TAMADDUN: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam
Not a member yet
170 research outputs found
Sort by
KENDALA-KENDALA PENGUASAAN BAHASA MELAYU STANDARD DALAM KALANGAN PELAJAR MELAYU DI SEKOLAH PONDOK DI PATANI, THAILAND
Language represents the nation. From language expressed, the one can know from the community where they came from. Therefore, language is one of the nation\u27s character -forming which should be maintained. If the mother tongue is missing, the nation will lose its identity. In the case of Patani Malay community in Thailand, the mastery of Malay increasingly eroded. As an ethnic minority, politically they were driven by Thailand\u27s national language. Moreover, the Malay language is not used as the language of instruction and official language of science in Thailand. In fact, the Malay vocabulary began to lose its original meaning because of the interaction between this language and other foreign languages. This article shows the negative impact of all of these conditions on the mastery of the standard Malay for the educated Malays in Thailand. In general, the Malay students in Thailand is not much else to master Malay Standard
ISLAM DI CINA PADA MASA PEMERINTAHAN REPUBLIK NASIONALIS, 1911-1949
Masa Republik Cina merupakan masa bangkitnya umat Islam dari kemandekan yang sempat mereka alami selama lebih kurang tiga abad lamanya. Dalam periode ini, umat Islam mendapat hak yang sama sebagai warga negara. Bahkan, Dr. Sun Yat Sen –pendiri Republik Nasionalis Cina- memandang Islam sebagai salah satu unsur penting dalam tegaknya negara itu. Kondisi ini mendorong perkembangan umat Islam terjadi dalam berbagai bidang. Bidang perekonomian, misalnya, dapat kembali mereka jalankan secara leluasa. Banyaknya perguruan yang didirikan untuk memenuhi pendidikan umat Islam di Cina; berdirinya organisasi-organisasi persatuan umat Islam yang bertujuan untuk mempererat hubungan dan memajukan umat Islam, pendidikan dan politik sebagai buktinya
المقاروت بيه الخطابت في العصر الجاهلي و الإسلامي
Khutbah merupakan bentuk seni mengekspresikan ide-ide seorang dengan bahasa yang indah dan dapat menggugah pikiran dan perasaan para pembaca dan pendengarnya. Urgensi khutbah dalam catatan sejarah sastra Islam telah ada sejak awal-awal penyebaran agama Islam. Hal ini terjadi, karena khutbah pada nasa itu telah difungsikan sebagai media dakwah Islam yang presentatif. Dalam artikel ini disajikan tentang pengetian khutbah, perkembangannya, contoh khutbah masa Jahiliyah (150 tahun Sebelum Hijriah) dan masa Islam (awal munculnya Islam, masa Nabi dan Khulafa` rasyidin). Juga beberapa tokohnya masing-masing, dan bentuknya yang khas, sehingga tampak berbeda pada dua masa karena beda motivasinya. Dan ada ciri-ciri masing-masing
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI MAHASISWA PROGRAM DOKTORAL UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH DALAM PENYUSUNAN DISERTASI
Pesatnya perkembangan informasi karena didukung oleh perkembangan teknologi informasi, dan derasnya arus informasi tidak lain disebabkan makin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi itu sendiri. Hampir semua orang dengan berbagai profesi membutuhkan informasi termasuk diantaranya mahasiswa Program pascasarjana. Untuk memenuhi kebutuhan informasnya mahasiswa memiliki perilaku pencarian informasi yang cukup beragam. Penelitian ini dianalisis berdasarkan tahapan yang dilakukan Ellis dan berkolabolari dengan Wilson meliputi delapan tahapan pencarian informasi, seperti: starting, chaining, browsing, diferrentiating, monitoring, extrating, verifying, dan ending. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku pencarian informasi yang dilakukan oleh mahasiswa program pascarajana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang dalam penyusunan disertasinya. Sumber data penelitian: data primer dan data sekunder. Penentuan Informan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini berlangsung pada program doctoral Program Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan datanya : Observasi, wawancara mendalam, dan metode dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisa data Reduksi Data ( data reduction0, Penyajian data (data display), Verifikasi dan Penarikan Kesimpulan dan untuk keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa informan memiliki pola pencarian informasi yang hampir sama karena mereka sudah memiliki tingkat kebutuhan informasi yang cukup tinggi untuk penyelesaian penulisan disertasi mereka. Pola pencarian kesemua informan mengikuti tahapan starting, chaining, browsing, diferrentiating, monitoring, extrating, verifying, ending. Kendala yang ditemukan dalam pencarian informasi hanya terjadi ketika mahasiswa mengakses informasi jurnal terbaru seperti ejournal yang tidak ada di perpustakaan Program pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
DINAMIKA IDENTITAS BUDAYA MELAYU DALAM TINJAUAN ARKEO-ANTROPOLOGIS
Discourse on Malay is still evolving. Among the discourse is about the identity of the nation-state known as the Malay race. Various scientific approaches have been used in the search for common ground in this discourse, one of which is arkeo-anthropological approach. Arkeo-anthropological approach in view of the Malay cultural identity remains focused on human material Malays, particularly referring to the reality of the human origins of Malay as the owner of Malay culture. In this case then, arkeo-anthropological approach directs the discourse about Malay in search of human traces and remains of the ancient Malay culture. This paper uses arkeo-anthropological approach of looking at the human who the owner of the Malay culture
PEMIKIRAN POLITIK HASAN AL-BANNA (1906 – 1949) DAN PEMBENTUKAN RADIKALISME ISLAM
Al-Banna said: "We will not sit back and feel happy or stopped while the Qur\u27an has not really become institutionalization of the country. We will live to achieve this goal or die from it". In political thought, Hasan al-Banna linking faith with political activity. Surely a Muslim is not perfect keislamanya unless he became a politician, who had the foresight and give full attention to the issue of race. In his view, the Islamic one should lead to give attention to the problems of the nation. Islam is a comprehensive system, covering all aspects of life. Then it is the state and the homeland or the government, people, moral, strength, or compassion and fairness, insight and law, or science and law, material and natural wealth or income and wealth, as well as jihad and da\u27wa or troops and thought. As well as he is pure and true faith, no less no more. The scope of Islam itself is not possible not to touch the political sphere and the state. It is also associated with the rule in Islam itself that regulate the affairs that require power as executing
"دراسة تقابلية بين اللغة العربية واللغة البالمبانجية" منندار بن سركين الماجستير
Salah satu pembeda utama pada manusia dan hewan adalah kemampuan berbahasa pada diri manusia. Dengan kepandaian dan kemampuannya mengelolah bahasa untuk berkomunikasi dengan makhluk yang lainnya, maka mareka disebut hayawanun nathiq (“hewan yang berbicara”). Bahasa Arab merupakan bahasa yang dipakai dalam peribadatan umat muslim di dunia, karena Bahasa Arab dipilih oleh Allah SWT sebagai bahasa Kitab (Alqur’an) yang diturunkan kepada Nabi Ahir Zaman. Selain itu, Bahasa Arab banyak menyumbang kosakata kepada bahasa lain yang ada di dunia Islam, seperti di Sumatra Selatan. Misalnya, kata-kata: sholeh, topan, sifat, talak, sabun, tabiat, dan lain-lain. Melalui kajian kontrastif antara Bahasa Arab dan Bahasa Palembang, bisa dianalisa dari segi perbandingan yang mempunyai kesamaan dan perbedaan dalam mengeluarkan suara bunyi, penyusunan kalimat, dan meletakan harakat sesuai dengan kaidah-kaidah Bahasa Arab yang baku. Dengan perbandingan seperti ini diharapkan agar masyarakat Palembang bisa belajar Bahasa Arab dengan mudah dan baik begitupun sebaliknya
KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MEMUTUS PERSELISIHAN HASIL PEMILUKADA: Studi Kasus Pemilihan Walikota Palembang Tahun 2013
Kewenangan dan prosedur yang dimiliki MK saat ini, MK mampu menyelesaikan sengketa hasil pemilukada, namun penyelesaian sengketa pemilukada tersebut berjalan tidak efektif baik dari sisi manajemen kelembagaan MK maupun dari sisi para pihak yang berperkara di MK. Tidak efektifnya penyelesaian sengketa hasil pemilukada oleh MK disebabkan oleh dua faktor utama yaitu pertama, aspek struktur kelembagaan MK yang sentralistik (di Jakarta), jumlah hakim yang terbatas ( hanya sembilan orang), waktu penyelesaian sengketa hasil pemilukada yang pendek (hanya 14 hari). Kedua, aspek jumlah perkara sengketa hasil pemilukada yang sangat banyak dan luasnya geografis wilayah Indonesia dengan karakteristik wilayah yang luas, memanjang dan berpulau-pulau
KULTUR MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN SABILUL HASANAH BANYUASIN
Indonesia is known in some models of madrasah education. At least, there are four models of madrasah in Indonesia, namely: diniyah madrasah, public madrasah, madrassa special program, and madrasah schools. Model madrasah This latter is a new phenomenon in the history of Islamic education in Indonesia. As in Madrasah Aliyah boarding school Sabilul Hasanah, the education model is trying to combine modern education system but still maintain a traditional pesantren education system. Merging two models of Islamic education system is dimaksudakan for harmony between faith and piety on the one hand and modern science on the other side. The balance of science considered essential to prepare generations of Islam competitive in his day.
Keywords: -pendidikan Islam, -madrasah pondok pesantren, -Sabilul Hasana
EKSISTENSI DAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN
Hearing the word "librarian" still a lot of people wonder, what is the librarian? Limitations of public knowledge about the librarian, gave birth to their hesitancy to declare the post of librarian as a profession. They found the librarian\u27s job does not demand professionalism and can be done by anyone. There is even a lightly saying that librarians are just builders keep the book and lend it to the user