22509 research outputs found
Sort by
Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui model make a match berbantuan media flash finder pada siswa kelas iv sd 3 kalirejo
Proses
pembelajaran yang kurang bervariasi dan konvensional
menyebabkan ketidakmaksimalan siswa dalam mengikuti pembelajaran IPAS.
Berdasarkan tes prasiklus yang dilakukan ditemukan permasalahan bahwa hanya
terdapat 8 siswa yang berhasil tuntas dan 16 siswa tidak tuntas. Masalah dalam
penelitian ini adalah bagaimana peningkatan keterampilan mengajar guru dan
bagaimana peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui model make a
match berbantuan media flash finder. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan
peningkatan
keterampilan mengajar guru dan mendeskripsikan peningkatan
kemampuan berpikir kritis siswa melalui model make a match berbantuan media
flash finder
Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan seseorang untuk
menganalisis dan memecahkan suatu permasalahan secara logis dan objektif
sebelum akhirnya menarik kesimpulan atau membuat keputusan. Model make a
match merupakan model pembelajaran kooperatif yang mengajak siswa aktif
untuk berdiskusi dan belajar bersama secara berpasangan dalam suasana yang
menyenangan. Media flash finder adalah alat bantu belajar berbasis visual
berbentuk kartu yang di dalamnya memuat informasi berupa kata/teks maupun
gambar yang berkaitan dengan materi yang akan diajarkan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang akan
dilaksanakan di kelas IV SD 3 Kalirejo dengan subjek penelitian 24 siswa dan
guru yang berlangsung selama dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua
pertemuan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir
kritis, sedangkan variabel bebasnya adalah model make a match dan media flash
finder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teknik kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian membuktikan menunjukkan bahwa pada siklus I didapatkan
persentase ketuntasan klasikal kemampuan berpikir kritis sebesar 58%. Pada siklus
II, terjadi peningkatan ketuntasan sebesar 21%, sehingga persentase ketuntasan klasikal
meningkat menjadi 79%. Selain itu, pada keterampilan mengajar guru pada siklus I
memperoleh skor 76% dengan kategori baik, meningkat pada siklus II menjadi
90% dengan kategori sangat baik.
Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model make a match
berbantuan media flash finder dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis
siswa dan keterampilan mengajar guru pada pembelajaran IPAS materi Siklus Air
kelas IV SD 3 Kalirejo, sehingga perlu adanya penerapan model make a match
dan pengembangan media flash finder untuk diterapkan pada materi lain agar
dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
Efektivitas penggunaan model problem based learning berbantuan media learncard terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas i pada muatan bahasa indonesia di sd 4 temulus
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menulis
permulaan siswa kelas 1. Hal ini dibuktikan dengan kenyataan yang ditemui di SD
4 Temulus karena proses pembelajaran yang masih monoton dan konvensional
hanya menggunakan metode ceramah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
kemampuan menulis permulaan siswa sesudah diterapkan model Problem Based
Learning berbantuan media learncard.
Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan model
pembelajaran kontekstual yang digunakan untuk mengaktifkan siswa saat
pembelajaran berlangsung yang berpusat pada siswa dengan proses memecahkan
masalah nyata dan kompleks, sehingga dapat mengembangkan kemampuan
berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Media Learncard adalah sebuah kartu
dengan dua sisi depan dan belakang yang berisi informasi atau gambar yang
digunakan untuk membantu belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre experimental dengan
desain one group pretetst posttest yang dilakukan pada peserta didik kelas I SD 4
Temulus. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model Problem Based
Learning berbantuan media Learncard sedangkan variabel terikatnya adalah
kemampuan menulis permulaan. Populasi penelitian ini yaitu seluruh peserta didik
kelas I SD 4 Temulus yang juga sebagai sampel sebanyak 24 peserta didik.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi,
dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji paired
sample t-test, dan uji N-Gain.
Berdasarkan hasil data yang diolah, diperoleh data sebagai berikut: 1)
terdapat efektivitas model problem based learning berbantuan media learncard
terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas 1 SD 4 Temulus dengan
menggunakan uji Paired Sample T-test yang ditemukan nilai t sebesar -9,661
dengan nilai signifakan (sig.) sebesar 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig.
(2-tailed) sebanding dengan 0,00 < 0,05. 2) adanya peningkatan kemampuan
menulis permulaan siswa setelah menggunakan model problem based learning
berbantuan media learncard pada siswa kelas 1 SD 4 Temulus menggunakan uji
N-Gain diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,5911 yang terletak diantara 0,30 < N-
Gain <0,70 sehingga dikategorikan "sedang".
Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat efektivitas model problem
based learning berbantuan media learncard terhadap kemampuan menulis
permulaan siswa kelas l pada muatan Bahasa Indonesia di SD 4 Temulus dan
peningkatan kemampuan menulis dalam kategori sedang setelah menggunakan
model problem based learning berbantuan media learnca
Pengembangan Media E-Taler Berbasis Flipbook Heyzine untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
This research was motivated by the low reading literacy skills of fourth-grade students at SD 2 Karangbener. The aim of the study was to develop a digital learning media based on legend stories in the form of a flipbook to improve students' reading literacy abilities. The study used a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which consists of the stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instruments used included pretests, posttests, media validation sheets, and student and teacher response questionnaires. The effectiveness of the media was tested using a t-test to determine the significant difference before and after its use, and an N-Gain test was used to measure the improvement in students' reading literacy skills. Validation by media experts, material experts, and education practitioners showed results in the "very good" category. Trials with teachers and students indicated that the flipbook media was effective, engaging, and increased student interest and participation in learning. The N-Gain test showed an average score of 0.79, which falls into the high category, indicating that this media is feasible and effective for use in Indonesian language learning in elementary schools
Detection of Retinal Detachment in Digital Fundus Images Using Edge, Region of Interest, and Blob Processes
The eye is the most important sense organ for humans and is susceptible to several
diseases. An example is retinal detachment, which is a condition where an injury or tear
separates retina from its blood vessels. There is currently no method that can detect the
areas of retinal detachment using digital fundus image analysis. Therefore, this study
aims to propose a new method for detecting retinal detachment areas using contour
feature analysis and blob detection. The method was designed to work in six stages,
which included preparing retinal detachment fundus image data, converting the format
into grayscale, performing morphological processing, as well as applying edge
detection, region of interest (ROI) detection, and blob detection. Moreover, the
accuracy of retinal detachment detection was assessed using keypoint performance,
which reflects the number of detected areas. The keypoint performance for blob
detection was determined using the Laplacian of Gaussian (LoG), Difference of
Gaussian (DoG), and Determinant of Hessian (DoH) methods, with the average values
of the performance found to be 96.16, 68, and 79.66, respectively. The results show that
LoG has the highest keypoint performance value among the three methods
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum) Terhadap Pemberian Mikoriza dan Biochar Padi di Lahan Pasir
Lahan pasir memiliki potensi besar yang dapat digunakan sebagai lahan budidaya hortikultura. Namun lahan pasir memiliki banyak faktor pembatas, salah satunya adalah rendahnya kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari pengaruh pemberian mikoriza dan biochar padi terhadap pertumbuhan dan hasil dari tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023 –Februari 2024 di lahan pasir Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis mikoriza 0 g/tanaman (M1), 3 g/tanaman (M2), dan 5 g/tanaman (M3). Faktor ke dua dosis biochar padi 0 ton/ha (S1), 6 ton/ha (S2), dan 12 ton/ha (S3). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji anova serta dilanjutkan menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza 5 g/tanaman (M3) berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter umbi, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi segar per petak, bobot umbi kering konsumsi per rumpun, bobot umbi kering konsumsi per petak, bobot brangkasan segar dan bobot brangkasan kering. Sedangkan Biochar padi dosis 12 ton/ha (S3) berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah umbi per rumpun. Pada interaksi kombinasi terhadap dua perlakuan berpengaruh terhadap tinggi tanaman umur 5 MST, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi segar per petak, bobot umbi kering konsumsi per rumpun dan bobot umbi kering konsumsi per petak
Sensitivitas Hedging dan Boosting dalam Tulisan Tangan Terbatas Waktu Mahasiswa EFL
Penggunaan hedging dan boosting secara efektif merupakan aspek penting dalam penulisan akademik, karena memungkinkan penulis mengekspresikan sikap, mengelola makna interpersonal, serta menyesuaikan diri dengan norma-norma wacana akademik. Meskipun strategi retorika ini telah banyak dikaji dalam konteks penulisan akademik dan penelitian berbahasa kedua (L2), penerapannya dalam komposisi tulisan tangan yang dilakukan dalam batas waktu—khususnya di kalangan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di Asia Tenggara—masih jarang diteliti. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menelaah bagaimana mahasiswa EFL dari Indonesia, Thailand, dan Filipina menggunakan hedges dan boosters dalam esai tulisan tangan yang disusun di bawah tekanan waktu.
Dengan menggunakan pendekatan mixed methods, penelitian ini menganalisis 60 komposisi melalui analisis kuantitatif deskriptif untuk mengidentifikasi pola frekuensi dan analisis isi kualitatif untuk menafsirkan penggunaan dalam konteks. Temuan menunjukkan bahwa para mahasiswa memiliki kesadaran fungsional terhadap modalitas, di mana hedging terutama diwujudkan melalui kata sifat seperti about dan verba modal seperti maybe, yang mencerminkan kehati-hatian serta upaya menghindari generalisasi. Sementara itu, boosting didominasi oleh penggunaan adverbia always, dengan frekuensi lebih rendah pada kata definitely dan indeed untuk menekankan kepastian dan keyakinan.
