinerja guru sebesar 50,2 % dan 49,8 % dipengaruhi
oleh faktor lainnya.
Simpulan dari penelitian ini (1) kompetensi guru berpengaruh terhadap kinerja
guru, (2) kemampuan TIK berpengaruh terhadap kinerja guru, (3) kompetensi guru
dan kemampuan TIK guru berpengaruh terhadap kinerja guru di SMP negeri se�Kecamatan Kota Kudus Kabupaten Kudus. Peneliti berharap dari hasil penelitian
ini bisa dikembangkan lagi di penelitian berikutnya dengan Analisa yang lebih
mendalam
Analisis kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar di kecamatan sukolilo
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sukolilo, (2) pengaruh
disiplin kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sukolilo, (3) pengaruh
kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin kerja terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di
Kecamatan Sukolilo. Variabel dalam penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja dan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan
penelitian deskriptip korelatif. Penelitian korelasional ini bertujuan untuk meneliti sejauh
mana variabel pada satu faktor berkaitan dengan variabel pada faktor lain. Sampel adalah
guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sukolilo
Kabupaten Pati yang berjumlah 117 responden dengan teknik purposive sampling. Teknik
pengumpulan data variabel dengan menggunakan teknik kuesioner. Teknik analisis data
yang digunakan adalah SEM atau Structural Equation Model yang dioperasikan melalui
program SmartPLS. Hasil penelitian variabel kepemimpinan kepala sekolah diperoleh nilai original
sample sebesar 0,201 nilai t-statistik sebesar 2,069 dan p-value menunjukkan nilai 0,019, maka dari hasil tersebut disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah mempunyain
pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Variabel disiplin kerja mempunyai
t-statistik sebesar 7,568 nilai p-value sebesar 0,000 serta nilai original sample sebesar
0,715, maka dari hasil tersebut adalah bahwa disiplin kerja mempunyai pengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja guru. Variabel kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin
kerja secara simultan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru. Hal ini
ditunjukkan oleh nilai R2 yang tinggi sebesar 0,759. Simpulan dari penelitian ini (1) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sukolilo. (2) Disiplin
Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di
Kecamatan Sukolilo. (3) Kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin kerja berpengaruh
signifikan secara simultan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sukolilo
Peningkatan keterampilan membaca nyaring berbantuan ebook kalokasu melalui metode drill pada siswa kelas iv sdn cengkalsewu 01 pati
Keterampilan membaca merupakan kegiatan penting yang menunjang
keberhasilan belajar siswa. Keterampilan membaca nyaring dalam pembelajaran bahasa
Indonesia di SDN Cengkalsewu Pati saat ini masih sangat rendah dan memprihatinkan.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, anak-anak saat ini cenderung membaca tanpa
memperhatikan tanda baca, sehingga menyebabkan kurangnya pemahaman terhadap
konsep membaca nyaring.
Terbukti nilai rata-rata kelas pada saat kondisi awal sebelum tindakan
menunjukkan hanya terdapat 12 siswa atau (46%) dari 26 yang mencapai kriteria
ketuntasan KKM. Siswa yang belum mencapai KKM sebanyak 14 (54%). Nilai
tersebut belum memenuhi tujuan yang diinginkan oleh SDN Cengkalsewu Pati. Dari
uraian tentang nilai siswa tersebut maka dapat disimpulkan bahwa masih banyak siswa
yang belum memenuhi KKM. KKM pada keterampilan membaca nharing sendiri adalah
71.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan
keterampilan membaca nyaring dengan bantuan Ebook KALOKASU melalui metode drill
pada siswa kelas IV SDN Cengkalsewu Pati. Membaca nyaring merupakan kegiatan
membaca nyaring dengan memperhatikan struktur kata (kata majemuk dan frasa),
pelafalan, jeda, intonasi, dan ekspresi sehingga menghasilkan pembaca yang fasih. Minat
belajar siswa akan muncul apabila guru dapat secara kreatif menggunakan model
pembelajaran Drill dan media pembelajaran interaktif seperti Ebook KALOKASU
(Kearifan Lokal Desa Cengkalsewu).
Minat belajar siswa akan muncul apabila guru dapat menciptakan proses
pembelajaran baik dengan menggunakan model pembelajaran Drill maupun media
pembelajaran interaktif seperti media Ebook Kalokasu (Kearifan Lokal Desa
Cengkalsewu). Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu
penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan penalaran dan praktik dalam pembelajaran.
Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu
penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan penalaran dan praktik dalam sebuah
pembelajaran. instrumen penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Berdasarkan
hasil penelitian tindakan kelas yang sudah dilaksanakan pada kelas IV SDN Cengkalsewu
Pati, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya penerapan media fipkara dapat
meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa
“Pengaruh kemampuan manajerial dan kinerja guru terhadap komunitas belajar guru paud kabupaten rembang
Komunitas belajar guru memiliki peran penting dalam meningkatkan
profesionalisme pendidik, terutama di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Namun, efektivitas komunitas belajar guru sangat dipengaruhi oleh kemampuan manajerial
kepala satuan PAUD dan kinerja guru itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh kemampuan manajerial kepala satuan PAUD dan kinerja guru
terhadap komunitas belajar guru PAUD di Kabupaten Rembang, baik secara langsung
maupun tidak langsung melalui variabel mediasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural
Equation Modeling (SEM). Populasi penelitian adalah seluruh guru PAUD di Kabupaten
Rembang, dengan sampel sebanyak 277 guru, yang dipilih menggunakan teknik
proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis
skala Likert, yang kemudian dianalisis menggunakan SEM dengan software AMOS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan manajerial kepala satuan
PAUD berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunitas belajar guru (p <
0,05). Kinerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunitas belajar
guru (p < 0,05). Kemampuan manajerial kepala satuan PAUD juga berpengaruh
secara tidak langsung terhadap komunitas belajar guru melalui kinerja guru sebagai
variabel mediasi.
Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan manajerial kepala satuan
PAUD dapat meningkatkan efektivitas komunitas belajar guru, baik secara langsung
maupun dengan meningkatkan kinerja guru terlebih dahulu. Oleh karena itu, penguatan
kepemimpinan kepala PAUD dan peningkatan kinerja guru harus menjadi prioritas dalam
kebijakan pendidikan di Kabupaten Rembang
Pelaksanaan dana bagi hasil pbb p-2 di desa baleromo dan desa kuwu kecamatan dempet kabupaten demak
Skripsi ini mengambil metode penelitian hukum sosiologis dan peraturan
penelitian deskriptif analitis. Metode penetapan sampel adalah purposive sampling.
Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder yang kemudian
diperiksa, diolah dan dianalisis secara kualitatif sebelum disusun menjadi sebuah karya
ilmiah.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditunjukan bahwa pelaksanaan dana bagi hasil
PBB-P2 Desa Baleromo Kecamatan Dempet Kabupaten Demak mendapatkan dan bagi
hasil dari Pajak Daerah sebesar 77,907,528 dan Retribusi Daerah sebesar 10,566,721 total
keseluruhan dana bagi hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebesar 88,474,249. Desa
Kuwu Kecamatan Dempet Kabupaten Demak mendapatkan dan bagi hasil dari Pajak
Daerah sebesar 82,207,305 dan Retribusi Daerah sebesar 9,947,707 total keseluruhan
dana bagi hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebesar 92,155,012. Penerimaan Desa
Kuwu lebih besar dari pada Desa Baleromo karena berdasarkan nilai pelunasannya PBB
P-2 tinggi yang bisa memengaruhi nilai penerimaaan Dana Bagi Hasil Desa Baleromo
dan Desa Kuwu dalam pemanfaatan Dana Bagi Hasil bisa dikatakan sudah sesuai dengan
Peraturan Bupati Demak Nomor 43 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Pelaksanaan
Pemberian Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, karena pemanfaatan Dana
Bagi Hasil ini di gunakan untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, pembangunan
desa, pemberberdayaan masyarakat, dan setiap kegiatan akan di catat agar tercipta
pengeleloaan keuangan yang transparan
Model hipotetik kepemimpinan kepala sekolah dan supervisi akademik dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Sukolilo Pati,
(2) pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di
Kecamatan Sukolilo Pati, (3) pengaruh antara kepemimpinan kepala sekolah dan
supervisi akademik secara bersamaan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di
Kecamatan Sukolilo Pati.
Pencapaian kualitas pendidikan didominasi oleh peran guru karena guru
berhubungan langsung dengan peserta didik, sehingga diperlukan upaya
peningkatan kinerja guru. Permasalahan mendasar yang terjadi berhubungan
dengan kinerja guru adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru,
diantaranya kepemimpinan kepala sekolah dan supervisi akademik.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain penelitian expost facto dengan metode deskriptif
korelasional. Sampel yang digunakan adalah guru ASN yang berpendidikan paling
rendah Strata 1 di Sekolah Dasar Negeri di kecamatan Sukolilo yang berjumlah 117
responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Metode pengumpulan data variabel dengan menggunakan kuesioner. Teknik
analisis data yang digunakan adalah SEM yang dioperasikan melalui program
SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukan bahwa t-statistik dari pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 1,931 dan p-value < 0,05 sebesar
0,027. Dapat dinyatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh
positif terhadap kinerja guru. Nilai t-statistik dari pengaruh supervisi akademik
terhadap kinerja guru sebesar 4,010 dan P-value < 0,05 sebesar 0,000, dapat
disimpulkan bahwa supervisi akademik memiliki pengaruh positif terhadap kinerja
guru. Secara bersamaan, kedua variabel eksogen kepemimpinan kepala sekolah
dan supervisi akademik memiliki pengaruh positif terhadap variabel endogen
kinerja guru.
Perlu adanya penelitian yang sejenis dengan tema yang berbeda serta
dengan menilik variabel lain yang masih dalam lingkup kinerja guru untuk
megungkap variabel lain yang berpengaruh besar terhadap kinerja guru
Efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media kapas energi terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran ipas kelas iv sd negeri 2 mayong kidul
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fakta di lapangan yang
menunjukkan masih rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata
pelajaran IPAS di SD Negeri 2 Mayong Kidul. Adapun tujuan penelitian ini adalah
untuk menguji apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make
a match terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD Negeri 2 Mayong
Kidul dan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan diterapkannya
model kooperatif tipe make a match terhadap peserta didik di SD Negeri 2 Mayong
Kidul.
Model pembelajaran make a match atau mencari pasangan adalah model
pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan cara mencari pasangan soal atau
jawaban yang tepat sehingga partisipasi peserta didik bisa lebih aktif dalam proses
pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra
eksperimental one grup pretest- posttest design. Sampel yang digunakan seluruh
peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Mayong Kidul. Teknik pengumpulan data
adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan adalah paired sample t-test dan n-gain.
Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan make a match dapat
berpengaruh terhadap berpikir kritis dan adanya peningkatan kemampuan berpikir
kritis dengan diterapkannya model kooperatif tipe make a match terhadap peserta
didik kelas IV di SD Negeri 2 Mayong Kidul. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil
uji paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 sehingga ada
pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap kemampuan
berpikir kritis peserta didik. Hasil uji N-Gain diperoleh nilai rata-rata sebesar
0,4920 < 0,7 sehingga menunjukkan peningkatan berpikir kritis di kategori sedang.
Penelitian ini hendaknya guru yang akan menerapkan model pembelajaran
kooperatif tipe make a match, perlu diperhatikan kesiapan peserta didik dalam
menerima materi melalui pembelajaran ini. Sebaiknya, sebelum penerapan model
pembelajaran kooperatif tipe make a match dengan menggunakan media kartu
pasangan energi guru dapat mensosialisasikan dengan baik kepada peserta didik,
agar mereka benar-benar memahami dan memanfaatkan media kartu pasangan
energi dengan bai
Pengaruh model jigsaw berbasis game edukasi puje (puzzle jelajah) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran ipas di sekolah dasar
Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dibuktikan dengan hasil studi
pendahuluan yang dilakukan siswa kelas V SD 1 Bategede dengan hanya 7 dari 56
siswa atau 14% siswa dinyatakan nilai tuntas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
mengetahui pengaruh dan seberapa besar pengaruhnya penggunaan Model Jigsaw
berbasis game edukasi PuJe (Puzzle Jelajah) pada pembelajaran IPAS terhadap
kemampuan berpikir kritis siswa kelas V.
Model Jigsaw merupakan model pembelajaran yang mendorong para siswa
untuk berperan aktif, saling melengkapi, belajar memahami materi untuk mencapai
tujuan pembelajaran. Media PuJe (Puzzle Jelajah) merupakan Puzzle, dimana
menjadi media pembelajaran seperti permainan yang dapat menantang siswa untuk
memecahkan masalah dan melatih keterampilan kognitif. Game berbasis Puzzle
dapat menantang ingatan dan daya kreativitas siswa akibat adanya motivasi dalam
mencoba memecahkan masalah berbasis permainan.
Model kuantitatif eksperimen dengan desain Quasy Eksperimental Design
yaitu pretest-posttest control group design yang digunakan dalam penelitian ini.
Subjek yang digunakan seluruh siswa kelas V SD 1 Bategede berjumlah 56 siswa.
Proses pengumpulan data yaitu angket dan tes. Teknik analisis data meliputi uji
normalitas, uji linieritas, uji regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi R
Square.
Hasil penelitian ini dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis
regresi sederhana diperoleh nilai signifikansi 0,000 t tabel
2,055, dimana menunjukkan terdapat pengaruh positif. Selain itu, koefisien
determinasi memperoleh nilai R Square yaitu 0,703, yang mengartikan pengaruhnya
sebesar 70,3% pada kelas eksperimen dengan persamaan regresi yait