POROS TEKNIK
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kecepatan Fluida dan Temperatur Tube in Terhadap Kinerja Heat Exchanger Tipe Shell and Helical Tube
Shell and Helical Tube Exchanger merupakan salah satu alat penukar kalor dengan memanfaatkan 2 pipa yaitu pipa bagian luar dan pipa bagian dalam (Helical tube). Fluida panas mengalir pada bagian dalam, dan fluida pendingin mengalir berlawanan arah pada pipa bagian luar (Shell), sehingga terjadi proses pendingin fluida panas yang mengalir di pipa bagian dalam, yaitu panas dari fluida panas dipindahkan ke fluida dingin yang mengalir. Proses ini berjalan terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja shell and helical tube heat exchanger dengan variasi kecepatan fluida dan temperatur tube in. Temperatur fluida yang masuk (tube in) divariasi sebesar: 80 0 C,100 0C, 120 0 C dengan kecepatan fluida: 5 m/s, 10 m/s dan 15 m/s. Hasil dari penelitian ini adalah semakin kecil kecepatan fluida yang mengalir pada tube, dan semakin tinggi temperatur fluida pada tube in maka heat exchanger mempunyai nilai kinerja yang semakin baik, yaitu didapatkan LMTD dan nilai efektivitas yang semakin tinggi
Pengembangan Sistem Monitoring Kinerja Guru di SMK Maskumambang 1 Surabaya
Pembangkit listrik tenaga surya portable adalah pembangkit yang dapat dibawa kemanapun tanpa membutuhkan sumber energi listrik PLN dan memiliki bentuk serta ukuran fisik yang lebih kecil. Tujuan pembuatan alat ini adalah merancang alat pembangkit listrik tenaga surya portable dan mengetahui kinerja alat tersebut. Perancangan alat ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan energi listrik kepada masyarakat terutama yang bekerja diluar rumah. Oleh karena itu dibuatlah alat PLTS portable untuk memudahkan para pekerja diluar rumah. Tujuan penelitian ini adalah merancang sumber energi portable menggunakan energi terbarukan. Solar generator sebagai alat yang berfungsi memenuhi kebutuhan listrik sekaligus membantu pemasokan energi listrik pada saat bekerja diluar rumah atau saat darurat. Dalam rancang bangun Solar Generator Portable ini penulis menggunakan solar cell dan sumber PLN untuk pengisian baterai berkapasitas 25 AH serta Inverter 500 Watt untuk menyalurkan energi ke beban yang bertegangan AC. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen setelah melakukan penelitian dan pengambilan data didapatkan hasil pengisian baterai sebesar 12.6 V menggunakan baterai 25 Ah dan didapat juga hasil pengujian baterai selama 11 jam dengan beban 1 buah lampu LED 5 Watt, kipas angin 36 Watt selama 6 jam, dan blender dengan beban 200 Watt selama 1 jam
Analisa Rekonfigurasi Jaringan untuk Mengurangi Rugi–Rugi Daya pada Penyulang CPK 16 PT PLN (Persero) ULP Banjarbaru
Di zaman yang serba modern, listrik sudah menjadi kebutuhan pokok manusia. Hal ini berkaitan dengan tingkat perekonomian dan kependudukan, sehingga penyaluran energi listrik harus terjamin sesuai dengan PP No 5 Tahun 2006. Kualitas tegangan dan efesiensi energi listrik sangat dipengaruhi oleh jatuh tegangan dan rugi–rugi daya. Rekonfigurasi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada PT PLN (Persero) ULP Banjarbaru terdapat 22 penyulang yang di suplay dari 5 Gardu Induk yang berbeda-beda. Dari 22 penyulang ULP Banjarbaru mempunyai penyulang CPK16 yang diketahui sebagai penyulang terbesar dengan jumlah pelangan terbanyak dan Panjang jaringan terluas. Untuk menjaga nilai efesiensi penyulang CPK16, diperlukan menganalisa keandalan system penyulang tersebut dengan cara merekonfigurasi jaringan atau pelimpahan sebagian beban dari penyulang yang mempunyai beban dan jarak terbanyak ke penyulang beban dan jarak nya hanya sedikit. Dengan melihat nilai pembebanan, jatuh tegangan, serta rugi–rugi daya pada penyulang CPK16 dengan jelas diidentifikasi bahwa penyulang tersebut dalam keadaan kritis dan harus direkonfigurasi. Rekonfigurasi pada penyulang CPK16 dapat meningkatkan nilai keandalan pada penyulang tersebut didapatkan hasil penurunan beban sebesar 1 MW, nilai jatuh tegangan sebesar 310 Volt, dan nilai rugi–rugi daya sebesar 3000 Watt dengan ini dapat disimpulkan proses rekonfigurasi tersebut dapat meningkatkan nilai keandalan
Pengendali pada Papan Skor Pertandingan Bulutangkis Menggunakan Smartphone Android
Teknologi pada zaman sekarang sudah jauh lebih maju, berkembang, dan berbagai jenis teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia pada saat ini yang dapat membantu serta memudahkan kegiatan manusia. Tentunya teknologi juga bisa diterapkan dalam hal olahraga. Dengan alasan itulah maka untuk memberikan kemudahan dalam cabang olah raga maka dibuatlah projek rancang bangun papan skor panel p10. Papan skor yang mudah dilihat dan di kontrol menjadi hal terpenting dalam satu pertandingan olah raga. Pemain dan penonton akan mendapatan informasi yang jelas pada saat berlangsungnya pertandingan. Dengan menggunakan methode komunikasi bluetooth pada smartphone android untuk kendali papan skor, kemudian diproses arduino berfungsi sebagai basis atau otak dari projek ini, dan menggunakan panel P10 yang dibuat dengan dirangkai dari 12 panel yang dijadikan satu sehingga ukurannya cukup besar sebagai display atau peran utama pada papan skor yang menampilkan nama, skor, babak, jumlah kemenangan yang didapat
Perancangan Game Kenangan Balikpapan Dengan RPG Maker Menggunakan Metode Game Development Life Cycle
Kota Balikpapan sebagai salah satu wilayah penghasil minyak di Indonesia merupakan wilayah yang sangat penting sejak jaman pemerintahan Hindia Belanda. Oleh karena itu kota Balikpapan memiliki banyak peninggalan sejarah. Permasalahan utama dari penelitian ini adalah masyarakat Balikpapan memiliki minat dan perhatian yang rendah terhadap sejarah Kota Balikpapan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan perhatian masyarakat terhadap sejarah kota Balikpapan dengan menggunakan media game. Media game dipilih karena game merupakan media yang disukai oleh banyak orang. Metode yang akan digunakan dalam pengembangan game adalah Game Development Life Cycle (GDLC) dengan menggunakan Game engine RPG Maker. Hasil dari penelitian berupa Game Design Document (GDD) yang berisikan konsep awal dari game dan serta aplikasi game yang dapat dimainkan untuk memperkenalkan sejarah kota Balikpapan. Game yang telah diproduksi telah diuji dengan menggunakan metode black-box dan berhasil menampilkan sejarah kota Balikpapan secara informatif dan menarik serta membantu untuk memperkenalkan sejarah kota Balikpapan
Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Warung Makan Samudera Berbasis Website
Warung Makan Samudera adalah salah satu UMKM warung makan di Banjarmasin. Restoran ini berdiri sejak tahun 2020. Warung makan ini menawarkan berbagai makanan dan minuman, termasuk makanan laut dan ayam goreng. Untuk media promosinya menggunakan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp untuk pemesanan. Namun, diperlukan upaya untuk peningkatan pelayanan seperti pembuatan sistem informasi penjualan. Permasalahan pada warung makan Samudera yaitu tidak adanya sistem untuk merekap otomatis penjualan dan saat ini untuk perhitungan transaksi perhari dilakukan pada saat toko tutup dan menggunakan metode sederhana seperti struk pembelian yang ditempel diatas paku dan buku catatan. Hal ini memiliki resiko di mana catatan rentan hilang atau rusak, sehingga hasil transaksi tersebut kemungkinan tidak sesuai dengan fakta. Metode yang dilakukan untuk mengatasi masalah di warung makan Samudera, dengan merancang dan membangun sistem informasi penjualan warung makan Samudera berbasis website. Sistem ini dibangun menggunakan metode Waterfall untuk perancangan dan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Hasil menunjukkan bahwa sistem informasi yang dibuat sudah menyelesaikan masalah yang ada yaitu, sistem informasi dapat melakukan pencatatan atau menyimpan transaksi penjualan, sistem juga dapat mengelola produk-produk yang ada di warung, juga terdapat landing page yang berfungsi sebagai media informasi bagi konsumen seperti menu produk, dan informasi tentang warung
Perancangan User Experience pada Aplikasi Belajar untuk Anak-Anak Dengan Metode Child-Centered Design
Kegiatan belajar mengajar secara daring merupakan sarana utama dalam keberlanjutan pendidikan di era pandemi. Hal ini dibutuhkan pada setiap tingkatan pendidikan, termasuk pada tingkat pendidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bagi orang dewasa, telah banyak tersedia berbagai jenis platform yang dapat memudahkan kegiatan pembelajaran secara daring, mulai dari yang berbasis teks, suara, hingga video. Hal tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi pada anak-anak. Meskipun telah banyak aplikasi khusus untuk anak, tetapi beberapa aplikasi tersebut tidak benar-benar dibangun berdasarkan kebutuhan pengguna, yaitu anak itu sendiri. Kekurangan yang masih banyak ditemui oleh penulis pada beberapa aplikasi tersebut mulai dari penggunaan jenis huruf yang tidak sesuai, kombinasi warna yang kurang padu, tema aplikasi tidak konsisten, hingga alur penggunaan aplikasi yang membingungkan. Berdasarkan permasalahan diatas, penulis mencoba menggali terlebih dahulu akar dari penyebab ketidaksesuaian aplikasi-aplikasi tersebut. Dari riset yang telah dilakukan, penulis terdorong untuk mengatasi permasalahan mulai dari sisi User Experience dengan menggunakan metode Child-Centered Design. Dengan mengambil studi kasus utama di daerah Kabupaten Bojonegoro sebagai daerah untuk kegiatan survei dan penyebaran kuesioner
Analisis Cuaca di Kota Jakarta Bulan Januari Tahun 2018 Menggunakan Algoritma Decision Tree
Cuaca adalah keadaan yang terjadi pada atmosfer, langit atau udara di bumi, biasanya dapat ditentukan oleh beberapa faktor, seperti suhu udara, kelembaban udara, intensitas cahaya matahari, arah angin, kecepatan angin, dan sebagainya. Banyaknya parameter dalam menentukan suatu cuaca menyebabkan ketepatan dan kecepatan dalam memprediksi cuaca kurang terpenuhi. Dengan adanya metode data mining dapat meneliti dan menganalisis cuaca di kota Jakarta bulan Januari tahun 2018 menggunakan algoritma decision tree dengan metode penelitian jenis kuantitatif (quantitative research) untuk mengelola data. Berdasarkan hasil analisis, cuaca di kota Jakarta pada bulan Januari tahun 2018 beragam tergantung dengan kondisi iklim di wilayah tersebut. Algoritma decision tree pada aplikasi RapidMiner dapat memudahkan dalam membaca dataset dan memperoleh informasi yang dibutuhkan
Rancang Bangun Portable Solar Generator Menggunakan Baterai Lithium-Ion dengan Kapasitas 25 AH
Pembangkit listrik tenaga surya portable adalah pembangkit yang dapat dibawa kemanapun tanpa membutuhkan sumber energi listrik PLN dan memiliki bentuk serta ukuran fisik yang lebih kecil. Tujuan pembuatan alat ini adalah merancang alat pembangkit listrik tenaga surya portable dan mengetahui kinerja alat tersebut. Perancangan alat ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan energi listrik kepada masyarakat terutama yang bekerja diluar rumah. Oleh karena itu dibuatlah alat PLTS portable untuk memudahkan para pekerja diluar rumah. Tujuan penelitian ini adalah merancang sumber energi portable menggunakan energi terbarukan. Solar generator sebagai alat yang berfungsi memenuhi kebutuhan listrik sekaligus membantu pemasokan energi listrik pada saat bekerja diluar rumah atau saat darurat. Dalam rancang bangun Solar Generator Portable ini penulis menggunakan solar cell dan sumber PLN untuk pengisian baterai berkapasitas 25 AH serta Inverter 500 Watt untuk menyalurkan energi ke beban yang bertegangan AC. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen setelah melakukan penelitian dan pengambilan data didapatkan hasil pengisian baterai sebesar 12.6 V menggunakan baterai 25 Ah dan didapat juga hasil pengujian baterai selama 11 jam dengan beban 1 buah lampu LED 5 Watt, kipas angin 36 Watt selama 6 jam, dan blender dengan beban 200 Watt selama 1 jam
Analisis Losses Jaringan pada Gardu Distribusi TMK-0242 untuk Perbaikan Jaringan Tegangan Rendah Di PT PLN (Persero) ULP Ahmad Yani
Mengingat tingginya konsumsi tenaga listrik yang didistribusikan ke pelanggan, maka mutu tegangan dan kontinuitas pendistribusian tenaga listrik harus terjaga dengan baik. Namun dalam pendistribusian tenaga listrik itu pada umumnya menimbulkan losses pada sebuah jaringan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ketidakseimbangan beban dan overload pada transformator. Salah satu tindakan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan melakukan perbaikan pada jaringan tegangan rendah (JTR) dengan cara menyeimbangkan beban dan memindahkan beban ke gardu terdekat yang bebannya ringan. Dengan melakukan perencanaan perbaikan jaringan tegangan rendah mengurangi persentase ketidakseimbangan beban, overload, dan losses pada PT PLN (Persero) ULP Ahmad Yani didapatkan hasil perhitungan losses energi pada transformator Gardu TMK-0242 sebelum dan sesudah dilakukan rencana perbaikan JTR mengalami penurunan dari 1.030 kWh menjadi 785 kWh. Sedangkan berdasarkan hasil simulasi ETAP 12.6 terhadap losses energi pada transformator Gardu TMK-0242 sebelum dan sesudah dilakukan rencana perbaikan JTR mengalami penurunan dari 1.080 kWh menjadi 576 kWh. Begitu juga dengan hasil perhitungan persentase ketidakseimbangan beban dan pembebanan transformator distribusi pada Gardu TMK-0242 sebelum dan sesudah dilakukan rencana perbaikan JTR mengalami penurunan. Untuk persentase ketidakseimbangan beban dari 32,6% menjadi 3,7%, sedangkan persentase pembebanan transformator dari 89,6% menjadi 65,15 %