Meskipun mahasiswa menunjukkan sensitivitas dalam penerapan strategi ini, penggunaan bentuk yang terlalu familiar dan keterbatasan variasi struktur menunjukkan adanya adaptasi pada tataran permukaan, bukan pengendalian retorika yang mendalam—sebuah kondisi yang dihubungkan dengan tuntutan kognitif dalam penulisan terbatas waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran eksplisit mengenai hedging dan boosting sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran retorika, khususnya dalam tugas-tugas berisiko tinggi atau dengan batas waktu ketat. Studi ini merekomendasikan penelitian lanjutan terkait pengaruh budaya, perkembangan kemahiran, dan penggunaan modalitas spesifik genre untuk mendukung peningkatan kompetensi menulis akademik mahasiswa EFL
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA KANDANGMAS MELALUI FGD (FOCUS GROUP DISCUSSION) DAN PRA (PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL)
Abstrak
Desa Kandangmas yang terletak di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus memiliki potensi wisata yang berdampak positif pada aktivitas masayarakat. Salah satu potensi wisata yang dimiliki adalah wisata buatan Bendungan Logung, namun wisata Bendungan Logung memiliki banyak kendala, salah satu kendala tersebut yaitu sepinya pengunjung. Sehingga diperlukan intervensi kepada Masyarakat menggunakan metode FGD (Focus Group Discussion) dan PRA (Participatory Rural Appraisal) kegiatan pengembangan ini dilaksanakan oleh TimPPK Ormawa BEM Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus Periode 2024 terdiri dari Tiga belas anggota, empat volunteer, dan satu dosen pembimbing. Kelompok sasaran kegiatan pengembangan ini adalah POKDARWIS, BUMDes, dan Karang Taruna. Berdasarkan pelaksanaan pengembangan, metode FGD dan PRA sangat efektif untuk mengembangkan potensi wisata dapat melibatkan dan mengaktifkan kembali kelompok-kelompok sasaran yang kurang aktif serta menghasilkan luaran peta potensi wisata di Desa Kandangmas menjadi beberapa kategori potensi wisata yaitu; wisata religi, wisata alam, wisata Bendungan Logung, wisata seni budaya, wisata kuliner, wisata kerajinan tangan, dan wisata terintegrasi dengan objek wisata yang ada disekitar Desa Kandangmas.
ABSTRACT
Kandangmas Village, located in Dawe District, Kudus Regency, has tourism potential that positively impacts community activities. One of the tourism potentials is the artificial tourism at Logung Dam, but Logung Dam tourism has many obstacles, one of which is the lackof visitors. Therefore, intervention is needed for the community using the FGD (Focus Group Discussion) and PRA (Participatory Rural Appraisal) methods. This development activity was carried out by the PPK Ormawa Team of the BEM Faculty of Psychology, Muria Kudus University, for the 2024 period, consisting of thirteen members, four volunteers, and one supervising lecturer. The target groups for this development activity are POKDARWIS (Tourism Awareness Groups), BUMDes (Village-Owned Enterprises), and Karang Taruna (Youth Organization). Based on the implementation of the development, the FGD and PRA methods are very effective for developing tourism potential, as they can involve and reactivate less active target groups and produce the output of a tourism potential map in Kandangmas Village, which is categorized into several tourism potentials: religious tourism, natural tourism, Logung Dam tourism, art and cultural tourism, culinary tourism, handicraft tourism, and integrated tourism with existing tourist attractions around Kandangmas Village
Pengaruh Harga Saham, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, Kebijakan Dividen Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Periode 2018-2021
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh harga saham, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, kebijakan dividen, dan pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 280 perusahaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi statistik SPSS 31 sebagai alat uji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga saham, ukuran perusahaan, kebijakan dividen, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan profitabilitas dan leverage berpengaruh terhadap nilai perusahaan
Pengaruh Return On Equity, Earning Per Share, Current Ratio, Net Profit Margin Dan Return On Assets Terhadap Harga Saham Perusahaan Sektor Consumer Non Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return on equity, earning per share, current ratio, net profit margin dan return on asset terhadap harga saham. Populasi penelitian ini adalah perusahaan consumer non cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Metode prediksi harga saham menggunakan closing price. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 180 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan program SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa return on equity tidak berpengaruh terhadap harga saham, earning per share tidak berpengaruh terhadap harga saham, earning per share dan current ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan net profit margin berpengaruh positif terhadap harga saham
Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, Komitmen Organisasi, Dan Sistem Pelaporan Terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Pada Organisasi Perangkat Daerah Se- Kabupaten Kudus
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, Komitmen Organisasi, dan Sistem Pelaporan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah pada Organisasi Perangkat Daerah Se-Kabupaten Kudus. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Kudus. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner sebanyak 112 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel Kejelasan Sasaran Anggaran, Pengendalian Internal, Komitmen Organisasi, dan Sistem Pelaporan berpengaruh positif terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah