22509 research outputs found
Sort by
Efektivitas model problem based learning dan project based learning berbasis etnomatematika terhadap hasil belajar siswa kelas v sekolah dasar di gugus raden setro kecamatan dawe kudus
Azizah, Septina Noor. 2025. Efektivitas Model Problem Based Learning dan
Project Based Learning Berbasis Etnomatematika Terhadap Hasil
Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Gugus Raden Setro Kecamatan
Dawe Kudus. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi PGSD.
Universitas Muria Kudus. Pembimbing I : Dr. Sri Surachmi W, M.Pd.,
Pembimbing II : Dr. Sumaji, M.Pd. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis model PBL
berbasis etnomatematika efektif terhadap hasil belajar matematika materi bangun
datar siswa kelas V Gugus Raden Setro Kecamatan Dawe Kudus; (2) untuk
menganalisis model PjBL berbasis etnomatematika efektif terhadap hasil belajar
matematika materi bangun datar siswa kelas V Gugus Raden Setro Kecamatan
Dawe Kudus; (3) Untuk menganalisis efektivitas model PBL dan PjBL berbasis
etnomatematika terhadap hasil belajar matematika materi bangun datar siswa
kelas V Gugus Raden Setro Kecamatan Dawe Kudus.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi�eksperimental nonequivalent control group. Populasi yang diteliti adalah siswa
kelas V di Gugus Raden Setro, dengan sampel yang diambil dari SD 1 Lau, SD 3
Lau, dan SD 4 Lau. Data dikumpulkan melalui tes yang berfungsi sebagai
instrumen utama. Analisis data dilakukan untuk menguji efektivitas hasil belajar
siswa terhadap model PBL dan PjBL yang berbasis etnomatematika, yang
mencakup uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta pengujian hipotesis
menggunakan independent sample t-test.
Hasil penelitian menujukkan bahwa (1) Hasil analisis menggunakan uji
independent t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05),
dengan nilai t sebesar -3,504 dan perbedaan rata-rata sebesar -17,236. Temuan ini
menunjukkan bahwa model PBL berbasis etnomatematika memiliki efektivitas
yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, (2) Uji
independent t-test juga menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,022 (p < 0,05),
dengan nilai t sebesar -2,389 dan perbedaan rata-rata sebesar -11,943. Hal ini
mengindikasikan bahwa model PjBL berbasis etnomatematika lebih efektif
dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, dan (3) Hasil analisis yang
dilakukan melalui uji independent t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar
0,0251 (p < 0,05), dengan nilai t sebesar 1,165 dan perbedaan rata-rata sebesar
5,293. Temuan ini mengindikasikan bahwa model PBL berbasis etnomatematika
lebih efektif dibandingkan dengan model PjBL yang juga berbasis
etnomatematika.
Dari Penelitian ini disarankan : (1) Guru perlu mengatur waktu secara
efektif dan menerapkan strategi diferensiasi, seperti tutoring sebaya dan alat bantu
visual, agar pelaksanaan PBL terarah dan partisipasi siswa maksimal; (2) Untuk
efektivitas PjBL, siswa perlu berlatih menggunakan alat bantu dan aktif
berkolaborasi dengan komunikasi yang baik serta pembagian tugas yang merata;
(3) Sekolah harus menyediakan sumber daya, media pembelajaran, dan pelatihan
guru untuk mengoptimalkan penerapan PBL dan PjBL berbasis etnomatematika
Pengaruh pembelajaran menggambar figuratif berbasis inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada peserta didik kelompok b di raudhatul athfal kecamatan jekulo
Fitriana, Ika (2024). Pengaruh Pembelajaran Menggambar Figuratif Berbasis Inkuiri
Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Pada Peserta Didik Kelompok B Di
Raudhatul Athfal Kecamatan Jekulo Pembelajaran inkuiri merupakan model pembelajaran yang menekankan pada proses
berpikir kritis dan analitis terhadap media pembelajaran untuk menyelidiki dan
menyimpulkan sendiri solusi atau jawaban dari suatu permasalahan. Kreativitas pada
anak usia dini mempunyai ciri khasnya sendiri, kreativitas anak dikoridori oleh keunikan
gagasan dan tumbuhnya imajinasi serta fantasi anak. Lebih lanjut lagi bahwa anak usia
dini sangat menyukai segala sesuatu yang indah, berwarna-warni, menantang dan
ekploratif. Mereka ingin menggali dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap
semua yang ada disekitarnya. Selama ini anak sering menggambar atau melukis dengan
media pensil, karyon atau dengan pensil warna saja. Anak sering takut dengan sesuatu
yang terlihat kotor. Oleh sebab itu peneliti memilih suatu kegiatan yakni menggambar
figuratif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk peserta didik
kelompok B.
Adapun tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah menganalisis besar pengaruh
pembelajaran menggambar figuratif berbasis inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis,
dan besar pengaruh pembelajaran menggambar figuratif berbasis inkuiri terhadap
kreativitas, serta menganalisis besar pengaruh pembelajaran menggambar figuratif
berbasis inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada peserta didik
Kelompok B di Raudhatul Athfal Kecamatan Jekulo. Berkaitan dengan rancangan
penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data
menggunakan kuesioner. Metode kuantitatif yang terdiri dari variabel bebas dan variabel
terikat. Dari 630 populasi yang ada, maka sampelnya adalah 86 peserta didik kelompok B
RA di Kecamatan Jekulo. Adapun penelitian ini dilaksanakan di laksanakan di empat
sekolah sampel, yautu RA Thoriqotun Najaha, Maslakul Huda, RA Sirojul Munir dan RA
Rodlotus Sholihah pada Tanggal 12 November 2024 hinggan 25 Desember 2024.
Analisis penelitian ini menggunakan metode analisis regresi liner berganda dengan
menggunakan program komputer yaitu Statistik Product And Service Solutions (SPSS)
versi 26 dan microsoft Excel 2013.
Hasil analisis regresi linear berganda tersebut, diketahui bahwa koefesien determinasi
yang dinotasikan dengan R2 berarti bahwa Pembelajaran Menggambar figuratif Berbasis
Inkuiri (X) dan terhadap kempampuan berepikir kritis (Y1) dan Kreatifitas Y2) Peserta
Didik Kelompok B di RA Kecamatan Jekulo diturunkan dalam model sebesar 55%.
Dengan kata lain, sumbangan efektif (kontribusi) variabel independen terhadap variasi
(perubahan) berpikir kritis dan kreatif peserta didik adalah sebesar 100% - 55,8% =
44,2%
Evaluasi implementasi kurikulum merdeka sekolah dasar gugus ki hajar dewantara kecamatan sale
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi context, input, proses dan
product atau outcome pada pembelajaran kurikulum merdeka di gugus sekolah Ki
Hajar Dewantara Kecamatan Sale Kabupaten Rembang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model CIPP
(Context, Input, Process, Product) dimana masing-masing konsep evaluasi
memiliki variabel yang berbeda. Pada Evaluasi Context menggunakan variabel
berupa perangkat pembelajaran. Konsep pada evaluasi input adalah latar belakang
guru, sarana dan prasarana. Konsep pada evaluasi proses adalah pelaksaan
pembelajaran. Konsep evaluasi product adalah hasil akhir pembelajaran.
Penelitian ini dilakukan melibatkan 6 sekolah dasar di Gugus Ki hajar
Dewantara. Penelitian dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan Desember
2024. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan
analisis dokumen. Observasi dilaksanakan dengan cara peneliti keliling masing
masing tempat penelitian yang digunakan untuk menggali data dari sumber data
yang berupa peristiwa, perilaku, tempat atau lokasi serta rekaman gambar. Teknik
wawancara mendalam melibatkan 3 kepala sekolah dan 3 guru kelas. Dan analisis
dokumen dilaksanakan dengan peneliti terjun langsung ke lapangan untuk
mengetahui dokumen yang dapat menunjang penelitian.
Uji kredibilitas dalam penelitian ini menggunakan: (1)perpanjangan
pengamatan, (2) meningkatkan ketekunan, (3)triangulasi, (4)dependability.
(1)Perpanjangan pengamatan dilakukan peneliti dari tanggal 2-18 Januari 2025
dengan kembali lagi ke masing-masing sekolah dengan melakukan pengamatan.
Hal ini juga dimaksutkan agar hubungan anatar peneliti dengan partisipan menjadi
lebih baik dan akrab. (2)Meningkatkan ketekunan berarti melakukan pengamatan
secara lebih cermat dan berkesinambungan dengan cara membaca berbagai
referensi buku, hasil penelitian dan berbagi website yang relevan dengan
penelitian yang sedang dilakukan oleh peneliti. (3)Triangulasi sumber wawancara
yaitu kepala sekolah dan guru kelas, triangulasi teknik yaitu wawancara, observasi
dan dokumentasi. (4)Pengujian defendability dalam penelitian ini dilakukan
dengan cara audit terhadap keseluruhan proses penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi context terkait penyusunan
perangkat pembelajaran berupa CP, ATP dan modul ajar masuk dalam kategori
baik. Untuk evaluasi input terkait latar belakang guru dan sarana prasarana yang
memadai untuk menunjung pembelajaran kurikulum merdeka masuk kategori
sangat baik. Adapun evaluasi proses berkenaan dengan proses pelaksanaan
pembelajaran menunjukkan satu sekolah masuk kategori baik. Selanjutnya untuk
evaluasi product terhadap penilaian hasil akhir belajar sudah menggunakan
penilaian formatif dan penilaian sumatif dengan menyesuaikan karakteristik
peserta didik di Gugus Ki Hajar Dewantara secara umum masuk dalam kategori
baik hal ini ditunjukkan dari data yang diperoleh peneliti di lapangan
Pengembangan media pembelajaran ipas berbasis android melalui aplikasi “ smart study” sebagai learning exercise bagi siswa kelas iv sd
Ali Sodikin, 2025. “ Pengembangan Media Pembelajaran Ipas Berbasis Android
Melalui Aplikasi “ Smart Study” Sebagai Learning Exercise Bagi Siswa Kelas
IV SD” Tesis. Konsentrasi PGSD, Program Studi Pendidikan Dasar. Program
Pascasarjana. Universitas Muria Kudus. Pembimbing I Prof. Dr. Sri
Utaminingsih, M.Pd., Pembimbing II Dr. Wawan Shokib Rondli, S.Pd.,
M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis kelayakan media
pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, menganalisa bagaimana
respon guru dan siswa terhadap media pembelajaran yang menarik dan
mudah dimengerti dan layak untuk diimplementasikan bagi siswa,
menganalisa apakah media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan
Sosial berbasis Android melalui aplikasi smart study pada materi tumbuhan
sumber kehidupan di bumi sebagai learning exercise bagi siswa ini efektif
untuk diterapkan dalam pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis,
Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk memastikan
pengembangan produk dilakukan secara sistematis dan efektif. Langkah�langkah pengembangannya meliputi: analisis kebutuhan di sekolah dasar,
pengembangan desain awal, validasi dan revisi, uji coba terbatas, uji coba
ekstensif, penyebaran. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, tes, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial berbasis android melalui aplikasi smart study
pada materi tumbuhan sumber kehidupan di bumi sebagai learning exercise
bagi siswa ini. Pengembangan aplikasi berbasis android muatan IPAS materi
tumbuhan sumber kehidupan di bumi dikembangkan menggunakan model
ADDIE, hasil uji lapangan pada aspek kualitas isi mendapat nilai rata-rata 3,34
dengan kriteria “sangat menarik”, pada aspek tampilan mendapat nilai rata-rata
3,21 dengan kriteria “menarik” dan yang terakhir pada aspek bahasa mendapat
nilai rata-rata 3,36 dengan kriteria “sangat menarik”. Dengan rerata hasil
belajar pretest kelas kontrol dan eksperimen yaitu kelas eksperimen 88,47,
sedangkan rata-rata posttest kelas kontrol, 79,82 Artinya, Ada perbedaan hasil
belajar posttest pada kelas kontrol dan eksperimen, yaitu hasil belajar posttest
pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil uji N- gain pada
kelas eksperimen sebesar 0,67 kategori sedang.
Dengan demikian bahwa media pembelajaran IPAS berbasis android
dapat sangat menari
Pengaruh komite sekolah dan partisipasi orang tua terhadap kualitas pendidikan di wilayah gundih kecamatan geyer
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran Komite Sekolah dan
Partisipasi Orang Tua terhadap Kualitas Pendidikan di wilayah Gundih, Kecamatan Geyer.
Fokus utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara
parsial dan simultan terhadap kinerja guru serta kualitas pendidikan di Sekolah Dasar
Negeri (SDN).
Penelitian ini berlandaskan tiga Teori utama, yaitu peran komite sekolah,
partisipasi orang tua, dan kualitas pendidikan. Suyadi (2021) menyatakan bahwa komite
sekolah berkontribusi dalam mendukung kebijakan dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Epstein (2022) menekankan bahwa partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah dan
dukungan belajar di rumah berpengaruh pada hasil belajar siswa. Sementara itu, Airasian
(2020) menjelaskan bahwa kualitas pendidikan ditentukan oleh hasil pembelajaran,
fasilitas, dan efektivitas kurikulum. Ketiga aspek ini menjadi dasar dalam menganalisis
hubungan antara komite sekolah, partisipasi orang tua, dan kualitas pendidikan di wilayah
Gundih, Kecamatan Geyer.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan
Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 226 responden yang terdiri
dari orang tua wali murid di lima sekolah dasar di wilayah penelitian. Teknik analisis data
yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel
independen dan dependen.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Komite Sekolah memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap Kualitas Pendidikan dengan nilai t-hitung sebesar 7.852 dan
signifikansi 0.000. Koefisien regresi sebesar 0.237 menunjukkan bahwa peningkatan peran
Komite Sekolah berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Selain itu,
Partisipasi Orang Tua memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan Komite Sekolah,
dengan nilai t-hitung sebesar 16.905 dan signifikansi 0.000, serta koefisien regresi sebesar
0.805. Hal ini menegaskan bahwa keterlibatan orang tua secara aktif dalam pendidikan
anak berkontribusi besar terhadap kualitas pendidikan.Secara simultan, hasil uji F
menunjukkan bahwa Komite Sekolah dan Partisipasi Orang Tua secara bersama-sama
memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Pendidikan dengan nilai F-hitung sebesar
184.090 dan signifikansi 0.000. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.623
menunjukkan bahwa 62.3% variasi dalam Kualitas Pendidikan dapat dijelaskan oleh kedua
variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian
ini.Kesimpulannya, peningkatan peran aktif Komite Sekolah dan keterlibatan orang tua
dalam pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Oleh karena
itu, disarankan agar pihak sekolah lebih mendorong keterlibatan komite dan orang tua
dalam berbagai aspek pembelajaran guna meningkatkan hasil pendidikan yang lebih
optimal
Pengaruh supervisi akademik dan motivasi kerja terhadap kompetensi pedagogik guru sd di kecamatan dawe kabupaten kudus
Berdasarkan data Kemdikbud 2016 diketahui bahwa nilai uji kompetensi
guru pada jenjang SD memiliki nilai sebesar 61,58 yang menunjukkan nilai lebih
rendah apabila dibandingkan dengan jenjang yang lain di Kabupaten Kudus.
Kemudian, hanya 5,93% guru SD yang berpartisipasi dalam program pendidikan
guru penggerak di Kecamatan Dawe. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui
pengaruh supervisi akademik dan motivasi kerja terhadap kompetensi pedagogik
guru SD di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: 1) Terdapat pengaruh
antara supervisi akademik terhadap kompetensi pedagogik guru SD Di Kecamatan
Dawe Kabupaten Kudus; 2) Terdapat pengaruh antara motivasi kerja terhadap
kompetensi pedagogik guru SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, dan; 3)
Terdapat pengaruh antara supervisi akademik dan motivasi kerja terhadap
kompetensi pedagogik guru SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus.
Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini
adalah guru SD di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus dengan jumlah sampel 213
responden. Lokasi penelitian di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus yang
mencakup 18 desa dan 31 Sekolah Dasar. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal
25 Desember 2024 sampai 10 Februari 2025. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling.
Metode pengumpulan data melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1-5.
Analisis data dilakukan dengan analisis regresi berganda. Teknik validasi data
menggunakan uji validitas konstruk dan reliabilitas menggunakan cronbach’s
alpha pada 30 responden guru di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Supervisi akademik berpengaruh
positif signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru SD Di Kecamatan Dawe
Kabupaten Kudus. 2) Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap
kompetensi pedagogik guru SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. 3)
Supervisi akademik dan motivasi kerja berpengaruh secara simultan terhadap
kompetensi pedagogik guru SD Di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus sebesar
67,8%.
Saran dari penelitian ini diharapkan pihak kepala sekolah untuk mengkaji
dan memperhatikan proses pelaksanaan supervisi akademik dalam rangka
meningkatkan kopetensi pedagogik guru. Selain itu, pihak sekolah dapat
memberikan pelatihan yang efektif, efisien, dan nyaman kepada guru untuk
mewujudkan tujuan pembelajaran. Kemudian, pihak kepala sekolah dapat
memberikan motivasi kepada guru untuk melanjutkan studi atau mengikuti kegiatan
yang diselenggarakan pemerintah seperti Program guru penggerak untuk
meningkatkan kompetensi pedagogik guru
Efektivitas metode sq3r dan drta terhadap keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas v sd di kecamatan kayen pati
Tujuan penelitian ini (1) menjelaskan metode SQ3R efektif terhadap
keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas V SD di Kecamatan Kayen,
(2) menjelaskan metode DRTA efektif terhadap keterampilan membaca
pemahaman peserta didik kelas V SD di Kecamatan Kayen, dan (3) menganalisis
efektivitas metode SQ3R dibandingkan metode DRTA terhadap keterampilan
membaca pemahaman peserta didik kelas V SD di Kecamatan Kayen.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen quasi experimental dengan
desain nonequivalen control group. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas V
Gugus Budi Utomo di Kecamatan Kayen Pati dengan sampel SDN Rogomulyo 01,
SDN Rogomulyo 02, dan SDN Srikaton 01. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji efektivitas
keterampilan membaca pemahaman peserta didik terhadap metode SQ3R dan
DRTA yakni uji prasyarat meliputi uji normalitas dan homogenitas serta uji
hipotesis tentang hasil keterampilan membaca pemahaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil uji perbedaan rata-rata
menunjukkan metode SQ3R lebih baik daripada metode konvensional. Hal ini
dapat dilihat dari nilai thitung 6,971 > ttabel 1,681, (2) hasil uji perbedaan rata-rata
menunjukkan metode DRTA lebih baik daripada metode konvensional. Hal ini
dapat dilihat dari nilai thitung 3,180 > ttabel 1,699, dan (3) hasil uji perbedaan rata�rata menunjukkan metode SQ3R lebih baik daripada metode DRTA. Hal ini dapat
dilihat dari nilai thitung 3,071 > ttabel 1,682.
Dari penelitian ini disarankan, bahwa guru hendaknya dapat merefleksikan
diri untuk perbaikan kualitas pembelajaran membaca pemahaman, dapat melakukan
analisis karakteristik dan kebutuhan peseta didik serta penggunaan metode
pembelajaran seperti SQ3R dan DRTA agar pelaksanaan pembelajaran menjadi
lebih efektif dan bermakna
Urgensi peraturan desa tentang pungutan desa untuk meningkatkan pendapatan asli desa (pad) (studi pengelolaan tanah bengkok desa hadipolo)
” ini
secara umum bertujuan mengetahui bagaimana peingeilolaan tanah kas deisa oleih
peimeirintah deisa uintuik meiningkatkan peindapatan asli deisa di Deisa Hadipolo
Keicamatan Jeikuilo Kabuipatein Kuiduis dan peimanfaatan hasil peingeilolaan tanah kas
deisa oleih peimeirintah deisa uintuik peiningkatan leibih majui di Deisa Hadipolo
Keicamatan Jeikuilo Kabuipatein Kuiduis.
Skripsi ini mengambil metode penelitian hukum sosiologis dan peraturan
penelitian deskriptif analitis. Metode penetapan sampel adalah purposive
sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder
yang kemudian diperiksa, diolah dan dianalisis secara kualitatif sebelum disusun
menjadi sebuah karya ilmiah.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditunjukan bahwa Pengelolaan Tanah
Kas Desa Oleh Pemerintah Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus
memanfaatkan Tanah Kas Desa dengan melakukan sewa menyewa, kerjasama
pemanfaatan, bangun serah guna dan bangun guna serah. Hal ini guna untuk
meningkatkan pendapatan desa Hadipolo, Namun pengelolaan Tanah Kas Desa
Oleh Pemerintah Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus saat ini
belum maksimal, karena dalam dalam menentukan penyewa dilakukan sistem
lelang, masih banyak masyarakat Desa Hadipolo yang belum tahu adanya
pelelangan yang dilaksanakan dan pemanfaatan Hasil Pengelolaan Tanah Kas
Desa Oleh Pemerintah Desa Hadipolo dilakukan dengan metode sewa dan
kerjasama pemanfaatan. Pasal 2 ayat (1) Peraturan Desa Hadipolo Nomor 05
Tahun 2018 menjelaskan bahwa Tanah Desa Hadipolo terdiri atas tanah bengkok,
kuburan, dan sabitan dan tanah desa lainnya adalah tanah kas desa untuk
meningkatkan pendapatan desa yang disewakan untuk usaha pertanian
Efektivitas model problem based learning berbantuan media papan bilangan berjalan (paber) terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas 1 sd
Proses pembelajaran yang tidak menyertakan model dan media yang tepat dapat
mempengaruhi pemahaman konsep. Hal ini terlihat dari hasil pra-penelitian, di mana
banyak siswa yang nilainya masih di bawah KKTP 65, dengan persentase mencapai 23,5%.
Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana
efektivitas penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Papan Bilangan
Berjalan (PABER) dapat meningkatkan pemahaman konsep pada siswa kelas 1 SD.
Media PABER adalah alat pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa
memahami konsep operasi bilangan bulat dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.
Model Problem Based Learning adalah model pembelajaran inovatif yang digunakan untuk
mengajarkan siswa kemampuan pemahaman konsep dalam memecahkan atau
menyelesaikan suatu masalah dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki siswa.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimental dengan jenis one
group pre-test post-test design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas I SD Negeri
Temperak yang berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi, tes (pre-test dan post-test), dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji
normalitas, uji paired sample t-test, dan uji efektivitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan
media Papan Bilangan Berjalan (PABER) dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan signifikansi 0,000, yang berarti hipotesis nol
(Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Selain itu, hasil N-Gain sebesar 0,7638
atau 76,38% menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep siswa dapat
dikategorikan tinggi, mengindikasikan bahwa model Problem Based Learning berbantuan
media PABER efektif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Penerapan model Problem Based
Learning berbantuan media Papan Bilangan Berjalan (PABER) terbukti signifikan dan
efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas 1 SD pada operasi bilangan
bulat. Model ini membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik melalui pendekatan
interaktif dan menyenangkan
Pelaksanaan perjanjian sewa menyewa bangun guna serah dalam pemanfaatan tanah kas desa di desa jekulo
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris.
Dalam teknik pengumpulan data ini, penulis menggunakan data primer dan data
sekunder. Setelah data terkumpul dan diklasifikasikan secara sistematis, maka
data tersebut akan dianalisis secara kualitatif dan disusun sebagai skripsi yang
bersifat ilmiah.
Hasil penelitian dapat ditunjukan bahwa pelaksanaan perjanjian sewa
menyewa bangun guna serah dalam pemanfaatan tanah kas desa di Desa Jekulo
sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 14-20 Peraturan Bupati Kudus Nomor
38 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Aset Desa dilaksanakan secara
terbuka. Akibat hukum yang diterima oleh penyewa yang melakukan wanprestasi,
disesuaikan dengan wanprestasi yang dilakukan, kasus wanprestasi yang sering
dilakukan adalah wanprestasi dengan kategori terlambat memenuhi prestasi yaitu
adanya ketidaksesuaian waktu yang telah ditentukan dalam isi perjanjian berupa
tidak melunasi uang sewa hingga waktu jatuh tempo. Selain itu adanya pihak
penyewa yaitu puskesmas pembantu yang dalam pelaksanaan perjanjian sewa
menyewa bangun guna serah, yang seharusnya dalam perjanjian itu
memanfaatkan seluruh ruangan yang ada di bangunan tersebut dan merawat
ruangan tersebut sehingga terbengkalai